
Wu Ruxin yang melihat Wu Peng sedang membantu Rakyat untuk bergerak ke Kediaman Walikota untuk mengungsi langsung segera melompat dan berdiri di hadapan Wu Peng.
“Berhenti! Kak, kau tidak bisa membawa mereka semua ke Kediaman Walikota!” ucap Wu Ruxin dengan suara yang keras dengan ekspresi wajah yang panik.
“Apa maksudmu? Kenapa tidak bisa?” tanya Wu Peng dengan alis yang mengkerut dengan tatapan mata yang penasaran dan ekspresi wajah yang bingung.
“Hewan Besar sedang mengarah ke Kediaman Walikota dan dalam waktu singkat Kediaman Walikota pasti akan segera dikuasai oleh Hewan Buas! Jadi kita tidak bisa membawa mereka semua kesana!” ucap Wu Ruxin dengan penuh percaya diri.
Orang-orang yang mendengar perkataan Wu Ruxin pun menjadi sangat panik dan langsung membuat kegaduhan dimana-mana.
“Bagaimana ini? Kemana kita harus berlindung?”
“Aku tidak mau mati, suamiku. Carilah tempat agar kita bisa selamat!”
“Agh! Aku ingin hidup. Apakah kalian tidak bisa memberikan kami kesempatan untuk hidup?”
Wu Peng yang melihat semua yang dilakukan oleh Wu Ruxin hanya bisa menggigit bibir bawahnya dan mengepalkan tangannya karena kesal tapi tidak bisa melampiaskannya.
“Sial! Kenapa semua menjadi kacau seperti ini?” gumam Wu Peng dengan suara yang rendah dengan ekspresi wajah yang kesal dan frustasi di saat bersamaan.
Wu Ruxin yang tidak menyangka jika pernyataannya akan membuat semua orang menjadi sangat panik pun menjadi terkejut sambil menutup mulutnya yang terbuka lebar serta mata yang menatap bingung ke arah orang-orang yang berubah menjadi tidak bisa diatur.
Tetua Han dan Master Sun yang menghadapi situasi yang sama dikarenakan Wu Ruxin pun menjadi sangat kesal lalu mengusir Wu Ruxin pergi.
“Jika yang dikatakan Nona Wu benar adanya. Kenapa Nona Wu tidak membantu ke Garis Depan untuk menghajar semua Hewan Buas itu lalu serahkan masalah Rakyat Kota Jinlin kepada kami!” ucap Tetua Han dengan nada suara yang terdengar sangat dingin dengan kata-kata yang biasa saja tapi jika dirasakan memiliki makna yang mendalam.
Wu Ruxin yang mendengar pengusiran di saat genting seperti ini dari Tetua Han pun menoleh ke arah Wu Peng tapi ternyata Wu Peng tidak memberikan respon apapun sehingga membuat Wu Ruxin sangat kecewa dan pergi dari tempat itu.
Wu Ruxin yang marah dan kesal karena niat baiknya tidak disambut dengan baik pun tiba-tiba menghentikan gerakannya di tengah-tengah pertarungan.
“Kemana aku harus pergi? Apakah aku harus ke Gerbang Kota dan membantu disana tapi jika Ayah mengetahuinya Ayah pasti akan marah? Lalu jika aku kembali membantu warga mengungsi, apakah mereka akan menerimaku?” tanya Wu Ruxin dengan ekspresi wajah yang bingung.
__ADS_1
Namun di saat Wu Ruxin larut dalam pikirannya, Paman Ong yang menjaga Kediaman Li Yuchen pun datang berdiri di tengah-tengah orang.
“Ikuti aku! Kalian semua akan aman jika berlindung di Kediaman Tuan Muda Li. Aku akan membantu membukakan jalannya!” ucap Paman Ong dengan suara yang keras di atas sebuah Rumah.
Sebagian Rakyat Kota Jinlin tidak mengenal Li Yuchen jadi semuanya pun menatap bingung tapi Wu Peng yang pernah melihat Paman Ong saat Wu Ruxin membuat masalah sebelumnya pun langsung menyadari maksud dari Paman Ong.
“Itu adalah Kediaman Tetua Li! Semuanya ikuti dia! Tempat itu sangat aman karena terpasang Segel Formasi Perlindungan tingkat tinggi!” teriak Wu Peng dengan suara yang sangat keras dan membuat orang-orang yang panik pun menganggukkan kepalanya mengikuti Wu Peng.
Tetua Han dan Master Sun yang sangat mengenal Kekuatan yang dimiliki Li Yuchen tidak ingin berdebat sehingga membantu semua Warga Kota Jinlin untuk mengungsi dengan selamat.
Paman Ong yang mengambil keputusan sepihak karena tidak bisa menghubungi Li Yuchen tidak pernah merasa berpikir akan menyesalinya.
“Maafkan aku Tuan Muda karena tidak meminta izinmu terlebih dahulu tapi Kota Jinlin sedang dalam masa krisis. Aku akan segera mengirimkan surat permintaan maaf dan pernyataan bersedia menerima hukuman apapun!” ucap Paman Ong dalam hati dengan ekspresi wajah yang serius.
Hanya dalam waktu setengah jam semua Rakyat Kota Jinlin telah berpindah tempat ke Kediaman Li Yuchen.
Paman Ong yang memutuskan untuk membantu pun menyiapkan satu bangunan khusus untuk ditempati orang-orang.
Namun saat semua Hewan Buas itu ingin menyerang tembok dan memaksa masuk ke dalam tiba-tiba sebuah Formasi Perlindungan muncul.
Orang-orang yang berada di dalam Kediaman Li Yuchen pun menjadi sangat terkejut dan kagum di saat bersamaan.
“Apakah itu Formasi Perlindungan yang dimaksud Tuan Muda Wu?”
“Wah! Hebat sekali! Kita pasti akan selamat jika seperti ini!”
Hewan Buas yang tidak mengerti apapun mengenai Formasi Perlindungan terus menyerang Formasi yang dibuat oleh Li Yuchen tapi tidak ada satu pun yang berhasil.
Bahkan sampai pada suatu titik, Segel Formasi Perlindungan yang dibuat berubah menjadi Segel Formasi Penyerangan dan menyerang semua Hewan Buas yang berada di depan Kediaman Li Yuchen.
Wu Peng dan Master Formasi lainnya yang melihat Formasi yang ditinggalkan Li Yuchen pun menjadi sangat kagum pada Li Yuchen dan tanpa sadar menjadikan Li Yuchen sebagai Idola mereka.
__ADS_1
Tetua Han dan Master Sun yang juga berada di dalam Segel Formasi itu pun ikut tercengang dan merasakan perasaan aman sama seperti yang lain.
Sementara itu, Walikota Jin Xiping yang mendengar Kediaman diserang oleh Hewan Buas pun terpaksa mundur dan membantu untuk melindungi Kediamannya karena berpikir jika Kediaman telah menjadi tempat pengungsian Rakyat Kota Jinlin.
“Sial! Kenapa bisa seperti ini? Aku harus segera kembali dan melindungi Kediamanku agar tidak ada lagi warga yang menjadi korban.
Namun saat dirinya sampai, Jin Xiping tidak melihat seorangpun Rakyat Kota Jinlin disan pun menjadi sangat bingung.
“Kemana semua Rakyat? Apakah mereka mengungsi ke tempat lain?” tanya Jin Xiping dengan ekspresi wajah yang bingung dengan nada suara yang penasaran.
“Benar, Pak Walikota. Saya dengar semuanya sedang berlindung di Kediaman Tetua Li!” ucap salah seorang Penjaga dengan ekspresi wajah yang datar.
Jin Ling yang juga mengikuti Jin Xiping kembali ke Kediamannya pun menjadi sangat marah dan kesal saat mendengar informasi itu dari Penjaga.
“Apa yang dilakukan orang itu? Apakah dia ingin menjadi Pahlawan bagi Kota Jinlin? Tidak! Ini tidak boleh dibiarkan saja! Aku harus membantu menyelamatkan orang-orang. Aku tidak mau Tuan Muda tidak berguna itu dipuji oleh Seluruh Rakyat Kota Jinlin!” ucap Jin Ling dalam hati dengan senyum yang jahat dengan tatapan mata yang tajam.
Pertempuran dengan Hewan Buas pun berlangsung cukup lama hingga akhirnya Hewan Buas itu mundur sendiri dan keluar dari Kota Jinlin dan meninggalkan Kota Jinlin.
Meskipun Kota Jinlin mendapatkan serangan yang mendadak dengan jumlah kerugian yang sangat besar. Korban meninggal yang dialami Kota Jinlin tidaklah terlalu besar.
Di sisi lain, Kota Xilin yang bertetangga dengan Kota Jinlin yang telah terbiasa dengan Serangan Hewan Buas telah melakukan antisipasi dengan meminta bantuan Li Yuchen membuat Formasi Perlindungan bintang Lima.
Rakyat Kota Xilin yang awalnya akan berpikir bahwa Formasi yang dibuat akan hancur dalam hitungan menit tidak menyangka jika akan bertahan hingga akhir.
Rakyat Kota Xilin yang bersuka cita tidak henti-hentinya menyuarakan nama Walikota Ma dan Jenderal Nanggong yang telah berada di garis terdepan untuk melindungi Kota Xilin.
“Hidup Walikota Ma Guo! Panjang umur Walikota Ma Guo!”
“Hidup Jenderal Nanggong Tianyi! Panjang umur Jenderal Nanggong Tianyi!”
#Bersambung#
__ADS_1
Kota Jinlin yang mengalami kerusakan yang parah menjadi kesulitan untuk tetap bertahann disana. Kira-kira langkah apa yang akan diambil oleh Jin Xiping selanjutnya ya? Tebak di kolom komentar ya...