Kelahiran Kembali Kaisar Legenda

Kelahiran Kembali Kaisar Legenda
BAB 106. Informasi


__ADS_3

Li Yuchen yang telah sampai di Menara Formasi Shinzu mendapatkan sambutan yang tidak biasa terutama dari Anggota Master Formasi Perempuan yang sangat ingin bertemu dan berkenalan dengannya.


"Lihatlah itu! Bukankah itu Tetua Yu? Tetua Yu sangat keren dan hebat? Aku jadi ingin melahirkan anaknya?"


"Apakah Tetua Yu sudah punya kekasih? Jika belum, aku rela melemparkan diriku ke atas ranjangnya."


"Aku sangat penasaran dengan wajah yang ada di balik topeng itu. Wajahnya pasti sangat tampan."


Namun di balik semua itu, tidak sedikit juga ada orang yang tidak menyukai Li Yuchen tapi Li Yuchrn yang tidak tertarik dengan masalah itu memilih mengabaikan semua orang dan masuk ke dalam.


Ye Zhin yang mengetahui bahwa Li Yuchen datang ke Menara Formasi Shinzu pun bergegas menemuinya dan menyapanya dengan akrab.


"Bos, kenapa kau kemari? Apakah ada sesuatu yang kau butuhkan? Oh ya Bos, masalah Rumah yang..." ucap Ye Zhin yang segera terhenti saat Li Yuchen mengangkat tangannya.


"Jangan bicarakan di sini. Kita pindah ke tempat lain. Banyak orang yang akan mencuri dengar." ucap Li Yuchen sambil melirik ke sudut tembok sebelah kiri dimana ada seorang wanita yang sangat dikenal Li Yuchen sedang mengikutinya.


"Agh, baiklah Bos." ucap Ye Zhin yang mengerti maksud Li Yuchen saat melihat siluet tubuh Wu Ruxin yang sedang bersembunyi di balik tembok.


Li Yuchen dan Ye Zhin pun bergegas pergi dan masuk ke dalam ruangan yang sengaja disiapkan oleh Menara Formasi Shinzu untuk menjadi Ruang Pribadinya.


"Bos, apa yang dilakukan Nona Wu dengan mengikuti kita?" tanya Ye Zhin yang tidak mengerti sambil berjalan di belakang Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang bingung.


"Tidak tau dan aku tidak peduli." ucap Li Yuchen dengan nada bicara yang kasar dengan ekspresi wajah yang datar.


Li Yuchen yang yang tidak ingin ada orang lain yang menganggunya pun memasang Segel Formasi Pelindung yang akan otomatis aktif saat dirinya ada di dalam Ruangan itu ataupun tidak ada di Ruangan.


"Aktif!" ucap Li Yuchen sambil melempar puluhan Kertas Segel Pelindung dan juga Batu Energi yang didapatkannya dalam perjalanan menuju ke Menara Formasi Shinzu.


"Sekarang sudah tidak akan ada lagi orang asing yang akan masuk ke dalam ruanganku dengan sembarangan ataupun mencoba menguping dari luar." ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang cerah dengan senyum puas yang menghiasi wajahnya.

__ADS_1


Ye Zhin yang melihat semua yang dilakukan Li Yuchen semakin kagum dan memutuskan untuk terus mengikuti Li Yuchen agar bisa menjadi sepertinya.


"Wow, Bos! Apakah itu Segel Pelindung yang kau ajarkan padaku itu?" teriak Ye Zhin dengan suara keras dengan wajah yang penuh semangat dengan mata yang berbinar.


"Benar, jika kau berhasil menguasi Segel Pelindung yang aku berikan. Kau tidak hanya bisa menggunakannya untuk melindungi dirimu sendiri tapi juga ruangan ataupun benda yang berharga milikmu." ucap Li Yuchen dengan senyum bahagia.


"Kalau begitu, aku akan berusaha keras untuk bisa segera menguasainya." ucap Ye Zhin dengan semangat pantang menyerah.


Li Yuchen yang mendengar perkataan Ye Zhin hanya tertawa kecil lalu teringat dengan tujuan ke datangannya ke Menara Formasi Shinzu.


" Apakah kau sudah melakukan tugas yang aku berikan padamu semalam?" tanya Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang serius sambil duduk di kursi dengan mata yang menatap tajam ke arah Ye Zhin.


"Bos tenang saja. Semua sudah selesai aku lakukan. Ini adalah Sertifikat Rumah yang telah Bos beli kemarin dan ini adalah informasi yang Bos inginkan." ucap Ye Zhin yang awalnya memasang wajah bahagia lalu berubah menjadi serius saat memberikan tugas khusus yang diberikan Li Yuchen padanya semalam.


Li Yuchen yang sudah sangat penasaran dengan dua fakta yang berhubungan dengan Pemilik Tubuh Asli dan juga Seo Xiqin pun segera membaca laporan itu dengan teliti.


"Sepertinya Kepala Keluarga Seo telah melupakan keberadaan Nona Seo Xiqin jika tidak adanya adegan itu yang mengingatkan dirinya jika dirinya memiliki Putri yang lain dari Istri Pertamanya." ucap Ye Zhin yang mengemukakan pendapatnya dengan ekspresi wajah yang polos.


"Aku juga sudah mencari tau jika selama ini Nona Seo Xiqin selalu dibuli dan dikucilkan di kediaman Keluarga Seo bahkan uang bulanannya pun selalu dipotong oleh Nyonya Hun Yin." ucap Ye Zhin dengan ekspresi wajah yang kesal dengan nada suara yang marah.


"Ternyata benar, wanita itu lah yang menjadi dalam dari Pembunuhan Pemilik tubuh ini dan Ibunya bahkan membuat hidup Istriku menjadi sulit selama ini. Sepertinya aku harus memberi mereka pelajaran yang sangat berarti." ucap Li Yuchen dalam hati dengan ekspresi wajah yang datar dengan mata yang menunjukkan emosi yang membara.


Li Yuchen yang sebenarnya sangat marah mencoba mengendalikan dirinya agar tidak lepas kendali.


"Hah, aku mengerti. Aku akan mengurus mereka berdua sendiri." ucap Li Yuchen sambil menarik nafas yang sangat panjang lalu menatap Ye Zhin dengan wajah yang datar.


"Ambillah Pil Penyembuh ini. Aku hanya berhasil membuat Dua Pil Penyembuh tingkat Empat. Berikanlah ini kepada Paman dan Bibimu. Aku akan ke rumahmu nanti untuk melakukan Pengobatan Akupuntur untuk benar-benar membersihkan Penyakit yang ada di dalam tubuh mereka." ucap Li Yuchen sambil tersenyum lembut sambil memberikan Pil Penyembuh tingkat Empat kepada Ye Zhin.


"Ta-tapi Bos... Pil ini sangat mahal harganya. A-aku tidak punya uang sebanyak itu untuk membelinya. Pil Penyembuh tingkat Dua saja sudah cukup untukku." ucap Ye Zhin dengan gugup dengan tangan bergetar dan ekspresi wajah yang canggung.

__ADS_1


"Tidak ada yang mahal. Aku memberikannya kepadamu dengan percuma. Jadi terimalah dan jangan menolak pemberianku. Kau adalah orangku dan aku tidak ingin orangku dalam masalah sementara aku tidak melakukan yang terbaik untuk membantu." ucap Li Yuchen sambil tersenyum lembut kepada Ye Zhin sambil menepuk satu pundaknya lalu pergi ke keluar kembali ke Kediaman Keluarga Seo.


"Terima kasih banyak Bos. Aku tidak akan pernah melupakan kebaikanmu. Paman! Bibi! Kalian pasti akan sehat kembali. Segera!" ucap Ye Zhin dengan senyum bahagia sambil menghapus air mata yang sedikit menetes di pelupuk matanya.


Li Yuchen yang kembali ke Kediaman Keluarga Seo melihat ada seorang pelayan yang sedang berlari dengan terburu-buru dari Halaman Seo Xiqin menuju arah Halaman Hun Yin.


"Pelayan ini sangat mencurigakan! Sepertinya aku harus mencari tau yang telah terjadi." ucap Li Yuchen dengan mata elang yang sedang mengawasi mangsanya.


Li Yuchen yang terus mengikuti pergerakan dan percakapan Hun Yin pun akhirnya mengetahui dengan sangat jelas rencana jahat yang telah disusun oleh Hun Yin dan Seo Wan'er.


"Hmmm, Ibu dan Anak ini mengambil Hadiah Pernikahan yang aku berikan untuk Istriku. Apakah mereka pikir aku adalah orang bodoh yang akan diam saja dan tidak melakukan apapun." ucap Li Yuchen dengan nada suara yang rendah dengan senyum misterius.


Malam hari pun tiba, Li Yuchen yang telah mengetahui rencana Hun Yin pun telah bersiap memberikan pelajaran kepada Hun Yin dan Seo Wan'er.


Sementara Hun Yin dan Seo Wan'er yang tidak tau jika ternyata dirinya telah masuk ke dalam jebakan orang lain pun terus melakukan semua yang telah direncanakan hingga akhir yang tidak disangka-sangka.


"Ibu, apa kau yakin jika harus kita berdua yang turun tangan langsung mengambil Hadiah Pernikahan itu? Kenapa kita tidak memerintah Pelayan saja melakukannya?" tanya Seo Wan'er yang bingung dengan ekspresi wajah yang penasaran.


"Apakah kau ingin Pelayan itu mengambil semua yang akan menjadi milikmu? Jika tidak maka kau harus melakukannya sendiri." ucap Hun Yin dengan ekspresi wajah yang serius sambil terus bergerak dengan sangat cepat hingga ke depan pintu kamar Seo Xiqin.


Hun Yin telah siap dengan rencananya pun mengeluarkan botol yang ada di balik bajunya lalu membukanya dan kemudian mundur beberapa langkah menutup hidung dan mulutnya.


Botol tersebut pun mengeluarkan aroma manis yang menyebabkan Sui'er dan Luo'er serta Seo Xiqin merasa tidak sadar akan kedatangan Hun Yin dan menyebabkan ketiganya tertidur secara bersamaan.


Li Yuchen yang melihat trik kecil yang dilakukan Hun Yin pun tersenyum penuh misteri di atas dahan pohon sambil melemparkan sesutu ke tempat Hun Yin dan Seo Wan'er di balik pintu masuk kamar.


#Bersambung#


Apa ya yang telah dilempar Li Yuchen? Apa yang terjadi pada Hun Yin dan Seo Wan'er selanjutnya?

__ADS_1


__ADS_2