
Hua Fan adalah adik perempuan Hua Ping satu-satunya dan merupakan adik yang sangat disayang oleh Hua Ping.
Li Yuchen yang melihat Hua Fan di tempat itu pun menjadi sangat senang karena memiliki kesempatan untuk menghancurkan hidup Hua Fan agar Hua Ping menjadi sangat sedih.
“Tidak disangka ternyata Dewa sangat menyayangiku! Meskipun aku tidak bisa menyakiti ataupun membalaskan dendamku kepada Hua Ping secara langsung tapi aku dapat melakukannya dengan orang-orang terdekatnya!” ucap Li Yuchen dalam hati dengan mata yang dingin.
Pelayan yang mendengar perkataan Hua Fan ternyata tidak memberikan yang diinginkan Hua Fan sehingga membuat Hua Fan menjadi marah.
“Maafkan saya, Nona tapi Tuan ini telah membayar semua biayanya jadi anda tidak bisa mengambil kamar yang telah dipesan!” ucap Pelayan tersebut dengan nada suara yang lembut dan sikap yang sangat sopan.
“Beraninya Rakyat biasa rendahan sepertimu menjawab perkataanku! Apakah kau tidak tau siapa aku?” tanya Hua Fan dengan suara yang rendah sambil menampar Pelayan Muda itu dengann satu tangannya dengan sangat keras.
Tepat setelah Hua Fan membuat masalah, tiga orang Penjaga dengan lambang Daratan Wuzhou pun masuk ke dalam dan menenangkan Hua Fan.
“Yang Mulia, mohon tenangkan dirimu. Anda tidak boleh membuat keributan disini. Anda harus ingat pesan yang diberikan oleh Yang Mulia Kaisar!” ucap salah satu penjaga yang melindungi Hua Fan dengan kepala tertunduk.
Li Yuchen yang diam-diam mengawasi Pengawal Hua Fan pun menyadari bahwa ketiga Pengawal tersebut telah berada di Level Surgawi tingkat Enam.
“Tidak disangka ternyata Hua Ping tidak berubah. Dia masih sangat menyayangi adik kecilnya ini hingga memberikan Kultivator tingkat tinggi untuk menjaga dan melindungi adik tersayangnya!” ucap Li Yuchen dalam hati dengan senyum yang dingin.
Tepat setelah keributan tak dapat dihindarkan lagi, Pemilik Penginapan itu pun keluar yang ternyata adalah Ji Zhaifeng, Putra Tertua Keluarga Ji, yang akan menjadi salah satu peserta dalam Pertandingan Persahabatan Tiga Daratan.
“Maafkan aku tapi tidak boleh ada yang ribut disini karena akan mengganggu Tamuku yang lain yang sedang beristirahat!” ucap Ji Zhaifeng dengan nada suara yang sangat ramah dengan penekanan pada setiap katanya.
Hua Fan yang tidak terima penolakan pun mengeluarkan uang sebesar dua puluh juta tael perak dari dalam Tas Penyimpanannya dan meletakkannya di hadapan Ji Zhaifeng.
“Aku ingin menginap disini dan aku ingin mengambil kamar yang telah mereka ambil! Aku akan membayar sewanya sebanyak dua kali lipat!” ucap Hua Fan dengan suara yang percaya diri yang membuat Yun Tianxing dan yang lainnya melihat sikap Hua Fan pun menjadi marah.
__ADS_1
Hua Fan yang tidak datang ke Daratan Yunzan sendirian untuk mengikuti Pertandingan Persahabatan Tiga Daratan sendirian pun datang bersama keempt Tuan Muda dan Nona Muda dari Keluarga Bangsawan dari Daratan Wuzhou bersamanya.
“Putri Fan’er! Apakah kau sudah mendapatkan kamarnya?” tanya seorang pria dengan ekspresi wajah yang penasaran dengan senyum lembut.
“Agh! Kak Gecheng! Maaf! Aku belum mendapatkannya tapi aku akan segera mendapatkannya jadi jangan khawatir!” ucap Hua Fan dengan sikap yang berubah sangat drastis saat berhadapan dengan Mu Gecheng.
Hua Fan yang menyukai Mu Gecheng sejak awal sangat ingin selalu dekat dengannya dan mendapatkan hati Mu Gecheng karena itulah Hua Fan memutuskan akan mendapatkan yang telah menjadi incarannya.
Li Yuchen yang tidak terlalu menanggapi permintaan anak manja yang tidak tau sopan santun itu pun membuat keputusan yang mengejutkan semua orang.
“Tuan, apakah kau pemilik dari Penginapan ini?” tanya Li Yuchen dengan nada suara yang datar dengan wajah tanpa ekspresi.
“Tentu saja. Apakah ada masalahnya?” tanya Ji Zhaifeng dengan ekspresi wajah yang bingung saat melihat senyum misterius di wajah Li Yuchen.
“Jika aku ingin membeli Penginapan ini dan mengusir Nona Muda yang sombong ini dari tempat ini kira-kira berapa jumlah uang yang harus aku keluarkan?” tanya Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang serius.
Nanggong Ruan dan yang lainnya yang mendengar pertanyaan Li Yuchen pun menjadi sangat terkejut dan tidak percaya dengan yang didengarnya.
“Tuan Muda Li, tolong jangan melakukan hal yang gegabah. Anda tidak bisa mengatakan sesuatu yang anda sendiri tidak bisa pertanggungjawabkan!” ucap Master Qiang dengan ekspresi wajah yang bingung dengan mata yang khawatir.
Ji Zhaifeng yang tidak melihat permainan dalam perkataan ataupun tindakan Li Yuchen pun memilih menganggap serius perkataan Li Yuchen.
“Sebenarnya Penginapan ini tidak dijual tapi jika Tuan sangat berminat maka anda bisa membelinya dengan uang seratus juta tael emas!” ucap Ji Zhaifeng dengan ekspresi wajah yang serius.
Hua Fan yang mendengar jumlah uang yang sangat banyak keluar dari mulut Ji Zhaifeng pun tidak bisa menahan dirinya untuk tidak menghina Li Yuchen.
“Hmmm, seratus juta tael emas! Itu adalah jumlah yang sangat banyak karena itu setara dengan jumlah pengeluaran Keluarga Besar di Daratan Wuzhou selama tiga tahun!” sindir Hua Fan dengan tatapan mata merendahkan.
__ADS_1
Li Yuchen yang tidak perlu takut akan kehabisan uang karena Zuchen telah mengambil semua uang penyimpana di Istana Kekaisaran sebelum pergi menemui Li Yuchen pun menjadikan dirinya sebagai orang yang terkaya bahkan melibihi Kaisar Legenda saat ini.
“Kau sungguh sangat bodoh dalam menilai orang, Nona tapi maaf saja bahwa aku bukanlah dirimu. Uang sebanyak itu bukanlah masalah bagiku!” ucap Li Yuchen dengan nada suara yang datar dengan ekspresi wajah yang dingin.
Li Yuchen yang mengeluarkan segunung uang dari dalam Giok Naga miliknya dari total lima gunung emas yang dimilikinya pun tidak hanya membuat Hua Fan terdiam tapi juga Ji Zheifeng yang tidak bisa mengedipkan matanya kembali.
Master Qiang dan anggota yang lainnya yang melihat aksi Li Yuchen yang sangat berutal dalam menghabiskan uang tanpa ragu pun membuat semuanya terdiam dengan mata terbuka lebar.
“Apakah uang segini cukup untuk membeli Penginapan ini?” tanya Li Yuchen dengan senyum yang lembut dan ekspresi wajah yang bahagia.
Ji Zheifeng yang akhirnya bisa mendapatkan kesadarannya kembali setelah mendengar Li Yuchen bertanya pun dengan cepat menganggukkan kepalanya.
“Cukup! Cukup sekali! Sangat cukup!” ucap Ji Zheifeng dengan ekspresi wajah yang bingung dan terkejut di saat bersamaan.
Li Yuchen yang telah membeli Penginapan itu pun berjalan maju ke depan ke arah Hua Fan dan tanpa pikir panjang mengusirnya keluar.
“Penginapan ini telah menjadi milikku dan maaf aku sebagai Pemilik Penginapan ini yang baru tidak akan pernah memberikan anda kamar manapun jadi lebih anda keluar dari sini bersama dengann orang-orang anda!” ucap Li Yuchen dengan nada suara yang dingin dengan penekanan di setiap katanya dengan mata yang tajam.
Hua Fan yang tidak pernah dipermaklukan seperti ini seumur hidupnya apalagi dengan dipermalukan di muka umum dan orang yang disukainya pun menjadi sangat marah.
Hua Fan yang berniat untuk menghancurkan Penginapan itu dengan memberikan perintah kepada ketiga Penjaganya untuk bergerak tiba-tiba dihentikan oleh Mu Gecheng.
“Hentikan! Anda tidak boleh melupakan tujuan kita kemari Yang Mulia Putri karenanya kita harus pergi dari sini dan mencari penginapan lainnya sebelum tidak ada lagi satu kamarpun tersedia untuk kita!” ucap Mu Gecheng dengan ekspresi wajah yang dingin.
Hua Fan yang hanya bisa diam dan menelan kemarahannya sendiri pun berbalik arah dan meninggalkan Penginapan tersebut bersama anggotanya yang lain.
“Ini baru permulaannya. Kau masih harus menerima penghinaan lainnya nanti!” ucap Li Yuchen dalam hati dengan senyum yang lebar.
__ADS_1
#Bersambung#
Apakah Li Yuchen akan benar-benar membeli Penginapan itu ataukah hanya sebagai trik agar mengusir Hua Fan pergi? Tebak jawabannya di kolom komentar ya...