Kelahiran Kembali Kaisar Legenda

Kelahiran Kembali Kaisar Legenda
BAB 194. Hukuman Ye Rui dan Wu Ruxin


__ADS_3

Keesokan paginya, Li Yuchen yang telah bangun lebih awal melihat Seo Xiqin yang tertidur dengan sangat nyenyak di sampingnya pun tersenyum lebar.


“Mulai saat ini kau adalah milikku seuntuhnya!” gumam Li Yuchen yang memeluk Seo Xiqin di lengannya sambil mencium kening Seo Xiqin dengan lembut yang akhirnya membuat Seo Xiqin terbangun.


“Hoaammmm! Aaghh!” gumam Seo Xiqin dengan ekspresi wajah yang masih mengantuk sambil meregangkan tubuhnya yang tiba-tiba merasakan sakit di seluruh tubuhnya.


Li Yuchen yang melihat nada suara meringis Seo Xiqin pun menoleh dengan senyum jahil dan ekspresi wajah yang misterius.


“Selamat pagi!” ucap Li Yuchen dengan lembut di balik telinga Seo Xiqin sambil menciumi pundak sebelah kanan Seo Xiqin.


“Agh! Chen gege!” ucap Seo Xiqin yang terkejut dengan mata yang langsung terbuka lebar dengan ekspresi wajah yang memerah karena malu.


Seo Xiqin yang mengingat kejadian yang terjadi semalam pun merasa sangat malu dan mencoba menyembunyikan dirinya di balik selimut tapi dihentikan oleh Li Yuchen.


“Tidak ada perlu malu! Tidak ada yang perlu disembunyikan bukankah semalam Chen gege sudah melihat semuanya dan merasakan semuanya!” bisik Li Yuchen dibelakang telinga Seo Xiqin dengan ******* nafas yang sampai di telinga Seo Xiqin.


Seo Xiqin yang tidak ingin lebih lama bersama Li Yuchen pun mencoba untuk bangun tapi terhenti karena pinggangnya tiba-tiba terasa sangat sakit.


Li Yuchen yang melihat Seo Xiqin terdiam di tempat duduknya dengan setengah bagian tubuh tertutup membuat Li Yuchen tidak rela melepaskan Seo Xiqin pergi.


“Qier!” gumam Li Yuchen yang langsung memeluk bagian tubuh Seo Xiqin dan mencium tengkuk lehernya yang akhirnya membuat wajah Seo Xiqin semakin memerah.


“Che-chen gege! I-ini sudah pagi!” ucap Seo Xiqin dengan suara terbata-bata dengan ekspresi wajah yang malu dan sikap yang kikuk.


“Kenapa dengan pagi hari? Apakah Qier lapar? Bagaimana dengan makan Chen gege saja?” bisik Li Yuchen dengan nada suara yang menggoda dengan senyum yang misterius dan tatapan mata yang tajam dan wajah yang memiliki daya pikat yang tinggi.


Li Yuchen yang tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan saat dirinya bisa menghabiskan waktu bersama Seo Xiqin lebih lama pun menarik Seo Xiqin terbaring di tempat tidur dan mencium bibirnya dengan sangat lembut hinga membuat Seo Xiqin terhanyut.


“Chen gege!” panggil Seo Xiqin dengan desah nafas yang tidak teratur setelah ciuman intens yang baru saja terjadi dengan wajah yang memerah.

__ADS_1


Li Yuchen yang tidak bisa mengendalikan nafsunya pun langsung bergerak menjelajahi ulang setiap inci sudut tubuh Seo Xiqin dan mengulangi yang terjadi semalam sekali lagi.


Setelah beberapa jam berlalu, Seo Xiqin yang akhirnya bisa sarapan pagi di saat matahari telah tinggi pun memasang wajah kesal dan tatapan mata yang tajam ke arah Li Yuchen.


“Qier! Makanlah Sup Gingseng! Ini sangat bagus untuk kesehatanmu. Jangan khawatir aku akan memberikanmu terapi akupuntur dan memberikan pijatan yang lembut untuk mengurangi rasa sakit di pinggangmu!” ucap Li Yuchen dengan senyum yang kaku dan bersalah sambil menatap Seo Xiqin yang hanya mendapatkan respon pengabaian.


“Hmmm!” dengus Seo Xiqin yang kesal karena Li Yuchen yang terus menerus tidak mengizinkannya untuk membersihkan diri dan mengganti pakaian.


“Ini semua adalah salah Chen gege dan Chen gege harus bertanggung jawab!” ucap Seo Xiqin dengan ekspresi wajah yang kesal dengan nada suara yang tinggi.


“Tenang saja Qier! Jika Qier sampai hamil, Chen gege tidak akan pernah meninggalkan Qier lagipula kita sudah menikah!” ucap Li Yuchen dengan polos dengan ekspresi wajah yang cuek yang membuat Seo Xiqin memasang wajah kesal dengan dua tangan yang terkepal.


Sui’er dan Luo’er yang mendengar percakapan Seo Xiqin dan Li Yuchen pun hanya tersenyum dan tertawa kecil dengan ekspresi wajah yang bahagia.


Di sisi lain, Semua Master Alkemia yang mengetahui perbuatan Ye Rui yang menyebabkan Paviliun Huanfu mengalami kerugian yang besar karena telah kehilangan dua orang Tetua yang memiliki kemampuan Alkemia yang tinggi pun membuat aliansi bersama untuk menurunkan Ye Rui.


“Ketua Ye, anda sudah tidak memiliki kemampuan untuk bisa memimpin Paviliun Huanfu lagi harap mengundurkan diri!”


“Tidak hanya itu, karena sikap anda yang tidak profesional menyebabkan Paviliun Huanfu mengalami kerugian yang sangat besar karena telah membuat Paviliun Huanfu kehilangan dua orang Master Alkemia tingkat Tiga!”


“Benar! Ketua Ye anda sudah tidak pantas memimpin Paviliun Huanfu harap segera mengundurkan diri.


Teriakan protes semua Master Alkemia yang berkumpul di dalam ruangannya membuat Ye Rui yang duduk di kursinya pun menundukkan kepala dengan tangan yang terkepal dengan sangat erat.


Ye Rui yang tidak bisa mempertahankan posisinya sebagai Ketua Paviliun Huanfu tanpa dukungan Tetua Han dan Master Alkemia lain yang menjadi pengikutnya.


“Sial! Kenapa hal ini terjadi padaku? Seharusnya semua orang memujaku dan menatapku dengan tatapan mata yang kagum!” ucap Ye Rui dalam dalam hati dengan ekspresi wajah yang tertekuk kesal.


Di tempat yang berbeda, Wu Ruxin yang dipanggil oleh Wu Peng bersama Tetua Menara Formasi Shinzu dan beberapa Master Formasi Senior ke ruangan Rapat hanya bisa berdiri diam dengan kepala tertunduk ke bawah dengan tatapan mata yang kosong.

__ADS_1


“Master Formasi Wu Ruxin mulai saat ini, keanggotaan anda telah dinonaktifkan selama enam bulan dan anda tidak bisa menerima hak istimewa yang selama anda rasakan!” ucap Wu Peng dengan tatapan mata yang tajam dan ekspresi wajah yang dingin serta nada suara yang tegas.


“A-apa? Ti-tidak! Tolong jangan lakukan itu!” ucap Wu Ruxin dengan ekspresi wajah yang memelas dengan tatapan mata yang pilu sambil menetaskan air mata.


Wu Ruxin yang terus menerus mencoba meminta keringanan membuat tatapan mata semua orang yang tertuju ke arahnya semakin tajam dan merendahkan.


Ye Zhin yang mendapatkan informasi mengenai hukuman Wu Ruxin dan penurunan posisi Ye Rui pun bergerak cepat melaporkan semuanya kepada Li Yuchen.


“Bos!” panggil Ye Zhin yang tiba-tiba muncul di hadapan Li Yuchen yang sedang duduk di ruang kerjanya dengan ekspresi wajah yang serius.


“Ada apa?” tanya Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang datar dan dingin dengan tatapan mata yang tajam.


“Bos! Ye Rui telah diturunkan posisinya sebagai Ketua Paviliun Huanfu dan digantikan oleh Master Sun lalu Wu Ruxin dihukum dengan dinonaktifkan keanggotaannya sebagai Master Formasi di Menara Formasi Shinzu.” Ucap Ye Zhin dengan ekspresi wajah yang datar dan nada suara yang tegas.


“Itu memang pantas untuk didapatkan keduanya. Kematian adalah hukuman yang sangat baik untuk orang yang berani menggangguku dan Qier!” ucap Li Yuchen dengan nada suara dan ekspresi wajah yang dingin.


Ye Zhin yang memiliki satu hal lagi yang ingin disampaikannya pun mengatakannya kepada Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang bingung.


“Bos! Tetua Han dan Ketua Wu terus memohon dapat bertemu denganmu!” ucap Ye Zhin dengan ekspresi wajah yang bingung dengan tatapan mata yang cemas.


Li Yuchen yang mendengar perkataan Ye Zhin pun terdiam dan sambil menatap ke luar jendela dengan ekspresi wajah yang dingin.


“Aku memang memiliki kekuatan untuk melindungi diriku dan Qier tapi aku tidak bisa melindungi Ayah dan Ibu dari pemilik tubuh ini saat diriku jauh!” ucap Li Yuchen dalam hati sambil memikirkan semua hal secara rasional.


“Aku membutuhkan kekuatan untuk mendukungku. Aku memang membutuhkan Paviliun Huanfu dan Menara Formasi Shinzu untuk menekan Pamanku dan orangnya dan merebut kembali posisi yang seharusnya dimiliki Pemilik tubuh ini!” ucap Li Yuchen lagi dalam hati dengan ekspresi wajah yang tegas dan tatapan mata yang tajam.


“Aku rasa keduanya telah mendapatkan hukuman yang setimpal dan bahkan akibat dari perbuatannya saat ini Qier telah menjadi milikku seutuhnya!” ucap Li Yuchen lagi dalam hati sambil berbalik arah menatap Ye Zhin.


“Bawa Tetua Han da Ketua Wu kemari secara rahasia. Aku tidak ingin ada siapapun yang tau masalah ini. Aku ingin dengar apa yang ingin keduanya katakan!” ucap Li Yuchen dengan nada suara yang dingin dan ekspresi wajah yang datar.

__ADS_1


#Bersambung#


Hmmm, Ye Zhin sengaja sampaikan berita hukuman Wu Ruxin dan Ye Rui lalu bahas tentang Tetua Han dan Wu Peng. Apakah ada udang dibalik batu? Hehehe tebak dikolom komentar ya..


__ADS_2