
Semua orang yang mendengar perkataan Master Kong langsung berlari mengikutinya dan menjadi sangat terkejut dengan yang ada di depan mata mereka.
“I-ini adalah Sumber Kolam Ajaib yang ada di Legenda!” ucap Ye Zhin dengan ekspresi wajah yang terkejut dengan mata yang terbuka lebar.
“Ya, sepertinya begitu!” gumam Master Hu dengan ekspresi wajah yang bahagia sambil menganggukkan kepalanya menyetujui perkataan Ye Zhin.
Master Kong yang menemukan Sumber Kolam Ajaib tersebut pun menjadi orang yang sangat sombong dan membuat yang lain menjadi sangat kesal.
“Aku benar, bukan? Karena aku yang menemukan Sumber Kolam Ajaib ini jadi siapapun yang ingin memasukinya maka dia harus membayar seratus tael perak.” Ucap Master Kong dengan ekspresi wajah yang sombong sambil memandang semua orang yang ada di depannya dengan kepala terangkat.
“Apa maksud ucapanmu, Master Kong? Apakah kau sedang meminta bayaran kepada kami semua?” tanya Wu Ruxin dengan ekspresi wajah yang marah dan kesal di saat bersamaan sambil mengepal kedua tangannya dengan sangat keras.
“Nona Wu jangan marah dulu. Aku adalah Pria Sejati dan aku tidak menerima uang dari Perempuan jadi Nona Wu dan Nona Ye tidak perlu membayar dan bisa menikmati Sumber Kolam Ajaib ini.” Ucap Master Kong dengan senyum yang terlihat sangat menjijikkan yang membuat Wu Ruxin dan Ye Rui menjadi sangat emosi.
“Hah! Kau membiarkan kami masuk begitu saja lalu apa rencanamu? Apa kau ingin satu kolam dengan kami berdua?” tanya Ye Rui dengan nada suara yang tinggi dan ekspresi wajah yang marah.
“Hehehe... Itu akan lebih baik jika Nona Wu dan Nona Ye setuju.” Ucap Master Kong dengan wajah yang tidak tau malu sambil memikirkan hal yang kotor di kepalanya.
Setelah mendengar perkataan Master Kong, Ye Rui dan Wu Ruxin menjadi murka dan memukul serta menendang Master Kong secara bersamaan dengan sangat kuat hingga akhirnya membuat Master Kong terbang ke langit dengan jarak yang sangat jauh dalam kondisi yang tidak sadarkan diri.
“Hmmm! Dasar Pria Mesum yang tidak tau malu!” ucap Wu Ruxin dengan ekspresi wajah yang marah dan kesal di saat bersamaan sambil meletakkan tinju tangannya di depan dengan tatapan mata yang sangat tajam.
“Huh! Beraninya dia memiliki pikiran kotor seperti itu! Aku tidak akan memaafkan pria seperti itu. B*******k!” teriak Ye Rui dengan ekspresi wajah yang marah sambil mengangkat cambuk yang ada di tangannya tinggii-tinggi ke depan ke arah perginya Master Kong.
Semua orang yang melihat sikap Wu Ruxin dan Ye Rui pun menjadi takut dan langsung menelan ludahnya secara bersamaan.
“Baiklah. Karena orang yang tidak tau malu itu sudah pergi maka kita bisa menggunakan Sumber Kolam Ajaib ini dengan tenang.” Ucap Ye Rui sambil berdehem dengan suara keras untuk memecahkan keheningan dengan nada suara yang tegas.
“Aku dan Nona Ye akan berada di Kolam Ying dan kalian para pria akan berada di Kolam Yang dan jangan coba-coba untuk mengintip!” ucap Wu Ruxin dengan ekspresi wajah yang tegasa dan serius dengan tatapan mata membunuh sambil melihat ke arah empat pria yang ada di depannya sambil menekankan satu kata di akhir.
__ADS_1
Li Yuchen yang sangat paham dengan keuntungan yang akan didapatkan setelah berendam di dalam Sumber Kolam Ajaib itu pun membuat Segel Formasi Ilusi yang akan melindungi mereka selama berkultivasi di dalam Sumber Kolam Ajaib.
“Tidak akan ada yang mengintip ataupun mengganggu! Aku akan memasang Segel Formasi Ilusi yang akan membuat kita semua tenang dalam berkultivasi!” ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah dan nada suara yang datar.
Wu Ruxin dan Ye Rui yang mendengar perkataan Li Yuchen pun menjadi sangat senang dan langsung memasang wajah kagum kepada Li Yuchen.
Setelah Segel Formasi terpasang semua orang melepaskan semua pakaiannya dan memasuki Sumber Kolam Ajaib lalu memulai berkonsentrasi menyerap Energi Surga dan Neraka serta Energi Bumi dan Langit untuk meningkatkan Level Kultivasi mereka.
Li Yuchen yang telah berada di Level Bumi tingkat Akhir merasa jika ini adalah kesempatan yang bagus untuk memasuki Level Langit pun langsung mengeluarkan satu botol Pil Terobosn dan menelannya secara bersamaan dan memulai menyerap semuanya.
Li Yuchen yang telah berada satu langkah lagi menuju ke tujuannya pun merasa meridiannya menjadi sangat hangat yang akhirnya membuat cahaya berwarna keemasan keluar dari dalam tubuhnya.
Cahaya keemasan itu pun perlahan menjadi sangat terang dan membuat suhu air yang ada di sekitar Li Yuchen meningkat yang kemudian menyebabkan ledakan yang sangat besar hingga membasahi tubuh Master Hu, Master Sun dan Ye Zhin yang sedang berkonsentrasi dalam kultivasinya.
Li Yuchen yang akhirnya berhasil mencapai Level Langit tingkat Satu menjadi sangat senang dan merasakan banyak sekali perubahan yang terjadi pada tubuhnya.
“Akhirnya aku berhasil juga melewati Level Bumi! Sekarang tubuh ini telah menjadi Immortal dan tidak akan lagi merasakan hal-hal duniawi!” gumam Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang bahagia dengan tatapan mata yang berbinar senang.
Di saat yang sama, Seekor Burung Phoenix yang sedang berada di ujung kematiannya merasa jika dirinya tidak akan bisa menjaga telurnya pun menjadi sangat sedih.
Burung Phoniex yang merasakan adanya Aura Seseorang yang sangat familiar pun memutuskan untuk memandunya agar mendekat ke arahnya.
Li Yuchen yang tidak memiliki tujuan lagi pun memutuskan untuk melihat ke sekeliling dan merasakan ada sesuatu yang janggal yang membuatnya merasa sangat tertarik.
“Apa ini? Sebaiknya aku mengeceknya sebelum terjadi sesuatu yang buruk.” Ucap Li Yuchen yang kemudian bergerak dengan cepat ke sumber Energi yang berbeda.
Li Yuchen yang terus mengikuti instingnya itu pun mengantarkannya sampai di Sebuah Goa yang berjarak kurang lebih 100 meter dari Sumber Kolam Ajaib.
“Goa! Aku merasa ada sesuatu yang besar tersimpan di dalam Goa ini. Aku harus mendapatkannya.” Ucap Li Yuchen dengan nada suara yang rendah sambil berjalan memasuki Goa dengan perlahan dan hati-hati.
__ADS_1
Li Yuchen yang terus masuk ke dalam Goa merasa jika dirinya tidak menemukan ujungnya padahal telah berjalan cukup lama menjadi sangat bingung.
“Ada apa ini? Kenapa aku merasa seperti hanya berputar di tempat?” tanya Li Yuchen pada dirinya sendiri dengan ekspresi wajah yang bingung sambil melihat ke sekeliling tempat.
“Sepertinya aku terjebak ke dalam Sebuah Formasi yang membuatku tidak bisa menemukan jalan keluar!” gumam Li Yuchen dengan nada suara yang rendah.
“Hah! Aku tidak akan bisa keluar dari sini jika tidak menghancurkan Formasi ini dan untungnya Formasi ini hanya ada di tingkat Dua.” Ucap Li Yuchen dengan nada suara yang rendah dengan ekspresi wajah yang lega dan penuh syukur.
Li Yuchen yang tidak membuang waktunya pun mencari Mata Formasi dan mengerahkan kekuatannya untuk menghancurkan Formasi tersebut dalam sekali serang
“Hancurlah!” teriak Li Yuchen dengan sangat keras sambil mengeluarkan energi berwarna biru ke arah sebuah dinding yang ternyata adalah Mata Formasi yang menjadi Pusat Segel Formasi tersebut dibuat.
Dalam waktu singkat, cahaya yang sangat terang dan menyilaukan pun menerangi sekitar sehingga membuat jalan yang terlihat tanpa ujung seperti menemukan akhirnya.
Li Yuchen yang merasakan perasaan yang tidak tenang itu semakin kuat pun menjadi sangat yakin jika arah tujuan sebenarnya ada di depan matanya.
Li Yuchen yang terus melanjutkan perjalanannya menjadi sangat terkejut saat melihat adanya Burung Phoniex yang sedang terbaring dalam kondisi yang sangat lemah.
“Pho-Phoenix!” ucap Li Yuchen dengan nada suara yang rendah dan ekspresi wajah yang terkejut dengan tatapan mata yang terbuka lebar.
Burung Phoenix yang mendengar Nama Rasnya dipanggil pun langsung mengangkat kepala dan tubuhnya dengan sangat gagah yang membuat tubuh Li Yuchen yang tanpa sadar gemetaran.
“Jangan takut! Aku tidak akan memakan ataupun mencelakaimu karena aku sendirilah yang telah memandumu kemari!” ucap Burung Phoenix tersebut dengan nada suara yang tinggi dan penuh wibawa.
“Aku merasakan adanya aura yang sangat familiar berasal darimu seperti Aura dari Klan Naga!” ucap Burung Phoenix dengan nada suara yang lantang dan penuh percaya diri.
“Aku ingin mempercayakan Anakku padamu. Jadikanlah dia sebagai Teman Kontrakmu!” ucap Burung Phoenix tersebut dengan nada suara yang sedikit merendah.
Li Yuchen yang mendengar perkataan Burung Phoenix tersebut menjadi sangat terkejut dan mengalami pertarungan batin di dalam dirinya.
__ADS_1
#Bersambung#
Apa yang akan terjadi selanjutnya? Apakah Li Yuchen akan menerima Telur Burung Phoenix tersebut atau tidak? Jawab di kolom komentar ya..