Kelahiran Kembali Kaisar Legenda

Kelahiran Kembali Kaisar Legenda
BAB 117. Pria Mesum


__ADS_3

Ye Zhin yang mendapatkan perintah dari Li Yuchen untuk memberikan pelajaran kepada orang yang berani mengganggu malam pertamanya pun langsung bergerak dengan cepat.


"Jangan salahkan aku berbuat kejam. Salahkan diri kalian sendiri yang memiliki pikiran bodoh merebut Nyonya Bosku!" ucap Ye Zhin dengan senyum jahat sambil mengangkat ketiganya dengan bantuan penjaga yang telah di rekruit Ye Zhin untuk menjaga Kediaman Li Yuchen.


"Angkat ketiga orang ini dan ikuti aku!" perintah Ye Zhin dengan ekspresi wajah tanpa ekspresi dan sorot mata yang tajam dengan nada suara yang dingin.


Ye Zhin yang telah berdiri di depan pintu Restoran Lingyu pun memakai jubah berwarna hitam sambil menyembunyikan wajahnya lalu masuk ke dalam dengan langkah yang tenang.


Ye Zhin yang memiliki rencana yang sangat menarik pun langsung memesan kamar yang paling besar dan mewah dan tak lupa memesan beberapa makanan serta minuman yang enak.


"Siapkan aku ruangan VIP yang besar dan mewah. Jangan lupa bawakan makanan dan minuman yang enak satu jam dari sekarang." ucap Ye Zhin sambil memberikan tiga tael perak kepada Pelayan pria itu untuk memperlancar rencananya.


Dalam waktu singkat Ye Zhin pun telah memasuki ruangan yang telah disediakan lalu membuka jendela dan membiarkan penjaga membawa masuk tiga orang Tuan Muda Keluarga Wu dan Keluarga Ye masuk ke dalam.


"Letakkan ketiganya di sana dan lepaskan pakaian dan celana ketiganya. Setelah itu kalian boleh pergi!" ucap Ye Zhin dengan senyum jahat sambil memandang rendah ketiganya.


Ye Zhin yang ditinggal bersama tiga orang itu pun memasukkan Pil Perangsang Hewan yang didapatkannya di Pasar Gelap ke dalam mulut ketiganya lalu menyadarkan ketiganya.


"Karena kalian sangat ingin bersenang-senang malam ini maka aku akan mengabulkannya. Kalian akan sangat menikmati malam yang panjang ini. Selamat besenang-senang." ucap Ye Zhin dengan senyum jahat sambil berdiri di depan jendela meninggalkan ruangan tersebut.


Setelah kepergian Ye Zhin, ketiga orang tersebut perlahan tersadar dan menyadari jika tubuh mereka sangat panas lalu saat melihat satu sama lain, perasaan tidak biasa pun timbul.


Ketiganya pun tanpa disadari melakukan sesuatu yang tidak seharusnya dilakukan dan saat ketiganya sedang menikmati permainan di antara mereka beberapa pelayan pun datang membawa makanan.


"Aaarrgghhhh!" teriak beberapa seorang pelayan secara bersamaan dengan sangat keras hingga menjatuhkan semua makanan yang sedang dibawa mereka.


Setelah mendengar teriakan itu, pelayan yang lain dan tamu-tamu yang ada di restoran itu pun bergegas datang dan melihat skandal yang besar tersebut.


Ketiganya pun langsung memasang wajah takut, cemas dan khawatir di saat bersamaan saat melihat semua orang telah berkumpul sambil melihat mereka yang tidak memakai pakaian yang lengkap.

__ADS_1


"Apa yang kalian lakukan? Pergi! Pergi dari sini!" teriak salah seorang pria yang memiliki status Bangsawan sambil berlari ke arah jendela dan melompat sambil membawa pakaiannya keluar.


Keadaan itu pun menjadi semakin heboh saat Ye Zhin sengaja membayar orang untuk menyebarkan berita itu ke seluruh Kota.


"Sekarang tamat sudah riwayat kalian! Hahaha... Bos pasti akan sangat senang setelah mendengar berita ini besok pagi!" ucap Ye Zhin dengan senyum jahat sambil tertawa kecil sambil bersembunyi di atas Pohon melihat semua yang terjadi dari jauh.


"Hah! Karena pertunjukan telah selesai, sebaiknya aku istirahat dan kembali ke rumah. Hoam!" ucap Ye Zhin sambil menguap dengan ekspresi wajah yang malas dan lelah di saat bersamaan.


Keesokan harinya, Li Yuchen yang tertidur dengat sangat lelap pun tidak bisa bangun tepat waktu hingga membuat Seo Xiqin yang terbangun menjadi sangat terkejut.


"Hoam!" ucap Seo Xiqin dengan mata yang masih tertutup dengan ekspresi wajah yang malas tapi tetap terlihat cantik.


"Hmmm, kenapa rasanya tubuhku berat sekali seperti ada yang menindiku?" tanya Seo Xiqin dalam hati dengan mata yang masih terpejam yang masih belum sadar seratus persen.


"Eh, ini tangan siapa?" guman Seo Xiqin lagi saat membuka matanya dan melihat ada sebuah tangan yang sedang memeluk perut dan pinggangnya.


"Aarrggghhh!" teriak Seo Xiqin dengan suara yang sangat keras sambil menendang tubuh Li Yuchen hingga Li Yuchen terjatuh ke lantai.


Li Yuchen yang terbangun dari tidur dan tidak dalam keadaan yang waspada harus menerima rasa sakit saat jatuh ke lantai.


"Aduuhh!" teriak Li Yuchen dengan ekspresi wajah kesakitan sambil memegang pantatnya yang pertama kali mencium lantai.


"Dasar pria mesum! Beraninya kau mengambil kesempatan di saat aku tidur!" teriak Seo Xiqin dengan ekspresi wajah yang kesal sambil melempari Li Yuchen dengan bantal.


"Aduh! Qier tenanglah. A-aku minta maaf tapi kita sudah menikah dan memeluk Istri sendiri bukankah itu hal yang wajar?" ucap Li Yuchen yang mencoba membela dirinya sambil menyembunyikan wajahnya di balik bantal karena takut Seo Xiqin melemparinya dengan vas bunga yang sedang ada di tangannya.


"Wajar gundulmu? Keluar dari sini! Dasar mesum!" teriak Seo Xiqin dengan wajah yang marah dan kesal di saat bersamaan sambil melempari Li Yuchen dengan bantal kembali setelah meletakkan vas bunga yang baru saja di pegangnya.


"Ba-baik. A-aku keluar sekarang." teriak Li Yuchen dengan suara yang gagap sambil bangun dan berlari dengan terburu-buru menuju ke pintu keluar.

__ADS_1


Li Yuchen yang telah keluar dari Kamar Pengantinnya pun bertemu dengan Sui'er dan Luo'er yang ternyata telah berdiri di depan pintu.


"Selamat pagi, Tuan Muda!" ucap Sui'er dan Luo'er secara bersamaan dengan ekspresi wajah yang menahan tawa sambil membawa air untuk cuci muka dan sarapan pagi.


"Ya.. ya.. Selamat pagi." ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang kaku sambil berlari menjauh dan kembali ke ruangan tempat tinggalnya sementara.


Li Yuchen yang telah berada di dalam kamarnya pun bersandar di balik pintu dengan wajah yang lega.


"Hah! Akhirnya damai juga. Tidak disangka ternyata Qier kalo sedang kesal dan marah galak juga. Hehehe..." ucap Li Yuchen dengan senyum manis dan tawa kecil dengan ekspresi wajah yang bahagia.


"Meskipun harus ditendang dari atas tempat tidur hingga pantat dan pinggangku sakit bahkan harus dilempari bantal beberapa kali. Rasanya itu sebanding dengan yang aku dapatkan. Hehehe..." gumam Li Yuchen yang berjalan menuju tempat tidurnya dengan wajah yang gembira dan tawa yang ceria.


"Aku rela menerima sakit ini asalkan bisa memeluk Qierku tersayang semalaman.. Hehehe.. Meskipun aku dibilang Mesum tapi Mesum dengan Istri sendiri tidak dosa juga. Hihihi..." ucap Li Yuchen dengan tawa jahat yang memiliki niat tersembunyi dengan ekspresi wajah yang bahagia sambil mengingat kembali kehangatan yang dirasakannya semalaman.


Sementara itu, Seo Xiqin yang berada di dalam Kamar Pengantin sendiri langsung menjadi sangat kesal saat pintu kamar terbuka kembali.


"Dasar mesum! Kenapa kau kembali lagi?" teriak Seo Xiqin dengan ekspresi wajah yang kesal sambil melempar bantal lain yang ada di sampingnya.


Sui'er yang telah menjadi lebih peka pun langsung menangkap bantal yang dilempar Seo Xiqin dan langsung menggoda Seo Xiqin bersama Luo'er.


"Siapa yang mesum, Nona?" tanya Sui'er dengan ekspresi wajah yang menahan tawa sambil tersenyum canggung.


"Benar? Aku jadi penasaran siapa pria mesum yang dimaksud Nona hingga membuat wajahya menjadi memerah!" ucap Luo'er dengan ekspresi wajah yang geli sambil menahan tawa.


Seo Xiqin yang melihat kedua pelayan setianya itu datang sambil menggodaya membuat Seo Xiqin menjadi sangat malu.


"Jika kalian kemari hanya ingin menggodaku lebih baik keluar saja! Hmm!" ucap Seo Xiqin dengan ekspresi wajah yang kesal sambil membuang wajah ke arah lain dengan tangan bersilang diletakkan di depan dada.


#Bersambung#

__ADS_1


Ada yang bisa tau, apa yang akan terjadi selanjutnya pada Pasangan Pengantin Baru ini, ya? Jawab di kolom komentar ya.


__ADS_2