Kelahiran Kembali Kaisar Legenda

Kelahiran Kembali Kaisar Legenda
BAB 375. Menarik Perhatian


__ADS_3

Li Yuchen yang melihat Liao Hunyua yang ingin membuat Ye Zhin menjadi orang yang cacat sama seperti Nanggong Ruan pun dengan cepat mengirimkan telepati.


“Sadarlah! Pertandingan belum berakhir!” teriak Li Yuchen dengan suara yang keras di dalam kepala Ye Zhin.


Ye Zhin yang mendengar suara Li Yuchen pun dengan cepat membuat matanya dengan sangat lebar dan menyerang Liao Hunyuan dengan tangannya yang bebas.


Liao Hunyuan yang menyadari serangan tiba-tiba dari Ye Zhin pun bergerak mundur dan menjauhkan kakinya dari tangan Ye Zhin.


“Aku mengaku kalah!” ucap Ye Zhin dengan suara yang lemah dengan mata yang telah kabur karena rasa sakit yang tak tertahankan di seluruh tubuhnya


Liao Hunyuan yang menyadari bahwa Ye Zhin telah mengaku kalan pun dengan cepat mencoba menyerang titik meridian Ye Zhin sebelum Nan Luo mengumumkan Pertandingan telah selesai.


Li Yuchen yang tau niat buruk yang dimiliki Liao Hunyuan dengan cepat membuat Segel Formasi bintang Lima untuk melindungi Ye Zhin.


“Pukulan Seribu Bayangan!” teriak Liao Hunyuan dengan suara yang sangat keras dengan ekspresi wajah yang kesal dengan niat membunuh yang kuat.


“Segel Formasi! Lonceng Emas Budah!” ucap Li Yuchen dengan nada suara dan ekspresi wajah yang datar.


Tepas setelah Li Yuchen mengatakan hal itu, Sebuah Lonceng berwaran Emas dengan gambar Budha pada setiap sisinya meletakkan muncul dan melindungi Ye Zhin dari semua serangan.


Li Yuchen yang tidak ingin diam saja saat melihat salah satu orangnya dalam bahaya pun berdiri di depan Ye Zhin.


Ye Zhin yang melihat Li Yuchen berdiri di hadapannya dengan sangat tegap pun merasa sangat lega dan perasaan cemas dan takut yang mengusai dirinya pun perlahan sirna.


“Bos!” panggil Ye Zhin dengan suara yang rendah dengan ekspresi wajah yang penuh syukur dengan mata yang berbinar bahagia.


Li Yuchen yang menoleh ke belakang dan melihat Ye Zhin dalam kondisi yang sangat memprihatinkan pun menoleh ke arah Nan Luo dan mengarahkan Aura membunuh ke arahnya.


“Rekanku telah mengucapkan kata jika dirinya menyerah. Apakah Pertadingan ini akan tetap dilanjutkan dengan ketidakadilan?” sindir Li Yuchen dengan kata-kata yang kasar dengan nada suara yang sarkastik dan tatapan mata yang merendahkan.


Nan Luo yang merasakan belati tajam di arahkan ke arahnya pun dengan cepat menuju ke depan dan memberikan pengumumannya.


“Pemenang dalam Pertandingan Pertama dalam Babak Kedua adalah Liao Hunyuan dari Daratan Yun....!” teriak Nan Luo dengan ekspresi wajah yang canggung tapi tidak bisa melanjutkan perkataannya karena dipotong oleh seseorang.


Li Yuchen yang tidak ingin yang terjadi pada Nanggong Ruan dan Ye Zhin diabaikan begitu saja pun mengatakan nada protes.

__ADS_1


“Tunggu! Bukankah kemenangan ini tidak sah?” ucap Li Yuchen dengan suara yang sangat keras hingga menghentikan ucapan sorak-sorai kemenangan dari Penonton yang mendukung Liao Hunyuan.


“Bagaimana mungkin orang yang telah menyerang lawan yang telah menyerah sebanyak dua kali bisa dibiarkan menang begitu saja? Bukankah itu sangat tidak adil?” sindir Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang dingin dan tatapan mata yang tajam.


Liao Hunyuan yang tidak ingin kemenangan yang ada di depan matanya menghilang begitu saja pun memutuskan untuk membuat dalih.


“Aggh! Tuan Muda Li, masalah itu! Maafkan aku! Aku memiliki sedikit masalah pendengaran dan aku tidak mendengar yang dikatakan oleh rekanmu dengan jelas!” ucap Liao Hunyuan sambil berpura-pura memiliki masalah pendengaran.


“Lagipula bukankah Pertandingan tidak bisa dihentikan jika Pembawa Acara atau Hakim dalam Pertandingan ini tidak mengatakan apapun tentang Pertandingan dihentikan!” sindir Liao Hunyuan dengan senyum kemenangan yang mengalihkan kesalahan kepada orang lain.


Li Yuchen yang mendengar hal yang sangat tidak masuk akal itu pun tertawa dengan sangat keras yang membuat semua orang yang melihat sikap Li Yuchen pun menatap aneh.


“Apa orang itu telah menjadi gila?”


“Aku juga pikir begitu. Dia pasti sudah gila karena dua rekannya kalah di tangan Tuan Muda Liao yang hebat!”


Li Yuchen yang tidak peduli dengan perkataan orang lain tentangnya pun menoleh sebentar ke arah Seo Xiqin dan memberikan senyuman menenangkan yang membuat hati Seo Xiqin yang cemas menjadi tenang kembali.


“Chen gege!” gumam Seo Xiqin dengan suara yang rendah yang tanpa sadar memegang perutnya yang masih rata.


Li Yuchen yang menyadari situasinya saat ini pun berbalik arah dan menatap Ye Zhin yang terlihat sangat lemah.


“Segel Formasi! Menghilang!” ucap Li Yuchen dengan suara yang rendah dan dalam hitungan Lonceng Emas dengan gambar Budha itu pun menghilang dalam pandangan.


Ye Zhin yang tidak sanggup lagi menahan rasa sakit yang dialaminya pun kehilangan kesadarannya dan langsung di tangkap oleh Li Yuchen.


“Aku berencana mengambil perhatian Kaisar Qi dengan cara yang lain tapi karena ini telah seperti ini kenapa tidak lakukan sekarang!” gumam Li Yuchen dengan suara yang pelan dengan kilatan mata yang tajam


Li Yuchen yang membaringkan tubuh Ye Zhin ke lantai Arena pun memasukkan Pil Penegenerasi Tulang tingkat Lima ke dalam mulut Ye Zhin.


Tepat setelah Pil tersebut masuk ke dalam mulut Ye Zhin, Li Yuchen pun mengeluarkan beberapa jarum perak ke antara jari-jarinya lalu dengan cepat melemparkannya ke tubuh Ye Zhin.


Li Yuchen yang memulai Proses Penyatuan Tulang Ye Zhin dengan cepat membuat tulang yang telah retak menjadi utuh kembali.


Kaisar Qi yang melihat yang dilakukan Li Yuchen di depan matanya pun langsung berdiri dari kursinya.

__ADS_1


“Kasim! Cari tau siapa orang yang melakukan pengobatan itu dan bawa laporannya segera setelah Pertandingann ini selesai!” teriak Kaisar Qi dengan suara yang lantang yang membuat Seo Xiqin berada tak jauh dari Kaisar Qi mendengarnya.


Seo Xiqin yang menjadi cemas dan penasaran dengan yang akan terjadi pada Li Yuchen pun memberikan perintah kepada Burung Phoenix.


“Que! Pergilah ke Chen gege! Katakan padanya yang kau dengan tadi dan tetaplah bersamanya jika hal buruk terjadi!” ucap Seo Xiqin dengan menggunakan telepati sambil mengeluas kepala Burung Phoenix yang berwujud Burung Pipit yang bertengger di jarinya.


Burung Phoenix yang mendapatkan perintah dari Seo Xiqin pun dengan cepat terbang ke arah Li Yuchen dan menyampaikan pesan yang diberikan kepadanya.


Ye Zhin yang tidak merasakan sakit bahkan merasa jika dirinya sangat sehat dan kuat pun langsung membuka mata dan melompat kegirangan.


“Bos! Aku sehat kembali! Tanganku tidak patah dan sakit lagi!” teriak Ye Zhin dengan sangat keras dengan ekspresi wajah yang bahagia.


“Bos! Kau memang yang terbaik! Aku bahkan tidak yakin jika aku baru saja menderita luka yang serius!” ucap Ye Zhin dengan ekspresi wajah yang terkejut dengan nada suara yang ceria.


Sementara itu, di atas Arena, Li Yuchen yang telah berhasil memulihkan semua luka yang diderita Ye Zhin dalam hitungan menit membuat semua orang yang melihat kondisi Ye Zhin yang sangat parah tidak percaya.


“Apa yang aku lihat ini sungguuhan? Orang itu benar-benar bisa berdiri lagi dan melompat-lompat!”


“Kau tidak salah lihat! Itu semua benar dan sungguhan! Dia benar-benar sembuh!”


“Aku tidak menyangka jika salah satu peserta dari Daratan Rendah itu memiliki kemampuan Pengobatan yang sangat hebat!”


“Agh, kau benar! Aku mungkin memiliki harapan untuk menyembuhkan adikku!”


“Tidak! ibuku juga pasti bisa berdiri lagi jika orang itu mau mengobatinya!”


Seiring dengan kemampuan Pengobatan Li Yuchen dapat terlihat nyata di hadapan semua orang, Kaisar Qi dan Permaisuri You yang telah sangat frustasi dengan kondisi Putra Mahkota Qi Houran akhirnya menemukan cahaya harapan.


“Yang Mulia, bagaimana jika mengundangnya ke Istana Kekaisaran dan memeriksa kondisi Pangeran kita?” tanya Permaisuri You dengan nada suara yang penuh harap dengan tatapan mata yang berbinar.


“Kau benar! Kita bisa mengundangnya datang ke Istana dan memintanya memeriksa Houran dan jika dia berhasil menyembuhkan Houran maka aku akan memberikannya hadiah yang sangat banyak!” ucap Kaisar Qi dengan suara yang sangat penuh semangat.


“Kasim! Hentikan perintahku yang pertama! Bawa orang itu ke Istana tepat setelah Pertandingan ini selesai! Aku ingin bertemu dengannya!” ucap Kaisar Qi dengan nada suara yang tegas dan tatapan mata yang tajam.


“Baik, Yang Mulia! Saya akan menjalankan perintahmu!” ucap Kasim dengan nada suara yang datar sambil membungkukkan tubuhnya.

__ADS_1


#Bersambung#


Hmmm, Li Yuchen sudah mendapatkan perhatian dari Kaisar Qi dan Permaisuri You. Apakah Li Yuchen akan setuju pergi ke Istana dan membantu menyembuhka Putra Mahkota Qi Houran? Tebak di kolom komentar ya...


__ADS_2