Kelahiran Kembali Kaisar Legenda

Kelahiran Kembali Kaisar Legenda
BAB 333. Lima Pintu


__ADS_3

Li Yuchen yang masuk ke dalam Istana Laut pun melihat sebuah ruangan yang sangat besar dan megah dengan warna emas yang mendominasi dan saat Li Yuchen mengalihkan pandangannya ke Zuchen. Li Yuchen tidak melihat tubuh Gurita Raksasa tapi tubuh Hewan Suci Qilin yang sangat dikenalnya.


Li Yuchen yang penasaran alasan Zuchen bisa berada di dalam salah satu Formasi yang ada di dalam Reruntuhan Kuno pun memutuskan untuk bertanya.


“Zuchen! Apa yang terjadi padamu setelah kau terlahir di dalam tubuh Gurita Raksasa itu?” tanya Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang penasaran.


“Saat aku memasuki tubuh Gurita ini, Gurita ini sedang bertarung dengan manusia-manusia yang mencoba mengambil wilayahnya!” ucap Zuchen dengan nada suara yang datar.


“Aku yang sangat yakin bahwa Gurita ini telah mati saat pertarungan itu pun mengambil alih semuanya dan mengalahkan semua manusia itu lalu mempertahankan wilayah ini dan membuatnya tersembunyi dari manusia!” Ucap Zuchen dengan suara yang tegas.


“Namun beberapa minggu yang lalu, aku merasakan aura kehidupan Tuan muncul di Daratan ini makanya aku membuka kembali wilayah ini dan berharap Tuan Muda akan datang!” ucap Zuchen dengan ekspresi wajah yang terharu.


“Dan keputusanmu tidaklah salah. Kau berhasil bertemu denganku dengan menunjukkan adanya Harta Karun di dalam Reruntuhan Kuno ini!” ucap Li Yuchen sambil tersenyum puas.


Li Yuchen yang mengikuti Zuchen dari belakang akhirnya sampai di sebuah tempat yang dipenuhi dengan beberapa pintu di sisi kiri dan kanan.


“Tuan, Pintu-pintu ini menyimpan semua Harta Karun yang aku bawa dari Istana Legenda!” ucap Zuchen dengan suara yang tegas.


Li Yuchen yang membuka pintu itu satu per satu pun melihat berbagai macam Harta Karun yang disimpan olehnya.


“Aku tidak menyangka jika kau berhasil membawa semua ini bersamamu! Ternyata kau sangat berbakat dalam hal ini!” puji Li Yuchen dengan senyum yang lebar sambil menatap Hewan Suci Qilin yang ada di sampingnya.


Li Yuchen yang melihat tumpukan emas di dalam Pintu Pertama pun langsung memindahkannya ke dalam Giok Naga Hijau Emas dan membuat Gunung Emas yang sangat tinggi.


Li Yuchen yang juga menemukan Ratusan Juta Pil Bulan Murni dalam tingkatan Sempurna pun memindahkan semuanya ke dalam Giok Naga Hijau Emas.


“Aku tidak menyangka ternyata Pil Bulan Murni yang dijaga oleh tiga Mayat Hidup dalam Sebuah Formasi itu ternyata tidaklah lebih tinggi kualitasnya dari Pil Bulan Murni yang ada di dalam sini!” gumam Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang datar.


“Tentu saja, Bos! Karena Pil Bulan Murni yang ada di sana hanyalah Pil kelas dua dan aku hanya akan menyimpan Pil kelas Satu untuk diberikan kepada Bos!” ucap Zuchen dengan nada suara yang percaya diri.


Li Yuchen yang mendengar ucapan Zuchen pun merasa sangat senang lalu membuka pintu ketiga yang ada di hadapannya.


“I-ini... Apakah ini semua Jurus yang aku simpan di dalam Ruang Hartaku?” tanya Li Yuchen kepada Zuchen yang ada di sampingnya.

__ADS_1


“Tentu saja, Tuan. Aku sudah membawa semuanya bersamaku tapi aku meletakkan satu atau dua Jurus Level Surgawi tingkat Menengah di salah satu tempat di dalam Reruntuhan ini sebagai hadiah kepada orang yang bisa mendapatkannya!” ucap Zuchen dengan suara yang bersalah.


“Aku mengerti. Aku tidak akan menyalahkanmu!” ucap Li Yuchen dengan senyum yang lembut dengan nada suara yang menyejukkan.


“Meskipun Zuchen memberikan Jurus-jurus kepada orang lain. Aku sudah membaca semuanya meskipun aku tidak mempelajari semua jurus yang ada di dalam sini!” gumam Li Yuchen dengan suara yang rendah sambil memindahkan semua Buku Jurus itu ke dalam Giok Naga Hijau Emas.


Li Yuchen yang lanjut membuka pintu ke empat tidak menyangka akan bertemu dengan Pedangnya yang tertinggal di Puncak Gunung Ming Hao.


“Pedang Kaisar Langit Tao!” teriak Li Yuchen dengan mata yang terbuka lebar dengan ekspresi wajah yang terkejut dengan suara yang lantang.


“Aku langsung mengambil Pedang milik Tuan saat Penghianat Hua Ping itu menghajar Tuan lalu aku mengejar untuk menyelamatkan Tuan di Jurang tapi ternyata ketiga Selir s***an itu menyerangku dari belakang!” ucap Zuchen dengan ekspresi wajah yang bersalah.


“Ini bukan salahmu. Ini salahku yang tidak menyadari niat buruk yang mereka miliki!” ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang tenang.


Li Yuchen yang kemudian mengambil Pedang Kaisar Langit Tao miliknya itu pun menggoreskan ujung jarinya hingga akhirnya darah mengalir dan membuat Pedang Kaisar Langit Tao menyadari Li Yuchen sebagai Tuannya lagi.


Li Yuchen yang menyimpan Pedang Kaisar Langit Tao ke dalam Giok Naga pun memutuskan untuk ke Pintu Kelima.


Namun saat Li Yuchen masuk. Li Yuchen tidak menemukan apapun di dalam pintu tersebut lalu menatap bingung ke arah Zuchen.


“Ruangan ini memang kosong Tuan karena Ruangan ini adalah Ruangan yang sangat spesial karena Ruangan ini bisa menarik semua Harta Karun yang tersebar di dalam Reruntuhan ini kemari!” ucap Zuchen dengan ekspresi wajah yang serius.


Zuchen yang ingin menunjukkan buktinya kepada Li Yuchen pun berdiri di tengah-tengah ruangan lalu menyalurkan semua Energinya ke seluruh tempat yang memiliki Harta Karun.


Dalam waktu singkat, semua Harta Karun yang tersebar di dalam Reruntuhan Kuno berpindah tempat ke hadapan Li Yuchen.


Li Yuchen yang melihat banyak sekali Harta Karun di depan matanya pun memfokuskan matanya pada sebuah telur yang sangat familiar.


"Apakah itu telur Hewan Suci Qilin?" tanya Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang penasaran sambil berjalan mendekatkan tangannya ke atas telur tersebut.


Namun saat Li Yuchen meletakkan tangannya, Li Yuchen merasakan hal aneh dan berbeda saat dirinya memegang Telur Burung Phoenix.


"Qilin yang ada di dalam telur ini sangat lemah dan akan sangat sulit untuk menetas!" ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang serius.

__ADS_1


Meskipun Li Yuchen mengetahui kenyataan itu, Li Yuchen tetap menyimpan telur tersebut ke dalam Giok Naga Hijau Emas bersama dengan Harta yang lain.


Tepat setelah semua Harta Karun itu berpindah tempat, sebuah getaran yang sangat keras pun mulai terasa.


"Ada apa ini? Sepertinya Istana ini akan hancur!" ucap Li Yuchen dengan mata yang terbuka lebar dengan ekspresi wajah yang serius.


"Tuan, anda harus keluar dari tempat ini karena rempat ini akan hancur dan tidak hanya itu bahkan Reruntuhan ini akan hancur berkeping-keping!" ucap Zuchen dengan suara yang tegas.


Tepat setelah Li Yuchen keluar, Istana Laut itu pun hancur menjadi puing-puing. Ye Zhin dan Shanyuan yang melihay Li Yuchen muncul pun langsung pergi menemuinya.


"Tuan Muda, apakah anda baik-baik saja?" tanya Ye Zhin dengan nada suara yang khawatir dengan ekpresi wajah yang penasaran.


"Aku baik-baik saja karena itu kita harus segera pergi dari sini!" ucap Li Yuchen dengan nada suara yang tegas.


Zhuchen yang tak ingin Li Yuchen terjebak di tempat itu pun membuka Portal yang lansung menuju ke pintu luar.


"Anda harus kembali dan membalas mereka semua Tuan. Oleh karena itu, anda harus segera keluar dari sini!" ucap Zhuchen sambil menunjuknke arah sebuah Portal.


Li Yuchen yang mengarahkan pandangannya ke arah Ye Zhin dan Shanyuan pun memberikan kode agar keduanya pergi terlebih dahulu.


Ye Zhin dan Shanyuan yang percaya pada Li Yuchen sepenuhnya pun menurut tanpa ada pertentangan apapun.


Lalu di saat Li Yuchen ingin memasuki Portal, Li Yuchen membalik tubuhnya dan menatap Zhuchen yang sedang berwujud Gurita Raksasa.


"Aku akan membantumu kembali ke wujudmu yang asli Zhuchen. Oleh karena itu, ikutlah denganku. Kita dapat berjuang bersama-sama lagi seperti dulu!" ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang serius.


Zhuchen yang telah menunggu tawaran itu sejak awal pun dengan cepat menganggukkan kepalanya dan mendekat ke arah Li Yuchen.


Li Yuchen yang sadar jika Zhuchen tidak akan bisa bertahan tanpa air pun memasukkan Zuchen ke dalam Kolam Obat yang ada di dalam Giok Naga Hijau Emas.


"Aku tidak akan membalaskan dendam ini sendiri. Kita akan membalas mereka bersama karena itu kau juga harus berkembang menjadi lebih kuat!" ucap Li Yuchen dengan semangat membara.


#Bersambung#

__ADS_1


Apakah Li Yuchen akan keluar dengan selamat? Lalu bagaimana dengan orang-orang dari Daratan Yunzan dan Kelompok Nangggong Ruan? Apakah mereka juga selamat? Tunggu jawabannya di BAB selanjutnya ya..


__ADS_2