Kelahiran Kembali Kaisar Legenda

Kelahiran Kembali Kaisar Legenda
BAB 369. Menjadi Kasim


__ADS_3

Li Yuchen yang menunggu hingga makanan dan anggur dibawa masuk ke dalam ruangannya langsung bergerak tepat setelah semua pelayan meninggalkan ruangannya.


Li Yuchen yang merupakan Master Formasi dapat dengan mudah menggunakan Segel Formasi Teleportasi untuk berpindah tempat apalagi dengan jarak yang sangat dekat.


“Segel Formasi! Teleportasi aktifkan!” ucap Li Yuchen dengan suara yang rendah sambil memegang Kertas Segel berwarna putih di tangan kanannya.


Li Yuchen yang sudah melihat jika ruangannya dan ruangan Putra Mahkota Qi Houran tidak berbeda jauh pun langsung bersembunyi di balik tirai di samping tempat tidur setelah berpindah tempat.


“Hmmm, orang seperti ini ingin menjadi Kaisar di masa depan! Sungguh sangat disayangkan! Pasti akan sangat banyak wanita yang harus menyerah dan memberikan dirinya kepada orang yang tidak berguna ini!” gumam Li Yuchen dengan suara yang rendah dengan ekspresi wajah yang dingin.


Li Yuchen yang ingat jika Shanyuan telah memberikannya sejumlah racun yang dapat digunakan untuk memberikan orang lain pelajaran yang berharga.


Li Yuchen yang ingat jika salah satu racun yang diberikan oleh Shanyuan bisa membuat orang yang terkena racun kehilangan kesadarannya selama sepuluh menit lalu melupakan yang telah terjadi padanya pun dengan cepat mengambil botol cairan tersebut.


Li Yuchen yang tidak ingin menghabiskan racun yang berharga untuk orang yang tidak berguna pun mengeluarkan tiga buah jarum perak lalu mengolesinya dengan racun yang dimilikinya.


Lalu dalam waktu singkat, jarum perak tersebut telah berpindah posisi dari sela-sela jari tangan Li Yuchen ke leher Putra Mahkota Qi Houran dan dua wanita penghiburnya.


Tak butuh waktu lama, tepat setelah jarum perak menyentuh kulit ketiganya, ketiganya langsung terjatuh ke atas meja dan kehilangan kesadarannya.


“Aaarrgghh!” teriak ketiganya dengan suara yang sedikit tinggi secara bersamaan dengan ekspresi wajah yang terkejut.


Li Yuchen yang sudah sangat yakin jika ketiganya telah kehilangan kesadarannya pun dengan cepat keluar dari persembunyiannya dan berdiri di hadapan Putra Mahkota Qi Houran.


“Hmmm, orang seperti ini ingin merebut Qier dariku! Sungguh tidak pantas!” ucap Li Yuchen dengan tatapan mata menghina.


“Hah! Waktuku tidak banyak dan aku pun tidak ingin berlama-lama disini.” Ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang tidak senang dengan tatapan mata yang kesal.


Li Yuchen yang juga merupakan Seorang Ahli dalam Pengobatan pun mengeluarkan jarum perak miliknya lalu menendang kepala Putra Mahkota Qi Houran yang ada di atas meja ke belakang hingga akhirnya membuat Putra Mahkota Qi Houran terlentang di ke belakang.

__ADS_1


Li Yuchen yang melihat Putra Mahkoa Qi Houran terbaring tidak berdaya membuat perasaan kesal dan marah di hati Li Yuchen menjadi semakin emosi.


“Hmmm, Aku sangat yakin kau tidak akan pernah merasa bersalah kepada semua wanita yang kau paksa untuk memenuhi hasrat b**atmu itu!”


“Aku pun sangat yakin jika kau tidak akan pernah berpikir akan ada orang yang akan membalas dendam atau semua perbuatanmu karena kau adalah Kaisar masa depan!”


“Oleh karena itu, aku akan mewakili semua wanita yang kau rusak dan semua ayah yang hatinya hancur melihat tangisan Putrinya untuk memberimu pelajaran yang sangat berharaga!”


“Kau sangat senang bermain-main dengan wanita, bukan? Lalu bagaimana jika satu-satunya alat yang kau gunakan untuk bermain-main menjadi tidak beguna? Hmmm, aku jadi penasaran bagaimana reaksimu selanjutnya!”


Li Yuchen yang menggeluarkan satu set lengkap Jarum Perak pun dengan cepat melemparkannya ke setiap sudut tubuh Putra Mahkoa Qi Houran tanpa ada satu jarum pun yang meleset.


“Tekhnik Penguncian Birahi! Dua Puluh Empat Jarum Maut!” ucap Li Yuchen dengan suara yang rendah dengan senyum yang lebar dan ekspresi wajah yang sangat puas.


Hanya dalam waktu hitungan menit, semua jarum telah berpindah posisi ke tubuh Putra Mahkoa Qi Houran dan secara perlahan wajah Putra Mahkoa Qi Houran yang berwarna merah berangsur menjadi normal kembali.


Li Yuchen yang tidak ingin meninggalkan jejak apapun dengan cepat mengalirkan Energinya dan menarik kembali semua Jarum Perak yang ada di tubuh Putra Mahkoa Qi Houran dan menyimpan semuanya kembali ke dalam Tas Qiankun.


Li Yuchen yang tau jika waktunya hampir habis pun dengan cepat berteleportasi kembali ke ruangannya dan menyantap semua makanan yang ada disana hingga habis.


“Hmmm, apakah nafsu makanku yang bertambah atau perasaanku yang sedang senang? Semua makanan dan minuman ini terasa sangat enak!” gumam Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang bahagia.


Li Yuchen yang telah menghabiskan makanannya pun membayar semuanya bahkan memberikan tips yang besar kepada Pelayan yang membantunya lalu tanpa pikir panjang kembali ke Penginapan.


Li Yuchen kembali ke Penginapan tidak sengaja bertemu dengan Ji Zhaifeng di pintu depan Penginapan pun berakhir di Ruang Kerja.


“Tuan Muda Ji, jika ada yang ingin kau laporkan padaku maka silahkan katakan saja!” ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang serius.


“Tuan Muda Li sepertinya sangat sibuk. Tentu saja Tuan Muda Li sibuk karena harus mempersiapkan diri dalam Pertandingan Persahabatan Tiga Daratan pada Babak selanjutnya!” ucap Ji Zhaifeng dengan senyum yang lembut dengan ekspresi wajah yang sangat ramah.

__ADS_1


Ji Zhaifeng yang tau jika Li Yuchen tidak ingin berlama-lama duduk dengannya pun mengeluarkan sebuah gulungan dan menyerahkannya kepada Li Yuchen.


“Aku sangat yakin jika Tuan Muda Li pasti akan lolos dalam Babak selanjutnya. Oleh karena itu, aku ingin Tuan Muda Li melihat ini!” ucap Ji Zhaifeng dengan senyum yang lebar seperti seorang malaikat.


Li Yuchen yang mengambil gulungan yang diberikan pun dengan cepat membuka gulungan tersebut lalu membacanya dengan seksama.


“I-ini... Apakah Tuan Muda Ji serius memberikan informasi ini kepadaku?” tanya Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang bingung dengan alis yang mengkerut.


“Tentu saja. Aku tau jika Liao Hunyuan adalah harapan pertama Daratan Yunzan untuk menang di posisi pertama tapi bagiku dan Ayahku semuanya tidak penting!” ucap Ji Zhaifeng dengan tatapan mata yang tajam.


“Bukankah musuh dari musuhku adalah teman? Karena Tuan Muda Li sudah bermusuhan dnegan Liao Hunyuan atas perbuatannya kepada salah satu anggotamu yang berasal dari Daratan Yunzan!” ucap Ji Zhaifeng dengan percaya diri.


“Keluarga Liao tidak panats mendapatkan kehormatan untuk memenangkan Pertandingan ini karena mereka telah berani berbohong dan membunuh adikku!” ucap Ji Zhaifeng dengan mata yang tajam dengan takad yang membara.


Setelah mendengar perkataan Ji Zhaifeng, Li Yuchen pun mengingat salah satu kejadian saat dirinya memasuki Reruntuhan Kuno pun menyadari maksud tujuan Ji Zhaifeng.


“Hmmm, aku ingat saat aku kembali dari ruangan itu. Aku melihat beberapa orang terbaring di lantai dan tidak sadarkan diri. Sepertinya salah satu dari mereka adalah adik kandung Ji Zheifeng!” ucap Li Yuchen dalam hati dengan ekspresi wajah yang berubah serius.


“Aku mengerti. Sepertinya Tuan Muda Ji telah mengetahui bahwa Liao Fengyu dan He Qingyu yang telah menjadi pelakunya!” ucap Li Yuchen dengann senyum kecil di sudut bibirnya.


Ji Zheifeng yang mendengar perkataan Li Yuchen pun menyadari bahwa informasi yang didapatkannya sangat tepat.


Li Yuchen yang telah menyelesaikan urusannya dengan Ji Zheifeng pun kembali ke kamarnya dan melakukan Latihan Tertutup untuk meningkatkan kultivasinya.


"Hmm, aku kira Liao Hunyuan berada satu tingkat di bawahku tidak disangka ternyata tingkat Kultivasinya berada sama denganku! Jika seperti ini aku harus segera meningkatkan kultivasiku!" ucap Li Yuchen dengan tekad yang kuat.


#Bersambung#


Bagaimana nasib Putra Mahkoa Qi Houran? Apakah ada yang bisa menebaknya? Hehehe... komen di kolom komentar ya...

__ADS_1


__ADS_2