
Chen Luei yang telah lepas dari Li Yuchen pun kehilangan keseimbangan tubuhnya dan bahkan kedua kakinya pun menjadi mati rasa.
Pria Tua yang terus bersama Chen Luei pun langsung menghampiri Chen Luei dengan tatapan mata yang cemas dan khawatir lalu keduanya pun pergi meninggalkan tempat tersebut dengan cepat.
Sementara itu, Li Yuchen yang tidak menyukai wanita seperti Chen Luei pun menjadi sangat kesal hingga memutuskan untuk ke sebuah Restoran Mewah dan memesan berbagai macam menu makanan yang mewah.
"Bos, aku ingin makan daging yang dipanggang dan sayuran yang segar. Aku sangat bosan makan makanan kering selama Perjalanan!" ucap Ye Zhin dengan nada suara yang protes.
"Maaf, apakah ada yang saya bisa bantu, Tuan-Tuan?" tanya Seorang Pelayan Pria dengan sikap yang sopan dan senyum yang ramah.
"Tolong sajikan semua makanan dan minuman yang terenak di Restoran ini segera!" ucap Li Yuchen dengan nada suara yang tegas.
"Agh! Sajikan dua porsi untuk setiap menu makanan dan bawakan Arak terbaik disini juga dua kendi bear!" ucap Ye Zhin dengan ekspresi wajah yang ceria.
Pelayan yang mendengar perkataan Li Yuchen dan Ye Zhin pun terdiam sesaat terutama saat melihat pakaian Li Yuchen dan Ye Zhin yang biasa saja.
Li Yuchen yang dapat dengan mudah menebak maksud dari perubahan ekspresi dari Pelayan yang melayaninya pun mengeluarkan sekantong tael emas dari dalam Giok Naga Hijau Emas.
"Apakah uang segini cukup? Aku sangat lapar jadi jangan membuatku menunggu lama!" ucap Li Yuchen dengan nada suara yang dingin dan tatapan mata yang tajam.
"Cu-cukup Tuan. Mohon menunggu sebentar. Saya akan segera membawakan makanan anda.” Jawab Pelayan tersebut dengan nada suara yang gagap sambil melihat jumlah uang yang sangat banyak lalu dnegan cepat bergerak membawakan semua pesanan Li Yuchen dan Ye Zhin.
Tak butuh waktu lama, makanan yang dipesan itu akhirnya sampai. Li Yuchen dan Ye Zhin yang telah sangat bosan dengan makanan kering pun merasa jika keinginan terbesarnya untuk makan makanan yang segar telah terpenuhi pun merasakan jika nafsu makan keduanya meningkat tajam.
Namun di sela-sela sesi makan keduanya, keduanya mendengar sekelompok orang yang ada i meja di belakang mereka berbicara dengan penuh semangat.
“Apakah kau mendengar berita tentang Sekte Langit yang sedang menerima Murid Baru?”
“Agh, aku juga mendengarnya tapi aku tidak tau apakah itu benar atau bohong.”
__ADS_1
“Semua berita itu benar dan aku mengetahuinya dari Pamanku yang bekerja di Istana Kekaisaran!”
“Aku dengar Sekte Langit akan membuka Penerimaan Murid Baru di Gunung Ming Hao yang telah hancur karena Kaisar Legenda Terdahulu yang meninggal karena gagal dalam Terobosannya!”
“Hmmm, jika seperti itu maka kita harus ikut dan mendaftar! Jika kita menjadi Murid dari Sekte Langit maka kita pasti akan dihargai dan disegani di Tiga Daratan!”
“Agh, jangan lupa kalau Kaisar Legenda Terdahulu adalah Murid Inti dari Sekte Langit dan Kekuatannya sangatlah hebat tapi sayang beliau mendapatkan akhir yang tak terduga!”
Li Yuchen yang mendengar orang-orang membicarakan dirinya dan juga Sekte tempatnya tinggal sewaktu muda pun tidak bisa menutupi perasaan marah, kesal dan rindunya secara sempurna.
“Bos, ada apa? Apakah makanannya tidak enak? Jika kau sudah kenyang, apakah aku boleh memakan sisanya? Hehehe..” ucap Ye Zhin dengan tawa kecil dan senyum yang lebar serta tatapan mata buas yang siap menghabiskan semua makanan yang ada di atas meja dalam sekejap mata.
“Jangan rakus! Aku masih belum kenyang! Aku akan memakan ini juga tapi jika kau merasa kurang, kau bisa memanggil Pelayan dan memesan lagi!” jawab Li Yuchen dengan nada suara yang dingin sambil memfokuskan matanya pada makanan yang ada di depannya.
Meskipun Li Yuchen telah merasa lebih baik setelah memakan beberapa daging bakar. Li Yuchen tetap memikirkan semua yang dikatakan orang-orang tersebut.
“Di Kehidupan yang lalu aku adalah Murid Sekte Langit dan itu tidak akan berubah karena aku pun akan menjadi Murid Sekte Langit juga di kehidupan ini!” ucap Li Yuchen dalam hati dengan tekad yang membara.
“Aku ingin pergi ke Gunung Ming Hao dan mengikuti Seleksi Penerimaan Murid Baru dari Sekte Langit yang akan diadakan satu minggu lagi dari sekarang!” ucap Li Yuchen dengan nada suara yang tegas.
“Sekte Langit? Apakah kau mengetahui informasi tentang Sekte Langit yang dikatakan orang-orang itu?” tanya Ye Zhin dengan ekspresi wajah yang penasaran dengan mata yang terbuka sambil bersandar di kursi dengan sangat santai.
“Sekte Langit adalah satu-satunya Sekte yang memiliki tempat dengan Energi Surga dan Neraka yang sangat banyak. Sehingga siapapun yang bisa menjadi Murid dari Sekte Langit akan menjadi orang hebat dan kuat karena memiliki sumber daya yang melebihi orang lain biasanya!” ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah serius.
“Apakah sebagus itu, Bos? Aku merasa jika Energi di Daratan Wuzhou sangat berbeda dengan yang dimiliki Daratan Danzong kita tapi aku masih belum menyadarinya!” gumam Ye Zhin dengan alis yang mengkerut bingung.
“Itu karena Daratan Danzong hanya memiliki Energi Langit dan Bumi dengan tingkat sedangkan Daratan Wuzhou memiliki Energi Surga dan Neraka. Perbedaan keduanya sangat jauh karena itulah kita bisa dikatakan Daratan Rendah dan memilki orang-orang yang lemah!” jawab Li Yuchen dengan nada suara yang tegas.
“Jika seperti itu maka aku akan ikut bersamamu, Bos. Aku akan ikut mendaftar menjadi Murid dari Sekte Langit!” ucap Ye Zhin dengan percaya diri dan nada suara yang sedikit tinggi.
__ADS_1
Li Yuchen yang mendengarnya menjadi sangat senang dan tersenyum kecil tapi tiba-tiba orang-orang yang berada di belakang Li Yuchen mengatakan sesuatu yang membuat Ye Zhin kesal dan marah.
“Apakah mereka pikir menjadi Murid Sekte Langit itu sangat mudah? Dasar Idiot!” sindir salah seorang pria dengan nada suara yang merendahkan.
“Mereka berdua bukanlah idiot tapi keledai yang ingin menjadi kuda petarung! Sangat lucu, bukan Kak Lei? Hahahaha....” ucap salah satunya dengan tawa yang sangat keras diikuti oleh yang lain sehingga membuat semua orang yang ada di ruangan tersebut ikut tertawa bersama.
“Apa kau bilang? Beraninya kau menghinaku!” teriak Ye Zhin dengan suara yang sangat keras sambil memukul meja yang ada di depannya dengan sangat keras dengan mata yang terbuka lebar dengan ekspresi wajah yang kesal.
“Hentikan! Kau tidak perlu melayani perkataan orang gila atau kau pun akan menjadi gila!” sindir Li Yuchen sambil melirik ke arah sekelompok orang yang menghina dirinya dan Ye Zhin dengan tatapan mata yang dingin dan tajam.
Pria yang pertama kali melontarkan kata-kata kasar itu ternyata tidak bisa terima dengan ucapan dan sikap Li Yuchen sehingga tanpa pikir panjang mengalirkan Energinya ke tinjunya lalu mengarahkannya ke arah Li Yuchen.
Li Yuchen yang malas melayani orang yang akan cepat mati karena tidak bisa menjaga dan mulutnya itu pun hanya mengaktifkan Formasi dengan pikirannya tanpa bergerak sedikitpun.
Li Yuchen yang membuat Formasi Perlindungan yang tidak terlihat itu pun dengan cepat menahan serangan kuat dari Lei dan di saat bersamaan Li Yuchen memasang sebuah tembok transparan yang memisahkan Lei dan temannya.
“A-apa ini? Tembok apa ini? Lepaskan aku! Keluarkan aku dari sini!” teriak Lei dengan nada suara yang gagap dan ekspresi wajah yang panik.
Ketiga temannya yang ikut terkejut dengan perubahan situasi itu pun mundur beberapa langkah hingga membuat Lei yang terkurung berteriak memaki ketiga teman-temannya.
Li Yuchen yang melihat sikap ketiga temannya itu pu memandang sangat sinis karena mengingat penghianatan yang terjadi padanya di Kehidupan yang lalu.
“Orang-orang ini tidak pantas disebut teman ataupun sahabat dan mereka pantasnya untuk dihukum bersama karena tak ada bedanya mereka berempat!” ucap Li Yuchen dalam hati dengan mata yang sangat dingin.
Li Yuchen yang telah membuat keputusan pun tanpa menunda waktu membuat keempatnya terkurung dalam Formasi bintang Tujuh dan membuat sebuah Petir menyambar keempatnya sebanyak tiga kali hingga akhirnya membuat keempatnya terbaring ke lantai dan tak sadarkan diri.
“Aku sudah kenyang dan nafsu makanku hilang. Sebaiknya kita pergi dan mencari Penginapan Ye Zhin!” ucap Li Yuchen sambil berbalik arah meninggalkan Restoran sambil meletakkan satu kantong tael emas lagi di atas meja.
“Oke, Bos!” ucap Ye Zhin dengan semangat yang membara dan senyum yang lebar karena merasa sangat puas telah melihat orang yang menghina dirinya dan Li Yuchen terbaring tak berdaya di bawah kakinya.
__ADS_1
#Bersambung#
*Note* Selama Perjalanan menuju Daratan Wuzhou, Li Yuchen melakukan Latihan Tertutup di dalam Giok Naga Hijau Emas untuk menstabilkan Kekuatannya yang baru saja menerobos dan berlatih untuk meningkatkan kemampuan Alkemia dan Formasinya jadi sekarang Li Yuchen di Level Legenda tingkat Satu dengan Master Alkemia dan Master Formasi bintang Tujuh