
Kaisar Su Yongkang yang penasaran dengan berita buruk yang ingin disampaikan oleh Jenderal Gong meminta Jenderal Gong berdiri dan menceritakannya.
“Bangunlah! Katakan berita apa yang ingin kau sampaikan?” tanya Kaisar Su Yongkang dengan suara yang datar dengan tatapan mata yang tajam.
“Mohon ampun, Yang Mulia. Serangan Hewan Buas telah terjadi kembali. Saat ini Kota Xilin dan Kota Yunlong sedang diserang oleh Hewan Buas!” ucap Jenderal Gong dengan ekspresi wajah yang serius dengan tatapan mata yang tajam.
Kaisar Su Yongkang yang mendengar hal itu pun menjadi sangat terkejut dan penasaran dengan situasi terkini di Kota Xilin dan Kota Yunlong.
“Lalu bagaimana keadaan Kota Xilin dan Kota Yunlong?” tanya Kaisar Su Yongkang dengan nada suara yang penasaran dengan tatapan mata yang sedikit khawatir.
“Dari informasi yang kami dapatkan saat ini, Kota Xilin sedang dalam keadaan Siaga Satu karena Formasi Perlindungan bintang Limanya telah hancur lalu...” ucap Jenderal Gong dengan suara yang tegas.
“Lalu? Lalu bagaimana dengan Kota Yunlong?” tanya Li Yuchen yang masih berada di tengah Aula dengan nada suara yang khawatir dan tatapan mata yang penasaran.
“Kota Yunlong saat ini sedang dalam posisi bertahan menghadang Lima Ribu Hewan Buas tingkat tinggi dan jika tidak ada bala bantuan maka Kota Yunlong akan diambil alih oleh Hewan Buas!” ucap Jenderal Gong dengan ekspresi wajah yang serius dengan tatapan mata yang penuh keyakinan.
Li Yuchen yang mendengar hal itu pun menjadi sangat khawatir dengan Seo Xiqin yang masih berada di Akademi Yunlong dan berniat untuk segera kembali ke Kota Yunlong lalu tiba-tiba Kaisar memberikan pengumuman penting.
“Siapkan pasukan! Perintahkan kepada seluruh Prajurit untuk berjaga di Perbatasan Kota Kekaisaran dan perintahkan kepada seluruh Pangeran untuk bersiap untuk bertempur!” ucap Kaisar Su Yongkang dengan suara yang keras dengan nada suara yang tegas.
“Tuan Muda Li, tolong tetaplah disini dan buatlah Segel Formasi Perlindungan untuk melindungi Istana Kekaisaran agar tidak ada seorangpun Hewan Buas bisa masuk ke dalam!” ucap Kaisar Su Yongkang dengan tatapan mata yang tajam.
Li Yuchen yang mendengar perintah dari Kaisar Su Yongkang pun dengan tegas menolak permintaan itu dan pergi meninggalkan Istana Kekaisaran begitu saja.
“Maafkan hamba Yang Mulia, saya tidak bisa. Saya tidak bisa mengabulkan permintaan Yang Mulia! Saya mohon izin!” ucap Li Yuchen dengan nada suara yang tegas.
Kaisar Su Yongkang yang tidak terima dengan penolakan yang diterimanya pun menjadi sangat marah dan kesal.
__ADS_1
“Hentikan dia!” ucap Kaisar Su Yongkang yang dengan cepat membuat Penjaga yang ada di pintu gerbang bergerak menghentikan Li Yuchen yang membuat Li Yuchen menatap tajam ke arah Kaisar Su Yongkang.
“Tuan Muda Li, aku tau kau memiliki tingkat rasa kepedulian yang tinggi dan sangat mengetahui mana yang penting dan tidak. Oleh karena itulah aku memintamu untuk membuat Segel Formasi di sini. bukankah melindungi Kaisar dan keturunannya itu penting?” tanya Kaisar Su Yongkang dengan senyum yang lebar.
Li Yuchen yang mendengar pembelaan dari mulut Kaisar Su Yongkang pun tanpa sadar tertawa dengan sangat keras yang membuat semua orang yang ada di Aula itu menatap kebingungan.
“Lalu apakah nyawa orang-orang yang berkorban melindungi Kota mereka itu tidak penting Yang Mulia?” tanya Li Yuchen dengan kata-kata yang terdengar sangat pedas dengan tatapan mata yang sinis.
Namun sebelum Kaisar Su Yongkang mengatakan sesuatu Li Yuchen telah mengatakan sesuatu terlebih dahulu yang akhirnya membungkam mulut Kaisar Su Yongkang.
“Jika Yang Mulia tidak mau dikatakan sebagai Kaisar yang egois maka lebih baik Yang Mulia memberikan saya izin untuk pergi sekarang!” ucap Li Yuchen dengan kata-kata yang kasar.
Pangeran Mahkota Su Lao yang memiliki dendam pribadi kepada Li Yuchen karena diabaikan dalam perjalanan ke Istana pun menggunakan cara ini untuk membuat Li Yuchen semakin dibenci oleh Kaisar Su Yongkang.
“Tuan Muda Li, apa maksud ucapanmu itu? Apa kau sedang berniat melakukan pemberontakan?” tanya Pangeran Mahkota Su Yongkang dengan tatapan mata yang curiga.
“Jika meminta izin kembali dan berniat menyelamatkan orang-orang yang terpenting bagiku disebut pemberontakan maka Yang Mulia Pangeran Su Lao bisa menganggapnya seperti itu!” ucap Li Yuchen dengan tatapan yang sinis dan nada suara yang lancang.
“Yang Mulia Kaisar, saya harap anda menahan emosi anda. Semua yang dikatakan oleh Tuan Muda Li sangat benar. Akan lebih baik jika Kota Yunlong dapat diselematkan?” ucap Ratu Han Lian dengan senyum yang lembut dan ekspresi wajah yang anggun tapi tetap terlihat sangat cantik.
“Benar Ayahanda. Tolong izinkan kami menemani Tuan Muda Li untuk menjadi bantuan menyelamatkan Kota Yunlong!” ucap Pangeran Su Weiguo dengan suara yang lantang dengan ekspresi wajah yang serius sambil berlutut bersama Putri Su Qingqing.
Li Yuchen yang mendengar perkataan Pangeran Su Weiguo pun tersenyum kecil lalu mengalihkan pandangannya ke arah Kaisar Su Yongkang.
Kaisar Su Yongkang yang tidak punya pilihan lain pun akhirnya memutuskan untuk memberikan izinnya kepada Li Yuchen untuk segera kembali.
“Baiklah. Tuan Muda Li, kau ku izinkan untuk kembali tapi kau harus bisa membuat Kota Yunlong berhasil melewati masa krisis ini jika tidak maka kau dan seluruh Keluargamu akan dipenggal!” ancam Kaisar Su Yongkang dengan tatapan mata yang tajam.
__ADS_1
Li Yuchen yang mendengar ancaman yang diberikan oleh Kaisar Su Yongkang pun tersenyum sinis lalu berbalik arah dan mengeluarkan tujuh buah Batu Hitam dari dalam Giok Naga Hitam karena Li Yuchen menyadari batas kemampuannya sendiri.
“Segel Formasi Teleportasi bintang Tiga tidak dapat digunakan dalam situasi darurat seperti ini dan satu-satunya cara adalah dengan membuat Segel Formasi Teleportasi bintang Lima!” ucap Li Yuchen dalam hati dengan ekspresi wajah yang serius.
Li Yuchen yang tidak ingin menghabiskan tenaga dan waktunya untuk hal yang tidak berguna pun melemparkan tujuh buah Batu Hitam ke berbagai tempat dan membuat Pola Bintang Brahmah di hadapan semua orang terutama Kaisar Su Yongkang.
Li Yuchen yang telah berhasil meningkatkan kemampuannya dengan sangat cepat pun dengan mudah membuat Segel Formasi Teleportasi bintang Lima yang membuat Li Yuchen mengalihkan pandangannya ke arah Pangeran Su Weiguo dan Putri Su Qingqng.
“Pangeran Su Weiguo! Putri Su Qingqing! Apakah kalian berdua siap pergi menyelamatkan Kota Yunlong sekarang?” tanya Li Yuchen dengan nada suara yang tegas dan ekspresi wajah yang serius.
Pangeran Su Weiguo dan Putri Su Qingqing yang memahami maksud Li Yuchen pun saling berpandangan sesaat lalu menganggukkan kepalanya.
Li Yuchen yang merasa puas dengan ucapan persetujuan dari Putri Su Qingqing dan Pangeran Su Weiguo pun mengulurkan tangan yang disambut dengan baik oleh keduanya.
Lalu tiba-tiba saat Li Yuchen ingin mengaktifkan Segel Formasi Teleportasinya, Pangeran Mahkota Su Lao yang menyadari tujuan kepergian ketiganya pun mencoba memanggil Li Yuchen dan memintanya untuk menunggunya.
“Tu-Tunggu! Aku ikut! Jangan tinggalkan aku!” ucap Pangeran Mahkota Su Lao dengan nada suara yang keras dengan tubuh yang telah bergerak sendiri mengejar Li Yuchen.
Li Yuchen yang tidak ingin berurusan dengna Pangeran Mahkota Su Lao langsung mengaktifkan Formasinya dan membiarkan Pangeran Su Lao teringgal di belakang.
Ratu Han Lian yang melihat perbuatan bodoh Pangeran Mahkota Su Lao pun tertawa kecil lalu melangkahkan kakinya meninggalkan Aula Utama.
“Selamat menikmati kegagalanmu, Yang Mulia Pangeran Mahkota!” sindir Ratu Han Lian dengan nada suara yang rendah dengan tatapan mata yang merendahkan dengann senyum sinis di sudut bibirnya.
Pangeran Mahkota Su Lao yang merasa sangat direndahkan oleh Ratu Han Lian pun hanya bisa menahan emosinya dengan mengepalkan erat tangannya lalu mengejak kepergian Li Yuchen dan yang lainnya.
“Xiao Wang! Kita pergi ke Kota Yunlong sekarang! Kita pun harus ikut menyelamatkan Kota Yunlong!” teriak Pangeran Mahkota Su Lao dengan suara yang keras dengan tatapan mata yang penuh dengan amarah yang membara.
__ADS_1
#Bersambung#
Apakah Li Yuchen akan sampai tepat waktu? Bagaimana kondisi Kota Yunlong saat Li Yuchen sampai? Lalu bagaimana nasib Kota Xilin yang Segel Formasinya telah hancur? Tunggu jawabannya di BAB selanjutnya ya..