Kelahiran Kembali Kaisar Legenda

Kelahiran Kembali Kaisar Legenda
BAB 159. Kotak Harta Karun


__ADS_3

Di sisi lain, Ye Zhin yang terlempar di dalam sebuah ruangan yang sangat asing dengan pilar-pilar yang tinggi dengan ukiran naga dengan beberapa orang lainnya.


“Dimana aku? Apakah aku telah masuk ke dalam Makam Kuno?” gumam Ye Zhin dengan ekspresi wajah yang bingung sambil menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal.


Di saat Ye Zhin masih beradaptasi dengan situasi yang ada tiba-tiba ada sebuah yang terdengar bergema di dalam ruangan itu dan seketika muncul dua buah kotak di hadapannya.


“Selamat datang semuanya. Di depan sana adalah dua hartaku yang berharga. Aku akan memberikannya kepada dua orang yang berhasil lulus tesku.” Ucap suara pria tua yang muncul tersebut dengan sangat keras.


Ye Zhin yang mendengar perkataan orang tersebut membuat Ye Zhin melihat ke semua orang yang juga terlempar ke ruangan itu bersama dirinya dan menjadi sangat terkejut saat melihat Wu Ruxin juga terlempar ke tempat yang sama dengannya.


“Nona Wu!” gumam Ye Zhin dengan suara yang rendah dengan mata yang terbuka lebar dengan ekspresi wajah yang terkejut.


Beberapa orang yang memiliki niat yang serakah tidak ingin berbagi dengan orang lain pun mencoba untuk mengambil dua kotak harta karun yang baru saja muncul.


“Hmmm! Tes! Jangan bermimpi! Harta Karun itu harus menjadi milikku!” ucap salah seorang pemuda yang mencoba mengambil dua kotak harta karun bersama beberapa orang lainnya.


Disaat orang-orang itu mencoba menyentuk kotak kayu tersebut tiba-tiba petir menyambar tubuh orang-orang itu secara bersamaan.


“Aaggghhh!” teriak orang-orang itu yang tubuhnya tersambar petir dengan suara yang sangat keras hingga membuat tubuhnya berubah menjadi debu dan menghilang tertiup angin.


“Itu adalah akibat untuk orang-orang yang memiliki niat buruk dan bersikap curang. Jadi apakah masih ada yang ingin mencoba mengambil kedua harta karunku tanpa mengikuti tes dariku?” tanya suara itu dengan nada suara yang sini dan suara tawa yang sangat keras.


Setelah mendengar perkataan pria tua, itu semua orang yang ada di tempat itu pun langsung terdiam dan menutup mulutnya rapat-rapat dengan ekspresi wajah yang takut dan terkejut di saat bersamaan.


“Baiklah! Jika tidak ada lagi yang ingin berkomentar silahkan duduk di tempat yang telah disediakan karena tes akan segera di mulai!” ucap pria tua itu dengan penuh semangat yang membuat semua orang termasuk Ye Zhin dan Wu Ruxin mengikuti perkataan Pria tua itu tanpa melakukan perlawanan.


Dalam waktu singkat semua orang yang berdiri telah duduk di tempatnya masing-masing dan tiba-tiba Pola Segel Formasi yang ada di bawah tempat duduk semua peserta aktif dan menimbulkan sebuah dinding pelindung yang membuat semua orang tidak bisa keluar.


“I-ini! Apa yang terjadi?” teriak salah seorang yang juga mengikuti tes ujian berteriak dengan suara yang sangat keras dengan ekspresi wajah terkejut.


“Kenapa kami semua terkurung di dalam sini?” teriak yang lainnya dengan nada suara yang panik dengan ekspresi wajah ketakutan.


“Benar! Apa jangan-jangan ini bukanlah tes tapi jebakan untuk sengaja mengurung kami?” teriak beberapa orang secara bergantian mencoba menyuarakan pendapatnya.

__ADS_1


Di saat suasana menjadi sedikit kacau, pria tua yang memulai semua itu berteriak dengan sangat keras hingga membuat semua orang terdiam.


“Diam!” teriak pria tua dengan suara yang sangat keras.


“Ujian ini adalah Ujian Ilusi yang menunjukkan ketakutan terbesar kalian. Siapapun yang berhasil menghancurkan Ilusi yang aku buat pertama kali maka orang itu yang akan mendapatkan warisanku dan bagi yang gagal akan diusir keluar dari sini!” ucap suara itu dengan sangat tegas.


Setelah mengatakan itu, Pola Segel Formasi kedua pun aktif sehingga membuat semua orang yang tidak menyadari apa yang telah terjadi langsung masuk ke dalam Dunia Ilusi yang diciptakan oleh Pemilik Makam Kuno.


Ye Zhin yang berada di dalam Dunia Ilusi tiba-tiba berada di halaman tempat Ibu Ye Zhin yang telah tiada berada sambil memainkan petikan alat musik kecapi dengan sangat merdu.


“I-ibu!” teriak Ye Zhin dengan sangat keras dengan air mata yang tanpa sadar mengalir ke pipinya dengan ekspresi wajah kerinduan yang terlihat sangat jelas.


“Zhin’er! Kemarilah!” ucap Ibu Ye Zhin yang telah berhenti memainkan kecapi sambil menatap mata Ye Zhin dengan sangat lembut dengan senyum yang hangat.


“Ibu!” teriak Ye Zhin dengan nada suara yang sangat keras sambil berlari menuju ke arah tempat Ibu Ye Zhin berada sambil tersandung beberapa kali dengan air mata yang tidak berhenti mengalir.


“Anakku! Ibu sangat menyayangimu!” ucap Ibu Ye Zhin dengan nada suara yang lembut sambil membelai rambut Ye Zhin di pangkuannya.


Ye Zhin yang telah merasa sangat bahagia dapat bertemu kembali dengan Ibu yang sangat disayanginya tiba-tiba melihat sesuatu yang menjadi mimpi buruknya selama ini.


“Zhin’er maafkan Ibu!” ucap wanita yang memiliki wajah dan postur tubuh yang sama dengan Ibu Ye Zhin yang telah meninggal sambil menyentuh wajah Ye Zhin dengan sangat lembut.


Ye Zhin yang melihat kematian Ibunya dengan matanya sendiri sangat mengetahui detik-detik kematian Ibunya jadi saat wanita yang memiliki wajah, postur tubuh dan bahkan suara yang sama dengan Ibunya membuat Ye Zhin menjadi marah.


“Kau bukan Ibuku!” teriak Ye Zhin dengan sangat keras sambil mendorong tubuh wanita itu dengan sangat keras dan berdiri dengan sangat tegap.


“Beraninya kau mempermainkan hubungan Ibu dan Anak. Aku tidak akan memaafkanmu! Keluarkan aku dari Dunia Ilusi ini!” teriak Ye Zhin dengan sangat keras sambil menganyunkan pedangnya dan membelah tubuh wanita itu menjadi dua.


Lalu tiba-tiba Dunia Ilusi itu pun retak dan hancur membuat Ye Zhin yang berada di Dunia Ilusi kembali ke Dunia Nyata dan ternyata Ye Zhin menjadi orang pertama yang lolos.


“Selamat! Kau adalah orang pertama yang berhasil menghancurkan Dunia Ilusi yang aku buat yang menunjukkan bakatmu dalam Formasi cukup baik.” Ucap suara itu dengan nada memuji tapi tetap tidak membuat suasana hati Ye Zhin membaik mekipun begitu Ye Zhin mencoba berdamai dengan dirinya dan menerima salah satu kotak harta karun.


“Terima kasih banyak Senior!” ucap Ye Zhin dengan nad suara yang tulus dengan senyum bahagia sambil memeluk Kotak Hadiah itu di tangannya dengan sangat erat.

__ADS_1


Tak lama kemudian, Wu Ruxin yang juga ada di dalam Dunia Ilusi ternyata berhasil menghancurkan Segel Formasi Ilusi itu dan mendapatkan Kotak Hara Karun yang lainnya.


“Terima kasih banyak untuk bimbingannya, Senior!” ucap Wu Ruxin dengan nada suara yang sopan sambil menundukkan kepalanya memberi hormat sambil menerima kotak harta karun.


Setelah tes berhasil dalam sekejap mata angin besar datang dan berhembus dengan sangat kencang hingga membuat Ye Zhin dan Wu Ruxin menutup matanya dengan kedua tangannya.


Dalam sekejap mata, para peserta yang lain telah menghilang dan hanya menyisahkan keduanya berada di dalam ruangan itu.


“Se-semuanya menghilang!” teriak Ye Zhin dengan eksprei wajahnya yang polos dengan nada suara yang gagap dengan tatapan mata yang terkejut.


“Tentu saja. Orang-orang yang tidak berhasil melewati tes dariku tidak pantas ada di sini.” Ucap suara tersebut dengan nada suara yang dingin dan terdengar sangat kejam.


“Baiklah. Karena kalian berdua telah berhasil mengikuti tesku maka aku ucapkan selamat dan sampai jumpa.” Ucap suara itu yang tiba-tiba mengubah suasana di dalam ruangan menjadi hening.


Ye Zhin yang sangat penasaran dengan isi Kotak Harta Karun yang ada di tangannya pun langsung membukanya dan menemukan Harta Karun yang sangat berharga baginya sebagai Master Formasi.


“I-ini! Kertas Segel Formasi Emas!” teriak Ye Zhin dengan sangat keras dengan ekspresi wajah terkejut dan bahagia di saat bersamaan.


“De-dengan jumlah yang sangat banyak! Jika Kertas Segel Formasi Emas ini dilelang, aku pasti akan mendapatkan uang yang sangat banyak.” Ucap Ye Zhin secara spontan dengan ekspresi wajah seperti anak-anak yang mendapatkan hadiah permen dan balon.


Wu Ruxin yang melihat Ye Zhin mendapatkan Harta Karun yang sangat berharga itu pun menjadi sangat penasaran dengan isi dari Kotak Harta Karun miliknya.


“Gulungan Pola Segel Formasi bintang Tiga!” teriak Ye Zhin yang tidak sengaja melihat isi Kotak Harta Karun milik Wu Ruxin dengan nada suara yang sangat keras hingga membuat Wu Ruxin terkejut.


“Au! Apa kau ini wanita? Kenapa kau tenagamu sangat kuat? Jangan-jangan kau ini...” ucap Ye Zhin yang keceplosan dan langsung menutup mulutnya dengan ekspresi wajah ketakutan dan kesakitan di saat bersamaan karena dipukul oleh Wu Ruxin yang kaget dengan suara Ye Zhin yang sangat keras.


“Apa? Kau ingin bilang aku apa?” teriak Wu Ruxin dengan ekspresi wajah yang marah dengan alis yang telah naik ke atas dengan nada suara yang berubah tinggi.


“Ti-tidak! Aku tidak mengatakan apapun!” ucap Ye Zhin yang langsung mengelak sambil membuat gerakan mengunci mulutnya lalu membuat kuncinya dengan sangat jauh lalu menggelengkan kepalanya beberapa kali karena takut Wu Ruxin akan memukulnya lagi.


Di saat keduanya sedang berada dalam suasana yang tidak menyenangkan tiba-tiba sebuah portal segel formasi teleportasi muncul di hadapan Ye Zhin dan Wu Ruxin dan keduanya pun memutuskan untuk pergi bersama.


“Master Ye, ayo kita keluar dari sini dan mencari Anggota Menara Formasi Shinzu yang lain yang berpencar.” Ucap Wu Ruxin yang berjalan memasuki portal tersebut terlebih dahulu yang langsung diikuti Ye Zhin di belakangnya.

__ADS_1


#Bersambung#


Hmmm, bagaimana kelanjutan dari Ekspedisi Makam Kuno? Harta Karun apa yang ada di dalam sana? Baca di bab selanjutnya ya..


__ADS_2