Kelahiran Kembali Kaisar Legenda

Kelahiran Kembali Kaisar Legenda
BAB 343. Meninggalkan Daratan Danzong


__ADS_3

Empat hari pun berlalu, Li Yuchen dan Ye Zhin yang akan segera pergi ke Daratan Yunzan bersama Nanggong Ruan, Yun Tianxing dan Han Mouyun pun bertemu di tempat yang telah dijanjikan.


Nanggong Ruan dan dua anggota lain yang akan menjadi wakil Daratan Danzong menyadari bahwa Kekuatan Li Yuchen telah meningkat lagi pun merasa sangat tertantang tapi tidak merasakan perasaan iri sama sekali.


“Tuan Muda Li sangat hebat! Dia bisa menaikkan tingkatan Kultivasinya beberapa tingkat hanya dalam beberapa hari saja! Sungguh orang yang jenius!” ucap Nanggong Ruan dengan tatapan mata yang kagum.


“Aku dulu sangat bodoh karena terhasut ucapan Zhou Zhan dan memusuhi orang yang tak seharusnya aku jadikan musuh. Kali ini aku tidak akan melakukan kesalahan yang sama. Aku akan menjadikannya rivalku dalam Kultivasi agar aku bisa menjadi lebih kuat lagi!” ucap Yun Tianxing dalam hati dengan tekad yang kuat.


“Ayah mengatakan padaku untuk tidak membuat Tuan Muda Li sebagai musuhku dan sebagai Kepala Keluarga Han di masa depan maka aku akan memanfaatkan ini untuk membuat hubungan baik dengan Tuan Muda Li!” ucap Han Mouyun dengan ekspresi wajah yang serius.


Sementara itu, Kaisar Su Yongkang yang telah hadir bersama Permaisuri dan Ratunya serta Para Pangeran dan Putri pun mengambil posisinya di depan semua orang.


Kaisar Su Yongkang yang mengantar kepergian Li Yuchen dan yang lainnya ke Pertandingan Persahabatan Tiga Generasi secara langsung pun memberikan beberapa patah kata.


“Hari ini adalah Hari dimana kalian berlima pergi mewakili Daratan Danzong mencetak sejarah. Bertahun-tahun, Daratan Danzong mengikuti Pertandingan Persahabatan Tiga Generasi dan selalu mendapatkan kegagalan tapi kali ini Daratan Danzong pasti akan menang!” teriak Kaisar Su Yongkang suara yang lantang dengan semangat yang membara.


“Demi Daratan Danzong, kerahkanlah semua kemampuan kalian untuk bisa meraih kemenangan!” ucap Kaisar Su Yongkang dengan ekspresi wajah yang bahagia.


“Aku! Kaisar saat ini Daratan Danzong berjanji akan mengabulkan permintaan kalian yang berhasil mengharumkan nama Daratan Danzong asalkan permintaan itu dapat diterima dengan baik!” ucap Kaisar Su Yongkang dengan suara yang lantang dengan ekspresi wajah yang serius dan keyakinan penuh.


Tepat setelah Kaisar Su Yongkang bicara, Master Qiang yang memiliki hubungan baik dengan salah seorang Master Alkimia di Daratan Yunzan pun menjadi orang yang akan menjadi pemandu kelimanya di Daratan Yunzan.


“Semuanya pasti sudah mengenalku tapi aku akan memperkenalkan diriku lagi. Aku akan bertugas memberikan panduan kepada kalian saat di Daratan Yunzan dan membantu saat Pertandingan Persahabatan Tiga Daratan!” ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang bersahabat dan senyum yang ramah.


Kelimanya yang mendengar perkataan Master Qiang pun merasa sangat bersyukur karena mereka tidak dilepas begitu saja saat di Daratan Yunzan.


Waktu yang tepat untuk melakukan perpindahan dari Daratan Danzong ke Daratan Yunzan pun akan segera habis sehingga dua Ketua dan satu Tetua dari Menara Formasi Shinzu pun bersiap di posisinya.

__ADS_1


Ketua Xingchen, Ketua Zhi dan Tetua Chang yang betanggungjawab untuk membuat Portal Formasi menuju Daratan Yunzan pun memulai prosesnya.


Ketiganya yang merupakan Master Formasi bintang Empat dan Lima pun membuat Segel Formasi dengan bantuan Kristal Energi pun akhirnya bisa membuatnya dengan sempurna meski dengan ukuran yang tidak terlalu besar.


“Formasinya telah selesai dibuat. Kepada semua Peserta untuk segera memasuki Portal karena Portal ini tidak akan bertahan lama!” teriak Ketua Zhi dengan suara yang lantang dengan ekspresi wajah yang serius.


Master Qiang yang mengetahui sulitnya membuat Formasi Teleportasi Berbeda Daratan pun berjalan duluan memasuki Portal lalu diikuti Li Yuchen dan yang lainnya dari belakang.


Li Yuchen dan Ye Zhin yang telah terbiasa menggunakan Teleportasi tidak merasakan efek mual dan muntah saat berpindah tempat tapi hal itu sangat berbeda dengan tiga orang lainnya.


Nanggong Ruan, Yun Tianxing dan Han Mouyun yang mengalami efek samping tersebut pun muntah-muntah beberapa kali sehingga membuat Master Qiang memutuskan untuk istirahat.


“Pusat Kota di Daratan Yunzan sebenarnya ada di depan kita tapi karena kondisinya tidak memungkin maka lebih baik kita istirahat disini saja lebih dulu beberapa jam!” ucap Master Qiang dengan tatapan mata yang sedikit khawatir.


Li Yuchen yang ternyata mendapatkan Pil untuk mengatasi masalah ini dari Luo’er saat dirinya diperintahkan ke Paviliun Huanfu pun memberikan Pil tersebut satu per satu ketiganya.


“Itu tidak perlu! Kita akan melanjutkan perjalanan dan beristirahat di Penginapan di Kota itu!” ucap Li Yuchen dengan nada suara yang tegas yang membuat yang lain menatap bingung ke arah Li Yuchen.


Master Qiang yang merupakan Master Alkemia bintang Empat dan dapat mengenali Pil yang diberikan Li Yuchen pun tersenyum senang.


“Tidak disangka ternyata Tuan Muda Li juga menyiapkan Pil ini dan memang sangat pantas dirinya diberi jabatan Tetua Paviliun Huanfu Kota Jinlin karena kehebatannya dalam membuat Pil dan mengenali Tanaman Obat tidak perlu diragukan lagi!” ucap Master Qiang dalam hati dengan senyum yang lebar.


Nanggong Ruan yang percaya bahwa Li Yuchen tidak akan melakukan hal buruk karena telah berkali-kali ditolong Li Yuchen di Reruntuhan Kuno pun dengan keyakinan penuh mengambil Pil tersebut dan menelannya.


Yun Tianxing dan Han Mouyun yang melihat tindakan Nanggong Ruan tanpa perasaan ragu sama sekali pun mengikutinya dengan menelan Pil yang diberikan Li Yuchen.


Hanya dalam waktu beberapa menit, perasaan tidak nyaman itu menghilang dan wajah ketiganya yang pucat kembali segar.

__ADS_1


Master Qiang yang melihat ketiganya telah pulih kembali pun memimpin kelimanya untuk memasuki Pusat Kota di Daratan Yunzan.


Namun saat Master Qiang pergi menemui Penjaga Gerbang sambil menunjukkan kartu identitasnya sebagai Utusan dari Daratan Danzong tiba-tiba Kereta Kuda milik He Zheng yang merupakan Putra Tertua Kediaman He datang dan mengambil antrian.


“Minggir! Orang-orang Daratan Rendah harus memberikan Tuan Muda kami jalan!” ucap seorang Penjaga yang duduk di samping Kusir dengan suara yang lantang dengan nada yang merendahkan.


Yun Tianxing yang tidak terima karena antriannya diambil orang lain sementara mereka telah menunggu selama setengah jam dengan orang lain yang juga ingin masuk pun menjadi marah.


“Apa maksud ucapanmu? Apa kau tidak bisa bersikap sopan? Mengantrilah seperti yang lainnya!” teriak Yun Tianxing dengan nada suara yang tinggi dengan wajah yang marah.


“Apa kau bilang? Orang-orang dari Daratan Rendah ini memang sangat bodoh beraninya mereka berteriak di hadapan kereta kuda Tuanku! Apakah mereka ingin kehilangan nyawanya disini!” ucap Penjaga itu dengan suara tawa yang sangat kencang dengan diikuti suara tawa dari orang-orang lain yang berasal dari Daratan Yunzan.


Master Qiang yang mengenali lambang yang ada di Kereta Kuda itu pun menghadang Yun Tianxing untuk bertindak.


“Tenangkan dirimu! Dia hanyalah seorang bawahan dan kita tidak punya waktu untuk melayani pembicaraan yang tidak penting itu!” ucap Master Qiang dengan nada suara berbisik di balik telinga Yun Tianxing.


“Yang dikatakan oleh Master Qiang benar. Kita tidak perlu meladeni mereka. Kita memiliki masih memiliki kesempatan untuk mempermalukan mereka di Pertandingan Pesahabatan nanti!” ucap Nanggong Ruan yang ikut membujuk Yun Tianxing agar tidak meledak.


“Kita akan mengalahkan orang yang ada di dalam Kereta Kuda dan membuatnya berlutut dan meminta maaf untuk kejadian ini nanti!” ucap Han Mouyun dengan ekspresi wajah yang serius dengan tatapan mata yang tajam.


Namun, He Zheng yang dapat mendengar perkataan yang diucapkan oleh keempatnya untuk menenangkan Yun Tianxing yang marah hanya tersenyum tipis dengan tatapan mata menghina sambil mengibaskan kipasnya dengan anggun.


Penjaga yang melihat Yun Tianxing tidak melawan lagi pun melajukan kereta kuda yang ditumpanginya masuk ke dalam Kota dengan kepala tertegak ke atas dengan tatapan mata yang merendahkan.


Li Yuchen yang tidak pernah menerima pernghinaan apapun pada dirinya di kehidupan yang lalu ataupun kehidupan sekarang pun tersenyum kecil ke arah kereta kuda yang dinaiki He Zheng.


“Hmmm, orang-orang dari Daratan Danzong tidaklah bodoh ataupun lemah sehingga dapat ditindas dengan mudah oleh orang lain!” ucap Li Yuchen dengan senyum misterius dengan tatapan mata yang tajam.

__ADS_1


#Bersambung#


Hmmm, Li Yuchen sudah memiliki niat dan juga pikiran yang jahat. Kira-kira apa yang akan dilakukan olehnya ya? Tebak di kolom komentar ya...


__ADS_2