
Mo Mingming bersama kedua sahabatnya Xi Long dan Liu Peng yang melihat Li Yuchen dan Ye Zhin sedang berjalan dengan santai sementara banyak wanita yang berhenti bergerak dan menatap kagum ke arah keduanya pun menjadi kesal.
“Huuh! Apakah wanita-wanita ini tidak tau malu? Bukankah mereka tau jika Kakak Sepupuku sudah memiliki Istri tapi mereka masih saja menatap Kak Yuchen dengan tatapan yang menjijikkan itu!” ucap Mo Mingming dengan ekspresi wajah yang kesal dan tatapan mata yang tajam.
“Sabar! Kau tidak bisa menghentikan mereka untuk tidak menatap Tuan Muda Li karena Tuan Muda Li adalah orang yang hebat jadi wajar saja banyak orang yang mengaguminya!” ucap Liu Peng dengan nada suara yang santai dengan ekspresi wajah cuek.
“Huh! Tapi itu bukan alasan untuk bisa menatap yang bukan milik kita!” ucap Mo Mingming dengan nada suara yang kesal dengan kedua tangan yang berlipat di dada.
“Sudahlah! Jangan pikirkan hal itu. Ming’er jika kau ingin mengajak Tuan Muda Li bergabung satu kelompok dengan kita sebelum didahului oleh tatapan buas dari orang-orang kau tidak sukai itu!” ucap Xi Long sambil menatap ke kiri dan ke kanan ke arah orang-orang yang sedang mengumpulkan keberanian menemui Li Yuchen.
Mo Mingming yang menyadari perkataan Xi Long pun bergerak dengan cepat lalu berlari mendekati Li Yuchen dan Ye Zhin dengan diikuti Xi Long dan Liu Peng di belakangnya.
“Kakak Sepupu! Tunggu!” teriak Mo Mingming dengan suara yang keras sambil mengangkat tangannya mencoba memberikan isyarat kepada keduanya untuk melihat ke arahnya.
Li Yuchen yang mendengar suara Mo Mingming pun berhenti dan menoleh ke belakang lalu memutar tubuhnya bersama dengan Ye Zhin.
Li Yuchen yang mengingat bahwa hubungan pemilik tubuh dan Mo Mingming sangat baik di masa lalu pun memutuskan untuk tetap bersikap baik kepadanya sama seperti sebelumnya.
Ye Zhin yang melihat Mo Mingming dan teman-temannya datang pun memiliki ide yang sangat bagus mengenai Perburuan Musim Gugur sehingga memutuskan untuk bersikap sopan kepada ketiganya.
“Nona Mo! Kita bertemu lagi. Apa kabarmu?” tanya Ye Zhin dengan senyum yang lembut dengan ekspresi wajah yang bersahabat.
“Agh, saya baik, Master Ye! Senang bisa bertemu denganmu lagi. Hmmm, Master Ye... Kakak Sepupu....” ucap Mo Mingming yang tidak bisa melanjutkan kata-katanya dengan ekspresi wajah yang bingung sehingga membuat Li Yuchen mengerutkan alisnya tanpa tak mengerti.
Liu Peng yang menyadari jika Mo Mingming kesulitan mengatakan tujuan mereka menemui Li Yuchen dan Ye Zhin memutuskan untuk membantu.
“Tuan Muda Li, apakah anda sudah mendengar tentang Perburuan Musim Gugu?” tanya Liu Peng dengan tatapan mata yang tajam dengan ekspresi wajah yang serius.
“Tentu saja. Aku baru saja mengatakannya pada Bos. Ada apa? Apakah Nona Mo dan yang lain ingin satu kelompok dengan kami?” tanya Ye Zhin dengan mengatakan tujuan yang ada di dalam pikirannya secara langsung.
__ADS_1
Mo Mingming yang tidak ingin dianggap penakut pun maju dan melanjutkan kata-kata yang sulit diucapkannya sebelumnya.
“Benar, Master Ye. Aku ingin Kakak Yuchen dan Master Ye mau berada satu Kelompok dengan kami selama Perburuan Musim Gugur!” ucap Mo Mingming dengan ekspresi wajah yang serius dan tatapan mata yang tajam dan penuh percaya diri.
Li Yuchen yang mengerti maksud ketiganya pun langsung menjawab permintaan itu yang membuat ketiganya menjadi bengong karena tidak tau harus mengatakan apa selanjutnya.
“Tentu saja. Ayo satu Kelompok!” ucap Li Yuchen dengan singkat dengan nada suara yang jelas dan tegas dan ekspresi wajah yang serius.
“Apakah kau serius Tuan Muda Li?” tanya Xi Long dengan ekspresi wajah yang bingung dengan tatapan mata yang tidak percaya.
“Tentu saja. Apakah kalian menarik kembali ajakannya?” tanya Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang aneh dengan alis yang mengkerut.
“Tidak! Tidak! Tentu saja tidak! Kami sangat senang dan sedikit terkejut mendengar Tuan Muda Li menyetujui permintaan kami dengan sangat mudah!” ucap Liu Peng dengan mata yang terbuka lebar dengan wajah yang tak percaya.
“Memangnya kenapa? Apakah ada yang salah?” tanya Ye Zhin yang juga tidak mengerti karena sebenarnya dirinya juga sedang mencari Kelompok untuk ikut Perburuan Musim Gugur tidak tau siapapun orang di kelompoknya.
“Kami pikir Kakak Yuchen mencari Kelompok dengan spesifikasi tertentu seperti memiliki tingkat kultivasi yang tinggi atau Master Alkemia!” ucap Mo Mingming sambil tertawa kecil menertawakan kebodohan yang ada di dalam pikirannya.
“Bos bukan orang yang seperti itu tenang saja dan Bos tidak membutuhkan Master Alkemia karena Bos sendiri bisa Alkemia!” ucap Ye Zhi dengan santai yang membuat ketiga orang yang ada di depannya berteriak secara bersamaan.
“Apa?!” teriak Mo Mingming, Liu Peng dan Xi Long dengan suara yang sangat keras dengan mata yang terbuka lebar.
“Kak Yuchen benar-benar Master Alkemia? Jadi saat Kak Yuchen pergi bersama Tetua Su saat itu....” ucap Mo Mingming yang tidak bisa melanjutkan kata-katanya karena terlalu banyak informasi yang didapatkannya dalam waktu yang singkat.
“Benar! Aku membicarakan cara membuat Pil karena aku adalah Master Alkemia dan tau cara membuat Pil yang ingi dibuat oleh Tetua Su!” ucap Li Yuchen singkat dengan ekspresi wajah yang cuek.
Li Yuchen yang sudah mengatasi masalah Kelompok untuk Perburuan Musim Gugur pun pergi meninggalkan tempat itu dan meyerahkan sisanya kepada Ye Zhin dan yang lainnya.
“Maafkan aku. Aku ada urusan lain saat ini jadi bisakah kalian mengurus pendaftarannya!” ucap Li Yuchen dengan nada suara yang sopan.
__ADS_1
“Tentu saja Tuan Muda Li. Serahkan saja padaku!” ucap Xi Long dengan tatapan mata yang berbinar karena kagum dengan ekspresi wajah yang percaya diri.
Xi Long memiliki tubuh yang sangat besar dan juga kekar dan Xi Long sangat mengagumi orang-orang yang kuat dan hebat sehingga saat mengetahui bahwa Li Yuchen adalah Master Alkemia dan Master Formasi pun menjadi sangat mengagumi Li Yuchen.
Li Yuchen yang telah kehilangan waktunya untuk pergi mendapatkan hadiahnya pun pergi menuju ke Ruang Senjata.
Li Yuchen yang telah sampai di Ruang Senjata tidak sengaja bertemu dengan Master Zhuo yang menguji di Ujian Pertama.
“Selamat siang, Master Zhuo!” ucap Li Yuchen dengan sopan karena tidak ingin mencari masalah karena dirinya tidak ingin berpisah dari Seo Xiqin.
“Agh! Apakah kau Li Yuchen yang memenangkan Juara Pertama di Penerimaan Murid Akademi Yunlong kemarin?” tanya Master Zhuo dengan ekpsresi wajah yang bingung dengan tatapan mata yang penasaran.
“Benar sekali, Master!” ucap Li Yuchen dengan suara yang tegas dan tatapan mata yang tajam.
“Apakah kau datang kemari karena ingin mendapatkan hadiahmu? Jika benar maka kau bisa langsung naik ke lantai tiga dan aku akan mengantarmu!” ucap Master Zhuo dengan ekspresi wajah yang percaya diri dan senyum yang lebar.
“Terima kasih untuk kemurahan hati Master Zhuo!” ucap Li Yuchen dengan sikap yang sopan dan nada suara yang lembut.
Master Zhuo yang pergi menuntun Li Yuchen pun berjalan di depannya menaiki tangga satu per satu dan saat keduanya telah sampai di lantai tiga Master Zhuo pun membuka pintu lalu mempersilahkan Li Yuchen masuk.
Li Yuchen yang baru pertama kali masuk ke Ruang Senjata lantai tiga pun menjadi sangat terkejut melihat dirinya seperti berada di luar angkasa dengan banyak bintang di atas langit.
“Karena kau telah menang maka kau berhak memilih satu buah Senjata yang ada di dalam Ruang Senjata ini dan tidak akan ada seorangpun yang akan marah padamu tapi kau harus bisa menaklukan Senjata yang telah kau pilih.” ucap Master Zhuo dengan ekspresi wajah yang tiba-tiba berubah serius.
“Bintang yang kau lihat saat ini bukanlah Bintang biasa karena di dalam Bintang itu terdapat senjata yang kau cari!” ucap Master Zhuo lagi sambil menunjukkan puluhan bahkan ratusan bintang yang ada di depannya.
“Aku memperingatkanmu bahwa kau hanya boleh mengambil satu bintang dan bisa atau tidaknya kau menaklukannya itu tergantung padamu!” ucap Master Zhuo dengan senyum yang licik dengan tatapan mata yang tajam.
Li Yuchen yang mendengar perkataan Master Zhuo pun menatap semua Bintang yang ada di atas kepalanya satu per satu meskipun begitu Li Yuchen tidak mengetahui apapun tentag bintang yang harus dipilihnya lalu tiba-tiba sesuatu terjadi.
__ADS_1
#Bersambung#
Apa yang terjadi ya saat Li Yuchen memilih Bintang untuk Senjatanya? Tunggu jawabannya di BAB selanjutnya ya...