Kecantikan Nona Paling Sempurna

Kecantikan Nona Paling Sempurna
Situasi Buruk Daerah Utara


__ADS_3

“Cici, apa yang kau dapatkan dari penyelidikan daerah utara?” tanya Scarlesia pada Cici.


“Yang Mulia, apakah kaisar sungguh menyuruh anda membereskan masalah daerah utara?” tanya Cici balik.


“Iya, memangnya kenapa?”


Cici tampak enggan memberitahukannya pada Scarlesia, tapi mau tidak mau dia harus mengatakan sejujurnya ke Scarlesia.


“Daerah utara kondisi daerahnya sangat parah Yang Mulia, tidak hanya Desa Macra saja tapi hampir seluruh desa di daerah utara memiliki masalah yang sama. Daerah utara memiliki perubahan cuaca ekstrim dibanding daerah lain yang mana setiap satu minggu sekali musimnya akan berganti. Ada tiga musim di sana yakni musim panas, musim hujan, dan musim dingin ditambah daerah utara dekat dengan laut sehingga….”


Cici menghentikan penjelasannya, Scarlesia semakin penasaran dengan masalah daerah utara ini yang katanya bahkan kekaisaran tidak mampu menanganinya.


“Lanjutkan saja,”


“Sehingga setiap musim hujan, air laut akan naik menyapu pemukiman rakyat. Lalu akhir-akhir ini semakin banyak anak kecil hingga orang tua yang menderita demam tinggi sebab perubahan cuaca yang tidak terkendali. Kemudian persediaan makanan di sana juga semakin menipis karena tidak ada tumbuhan yang bisa tumbuh subur di sana,”


“Apa para penyihir tidak bisa mengatasinya?”


Cici menggelengkan kepalanya pelan.


“Tidak Yang Mulia. Dulu perubahan cuacanya terjadi 4 hari sekali tapi berkat penyihir, perubahan cuacanya bisa diatasi menjadi 7 hari. Penyihir tidak bisa melawan atau mengalahkan kekuatan alam sebab kekuatan alam hanya bisa dikendalikan oleh dewa. Anda memiliki kekuatan dewa itu sendiri, jadi saya pikir anda bisa memecahkan permasalahan yang paling berat selama 5 tahun ini,”


Scarlesia menunduk, ia merenungkan sebentar masalah yang cukup parah ini.


“Kenapa penduduk daerah utara tidak diungsikan saja? Apakah karena masalah lahan?” terka Scarlesia.


“Benar Yang Mulia, lahan Evariste tidak cukup menampung penduduk daerah utara. Itulah alasannya kenapa kaisar tidak bisa mengambil keputusan untuk mengungsikan mereka ke daerah lain,”


Scarlesia manggut-manggut, dia sudah paham mengenai garis besar masalahnya. Dia akan pergi ke daerah utara esok hari, untuk hari ini dia harus istirahat penuh karena besok akan menjadi hari yang super sibuk baginya.


“Ya sudah, terima kasih Cici. Sekarang kau boleh pergi dan segera laporkan padaku jika ada yang mencurigakan,”


“Baik Yang Mulia,”


Scarlesia menutup jendelanya, rona senja sudah mulai menampakkan wujudnya pertanda sebentar lagi langit berubah menjadi kelam. Seperti biasanya sebelum tidur Scarlesia makan malam terlebih dahulu kemudian mandi, baru setelah itu ia membaringkan tubuhnya dan terlelap perlahan.


Sekitar pukul 3 dini hari, Scarlesia terjaga dari tidurnya, ia tidak bisa tidur hingga paginya. Hari ini adalah hari pertama dimana dimulainya ujian keempat serta hari dimana dia akan berangkat ke daerah utara. Erin dan Hana sudah menyiapkan segala keperluan Scarlesia, mereka ikut sebagai pelayan pribadinya. Para prianya ditambah Archie juga merengek minta ikut juga, untungnya Edward mengizinkannya membawa mereka bersamanya.

__ADS_1


“Duh panas, apa ini Desa Macra? Jadi sekarang musim panas kah?”


Scarlesia mengedarkan pandangannya, memang betul yang dibicarakan oleh Cici kemarin bahwasanya tidak ada tumbuhan yang bisa hidup di daerah tersebut. Cuaca panas seperti ini membuat tanah menjadi gersang dan membuat suhu panasnya menjadi lebih terasa. Scarlesia mengamati lebih jauh lagi, dia bisa mengetahuinya dalam sekali lihat kalau penduduk di sana sudah pasrah akan nasib mereka masing-masing meskipun pihak kekaisaran mengirimkan bantuan makanan pada mereka, tetap saja itu tidak akan bertahan lama.


Agendanya hari ini hanyalah meneliti serta mengamati setiap sudut daerah ini, tidak hanya satu desa bahkan desa lain juga ikut diteliti dan diamati oleh Scarlesia. Jujur, dia turut merasa sedih karena keadaan yang menimpa banyak penduduk di daerah ini.


“Xeon, bagaimana menurutmu? Kenapa hal ini bisa terjadi?” tanya Scarlesia pada Xeon.


“Sepertinya ini memang fenomena alam, dulu dewa langit pernah mengatakan padaku bahwa ada sebagian kecil daerah di dunia ini memiliki perubahan cuaca ekstrim tapi aku tidak pernah menyangka bahwa perubahannya akan seekstrim ini. Kau tidak bisa memperbaikinya secara sekaligus karena jika kau melakukannya akan merusak keseimbangan alam atau cuaca di daerah lainnya, jadi aku sarankan kau memperbaikinya secara perlahan,” saran Xeon sekaligus menjelaskan pertanyaan Scarlesia barusan.


“Oke, aku mengerti sekarang. Berarti kita harus bekerja secara pelan tapi pasti,” tutur Scarlesia.


Kini mereka menuju ke laut karena laut terletak dekat di pinggiran daerah utara, saat ini lautnya tenang dan tidak ada tanda-tanda airnya akan menerjang permukaan. Scarlesia berlari ke tepi laut dan hawa panas mataharinya semakin terasa membakar kulit. Scarlesia mengeluarkan sunblock buatannya sendiri lalu ia oleskan ke sekuju kulit badannya.


“Hei kalian pakailah ini biar kulit kalian tidak gosong,” kata Scarlesia melemparkan botol sublocknya dan disambut oleh Andreas.


“Apa ini?” tanya Andreas.


“Ini namanya sunblock untuk melindungi kulit kita dari paparan sinar matahari langsung,” jawab Archie.


“Bagaimana cara memakainya?” tanya Andreas sekali lagi.


“Biar aku praktekkan. Lihat ini baik-baik,”


Archie membuka tutup botol sunblocknya, ia memencet botolnya agar isinya keluar kemudian dia oleskan mulai dari tangan hingga ke seluruh tubuhnya.


“Begitu caranya,”


“Oh begitu, oke biar aku mencobanya sekarang,”


Mereka saling berebutan memakai sublocknya, mereka mengikuti seperti apa yang dipraktekkan oleh Archie.


“S-SIAAA!!! APA YANG KAU LAKUKAN?” teriak Xeon.


“KYYAAAA YANG MULIA!”


Xeon tak sengaja melihat Scarlesia membuka pakaiannya dan kini hanya tersisa pakaian dalamnya saja alias bikini.

__ADS_1


“APA? AKU MAU BERENANG! BUKANNYA MENGGUNAKAN BIKINI KETIKA DI PANTAI ITU HAL YANG BIASA?” teriak Scarlesia balik.


Bentuk tubuh Scarlesia bisa dilihat dengan jelas, bentuk dadanya yang biasa hanya terlihat dari luar pakaian kini bisa nampak secara nyata, bahkan lekuk tubuhnya yang menggoda bisa merusak iman laki-laki. Para pria menatap tanpa mengerjapkan matanya ke arah Scarlesia, pikiran mereka sudah dipenuhi oleh hal-hal yang tidak suci lagi. Siapa pun tidak akan tahan melihatnya saat ini, Xeon sejujurnya juga menyukainya tapi dia harus menahan dirinya.


“Ha ha ha kakak, apa dia lupa sedang berada dimana sekarang? Sepertinya dia sangat merindukan menggunakan bikini ke pantai,” gumam Archie.


“Archie, apa maksudmu? Jadi dulu Sia sering berpakaian seperti ini?” tanya Oliver.


“Ya, di duniaku dulu ini hal biasa. Kakakku kan seorang model, dia biasa mengenakan pakaian terbuka. Di sini saja kakak yang mengenakan gaun tertutup, kalau dulu sih dia terbiasa memperlihatkan bentuk tubuhnya pada orang lain,”


“A-APA? TIDAK BISA DIBIARKAN! HANA, ERIN! Ahh ternyata mereka sudah duluan ke sana,”


Hana dan Erin langsung membalut tubuh Scarlesia menggunakan kain, mereka bergeleng-geleng karena kelakuan Scarlesia.


“Yang Mulia! Anda tidak boleh sembarangan memperlihatkan tubuh anda,” kata Hana panik.


“Ingat Yang Mulia kita sedang berada dimana sekarang,” sambung Erin.


“Aduh lepaskan! Aku mau berenang,” ronta Scarlesia.


“Tidak tidak! Anda tidak boleh berpakaian terbuka seperti ini. Kalau mau berenang pakai pakaian yang lebih tertutup,”


Sehabis itu, Erin dan Hana menyeret Scarlesia pergi untuk menukar pakaiannya menjadi lebih tertutup.


“Pakaian apa ini?”


“Anda kan mau berenang, anda bisa berenang sekarang Yang Mulia,” ujar Hana.


“T-tapi ini kan gaun tidurku, masa aku pakai berenang,” protes Scarlesia.


“Hanya ini yang bisa anda gunakan untuk berenang Yang Mulia,” balas Erin.


Kemudian para pria Scarlesia datang mendekat.


“Betul Sia, kau tidak boleh memperlihatkan tubuhmu ke sembarang orang,” ucap Zenon.


“Kau hanya boleh memperlihatkannya pada kami di kamar,” tambah Elios.

__ADS_1


“APA SIH KALIAN??! HUHU AKU HANYA MAU BERENANG MENGENAKAN BIKINI!!”


__ADS_2