Kelahiran Kembali Kaisar Legenda

Kelahiran Kembali Kaisar Legenda
BAB 244. Menjebak Wei Lan


__ADS_3

Wei Lan yang telah bekerjasama dengan Mo Yunhe untuk bisa menjadi Istri Sah Li Yuchen menggantikan Seo Xiqin pun masuk ke dalam ruangan secara perlahan.


Wei Lan yang melihat Li Yuchen terbaring di atas tempat tidur pun menutup pintu dengan dan meguncinya dengan segera.


“Tuan Muda Li, mulai malam ini anda akan menjadi milik saya!” ucap Wei Lan dengan ekspresi wajah yang bahagia dengan senyum yang jahat dan wajah yang memerah karena memikirkan hal yang tidak seharusnya dipikirkan.


Li Yuchen yang hanya berpura-pura tertidur pun menyingkirkan tangannya yang ada di atas matanya dan duduk bersandar di dinding.


“Nona Wei! Apa yang anda lakukan disini?” tanya Li Yuchen dengan nada suara yang dingin dan tatapan mata yang tajam.


“Hmmm, Sepertinya anda salah tempat. Sebaiknya anda kembali sekarang karena ini adalah tempat yang tidak seharusnya Nona Wei datangi!” ucap Li Yuchen dengan nada suara yang datar.


Wei Lan yang melihat Li Yuchen yang sedang terduduk bersandar di dinding pun terdiam dan hanya memfokuskan matanya pada Li Yuchen yang terlihat sangat menawan.


“Agh! Tuan Muda Li terlihat semakin tampan dan berkarisma!” gumam Wei Lan dengan suara yang rendah dengan tatapan mata yang berbinar seperti mendambakan Li Yuchen.


Wei Lan yang melihat Li Yuchen hanya diam dan tidak mengusirnya pun menjadi berani lalu berjalan menuju ke arah Li Yuchen.


“Tuan Muda Li pasti merasa sangat tidak nyaman sekarang. Lan’er datang kemari untuk membantu Tuan Muda Li menjadi merasa nyaman kembali!” ucap Wei Lan dengan suara yang menggoda sambil bergerak dengan cepat melepaskan pakaiannya.


Li Yuchen yang melihat Wei Lan melepaskan pakaiannya pun membuka matanya dengan sangat lebar lalu melemparkan jarum perak ke arah Wei Lan.


Wei Lan yang tidak bisa bergerak karena titik gerak tubuhnya telah dikunci Li Yuchen pun hanya bisa terdiam dengan mata melotot tajam.


Li Yuchen yang melihat Wei Lan tidak terima dengan yang perlakuannya pun memukul tengkuk leher Wei Lan dan membuatnya kehilangan kesadarannya.


Li Yuchen yang tidak ingin membiarkan siapapun yang mencoba mengganggunya baik-baik  saja pun memulai rencana balas dendamnya.

__ADS_1


“Bibi Yi! Bawa wanita ini ke atas tempat tidur dan segera bawa Ayahku kemari! Aku ingin memberikan kejutan kepada Ibuku keesokan harinya!” ucap Li Yuchen dengan senyum yang licik.


Li Yuchen yang merasa jika Efek Obat Perangsang yang diberikan Mo Yunhe tidak bisa ditekan seluruhnya pun mulai merasa sedikit pusing.


Li Yuchen yanng mencoba bertahan pun keluar dan berdiri di atas pohon sambil menunggu Ayahnya datang dan mengambil umpannya.


Li Chuan yang sangat mabuk pun diantarkan Seorang Pelayan yang ternyata adalah orang Li Yuchen yang telah menyamar ke ruangan tempat Wei Lan berada.


Wei Lan yang telah sadarkan diri pun terkena Segel Formasi Ilusi sehingga saat Wei Lan datang dirinya melihat Li Chuan sebagai Li Yuchen.


Wei Lan yang melihat Li Chuan telah sangat mabuk dan hampir kehilangan kesadarannya pun berpura-pura membantu lalu mengambil keuntungan.


Li Chuan yang melihat Wei Lan pun mulai terangsang dengan Obat Perangsang yang diberikan Li Yuchen sehingga tanpa sadar menarik tubuh Wei Lan dan merobek pakaiannya lalu tanpa pikir panjang pun menghabiskan malam yang panjang dengannya.


Li Yuchen yang mendengar ******* kenikmatan antara Li Chuan dan Wei Lan pun tersenyum puas lalu pergi menuju tempat Seo Xiqin berada.


Tak butuh waktu lama, Seo Xiqin yang melihat Li Yuchen sedang bersandar di pohon pun langsung berlari menghampiri Li Yuchen.


“Chen gege!” panggil Seo Xiqin dengan suara yang keras dengan ekspresi wajah yang cemas dan khawatir di saat bersamaan.


“Chen gege, ada apa denganmu? Apakah kau baik-baik saja?” tanya Seo Xiqin lagi dengan nada suara yang khawatir.


Li Yuchen yang mendengar suara Seo Xiqin pun segera menoleh dan melihat bahwa Seo Xiqin telah berada di sampingnya.


Li Yuchen yang tidak bisa menahan gejolak efek Obat Perangsang pun menarik tubuh Seo Xiqin tanpa bicara lalu dan membawanya ke kamarnya menggunakan Segel Formasi Teleportasi.


“Agh! Chen gege! Tu-tunggu!” teriak Seo Xiqin dengan ekspresi wajah yang bingung dan mata yang terbuka lebar.

__ADS_1


Li Yuchen yang menyadari jika Seo Xiqin telah berada di sampingnya pun melepaskan titik akupuntur yang menahan Obat Perangsang dan saat efeknya menyebar kembali tubuh Li Yuchen pun berubah menjadi sangat merah.


Seo Xiqin yang sangat terkejut pun menjadi sangat cemas dan khawatir lalu tanpa sepatah kata yang keluar Li Yuchen pun langsung mencium bibir Seo Xiqin dengan sangat ganas.


Li Yuchen yang baru mau melepaskan Seo Xiqin setelah Seo Xiqin kehabisan nafas pun menundukkan kepala di hadapan Seo Xiqin.


“Maaf! Maafkan Chen gege yang membuat Qier tidak nyaman! Ibu memberikan Chen gege Obat Perangsang!” ucap Li Yuchen dengan wajah yang memerah menekan gairah yang ada di dalam tubuhnya.


Seo Xiqin yang mendengar pernyataan Li Yuchen pun menggigit bibirnya dan menatap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang campur aduk.


“Kalau begitu, biarkan malam ini menjadi malam yang panjang untuk kita berdua!” ucap Seo Xiqin dengan senyum yang lembut sambil melingkarkan tangannya ke leher Li Yuchen.


Li Yuchen yang mendengar pernyataan Seo Xiqin pun tanpa basa basi pun merobek pakaian Seo Xiqin dan menyentuh setiap sudut tubuh Seo Xiqin dengan sangat ganas lalu menghabiskan malam itu dengannya.


Li Yuchen yang telah merasa jika efek obatnya telah menghilang pun menarik kasar wajahnya dan menatap Seo Xiqin dengan ekspresi wajah yang pasrah.


“Jika malam ini aku tidak bisa mengendalikan diriku maka besok Qier pasti akan pergi meninggalkanku selamanya!” ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang kesal dan tangan yang terkepal erat.


Li Yuchen yang memakai pakaiannya kembali pun keluar meninggalkan Seo Xiqin di dalam kamar sebentar dan pergi melihat Li Chuan dan Wei Lan.


Li Yuchen yang tau jika dirinya tidak hanya memberikan obat perangsang pada Li Chuan tapi juga meletakkan Dupa Obat Perangsang yang sebelumnya digunakan oleh Nona Shu untuk menggodanya tidak menyangka jika Li Chuan dan Wei Lan bahkan belum selesai pada hari sudah hampir pagi.


“Hmmm, Ayahku ternyata pria yang sangat jantan! Semoga saja besok pagi Ayah masih bisa berdiri dengan kuat!” ucap Li Yuchen dengan nada suara yang mengejek.


Li Yuchen yang tidak ingin ketahuan telah melakukan sesuatu pun menghapus Segel Formasi Ilusi yang telah aktif lalu kembali ke kamar.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2