
Ceklek
Seseorang membuka pintu kamar Scarlesia di tengah malam, Scarlesia yang tertidur pulas tidak menyadari ada seseorang yang menyelinap masuk. Suara derap kaki yang super hati-hati perlahan mendekati ranjang Scarlesia. Ternyata orang itu adalah Louis sendiri.
“Sia, maaf karena aku menyakitimu. Tidak hanya sekali dua kali tapi sudah berulang kali, karena itulah aku takut tinggal di dekatmu lebih lama lagi. Aku akan pergi menjauh darimu, maafkan aku Sia. Aku mencintaimu baik dulu ataupun sekarang,” ucap Louis mengecup kening Scarlesia kemudian pergi menghilang begitu saja.
Ketika fajar mulai menyambut matahari, saat itulah Scarlesia terbangun dari tidurnya. Sudah dua hari berturut-turut ia melakukan beberapa pekerjaan yang cukup menguras tenaganya, hari ini dia terbangun dalam keadaan tubuh yang segar. Sebelum beranjak dari kasurnya, ia merenggangkan otot tubuhnya terlebih dahulu.
“Sia, apakah kau sudah bangun?” tanya Oliver dari luar pintu kamarnya.
“Sudah, ada apa?” sahut Scarlesia dari dalam.
“Apa kau tahu kemana Louis pergi?”
“Hahh? Bukannya Louis masih belum sadarkan diri sejak kejadian itu?”
“Sepertinya Louis menghilang,”
Deg!
Scarlesia yang masih memakai piyama serta penampilannya yang masih berantakan tersentak kaget, ia langsung membuka pintu kamarnya dan di luar sudah ada Oliver, Zenon, Andreas, dan Elios.
“Apa maksudnya? Louis menghilang? Bagaimana bisa?”
Scarlesia menghela napas panjang, ia mengacak-acak rambutnya. Kabar buruk pagi ini sungguh membuat detak jantungnya tidak normal.
“Saat aku memeriksa kamar Louis, dia sudah tidak ada di kamarnya,” jawab Andreas.
“OH YA AMPUN. Lalu kemana dia sekarang? Sudah coba cari dia dengan sihir pelacak?”
__ADS_1
Oliver mengangguk, “Aku sudah menggunakan sihir pelacak tapi dia sangat pandai menyembunyikan dirinya. Jadi aku tidak bisa melacak keberadaannya.”
“KITTY, CICI, KEMARILAH!” panggil Scarlesia.
Dalam sekejap Kitty dan Cici tiba di hadapannya lalu dia memberikan mereka berdua perintah.
“Louis menghilang, bisakah kalian membantuku mencari dimana keberadaannya sekarang?”
“Baik, kami akan membantu mencarinya sekarang,”
Pagi ini kediaman Duke Eginhardt gempar karena menghilangnya Louis secara tiba-tiba. Scarlesia pun langsung turun tangan sendiri dan mencari dimana gerangan Louis berada. Dia juga dibantu oleh para ksatria, hewan-hewan lainnya, serta Andreas, Zenon, Oliver, dan Elios. Namun, hasilnya tetap nihil Louis tidak bisa ditemukan dimana pun itu.
Scarlesia merasa frustasi sebab kehilangan Louis, ia bahkan tidak makan selama seharian karena sibuk kesana kemari mencarinya. Hingga sampai dua hari kemudian, Louis masih tidak ditemukan dan selama dua hari ini pula Scarlesia tidak tidur karena khawatir dengan Louis.
“Nona, anda jangan terlalu memaksakan diri. Selama dua hari ini anda tidak tidur sedikit pun setidaknya hari ini tidurlah sebentar,” bujuk Erin yang sedih melihat Scarlesia mulai merasa stres.
saja ketika Louis sudah ketemu. Dia pergi meninggalkan aku tiba-tiba seperti
ini, mana mungkin aku bisa tidur,” jawab Scarlesia.
Lalu Hana masuk ke dalam kamar membawakan sebuah surat untuk Scarlesia.
“Nona, ada surat dari Tuan Putri Giana,” ucap Hana.
“Giana? Untuk apa wanita itu mengirimiku surat? Berikan padaku,”
Scarlesia membuka surat tersebut dan membaca apa yang ditulis oleh Giana untuknya.
“Halo Nona Eginhardt. Pasti sekarang anda sedang pusing mencari Louis kan? Tenang saja karena dia aman bersama saya.”
__ADS_1
“SIALAN!” umpat Scarlesia emosi. “Berani-beraninya wanita itu menyembunyikan Louis dariku. Baiklah, aku akan pergi menjemputnya sekarang juga,”
Sementara itu kini Louis sedang dikurung di dalam sebuah kamar yang sudah disiapkan oleh Giana untuknya. Ketika malam dia kabur dari kediaman Duke Eginhardt, dia secara tidak sengaja dia bertemu dengan Giana. Lalu Giana memaksanya untuk ikut dengannya ke istana tapi Louis menolaknya, karena Giana geram ditolak oleh Louis ke sekian kalinya kali ini dia nekat dengan membius Louis dan memaksanya ikut dengannya.
“Aku senang bertemu denganmu lagi, aku menunggumu terlahir kembali dari waktu ke waktu selama 267 tahun. Aku berkelana ke penjuru dunia untuk mencarimu hingga pada hari itu kita bertemu lagi Sia. Kau tidak tahu betapa bahagianya aku saat melihatmu kembali walaupun kau tidak ingat siapa aku di kehidupanmu sebelumnya tapi aku tetap senang berada di sampingmu,”
267 tahun silam
Di sini adalah dunia dimana para petualang berjaya, dunia yang diliputi oleh manusia-manusia pecinta kebebasan. Pada saat itu, beragam makhluk hidup yang tinggal dan menyatu dengan alam salah satunya adalah klan manusia serigala. Manusia serigala sendiri sangat membenci manusia karena manusia yang singgah ke tempat mereka selalu mencari masalah dan membuat mereka marah sampai suatu ketika mereka dipertemukan dengan seorang gadis cantik yang memiliki sifat yang berbeda dari manusia pada umumnya.
Gadis itu adalah seorang petualang yang tidak sengaja menolong kepala suku klan manusia serigala di saat dia sedang diburu oleh manusia. Sifat gadis itu sangat hangat dan dia tidak pernah memperlakukan manusia seriga secara berbeda. Sifatnya inilah yang membuat mereka sangat menyayangi gadis ini, mereka bahkan membiarkannya tinggal dalam kurun waktu yang lama di desa mereka.
Hingga pada suatu hari, gadis ini tidak sengaja masuk ke dalam ruang bawah tanah yang terletak di dekat kediaman kepala suku karena dia selalu merasa ada suara yang memanggilnya dari bawah sana. Ketika ia baru menginjakkan kakinya di anak tangga terakhir betapa terkejutnya dia saat melihat seorang pria terikat di sebuah rantai besi.
“Apa kamu baik-baik saja? Kenapa kamu bisa berada di sini?” tanya gadis itu bergegas menghampiri pria tersebut.
Pria itu membuka matanya yang terpejam sesaat mendengar suara seorang gadis memanggilnya. Di depannya kini ada seorang gadis begitu cantik dengan senyum menawan di bibirnya.
“Manusia? Kenapa ada manusia di sini? Pergi!” usirnya.
“Pergi? Aku tidak bisa meninggalkanmu begitu saja,”
“AKU BILANG PERGI! AKU SANGAT MEMBENCI MANUSIA! AKU AKAN MEMBUNUHMU JIKA TIDAK MAU PERGI!” teriaknya penuh emosi.
Karena tidak mau pria itu mengamuk, akhirnya si gadis mengalah dan pergi dari tempat itu. Namun dia tidak berhenti sampai di sana saja, si gadis mencari tahu mengenai pria yang dirantai di ruang bawah tanah. Setelah bertanya ke beberapa orang terungkap bahwa nama pria itu adalah Louis, anak kepala suku klan manusia serigala. Dia sering mengamuk semenjak Ibunya dibunuh oleh manusia, kekuatannya begitu besar sehingga sulit untuk dikendalikan. Dia membunuh setiap manusia yang ditemuinya karena rasa bencinya pada manusia tidak terbendung sehingga sang kepala suku tidak punya pilihan lain selain merantainya di ruang bawah tanah.
Sebuah fakta yang baru diketahui oleh gadis tersebut tidak membuatnya menyerah untuk mendekati Louis. Setiap hari dia membawakan Louis berbagai macam makanan, menyuapinya, mengajaknya berbicara walau pada akhirnya dia tetap diusir. Hal yang sama terus dia lakukan berulang kali tanpa rasa bosan, ini membuat hati Louis sedikit tergoyahkan dan perilakunya melunak pada gadis itu.
“Siapa namamu?”
__ADS_1