Kelahiran Kembali Kaisar Legenda

Kelahiran Kembali Kaisar Legenda
BAB 210. Menepati Janji


__ADS_3

Sui'er yang mengetahui bahwa Li Yuchen bukanlah Pria pengampun apalagi pemaaf pun menjadi curiga dengan Li Yuchen.


"Ada apa? Kenapa kau menatapku seperti itu?" tanya Li Yuchen dengan ekspresi wajah dan nada suara yang datar.


"Hmmm, tidak ada. Aku hanya penasaran. Apakah Tuan Besar benar-benar memaafkan Tuan Muda Zhou?" tanya Sui'er dengan ekspresi wajah yang penasaran dengan nada suara yang bingung.


"Bagaimana menurutmu?" tanya Li Yuchen balik dengan senyum jahat dengan ekspresi wajah yang sinis dengan tatapan mata yang menyipit.


"Hmmm, menurutku Tuan Besar tidak akan mungkin memaafkan Tuan muda Zhou dengan mudah setelah yang dilakukannya sebelumnya!" ucap Sui'er dengan ekspresi wajah yang polos sambil menatap penasaran ke arah Li Yuchen.


Li Yuchen yang tidak ingin menjawab pertanyaan Sui'er pun terus berjalan menuju ke tujuannya.


Sementara itu, Zhou Zhan yang merasakan jika tangan kanannya tidak bisa mengalirkan Energinya pun langsung memanggil Tabib.


"Tuan muda, Tabib sudah datang!" ucap seorang Penjaga dengan ekspresi wajah yang datar dengan sikap yang sopan dengan kepala tertunduk ke bawah.


"Biarkan dia masuk dan memeriksaku!" ucap Zhou Zhan dengan ekspresi wajah yang senang dengan nada suara yang terburu-buru.


Tabib yang mengikuti perkataan Zhou Zhan hanya bisa memasang wajah bersalah dan sedih setelah mendiagnosa tubuh Zhou Zhan sambil menggelengkan kepalanya sebentar yang membuat Zhou Zhan menjadi cemas.


“Ada apa, Tabib? Kenapa ekspresimu seperti itu? Apa yang telah terjadi padaku?” ucap Zhou Zhan dengan terburu-buru dengan ekspresi wajah yang khawatir.


“Setelah saya memeriksa semuanya, Tuan Muda tidak menderita sakit apapun. Tuan Muda hanya mengalami masalah pada Titik Meridian di tangan sebelah kanan.” Ucap Tabib dengan ekspresi wajah yang serius dengan tatapan mata yang tegas.


“Bagaimana hal itu bisa terjadi? Lalu apakah Tabib bisa memperbaiki Meridian saya yang bermasalah itu?” tanya Zhou Zhan dengan nada suara yang penasaran dengan ekspresi wajah yang penuh harap.


“Maafkan saya. Saya tidak bisa melakukan apa-apa untuk masalah ini, Tuan Muda!” ucap Tabib dengan ekspresi wajah yang bersalah.


Zhou Zhan yang marah pun menendang Tabib itu hingga jatuh ke lantai dengan ekspresi wajah yang marah sambil melemparkan beberapa barang yang ada di sekitarnya hingga hancur dan pecah.


Sementara itu, Li Yuchen yang telah berada di depan Paviliun Huanfu langsung mendapatkan sambutan yang hangat dari Tetua Tian yang ternyata sudah menunggu kedatangan Li Yuchen.


“Selamat datang, Tetua Li! Silahkan masuk dan ikuti saya!” ucap Tetua Tian dengan ekspresi wajah yang bersahabat dengan senyum yang lembut sambil berjalan memimpin jalan.

__ADS_1


“Terima kasih, Tetua Tian. Apa yang bisa saya bantu untuk Tetua?” tanya Li Yuchen yang berjalan berdampingan dengan Tetua Tian dengan sangat akrab dengan diikuti Sui’er dari belakang.


“Sebetulnya saya ingin meminta bantuan kepada Tetua Li untuk memberikan demonstrasi Pembuatan Pil Terobosan atau Pil Penyembuh.” Ucap Tetua Tian dengan senyum yang kaku dengan ekspresi wajah yang kaku sambil berjalan menuju Aula Pertemuan.


“Tetua Li tidak perlu memikirkan masalah Tanaman Obat yang dibutuhkan. Tetua Li dapat menggunakan Tanaman Obat sebanyak yang dibutuhkan dan Tetua Li boleh mengambil tiga Tanaman Obat yang ada di Ruang Penyimpanan.” Ucap Tetua Tian dengan penuh percaya diri dengan ekspresi wajah yang serius.


“Baiklah. Jika seperti itu aku setuju.” Ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang pasrah sambil tersenyum puas.


Li Yuchen yang mengikuti Tetua Tian pun memasuki Ruang Aula. Li Yuchen yang melihat Tripod yang sedang berdiri tegak di tengah ruangan pun tersenyum sinis.


“Ternyata Tetua Tian telah mempersiapkan semuanya tapi maaf sepertinya aku akan mengecewakannya!” ucap Li Yuchen dalam hati dengan senyum sinis dengan tatapan mata yang merendahkan.


Li Yuchen yang berdiri di samping Tetua Tian pun menjadi pusat perhatian semua orang yang ada di sana tidak terkecuali Master Alkemia yang ternyata sudah mendengar kedatangan Li Yuchen.


“Apakah dia benar-benar Seorang Tetua? Kenapa aku meragukannya?”


“Hmmm, aku tidak tau. Lihat saja umurnya sangat muda. Bagaimana bisa dia memiliki kemampuan Alkemia yang tinggi?”


Tetua Tian yang melihat tatapan bingung dan tidak percaya orang-orang pun tidak mau peduli dan fokus dengan tujuan kedatangannya.


“Silahkan, Tetua Li!” ucap Tetua Tian lagi sambil menatap Li Yuchen dengan senyum yang lembut dengan ekspresi wajah yang bersahabat.


“Terima kasih!” ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah dan nada suara yang datar sambil berjalan mengabaikan semua orang yang tidak percaya dengan kemampuannya.


Li Yuchen yang tidak ingin memakai Tripod yang telah disediakan pun meminta Master Alkemia yang lain untuk menyingkirkan Tripod tersebut dan menggantinya dengan Tripod miliknya.


Li Yuchen yang memiliki Tripod yang terbaik di Tiga Daratan pun mengeluarkannya di hadapan semua orang yang akhirnya membuat semua orang yang melihatnya menjadi terkejut.


“Lihat itu! Bukankah itu Tripod Surga Neraka?”


“Benar! Itu adalah Tripod Nomor Satu di Tiga Daratan!”


“Tetua Li sangat hebat karena bisa memiliki Tripod yang sangat bagus seperti itu!”

__ADS_1


Li Yuchen yang memulai Proses Alkemianya pun memasukkan semua Tanaman Obat ke dalam Tripod dan menyalurkan Api Berapi Hitam yang membuat semua orang merasa kebingungan dan aneh.


“Tidak! Apa yang dilakukan Tetua Li? Kenapa dia memasukkan semua Tanaman Obat itu ke dalam Tripod secara bersamaan?”


“Tidak hanya memasukkan semua Tanaman Obat bersama-sama. Tetua Li juga langsung menyalurkan Api Berapi Hitamnya secara langsung!”


Li Yuchen yang tidak perduli dengan perkataan orang-orang pun melanjutkan Proses Alkemianya hingga akhirnya Tripod tersebut mengeluarkan wangi obat yang sangat harum.


Dalam waktu singkat, Li Yuchen yang telah menyelesaikan Proses Alkemianya pun membuka Tripod dan mengeluarkan semua Pil yang ada di dalamnya.


Li Yuchen yang dapat membuat Pil Terobosan sebanyak lima puluh butir dalam sekali Proses Alkemia pun membuat semua orang kagum dan terkejut dan membuat wanita-wanita muda yang awalnya meremehkan Li Yuchen menjadi penggemar utama Li Yuchen.


Sui’er yang mendapatkan tugas dari Seo Xiqin untuk menjauhkan Li Yuchen dari wanita-wanita yang ingin menggodanya pun langsung memasang ekspresi wajah yang waspada dan berdiri di hadapan Li Yuchen.


“Tuan Besar, sudah waktunya anda kembali. Bibi Yi sudah melaporkan jika Pelatihan Tertutup Nyonya telah selesai.” Ucap Sui’er dengan ekspresi wajah yang datar dengan suara yang tegas dengan nada suara yang ditinggikan.


“Agh! Pelatihan Tertutup Qier telah selesai. Baiklah. Kita Menara Formasi Shinzu sekarang!” ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang bahagia dengan senyum yang bahagia.


Li Yuchen yang tidak ingin menunda pertemuannya dengan Seo Xiqin pun langsung berpamitan dengan Tetua Tian.


“Baiklah. Tetua Li. Saya tidak akan mengganggu kepergian anda. Saya akan menunggu kedatangan anda untuk mengambil Tanaman Obat yang telah saya janjikan!” ucap Tetua Tian dengan ekspresi wajah yang bahagia.


Li Yuchen yang tidak perduli dengan orang lain karena yang ada dipikirannya adalah Seo Xiqin pun tanpa pikir panjang langsung membuat Segel Formasi Teleportasi tingkat Tiga yang membuat semua orang yang ada di dalam Aula semakin terkejut.


“Tu-tunggu! Apa yang aku lihat salah? Apakah Tetua Li tadi baru saja membuat Segel Formasi?” ucap salah seorang Master Alkemia yang ada di sana dengan ekspresi wajah yang bingung.


“Benar! Aku juga melihatnya. Apakah aku sudah berhalusinasi?” ucap Master Alkemia lain dengan nada suara yang tidak percaya.


“Kalian semua tidak berhalusinasi. Tetua Li tidak hanya Master Alkemia tapi juga Master Formasi yang juga Seorang Tetua Kehormatan di Menara Formasi Shinzu. Jadi jika dikemudian hari kalian bertemu dengan Tetua Li. Ingat! Jangan pernah menyinggungnya!” ucap Tetua Tian dengan nada suara yang tegas dengan ekspresi wajah yang serius dan tatapan mata yang tajam.


Semua orang yang mendengar perkataan Tetua Tian pun menganggukkan kepala sebagai tanda persetujuan dengan ekspresi wajah yang patuh.


#Bersambung#

__ADS_1


Apa yang akan terjadi selanjutnya? Apakah Zhou Zhan akan bisa mengalirkan energinya kembali? Tanaman Obat apa yang diinginkan Li Yuchen? Baca BAB selanjutnya ya..


__ADS_2