Kelahiran Kembali Kaisar Legenda

Kelahiran Kembali Kaisar Legenda
BAB 154. Perjanjian Menguntungkan


__ADS_3

Li Yuchen yang mendengar nada penasaran dari Ye Zhin pun menjadi ikut penasaran dan semakin khawatir dengan Seo Xiqin yang pergi berbelanja sendiri.


“Katakan! Ada apa?” tanya Li Yuchen dengan nada suara yang penasaran sambil berjalan keluar setelah berganti pakaian.


“Hmm, saat di lantai dua, Nyonya Bos seakan tertarik dengan sebuah pedang yang rusak dan berkarat bahkan sikap Nyonya Bos seperti seseorang yang menemukan barang yang sangat berharga.” Ucap Ye Zhin yang mengingat ulang kejadian yang ada di lantai dengan nada suara yang bingung.


“Kau tidak perlu memikirkan masalah itu. Biarkanlah itu menjadi urusan Istriku. Aku ingin tau apakah kau mendapatkan informasi lain tentang Makam Kuno?” tanya Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang serius dengan tatapan mata yang tajam.


“Hmmm, aku mendapatkan informasi bahwa orang yang membuat Makam tersebut meninggalkan Warisannya di sana dan tidak hanya itu aku juga mendengar akan ada Tripod Naga Emas Surgawi yang merupakan Tripod nomor Dua di daftar.” Ucap Ye Zhin dengan ekspresi wajah yang santai karena merasa jika informasi yang diberikannya adalah informasi yang biasa.


“Tripod Naga Emas Surgawi?” ucap Li Yuchen mengulang perkataan Ye Zhin dengan ekspresi wajah yang terlihat sangat serius dengan alis yang naik ke atas seperti sedang mengingat sebuah informasi.


“Apakah itu benar Tripod Naga Emas Surgawi? Sepertinya aku harus benar-benar ikut dalam ekspedisi ini karena Tripod Naga Emas Surgawi adalah Tripod yang hanya dimiliki oleh-Nya.” Ucap Li Yuchen dalam hati dengan ekspresi wajah yang serius dan tatapan mata yang tajam sambil mengingat sosok seorang Pria yang terlihat samar di dalam pikirannya.


“Apakah ada informasi lainnya?” tanya Li Yuchen yang langsung saat Ye Zhin yang biasanya berisik menjadi pendiam dengan ekspresi wajah yang datar.


“Tidak ada Bos!” ucap Ye Zhin sambil menggelengkan kepala dengan nada bicara yang santai.


“Baiklah. Kau boleh kembali dan persiapkan dirimu dengan baik saat Ekspedisi di mulai.” Ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang serius.


“Tentu saja Bos. Bos tidak perlu khawatir.” Ucap Ye Zhin dengan penuh percaya diri dengan tawa kecil sambil memukul dadanya sedikit keras.


“Baguslah!” ucap Li Yuchen yang tersenyum sedikit dan mengangguk kepala dengan mata yang terpejam sebentar.


Ye Zhin yang telah pergi pun membuat Li Yuchen memikirkan ulang tentang semua informasi yang didapatnya.


“Tripod Naga Emas Surgawi adalah Tripod kelas tinggi yang aku miliki dan aku berikan kepada Kun Liang sebagai Penghargaan untuk Bakatnya. Setelah menerima Trpod itu aku sama sekali tidak mendengar kabar tentangnya. Jika Makam ini miliknya, aku jadi penasaran apa yang sebenarnya telah terjadi.” Gumam Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang penasaran.


Di sisi lain, Seo Xiqin yang mendengar perkataan Permaisuri Ji pun memejamkan matanya dan berkonsentrasi mengingat kembali ingatan masa lalu yang sempat terlupakan olehnya.


Seo Xiqin yang selalu mendapatkan perlakuan yang tidak adil dari orang-orang di sekitarnya sempat mencoba keluar secara diam-diam dari Kediaman Keluarga Seo untuk mencari Tanaman Obat di Hutan agar dapat ditukar dengan uang yang akhirnya bisa digunakan untuk menyembuhkan Luka di tubuh Sui’er dan Luo’er akibat disiksa oleh Seo Wan’er.

__ADS_1


“Sui’er! Luo’er! Kalian tenang saja, aku tidak akan membiarkan kalian berdua meninggal. Aku pasti akan mendapatkan obat untuk menyelamatkan kalian berdua.” Ucap Seo Xiqin dengan ekspresi wajah yang sedih dengan tekad yang kuat sambil memakai mantel hangatnya berjalan keluar dari Halamannya diam-diam.


Saat Seo Xiqin berada di dalam Hutan, dirinya tidak sengaja bertemu dengan Hewan Buas yang membuat dirinya berlari menyelamatkan diri hingga akhirnya terjatuh ke dalam sebuah lubang yang sangat dalam.


“Agh! Tidak! Tolong! Tolong! Tolong! Agh!” teriak Seo Xiqin dengan sangat keras saat dirinya dikejar hewan buas lalu terjatuh ke dalam lubang.


Seo Xiqin yang terjatuh pun mencoba bangun setelah kesadarannya kembali pulih tapi seperti kata pepatah di setiap musibah akan ada hal baik yang menyertai. Seo Xiqin yang menemukan banyak sekali Tanaman Obat juga melihat ada seorang pria dengan jubah hitam yang menutupi kepalanya sedang terduduk bersandar pada sebuah batu.


“Wah! Banyak sekali Tanaman Obat di dalam sini. Jika aku bisa membawanya keluar, aku bisa menjual semuanya dan mendapatkan obat untuk menyembuhkan Sui’er dan Luo’er.” Ucap Seo Xiqin dengan ekspresi wajah yang sangat ceria sambil mencoba berjalan mendekat yang tiba-tiba membuat Seo Xiqin merasakan sakit di pergelangan kakinya.


“Agh! Kakiku!” teriak Seo Xiqin dengan sangat keras dengan wajah yang meringis kesakitan sambil terduduk memegang pergelangan kakinya yang terkilir.


“Tidak! Aku tidak boleh manja. Aku harus menahan rasa sakit ini. Aku harus bisa keluar dan membawa semua Tanaman Obat itu!” ucap Seo Xiqin lagi dengan ekspresi wajah yang menahan sakit sambil berjalan menuju ke Tanaman Obat.


“Siapa orang ini? Kenapa dia ada di sini?” ucap Seo Xiqin yang bingung dengan nada suara yang bingung sambil berjalan mendekati pria yang sedang terduduk bersandar di batu dengan tatapan mata yang penasaran.


Seo Xiqin yang telah berjalan hanya satu meter dari Pria Berjubah itu tiba-tiba ditarik dengan paksa. Seo Xiqin yang masih belum pulih setelah terjatuh ke dalam lubang tidak memiliki kekuatan untuk melawan hingga akhirnya membuat Seo Xiqin terpaksa menerima nasibnya.


Seo Xiqin yang akhirnya tersadar pun menjadi sangat terkejut dan mengakui bahwa semua yang dikatakan oleh Permaisuri Ji padanya adalah kebenaran.


“Jadi setelah malam itu, aku telah menjadi wanitanya! Hah! Ha..ha..ha..” ucap Seo Xiqin dengan ekspresi wajah yang campur antara sedih, bahagia dan juga miris.


Permaisuri Ji yang melihat respon Seo Xiqin tidak bisa mengatakan apapun karena baginya sepahit apapun itu, itu adalah kenyataan yang harus diterima Seo Xiqin.


“Kau sudah mengetahui semuanya. Kau harus mencari cara untuk bisa bertahan di kehidupan kali ini karena jika kau gagal juga maka tidak akan ada kesempatan lagi.” ucap Permaisuri Ji dengan ekspresi wajah yang sedih dan putus asa.


“Jika kali ini jika aku menemui kematian maka aku tidak akan bisa bereinkarnasi lagi?” tanya Seo Xiqin dengan ekspresi wajah penasaran yang langsung mendapatkan jawaban dari Permaisuri Ji.


Seo Xiqin yang menyadari situasinya pun mencoba berdamai dengan dirinya sendiri dan mencoba mencari solusi untuk masa depannya.


“Sepertinya, saat aku memasuki Dunia Kultivasi dimana sangat berbeda dengan yang terjadi di masa lalu, aku bisa bertemu denganmu di Alam Bawah Sadarku bahkan kau pun bisa terbebas dari Bongkahan Es yang telah mengurungmu selama ini.” Ucap Seo Xiqin yang mencoba mengutarakan pendapatnya.

__ADS_1


“Benar sekali dan sepertinya jika kau bisa mencapai tingkat tertentu aku dapat terbebas dari rantai ini yang memungkinkan jiwaku bebas.” Ucap Permaisuri Ji yang tanpa sadar mengatakan yang ada di dalam pikirannya.


Seo Xiqin yang mendengar perkataan Permaisuri Ji pun tersenyum sinis lalu menatap tajam sambil berkata, “Jadi ini kebebasan adalah alasanmu membantuku untuk menjadi kuat!”


“Aku mengerti. Aku tidak perlu tau apa yang ingin kau lakukan setelah bebas nanti tapi aku berpikir ini adalah penawaran yang bagus.” Ucap Seo Xiqin dengan tatapan mata yang tajam.


“Apa sekarang kau percaya padaku dan bersedia menerima bantuanku?” tanya Permaisuri Ji dengan penuh semangat dengan ekspresi wajah yang cerah.


“Sama sepertinya halnya dirimu yang tidak bisa mengatakan semua kebenarannya tentang dirimu. Aku juga tidak bisa percaya padamu sepenuhnya. Kita hanya melakukan perjanjian yang menguntungkan diri kita masing-masing.” Ucap Seo Xiqin dengan penuh percaya diri sambil berjalan maju ke depan.


“Kau yang akan mendapatkan kebebasanmu dan aku yang akan mendapatkan kekuatan untuk melindungi diriku dan orang-orangku!” ucap Seo Xiqin dengan senyum percaya diri dengan tatapan mata yang tajam dan ekspresi wajah yang serius.


“Hmmm, baiklah. Perjanjian yang menguntungkan. Aku setuju!” ucap Permaisuri Ji yang ikut tersenyum senang.


“Karena kita telah mencapai kesepakatan, bisakah kau mengembalikanku ke dunia nyata?” tanya Seo Xiqin dengan tatapan mata yang tajam.


“Kau hanya tinggal memusatkan pikiranmu dan kau bisa kembali dengan sendirinya.” Ucap Permaisuri Ji dengan santai.


“Lalu bagaimana jika aku ingin masuk ke dalam alam bawah sadarku dan bertemu denganmu?” tanya Seo Xiqin yang tidak mengerti apapun dengan ekspresi wajah yang polos.


“Kau tidak bisa kemari sesuka hatimu karena jika kau terus kemari maka nyawamu akan dalam bahaya. Kau hanya akan dapat kemari jika jiwamu terancam dan aku dapat memanggilmu kemari dengan menggunakan sisa kekuatanku dan aku akan tidur panjang.” Ucap Permaisuri Ji dengan ekspresi wajah yang sedih dan tatapan mata yang pasrah.


“Tidur yang panjang? Jadi kau tidak akan membisikkan apapun padaku lagi?” tanya Seo Xiqin yang belum mengerti semuanya karena perkataan Permaisuri Ji yang ambigu.


“Tidak untuk selamanya, aku akan terbangun hingga kau berhasil di tingkatan tertentu yang dapat memulihkan beberapa persen kekuatanku.” Ucap Permaisuri Ji dengan ekspresi wajah yang putus asa.


“Jangan khawatir, aku tidak akan melupakan Perjanjian kita. Kau tingkatkan kekuatanmu dengan cara yang aku berikan dan pelajari jurus yang aku kirim ke dalam kepalamu. Sudah waktunya kau kembali, aku sudah tidak sanggup lagi.” Ucap Permaisuri Ji dengan ekspresi wajah yang serius.


Seo Xiqin yang mengikuti saran dari Permaisuri Ji pun akhirnya kembali ke dunia nyata. Seo Xiqin yang terduduk di kursi pun terdiam dengan kepala tertunduk dengan berbagai hal yang memenuhi pikirannya.


#Bersambung#

__ADS_1


Hmmm, bagaimana apakah semakin seru? Beberapa BAB selanjutnya akan segera menceritakan tentang Li Yuchen bersama yang lain menjelajahi Makam Kuno. Penasaran? Jangan lewatkan Bab selanjutnya ya..


__ADS_2