
Seo Xiqin yang pergi menyusul Li Yuchen merasa sangat terkejut mendengar penjelasan dari Wu Ruxin dan Ye Rui yang mencoba menyalahkan Pelayannya.
“Apa? Aku tau jika mereka berdua adalah Nona Muda yang berasal dari Keluarga Bangsawan yang terpandang bahkan selalu diperlakukan layaknya Putri bahkan mereka berdua memiliki kemampuan yang membuat semua orang kagum tapi apa mereka pikir bisa melakukan semua yang mereka inginkan hanya karena mereka memiliki segalanya?” ucap Seo Xiqin dalam hati dengan tangan yang terkepal sangat erat dengan ekspresi wajah yang kesal.
Seo Xiqin yang tidak bisa tinggal diam melihat ketidakadilan di depan matanya pun melakukan sesuatu untuk membenarkan semua kesalahpahaman yang terjadi.
“Hah! Apakah memaksa masuk setelah ditolak masih bisa disebut bertamu?” ucap Seo Xiqin dengan nada suara yang terdengar sinis dengan tatapan mata yang tajam sambil berjalan menuju ke arah Li Yuchen dengan sangat anggun sambil memegang Mantel Bulu Rubah Putih miliknya.
Bibi Yi dan Paman Ong yang melihat kedatangan Seo Xiqin pun menjadi sangat terkejut dan langsung memberikan penghormatan.
“Nyonya!” ucap Bibi Yi dan Paman Ong secara bersamaan dengan ekspresi wajah yang datar dengan kepala tertunduk ke bawah.
“Angkat kepalamu Bibi Yi dan Paman Ong! Kalian tidak melakukan kesalahan apapun dan baik aku maupun Chen gege sangat mengetahui hal itu. Bukankah begitu Chen gege?” sindir Seo Xiqin dengan ekspresi wajah yang serius sambil menatap tajam dan sinis ke arah Wu Ruxin dan Ye Rui sambil merangkul lengan Li Yuchen dengan senyum yang lembut.
“Tentu saja, Qier!” ucap Li Yuchen yang langsung menjawab sambil menatap mata Seo Xiqin dengan tatapan penuh kasih sambil tersenyum dengann tampannya.
Wu Ruxin dan Ye Rui yang melihat kedatangan Seo Xiqin dengan kepala terangkat ke atas dengan penuh dengan percaya diri dan berdiri di samping Li Yuchen pun hanya bisa menelan rasa cemburunya di dalam hati.
Li Yuchen yang tidak ingin Seo Xiqin melihat hal yang tidak penting seperti ini pun merasa bersalah dan mengkhawatirkan Seo Xiqin yang tidak nyaman.
“Qier!” panggil Li Yuchen dengan nada yang rendah dengan tatapan mata yang penuh kasih dengan ekspresi wajah yang melunak dengan wajah yang terkejut.
“Aku baik-baik saja. Aku hanya ingin tau apa yang telah terjadi.” Ucap Seo Xiqin dengan ekspresi wajah yang serius dengan tatapan mata yang telah membuat keputusan menatap Li Yuchen.
Li Yuchen yang tau tidak akan bisa memaksa Seo Xiqin untuk kembali pun menarik nafas panjang dan menyerah dengan keinginan Seo Xiqin.
Seo Xiqin yang melihat Wu Peng dan Tetua Han bersujud di tanah atas kesalahan yang diperbuat oleh Wu Ruxin dan Ye Rui semakin tidak menyukai hal yang telah terjadi.
“Apakah aktifnya Segel Formasi yang dipasang oleh Chen gege ada hubungannya dengan Tetua Han dan Tuan Muda Wu?” tanya Seo Xiqin dengan ekspresi wajah yang bingung dengan nada suara yang terdengar sangat polos sambil menatap Bibi Yi yang berdiri di belakangnya.
__ADS_1
Bibi Yi yang mengetahui maksud dari perkataan Seo Xiqin pun langsung menjawab pertanyaan tersebut dengan singkat dan jelas.
“Tidak, Nyonya!” jawab Bibi Yi dengan nada suara yang tegas dengan ekspresi wajah yang serius dengan pandangan lurus ke depan.
“Lalu kenapa Tetua Han dan Tuan Muda Wu bersujud di sana?” tanya Seo Xiqin dengan ekspresi wajah yang bingung sambil melanjutkan sandiwaranya.
“Saya tidak tau, Nona!” jawab Bibi Yi yang sungguh tidak mengetahui alasan sebenarnya dengan ekspresi wajah yang bersalah.
Seo Xiqin yang memiliki otak yang cerdas mengetahui dengan jelas inti dari permasalahan itu setelah bertukar jawaban singkat dengan Bibi Yi lalu menatap lurus ke depan lagi.
“Tetua Han! Tuan Muda Li! Tolong berdiri jika anda berdua tidak melakukan kesalahan apapun! Karena saya sebagai Nyonya Kediaman ini tidak ingin dianggap sebagai orang yang jahat dengan membiarkan Tetua dari Paviliun Huanfu dan Ketua Menara Formasi Shinzu berlutut seperti ini!” ucap Seo Xiqin dengan ekspresi wajah yang bersalah dengan tatapan mata yang sedih sambil menundukkan kepalanya tanpa ragu.
Li Yuchen yang mendengar Seo Xiqin menyatakan dirinya sebagai Nyonya Li dengan bangga membuat Li Yuchen merasa sangat puas dan Li Yuchen yang melihat perubahan pada sikap Seo Xiqin pun hanya tersenyum tanpa melepaskan pandangan matanya pada pada Seo Xiqin.
“Hmmm, sepertinya Qier ingin menangani masalah ini sendiri! Baiklah, aku akan serahkan semuanya padanya dan mendukungnya!” ucap Li Yuchen dalam hati dengan senyum yang lembut menatap punggung Seo Xiqin.
Sementara itu, Wu Peng dan Tetua Han yang mendengar perkataan Seo Xiqin dan melihat sikap Seo Xiqin membuat keduanya merasa sangat malu dan langsung meminta maaf.
“Maafkan kami yang telah mengganggu waktu istirahatmu! Kami...” ucap Wu Peng dengan ekspresi wajah yang kaku dengan kepala tertunduk yang tidak bisa melanjutkan kata-katanya lagi.
“Kenapa Tuan Muda Wu meminta maaf? Bukankah bukan Tetua Han dan Tuan Muda Wu yang melakukan kekacauan ini? Bukan begitu Nona Wu dan Nona Ye?” sindir Seo Xiqin dengan kata-kata yang pedas sambil berdiri di depan Li Yuchen sambil menatap tajam ke arah Wu Ruxin dan Ye Rui.
Seo Xiqin yang sangat membenci orang yang hanya bisa bersembunyi saat melakukan kesalahan dan tidak berani untuk mengakuinya pun tidak ingin melepaskan Wu Ruxin dan Ye Rui begitu saja.
“Hmmm! Kau telah mengganggu tidurku dan rencanaku. Lalu sekarang kau ingin mencuci tangan dan membiarkan orang lain yang menyelesaikan masalah yang kau perbuat! Jangan bermimpi!” ucap Seo Xiqin dalam hati dengan tatapan mata yang tajam.
“Wanita yang berpikir jika dirinya adalah wanita tercantik dan terhebat padahal bukanlah apa-apa hanya perlu satu cara untuk membuatnya sadar, yaitu Hancurkan Harga Dirinya!” ucap Seo Xiqin dalam hati dengan senyum yang lembut tapi mematikan.
Wu Ruxin dan Ye Rui yang mendengar perkataan Seo Xiqin hanya bisa menggigit bibirnya dan mengepalkan tangannya dengan sangat erat untuk menahan rasa kesalnya.
__ADS_1
“Maafkan kami Nona Seo!” ucap Wu Ruxin dan Ye Rui yang telah berdiri dengan kepala yang sedikit tertunduk dengan ekspresi wajah yang tidak tulus.
Seo Xiqin yang mendengar nama panggilan yang disebutkan Wu Ruxin dan Ye Rui padanya pun mendengus dengan ekspresi wajah yang merendahkan sambil tersenyum sinis.
Seo Xiqin yang telah belajar dari dua kehidupan sebelumnya pun mengerti cara menggunakan kekuatan terkuatnya sebagai wanita.
“Chen gege! Nona Wu dan Nona Ye sudah meminta maaf dan mengakui kesalahannya bukankah tidak sopan jika kita tidak memaafkan mereka!” ucap Seo Xiqin dengan senyum yang lembut.
Li Yuchen yang mengetahui bahwa Seo Xiqin sangat kesal saat ini merasa sangat terkejut mendengar perkataan Seo Xiqin yang ingin memaafkan Wu Ruxin dan Ye Rui dengan mudah.
“Jika itu yang Qier inginkan!” ucap Li Yuchen dengan singkat sambil menarik nafas panjang sambil memperbaiki Mantel Bulu Rubah milik Seo Xiqin yang turun.
“Terima kasih! Hmmm, Chen gege tidak akan melupakan janjinya kan?” ucap Seo Xiqin dengan senyum yang ceria dengan wajah yang bahagia.
“Tentu saja.” Ucap Li Yuchen sambil menganggukkan kepalanya lalu tersenyum dengan lembut dengan tatapan mata penuh kasih.
“Baiklah. Qier tidak akan mengganggu lagi. Qier akan kembali sekarang dan mempersiapkan semuanya sekarang.” Ucap Seo Xiqin dengan senyum yang lembut sambil memegang mantelnya dengan erat.
“Chen gege tidak masalah bukan jika kita pergi lebih cepat, bukan?” tanya Seo Xiqin lagi dengan tatapan mata yang lembut tapi cukup membuat Li Yuchen mengerti maksudnya.
Li Yuchen yang menyadari jika Seo Xiqin tidak ingin berurusan dengan Keluarga Wu ataupun Keluarga Ye dan juga Kedua Kekuatan yang ada di Kota Jinlin pun menganggukkan kepalanya sebagai tanda setuju.
Li Yuchen yang tidak ingin menghabiskan tenaga ataupun waktunya dengan empat orang yang ada di depannya pun melepaskan Segel Formasi miliknya dan menggunakan kekuatannya untuk menutup Gerbang Kediamannya.
Wu Peng dan Tetua Han yang melihat sikap dingin Li Yuchen dan beberapa benda yang tiba-tiba muncul dihadapan keduanya pun membuat Tetua Han yang sudah berumur jatuh tak sadarkan diri dan Wu Peng yang tiba-tiba memuntahkan darah segar.
Tetua Han yang terjatuh segera ditangkap oleh Master Sun yang ternyata bersembunyi sejak awal dengan menggunakan salah satu harta karun miliknya lalu membawanya kembali ke Paviliun Huanfu dengan diikuti Ye Rui.
Sementara Wu Peng yang merasa terpukul tiba-tiba membuka kembali luka lamanya dan menyebabkan dirinya tidak cukup kuat jika diserang oleh musuh secara mendadak pun kembali ke Menara Formasi Shinzu dengan bantuan Yuo dengan diikuti Wu Ruxin.
__ADS_1
#Bersambung#
Kemanakah Seo Xiqin dan Li Yuchen akan pergi? Apakah benda yang tiba-tiba muncul dihadapan Tetua Han dan Wu Peng? Yang bisa menebaknya jawab di kolom komentar ya..