Kelahiran Kembali Kaisar Legenda

Kelahiran Kembali Kaisar Legenda
BAB 362. Mulut, Pikiran dan Hati yang Kotor


__ADS_3

Li Yuchen yang merasa sangat lelah dengan pembicaraannya dengan Nanggong Ruan pun keluar dari Penginapan sambil memakai Topeng Naga Emas yang telah ditanggalkannya saat identitasnya ketahuan di Daratan Danzong.


Li Yuchen yang mengeluarkan Bulu Burung Phoenix yang ditinggalkan untuknya lalu mengalirkan Energi miliknya ke ujung Bulu Burung Phoenix.


“Melayani orang yang belum tentu bisa membalas budi lebih baik aku pergi menemui Qier!” ucap Li Yuchen dengan senyum yang lebar.


Bulu Burung Phoenix yang telah mendapatkan Energi dari Li Yuchen pun terbang ke atas dan bergerak dengan cepat ke sebuah tempat.


“Sekarang tunjukkan padaku tempatnya! Tunjukkan tempat keberadaan Qier dan Phoenix!” ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang serius dengan tatapan mata yang tajam.


Li Yuchen yang tak ingin kehilangan jejak Bulu Burung tersebut pun mengikuti dengan kecepatam tinggi.


“I-Ini... Bulu Burung Phoenix menghilang ke dalam Kediaman itu. Apakah Qier tinggal disana selama dirinya ada di Daratan Yunzan?” tanya Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang penasaran sambil bersembunyi di balik pohon besar yang ada di seberang tempat tinggal Seo Xiqin.


“Aku tidak akan tau kebenarannya jika aku tidak mencoba mencari tau! Aku akan mencoba masuk sekarang!” gumam Li Yuchen dengan tekad yang kuat.


Li Yuchen yang telah mendapatkan peringatan dari Burung Phoenix bahwa dirinya harus berhati-hati dengan Kepala Penjaga yang selalu ada di dekat Seo Xiqin pun menghilangkan aura keberadaannya dan masuk ke dalam dengan sangat lincah.


Li Yuchen yang tidak tau pasti tentang keberadaan Seo Xiqin pun menyelinap masuk ke dalam memeriksa setiap bangunan satu per satu hingga akhirnya mendapatkan informasi yang sangat berguna.


“Hmmm, aku merasa Nona Muda dari Keluarga Mu dari Daratan Wuzhou itu sangat sombong! Kenapa dia tidak mau kita melayaninya dan hanya membiarkan Pelayan yang dibawanya yang melakukan semuanya?”


“Huuh! Menyebalkan sekali! Aku pun merasa begitu! Apakah dia pikir kita ini tidak bisa melayaninya dengan baik ya?”


“Aku tidak tau dan itu membuatku sangat kesal hanya memikirkannya!”


Li Yuchen yang tidak senang ada orang lain yang menghina Seo Xiqin di hadapannya pun menjadi sangat marah.


Li Yuchen yang tidak ingin membiarkan orang-orang itu bebas mengatakan hal buruk tenang Seo Xiqin begitu saja pun memutuskan untuk memberikan kedua pelayan itu pelajaran.


Li Yuchen yang membawa beberapa racun yang diberikan Shanyuan kepadanya tiba-tiba mendapatkan ide yang sangat bagus.

__ADS_1


Li Yuchen dengan cepat mengeluarkan dua jarum perak ke sela-sela jarinya pun melemparkannya ke leher kedua pelayan tersebut yang akhirnya membuat keduanya pingsan.


Li Yuchen yang tak ingin ketahuan orang lain pun dengan cepat membawa keduanya ke tempat yang menurut Li Yuchen kosong dan aman lalu mengikat keduanya.


“Sekarang aku akan mendapatkan informasi keberadaan Qier dari kedua pelayan ini!” ucap Li Yuchen dengan senyum yang lebar.


Li Yuchen yang telah mencabut jarum di leher keduanya membuat keduanya tidak sadarkan diri menjadi sadar kembali. Li Yuchen yang tak ingin kehilangan waktunya pun dengan cepat memasukkan dua butir pil ke dalam mulut keduanya satu per satu secara paksa.


“Pil ini hanya memiliki efek kejujuran selama sepuluh menit tapi itu sudah cukup untuk membuatku untuk mendapatkan informasi yang aku inginkan!” ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yag percaya diri.


Tepat saat kedua pil itu tertelan, kedua pelayan yang baru saja sadar langsung mengubah sikap dan juga cara bicaranya.


“Sekarang katakan padaku dengan jujur dimana letak kamar Nona Muda dari Keluarga Mu yang kalian katakan sebelumnya?” tanya Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang serius.


“Nona itu tingal di Paviliun Yuelli yang memiliki tanaman bunga yang luas dan kolam ikan yang besar!” jawab salah satunya dengan tatapan mata yang kosong seolah pikirannya dikendalikan.


“Bagus! Aku telah mendapatkan yang aku inginkan sekarang waktunya memberi hukuman untuk dua orang yang tidak tau cara menjaga mulut, pikiran dan hatinya untuk tetap bersih!” gumam Li Yuchen dengan senyum jahatnya saat melihat dua pelayan yang terikat di depannya.


Li Yuchen yang menotok tubuh keduanya pun membuat kedua Pelayan tersebut pingsan kembali tapi hanya dalam waktu setengah jam.


Li Yuchen yang tidak memiliki rasa iba atas penderitaan orang lain pun meninggalkan keduanya yang terus berteriak meminta tolong dilepaskan.


“Tidak! jangan kemri! Jangan mendekat!”


“Pergi! Aku bukan p****ur! Singkirkan tanganmu dariku!”


“Aarrgghhh! Tidak! tolong!”


Sementara itu, Li Yuchen yang telah kembali kembali ke Kediaman Seo Xiqin pun mencari tempat yang sesuai dengan deskripsi dari kedua pelayan tersebut.


Li Yuchen yang akhirnya menemukan tempat tepat pun berniat masuk tapi melihat Penjaga yang dikatakan Burung Phoenix sedang berdiri tegap di depan pintu membuat Li Yuchen memikirkan cara lain.

__ADS_1


“Aku tidak bisa masuk ke sana dari pintu depan karena ada orang tua itu dan aku tidak bisa masuk dari pintu atau jendela lainnya karena telah terpasang sesuatu untuk mencegah orang asing masuk tanpa izin!” ucap Li Yuchen dengan mata yang telah berubah warna ungu saat Li Yuchen menggunakan Keterampilan Khusus Matanya.


Li Yuchen yang memanggil Burung Phoenix yang sedang bersama Seo Xiqin keluar dengan menggunakan telepati antar keduanya.


“Phoenix! Phoenix! Phoenix! Keluarlah! Aku ada diluar sekarang dan sedang bersembunyi di atas pohon!” ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang serius.


Burung Phoenix yang sedang menyantap daging asap miliknya langsung menghentikan makannya lalu keluar dari jendela yang membuat Seo Xiqin menjadi bingung.


“Que! Ada apa? Apakah makanannya tidak enak?” tanya Seo Xiqin yang sedang terduduk santai sambil merajut sebuah pakaian bayi pun dengan nada suara yang sedikit tinggi dengan ekspresi wajah yang bingung.


“Que! Mau kemana kamu? Que! Kembalilah!” teriak Seo Xiqin dengan ekspresi wajah yang penasaran dengan mata yang terbuka lebar.


Anping yang sedang membersihkan ruangan itu pun langsung menghentikan aksinya setelah mendengar teriakan Seo Xiqin lalu dengan cepat bergerak menghanpiri Seo Xiqin.


“Nyonya! Ada apa?” tanya Anping dengan ekspresi wajah yang bingung dengan tatapan mata yang penasaran dengan nafas yang tidak beraturan.


“Aku melihat Que bersikap aneh. Que yang tidak pernah meninggalkan makanan yang ada di depannya menjadi sangat aneh karena dia tiba-tiba bergerak pergi meninggalkan semuanya bahkan dia tidak mendengar aku memanggil namanya!” ucap Seo Xiqin dengan ekspresi wajah dan nada suara yang bingung dan cemas di saat bersamaan.


“Nyonya jangan khawatir. Que pasti hanya keluar sebentar dan akan segera kembali!” ucap Anping yang mencoba memberikan pengertian kepada Seo Xiqin.


“Nyonya anda tidak boleh terlalu khawatir seperti ini, anda harus ingat bahwa ada Tuan Muda Kecil di dalam kandungan Nyonya!” ucap Anping dengan suara yang sangat rendah yang mengingatkan Seo Xiqin akan kondisinya yang telah bebeda saat ini.


Seo Xiqin yang mengingat jika dirinya sedang mengandung pun menarik nafas panjang dan mengendalikan dirinya.


“Aku mengerti. Aku akan berpikir positif karenanya Anping aku ingin kau buatkan daging yang baru dan juga lebih banyak karena aku ingin Que memakannya hingga habis saat dirinya kembali!” ucap Seo Xiqin dengan senyum canggung di bibirnya dengan sedikit tatapan mata kesedihan dan kecemasan saat melihat warna langit biru dari luar jendela.


Sementara itu, Burung Phoenix yang telah terbang menemui Li Yuchen menjadi sangat senang dan mendarat di bagu Li Yuchen dengan sangat cepat.


“Bos! Akhirnya kau sampai juga! Aku sudah bisa menebaknya bahwa kau akan segera sampai saat Bulu yang aku berikan padamu kembali kepadaku lagi!” ucap Burung Phoenix dengan suara yang sangat bersemangat.


“Aku pun ikut senang karena bisa bertemu denganmu lagi Phoenix tapi aku punya tugas khusus untukmu!” ucap Li Yuchen yang mengubah ekspresi wajahnya dengan serius dan nada suaranya yang berubah menjadi lebih tegas.

__ADS_1


#Bersambung#


Tugas apa yang akan diberikan oleh Li Yuchen kepada Burung Phoenix? Apakah Li Yuchen akan berhasil masuk ke dalam menemui Seo Xiqin? Tunggu jawabannya di BAB selanjutnya ya...


__ADS_2