
Li Zui yang tau jika yang dilakukan kesalahan tetap tidak biasa diam saja melihat Putra yang sangat diharapkannya kehilangan masa depan karena serangan Li Yuchen.
Li Zui yang tidak ingin memiliki masalah dengan Ketua dan Tetua dari Paviliun Huanfu dan Menara Formasi Shinzu pun meminta maaf.
“Maafkan saya yang telah mengganggu jalannya Pertandingan dan aku sangat tau jika aku tidak boleh melakukan itu tapi...” ucap Li Zui dengan ekspresi wajah yang sedih sambil menatap Li ouyang yang terbaring di tanah.
“Tapi naluriku sebagai Seorang Orangtua tidak bisa diam saja pada Putraku dalam bahaya! Saya harap Para Ketua dan Tetua harap maklumkan saja.
Ketua Xingchen yang tau jika dirinya tidak bisa banyak bicara pun memutuskan untuk mundur dan mencari cara untuk mendapatkan balasan.
Setelah mendapatkan yang diinginkannya, Li Zui pun menatap Li Yuchen dengan tatapan mata curiga dan ekspresi wajah yang tidak dipercaya.
“Apa yang telah kau lakukan pada dirimu? Apakah kau menjual Jiwa padamu Iblis?” tanya Li Zui dengan ekspresi wajah dan nada suara yang curiga.
__ADS_1
Li Yuchen yang mendengar perkataan Li Zui pun tertawa dengan sangat keras hingga membuat Li Zui dan yang lain menjadi bingung dengan respon Li Yuchen.
“Hah! Orang yang kalah akan selalu mencari cara untuk membela drinya agar tidak malu dan hal itu sama seperti yang dilakukan oleh Pamanku tersayang!” ucap Li Yuchen dengan nada suara yang santai tapi dapat didengar oleh semua orang.
“Apakah paman curiga jika aku masuk ke dalam Aliran yang sesat? Tapi sayangnya hal itu tidak pernah terjadi!” ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang menghina.
Li Zui yang tidak ingin melepaskan Li Yuchen pun memutuskan untuk menjatuhkan Li Yuchen dan membantu Li Ouyang untuk menjadi Pewaris Kepala Keluarga Li.
“Huh! Putramu yang tidak bisa mengalahkanku dan sekarang kau mencoba untuk menuduhku untuk menyelamatkan wajah putramu!Sayangnya hal itu tidak akan pernah terjadi Pamanku tersayang!” ucap Li Yuchen dalam hati dengan tatapan mata yang tajam.
Orang-orang yang juga penasaran dengan jawaban Li Yuchen pun akhirnya termakan ucapan Li Zui dan mulai menghina Li Yuchen.
“Hmmm, orang-orang idiot yang tidak punya pendirian ini sungguh tidak pantas mendapatkan perhatianku!” ucap Li Yuchen dalam hati sambil menatap orang-orang yang bersorak menolak kemenangannya dari atas Arena Pertandingan.
__ADS_1
“Paman! Kau sungguh sangat hebat! Kau dapat mengubah situasi yang merugikanmu menjadi menguntungkanmu dalam waktu yang singkat apakah kau juga telah menjual Jiwamu pada Iblis?” tanya Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang merendahkan.
“Ka-kau! Jangan coba memutar balikkan fakta dan menuduhku!” ucap Li Zui dengan ekspresi wajah yang kesal dengan tatapan mata membunuh
“Aku tidak memutar balikkan fakta aku hanya mengatakan seperti yang dikatakan Paman! Paman bisa menuduhku dengan kata-kata itu lalu kenapa aku tidak boleh melakukan hal yang sama denganmu!” sindir Li Yuchen dengan senyum yang jahat.
“Tapi baiklah! Aku akan mengatakan semuanya. Aku memang tidak bisa berkultivasi awalnya tapi aku bertemu dengan seseorang yang membantuku memperbaiki meridianku!” ucap Li Yuchen dengan penuh percaya diri dengan ekspresi wajah yang serius.
“Tidak hanya itu, aku juga melakukan Alkemia dan membuat Formasi sehingga aku berhasil mendapatkan posisi ini!” ucap Li yuchen sambil menunjukkan Lencana Tetua Kehormatan Menara Formasi Shinzu dan Paviliun Huanfu di tangan kanan dan kirinya yang akhirnya membuat semua orang yang melihatnya terkejut.
#Bersambung#
Maafkan Author yang BABnya sedikit Update karena Author sedang sangat sibuk di dunia nyawta tapi nanti akan ada Crazy Update jadi tetap nantikan ya...
__ADS_1