Kelahiran Kembali Kaisar Legenda

Kelahiran Kembali Kaisar Legenda
BAB 95. Bertamu


__ADS_3

Ye Zhin mendengar perkataan lembut dari mulut Li Yuchen pun langsung menangis terharu sehingga membuat Li Yuchen tidak tau harus mengatakan apa jadi memilih untuk membiarkannya hingga tenang.


"Apakah kau sudah merasa tenang sekarang?" tanya Li Yuchen dengan satu alis yang naik ke atas sambil duduk meminum tehnya saat melihat mata sembab Ye Zhin.


"Aku tidak tau siapa orang yang begitu penting bagimu yang sakit itu tapi jangan khawatir sebelum waktu ajalnya dia pasti akan sehat kembali." ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang datar.


"Terima kasih Bos." ucap Ye Zhin dengan senyum yang lebar dan cerah.


"Hah! Aku ingin kau belikan aku rumah yang jika dari luar terlihat biasa saja atau kecil tapi saat masuk ke dalam rumah itu sangatlah besar dan mewah." ucap Li Yuchen dengan nada suara dan ekspresi wajah yang datar.


"Aku juga ingin kau telah mengisi rumah itu dengan barang-barang yang baru dan pekerjakan beberapa pekerja yang bisa diandalkan serta terpercaya menurutmu." ucap Li Yuchen sambil menatap Ye Zhin dengan ekspresi wajah yang serius dan sorot mata yang tajam.


"Apakah rumah ini untuk ditempati oleh Nyonya Bos Masa Depan denganmu, Bos?" tanyq Ye Zhin dengan ekspresi wajah yang penasaran dan mata yang berbinar menunjukkan keingintahuan yang tinggi.


"Benar! Rumah ini sebagai jaga-jaga jika Keluarga Seo ingin aku dan dia keluar tepat setelah pernikahan." ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang serius.


"Hmmm, kenapa Bos dan Nyony Bos keluar dari rumah Keluarga Seo?" tanya Ye Zhin yang masih belum mengerti apapun dengan ekspresi wajah yang polos.


"Apa kau lupa gosip yan tersebar tentang diriku yang asli di luaran sana?" tanya Li Yuchen yang mecoba mengingatkan Ye Zhin tentang kenyataan yang terlupakan beberapa hari terakhir.


"Agh, aku ingat sekarang. Bos menyebarkan berita bahwa anda orang yang tidak kompeten, jelek, lemah, kurus dan tidak memiliki kekuatan bahkan Ayah Boa telah diturunkan dari Kepala Keluarga Li. Itu lah sebabnya ada rumor bahwa Keluarga Seo berencana membatalkan pernikahan ini." ucap Ye Zhin secara terang-terang tanpa melihat perubahan ekspresi di wajah Li Yuchen.


"Anak ini sungguh tidak tau cara membaca situasi. Orang yang kau bicarakan adalah pemilik tubuh ini yang asli tapi karena sekarang aku yang menempati tubuh ini. Aku tidak akan membiarkan rumor itu terus berlanjut paling tidak sampai aku berhasil mendapatkan kekuatan yang bisa menjagaku dan Istriku nanti." ucap Li Yuchen dalam hati sambil membayangkan Seo Xiqin di dalam fikirannya.

__ADS_1


Ye Zhin yang telah mengerti tugasnya pun bergegas pergi ke Balai Kota tempat orang-orang memasarkan rumah yang ingin dijual untuk menemukan rumah yang diinginkan Li Yuchen.


Li Yuchen yang ditinggal sendiri menyimpan kembali semua benda yang telah di bawa Ye Zhin sambil menambahkan beberapa Pil, Tanaman Obat dan Kertas Segel Formasi serta beberapa benda lain yang dimiliki Li Yuchen di dalam Giok Naga Hijau Emas.


"Aku rasa ini semua sudah lebih dari cukup untuk Istriku. Harap dia menyukai Hadiah Pernikahan yang aku sengaja persiapkan untuknya." ucap Li Yuchen dengan senyum penuh harap dengan tatapan penuh perhatian.


Li Yuchen yang telah mempersiapkan semuanya pun pergi ke Kediaman Keluarga Seo dengan tangan kosong sambil berjalan kaki tanpa ada iring-iringan Pengantin yang seharusnya ada saat ingin meminta Calon Istrinya.


Li Yuchen yang telah berdiri di depan pintu besar berwarna merah dengan papan nama bertuliskan "Kediaman Keluarga Seo" pun segera mengetuk pintu berulang kali tapi tidak mendapatkan jawaban apapun sehingga Li Yuchen pun memutuskan berteriak memanggil orang yang ada di dalamnya.


"Namaku Li Yuchen dari Keluarga Li di Kota Kunlun, datang untuk memenuhi Janji Pernikahan yang telah disepakati antara dua orang Tetua Keluarga." teriak Li Yuchen dengan suara yang sangat keras dengan wajah yang memerah karena harus menggunkan kekuatan asli tubuhnya tanpa bantuan energi kultivasinya.


"Apa sih? Hanya anak dari Kepala Keluarga yang telah diturunkan berani sekali datang ke Kediaman Keluarga Seo meminta Nona kami menikah dengan sampah sepertimu!" teriak salah seorang Penjaga dengan suara yang sangat keras dengan nada merendahkan dan tatapan mata yang menghina.


"A-aku datang hanya ingin memenuhi Janji Pernikahan yang dibuat oleh Tetua dari dua Keluarga. A-aku tidak datang untuk mempermalukan Nonamu." ucap Li Yuchen dengan tawa yang hambar sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


Namun sebelum Penjaga itu menjawab perkataan Li Yuchen, Sui'er dan Luo'er telah ada di depan pintu gerbang sehingga membuat Penjaga itu langsung menutup mulutnya.


"Jangan menghalangi kedatangan Tuan Muda Li. Meskipun ayahnya telah diturunkan dari Posisi Kepala Keluarga tapi dia tetap Anggota Keluarga Bangsawan yang memiliki status yang berbeda denganmu yang hanya Rakyat Biasa!" sindir Sui'er dengan nada suara yang sinis dan tatapan mata yang tajam.


Penjaga yang mendengar perkataan sinis Sui'er ingin sekali memberinya pelajaran tapi Sui'er yang tidak terima dilawan pun mengeluarkan aura kultivasinya yang akhirnya membuat kedua penjaga menundukkan kepala karena takut.


"Selamat datang ke Kediaman Keluarga Seo, Tuan Muda Li. Silahkan masuk. Kepala Keluarga Seo telah menunggu kedatangan anda di Aula Utama." ucap Luo'er dengan ekspresi wajah yang cerah dengan senyum lembut.

__ADS_1


Li Yuchen yang melihat dua orang pelayan pribadi dari Calon istrinya yang sengaja datang menjemput kedatangannya dan membelanya pun merasa sangat senang dan bahagia.


"Istriku dan dua Pelayannya memang orang yang baik. Aku memang sangat beruntung." ucap Li Yuchen dalam hati dengan senyum yang bahagia di hatinya.


Sui'er yang pergi bersama Luo'er untuk mengantar Li Yuchen menemui Seo Hong pun menatap tajam ke arah Penjaga yang merendahkan Li Yuchen dan mengatakan kata-kata yang membuat Penjaga itu merasa terhina.


"Sampah! Tidak berguna!" ucap Sui'er dengan nada yang sinis dan tatapan mata yang tajam dan juga merendahkan dengan ekspresi wajah yang kesal.


Sui'er dan Luo'er yang telah mengantar Li Yuchen sampai di depan Aula Utama pun kembali menemui Seo Xiqin sambil menundukkan kepala dengan sopan.


"Tuan Muda Li, di depan sana adalah Aula Utama tempat Tuan Besar yang telah menunggu kedatangan anda." ucap Luo'er dengan sangat sopan sambil menundukkan kepalanya sedikit lalu berjalan pergi.


Sementara itu, Seo Xiqin yang sedang duduk di depan cermin sambil memakai cadar dengan riasan wajah yang tipis dengan pakaian yang sederhana tapi terlihat anggun dan cantik.


"Hari ini adalah hari kedatangan Tuan Muda Li ke Kediaman Keluarga Seo, aku tidak ingin Tuan Muda Li merasa tersinggung kepadaku dan kedua Pelayanku. Aku harus mengeluarkan kesan positif padanya agar saat dirinya ada di puncak, dia tidak akan menghukumku dan menelantarkanku begitu saja." ucap Seo Xiqin dengan tatapan mata yang tajam menatap cermin yang ada di depannya.


Sui'er dan Luo'er yang telah kembali segera melapor dan membuat Seo Xiqin bersiap untuk menemui Calon Suaminya.


"Nona, Tuan Muda Li telah ada di depan pintu Aula Utama." ucap Sui'er dengan ekspresi wajah tidak senang dengan tatapan mata menunjukkan ketidaksetujuan.


"Aku tau mungkin berfikir aku harusnya bisa mendapatkan Pria yang jauh lebih baik sebagai Suamiku tapi Sui'er aku lebih memilih menikah dengan pria yang sepertinya asalkan tidak ada wanita lain dalam pernikahan kami di masa depan." ucap Seo Xiqin demgan senyum lembut mencoba menenangkan Sui'er dan Luo'er yang ragu akan keputusannya.


#Bersambung#

__ADS_1


__ADS_2