Kelahiran Kembali Kaisar Legenda

Kelahiran Kembali Kaisar Legenda
BAB 247. Selamat Datang Kota Yunlong


__ADS_3

Li Yuchen yang melihat kobaran api yang sangat panas mengarah ke arahnya pun langsung membuat Segel Formasi Perlindungan untuk dirinya.


Chen Zishan yang tidak menyangka akan berhasil menjadi sangat terkejut saat Segel Formasi yang dibuatnya menyerang Li Yuchen.


“Agh, tidak! Tetua Li, awas!” teriak Chen Zishan dengan suara yang sangat keras dengan satu tangan ke arah Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang terkejut.


Chen Zishan yang merasa bersalah pun langsung berlutut dan meminta maaf tapi Li Yuchen yang tidak menganggap hal itu adalah hal yang serius pun melanjutkan arahannya.


“Tetua Li, maafkan aku! Aku sungguh tidak bermaksud melakukan itu!” ucap Chen Zishan dengan ekspresi wajah yang cemas dan khawatir dan tatapan mata yang ketakutan.


“Ini bukanlah hal yang besar. Selamat telah berhasil membuat Segel Formasi tingkat Dua!” ucap Li Yuchen dengan senyum yang tulus.


Chen Zishan yang mendengar perkataan Li Yuchen pun menangis terharu dengan wajah yang bahagia serta tatapan mata yang tidak percaya.


“Aku berhasil. Aku berhasil. Aku berhasil!” ucap Chen Zishan dengan nada suara yang awalnya tidak percaya perlahan menjadi percaya diri.


“Masalahmu adalah kau tidak bisa memfokuskan pikiranmu dan karena itu kau tidak berhasil membuat Segel Formasi tingkat Dua!” ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang datar.


Chen Zishan yang sangat senang dengan kemajuannya pun berulang kali mengucapkan terima kasih dan menundukkan kepalanya.


Orang-orang yang awalnya hanya ingin menarik perhatian Li Yuchen pun merubah tujuannya dan satu per satu pun mengangkat tangan mengatakan masalah yang dihadapinya.


Li Yuchen yang telah berjanji akan membantu pun melakukannya hingga akhir selama tiga jam penuh dan setelah selesai Li Yuchen pun kembali ke Penginapan dan beristirahat.


Keesokan harinya, Li Yuchen yang telah berencana untuk pergi meninggalkan Kota Kunlun menuju Kota Yunlong tidak menyangka akan diantar oleh seluruh Master Formasi yang mendapatkan arahan darinya.


“Selamat jalan Tetua Li! Semoga sukses dan lulus dengan hasil yang memuaskan!” doa dari semua Master Formasi yang mengantar dengan senyum yang tulus.


Li Yuchen yang melanjutkan kembali rencananya untuk mendapatkan informasi untuk menyembuhkan penyakit Seo Xiqin akhirnya sampai di Kota Yunlong.


Ye Zhin yang telah berada di Kota Yunlong selama beberapa minggu terakhir terus menunggu kedatangan Li Yuchen dan Seo Xiqin di depan gerbang Kota Yunlong setiap hari tanpa henti hingga membuat Penjaga Kota yang berjaga menjadi cemas

__ADS_1


Lalu saat Ye Zhin melihat Kereta Kuda dengan Segel Formasi Perlindungan yang aktif pun menjadi sangat yakin jika itu adalah Kereta Kuda yang dinaiki oleh Li Yuchen.


“Bos! Itu pasti adalah Kerta Kuda milik Bos dan Nyonya Bos!” teriak Ye Zhin dengan sangat keras sambil berlari menuju kereta kuda yang sedang membayar uang masuk.


Li Yuchen yang tidak menyangka jika dirinya akan langsung bertemu dengan Ye Zhin tepat setelah dirinya sampai di Kota Yunlong pun tersenyum puas.


“Bos! Akhirnya kau sampai juga. Aku senang sekali akhirnya bisa bertemu denganmu!” ucap Ye Zhin dengan wajah yang bahagia dengan ekspresi wajah yang kekanak-kanakan dengan nada suara yang ceria.


Penjaga Kota Yunlong yang mengenali Jubah Master Formasi tingkat Dua yang dipakai oleh Ye Zhin pun tidak berani melarangnya yang telah datang secara tiba-tiba yang kemudian memasang wajah yang segan kepada Li Yuchen yang dipanggil Bos oleh Seorang Master Formasi.


Li Yuchen yang tidak perlu melewati pemeriksaan yang ribet pun merasa sangat senang saat melihat Ye Zhin datang menghampirinya.


Ye Zhin yang telah tinggal di kota Yunlong selama beberapa minggu pun mengantar Li Yuchen dan yang lainnya menuju Penginapan tempatnya menginap lalu memesan beberapa kamar lagi untuk Li Yuchen.


“Bos! Ini adalah tempat aku menginap. Bagaimana bagus bukan?” tanya Ye Zhin dengan senyum yang cerah dan ekspresi wajah yang bahagia.


“Bos dan Nyonya Bos pasti sangat lelah karena melakukan perjalanan yang sangat panjang jadi silahkan ikut aku. Aku akan mengantar kalian ke kamar kalian!” ucap Ye Zhin dengan percaya diri dengan ekspresi wajah yang bangga.


“Aku berpikir jika kami mungkin akan bermalam di penginapan yang kecil atau paling buruk menginap di luar. Aku tidak menyangka jika Master Ye telah menyewakan kamar untuk kami lebih awal.” Ucap Seo Xiqin dengan senyum yang tulus dengan tatapan mata bersyukur.


“Terima kasih banyak, Master Ye. Aku tidak menyangka jika anda telah menyiapkan semuanya!” ucap Seo Xiqin dengan ekspresi wajah yang bahagia.


“Nyonya Bos tidak perlu sungkan. Aku melakukan yang seharusnya aku lakukan. Ini adalah kamar Bos dan Nyonya Bos dan sebelah adalah untuk Sui’er, Luo’er dan Bibi Yi!” ucap Ye Zhin dengan nada suara yang ceria.


“Terima kasih banyak, Tuan Muda Ye!” ucap Luo’er, Sui’er dan Bibi Yi secara bergantian dengan kepala tertunduk ke bawah memberi hormat.


Sementara itu, Seo Wan’er yang juga pergi menuju Kota Yunlong untuk mengikuti Ujian Masuk Akademi Yunlong pun pergi bersama dengan Jin Ling dengan menggunakan kereta keda dengan barang bawaan yang sangat banyak.


Tidak hanya keduanya bahkan Ye Rui, Wu Ruxin dan Jin Li Yan yang juga ingin mencari pengalaman pun pergi menuju Kota Yunlong sendir-sendiri.


Tidak hanya Pemuda dari Kota Jinlin yang datang ke Kota Yunlong bahkan seluruh pemuda yang berasal dari Daratan Danzong mengikutinya.

__ADS_1


Ye Zhin yang pergi mengajar Li Yuchen dan Seo Xiqin untuk mencicipi makanan di Restoran yang paling terkenal di Kota Yunlong tidak menyangka akan bertemu dengan orang-orang yang berasal dari Kota Jinlin.


“Tuan Muda Li tidak menyangka ternyata kita dapat bertemu disini!” ucap Wu Ruxin dengan senyum yang lembut dan nada suara yang bahagia.


“Nona Wu terlalu berlebihan, bukankah hal yang wajar jika dapat bertemu disini mengingat sebentar lagi akan diadakan Penerimaan Murid Akademi Yunlong dalam waktu dekat!” sindir Ye Rui yang juga ada disana dengan nada suara yang sinis sambil berjalan mendekati meja tempat Li Yuchen berada.


Seo Xiqin yang awalnya senang karena berhasil menyingkirkan Wei Lan yang menjadi favorit Mo Yunhe tiba-tiba merasa kepalanya berdenyut lagi saat melihat Wu Ruxin dan Ye Rui datang menghampiri Li Yuchen.


“Hah! Apakah wanita-wanita ini tidak bisa bersikap biasa saja pada Pria yang telah bersuami?” ucap Seo Xiqin dalam hati dengan ekspresi wajah yang kesal.


Li Yuchen yang tidak peduli dengan Wu Ruxin ataupun Ye Rui pun menyadari jika di dalam Restoran itu ternyata Seo Wan’er, Jin Ling dan Jin Li Yan juga ada di sana tapi di tempat duduk yang berbeda.


“Dunia ini ternyata sangat sempit! Tidak disangka akan bertemu semua orang yang membuat kepala sakit di tempat yang sama!” ucap Li Yuchen dalam hati dengan wajah yang terasa lelah.


Lalu saat Li Yuchen terus melanjutkan makannya dan mengabaikan keduanya tiba-tiba sebuah niat membunuh diarahkan kepadanya. Li Yuchen yang merasakan niat membunuh yang sangat kuat pun menoleh ke arah sumbernya dan menatap tajam ke arah orang yang memberikan niat membunuh kepadanya.


Li Yuchen yang tidak diam saja saat ada orang yang mengganggunya pun mengeluarkan niat membunuh yang lebih kuat hingga membuat orang tersebut batuk dan mengeluarkan darah.


Orang tersebut pun tertawa dengan sangat keras sambil menunjukkan Level Kultivasinya yang telah berada di Level Surgawi sehingga membuat orang-orang yang berada di levelnya kesulitan bergerak bahkan Seo Xiqin yang berada di tingkat Bumi kesulitan bernafas.


Li Yuchen yang tidak bisa diam saja melihat Seo Xiqin menderita pun berteriak dan menantang orang yang telah memulai keributan dengannya lebih dulu.


“Jangan bersikap pengecut dengan bersembunyi dan menakut-nakuti orang lain. Jika kau bukan banci maka tunjukkan dirimu dan lawan aku!” ucap Li Yuchen dengan suara yang sangat keras dengan tatapan mata yang penuh dengan amarah.


Lalu tiba-tiba Pria yang berpakaian sangat rapi berdiri di hadapan Li Yuchen dengan senyum yang merendahkan tatapan mata yang membunuh.


Li Yuchen yang tidak mengenali wajah orang yang mengganggunya pun bertanya mengingat tingkat kultivasi keduanya yang berbeda level.


“Siapa kau? Kita belum pernah bertemu dan aku merasa tidak pernah menyinggungmu tapi kenapa kau mengincar orang-orang terdekatku?” tanya Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang serius sambil bersiap dengan semua kemungkinan terburuk.


#Bersambung#

__ADS_1


Siapakah Pria itu? Apakah ada yang bisa menjawabnya? Tebak di kolom komentar ya..


__ADS_2