
Wu Ruxin yang pergi melihat hasil dari pengecekan itu menjadi sangat terkejut saat mengetahui hasilnya. Wu Ruxin pun memerintahkan Pelayan untuk melaporkan masalah ini kepada kakaknya.
"Cepat beritau kakakku tentang masalah ini!" ucap Wu Ruxin kepada seorang Pelayan dengan ekspresi wajah yang serius dan tatapan yang tajam.
Setelah mengetahui semuanya, Wu Ruxin pun pergi menemui Li Yuchen segera tanpa membuang-buang waktu.
"Tuan Yu, semua harta yang anda ingin lelang adalah asli. Jika anda setuju, saya akan melelang semuanya." ucap Wu Ruxin dengan ekspresi wajah yang bahagia sambil tersenyum lembut dan manis.
"Baiklah. Saya akan mengikuti saran Nona Wu." ucap Li Yuchen yang mencoba kooperatif dalam melakukan transaksi.
"Kalau begitu, ini adalah kartu Tuan dan saat Tuan datang ingin melihat Pelelangan berjalan. Tuan bisa memberika tanda ini kepada Pelayan dan Pelayan tersebut akan mengantar Tuan ke ruangan pribadi anda." ucap Wu Ruxin sambil menyerahkan sebuah Kartu berwarna kuning kepada Li Yuchen.
Li Yuchen yang tau jika Pelelangan masih akan berlangsung beberapa jam lagi pun memutuskan untuk pergi ke Paviliun Huanfu dan memberi pelajaran kepada Penjaga yang mengusirnya terakhir kali.
"Waktunya pergi ke Paviliun Huanfu dan memberi pelajaran kepada orang-orang sombong yang ada di sana." ucap Li Yuchen dalam hati dengan senyum misterius saat meninggalkan Menara Formasi Shinzu.
Wu Ruxin yang meliha kepergian Li Yuchen segera pergi menemui Wu Peng yang ternyata telah menunggu kedatangannya.
"Kakak!" panggil Wu Ruxin dengan suara yang santai sambil melihat punggung Wu Peng yang berdiri di depan jendela.
"Apa semua yang kau katakan itu benar?" tanya Wu Peng dengan ekspresi wajah yang serius saat berbalik melihat ke arah Wu Ruxin.
"Tentu saja. Aku sendiri yang melayaninya. Sepertinya Tuan Yu tidak hanya Master Formasi tapi juga Master Alkemia." ucap Wu Ruxin menyampaikan pendapatnya sambil memegang dagunya seolah sedang berfikir.
"Bagaimana kau bisa berfikir begitu?" tanya Wu Peng yang kebingungan dengan tatapan mata yang kosong.
"Karena Tuan Yu mengeluarkan beberapa Pil tingkat tinggi dengan begitu mudahnya dan tanpa fikir panjang lagi. Kecuali jika dirinya dapat membuat pil tersebut sendiri sehingga dirinya tidak perlu khawatir akan kehabisan stoknya." ucap Wu Ruxin dengan wajah yang serius dengan analisis yang telah difikirkannya sejak awal.
"Jika yang kau katakan itu benar. Berarti kita benar-benar tidak boleh membuat Tuan Muda Yu menjadi musuh kita. Membuat Master Formasi musuh adalah kesalahan dan jika membuat Master Formasi dan Master Alkemia menjadi musuh sama saja dengan menghancurkan pondasi Keluarga Wu yang terlah terbangun selama ratusan tahun." ucap Wu Peng dengan ekspresi wajah yang serius dan takut di saat bersamaan.
"Apa kau sudah mengatur tempatnya saat datang melihat Pelelangan?" tanya Wu Peng yang melihat ke luar jendela lagi.
"Aku telah memberikannya Kartu Kuning dan Tuan Yu akan diletakkan di ruangan pribadi." ucap Wu Ruxin dengan wajah yang polos tapi tetap terlihat manis.
__ADS_1
"Apa kau tidak bisa menggunakan otakmu? Bagaimana bisa Master Formasi dan Master Alkemia kau letakkan di Ruangan Pribadi? Kau harus meletakkannya di Ruangan VVIP!" teriak Wu Peng dengan ekspresi wajah yang marah sambil menatap tajam ke arah Wu Ruxin.
"A-aku..." ucap Wu Ruxin dengan gagap tidak tau harus menjawab apa karena Wu Ruxin fikir Ruangan Pribadi sudah cukup untuk Li Yuchen.
"Aku tidak ingin mendengar alasan apapun darimu. Kau tidak boleh melakukan kesalahan dalam melayaninya. Kau harus membuatnya berada di Ruangan VVIP saat Tuan Yu datang melihat Pelelangan." ucap Wu Peng dengan nada bicara yang tegas dan ekspresi wajah yang serius.
"Berikan Tuan Yu pelayanan yang terbaik di Menara Formasi kita. Kita harus memberikan kesan baik padanya." ucap Wu Peng lagi memberi peringatan kepada Adik Perempuannya yang ceroboh.
Wu Ruxin yang dimarahi karena orang lain merasa sedikit marah dan kesal.
"Sial! Kakak sangat kejam padaku! Kakak tidak sayang lagi padaku! Dia bahkan berani membentakku demi orang lain." ucap Wu Ruxin dalam hati dengan wajah yang memerah karena menahan kesal.
Saat Wu Ruxin ingin keluar tiba-tiba Wu Peng menghentikannya sebentar dan mengatakan beberapa kalimat yang pada akhirnya membuat perasaan Wu Ruxin menjadi baik kembali.
"Xin'er!" panggil Wu Peng dengan suara yang rendah dan ekspresi wajah yang senduh.
"Ada apa kak?" tanya Wu Ruxin sambil berbalik dengan terpaksa dan memasang ekspresi wajah yang masam pada Wu Peng.
"Xin'er mengerti kak. Kakak jangan khawatir. Xin'er pasti bisa menarik Tuan Yu menjadi bagian dari kita." ucap Wu Ruxin dengan senyum cerah dengan tekad yang bulat.
Wu Peng yang melihatnya pun merasa lega dan menyerahkan masalah Li Yuchen pada Wu Ruxin.
Wu Ruxin yang telah mengetahui bahwa tanggungjawabnya saat ini sangatlah berat tidak ingin melakukan kesalahan apapun.
Wu Ruxin pun memerintahkan Pelayan untuk menyiapkan Ruangan VVIP untuk Li Yuchen dan memanggilnya jika Li Yuchen tiba di Menara Formasi.
Di tempat lain, Li Yuchen yang sudah ada di dalam Paviliun Huanfu berniat menjual Pil Terobosan dan Pil Penyembuh miliknya.
"Apakah disini aku bisa menjual Pil Terobosan dan Pil Penyembuh?" tanya Li Yuchen dengan sopan kepada salah seorang Pelayan yang ada di Paviliun Huanfu.
"Tentu saja bisa tapi apakah Tuan ingin menjual Pil Luanzi dan Pil Penyembuh tingkat berapa dan berapa banyak? Di sini tidak bersedia menerima pil tingkat satu." ucap Pelayan dengan nada bicara yang sinis dan ekspresi wajah yang sombong saat melihat Li Yuchen datang.
"Kenapa tidak menerima Pil tingkat Satu? Apakah Paviliun Huanfu memiliki aturan tertentu dalam menerima Pil yang ingin dijual?"" tanya Li Yuchen yang tidak mengetahui apapun tentang peraturan yang ada di Paviliun Huanfu.
__ADS_1
"Di sini tidak ada peraturan seperti itu tapi ..." ucap Pelayan yang terhenti di akhir kalimat sambil melihat Li Yuchen dengan seksama dari ujung kaki hingga ujung kepala.
"Tapi apa?" tanya Li Yuchen yang bingung dengan ekspresi wajah tidak mengerti.
"Kau yang tidak memiliki Lencana Alkemia dan tidak memakai Jubah Seorang Alkemia tidak akan bisa memiliki Pil tersebut dalam jumlah banyak dan tingkatan yang tinggi." ucap Pelayan tersebut dengan tatapan menghina dan nada suara yang sarkastik.
Li Yuchen yang mendengar perkataan Pelayan di Paviliun Huanfu pun tertawa dengan sangat keras lalu menghancurkan satu set kursi dan meja yang ada di tengah ruangan hanya dengan satu gerakan tangan.
"Hahaha!" suara tawa Li Yuchen yang sangat keras hingga menarik perhatian pengunjung yang lain.
"Brak!" suara hancurnya kursi dan meja secara bersamaan dengan suara yang keras.
Semua orang yang melihat kejadian itu menjadi sangat terkejut dan menatap ke arah Li Yuchen dan pelayan yang ada di depannya.
Pelayan yang melihat perbuatan Li Yuchen menjadi sangat terkejut dan memasang wajah ketakutan.
Penjaga yang berjaga tanpa fikir panjang langsung masuk ke dalam dan mencari tau situasi yang terjadi.
"Bagaimana Seorang Pelayan dan Penjaga dapat mengetahui seseorang itu adalah Seorang Alkemia atau bukan hanya dengan sebuah Lencana dan Jubah? Apakah ini lelucon terbaru?" tanya Li Yuchen dengan suara yang sangat keras dan tawa yang tiada hentinya.
Semua orang yang melihat sikap Li Yuchen merasa sangat aneh dan bertanya pada diri mereka sendiri tentang situasi apa yang sedang terjadi saat ini.
"Ada apa ini?"
"Kenapa Tuan itu tertawa dengan sangat keras?"
"Apa maksud ucapannya itu?"
"Apa ada yang bisa menjelaskan situasi yang terjadi?"
Tanpa Li Yuchen sadari, perbuatannya itu ternyata telah memancing banyak sekali kehebohan hingga sampai ke telinga Tetua Asosiasi Alkemia dan Ketua Paviliun Huanfu.
#Bersambung#
__ADS_1