
Wu Ruxin dan Ye Rui yang mendengar sindiran pedas dari Seo Xiqin tidak bisa mengatakan apapun lagi karena semua yang dikatakan oleh Seo Xiqin adalah kebenaran hingga.
“Maafkan kelancangan kami Nona Seo!” ucap Wu Ruxin yang masih belum bisa menerima kenyataan Seo Xiqin telah menikah dengan Li Yuchen yang langsung bersujud di lantai dengan kepala tertunduk.
“Nona Seo, kami mengaku salah. Kami mohon maafkan kami!” ucap Ye Rui yang ikut turun dari kursinya dan bersujud di lantai dengan kepala tertunduk ke bawah.
Li Yuchen yang dari awal bersembunyi pun akhirnya memutuskan untuk turun dan berdiri di belakang Wu Ruxin dan Ye Rui.
“Chen gege!” ucap Seo Xiqin yang terkejut dengan ekspresi wajah yang bingung.
Wu Ruxin dan Ye Rui yang mendengar nama panggilan yang sangat akrab dari mulut Seo Xiqin untuk Li Yuchen pun langsung menoleh ke belakang dan melihat sosok Li Yuchen yang berdiri dengan tegap dan penuh wibawa serta wajah yang tampan tanpa ada topeng.
Li Yuchen yang mengabaikan tatapan memuja dari Wu Ruxin dan Ye Rui pun berjalan ke arah Seo Xiqin dan menariknya berdiri dan merangkul pinggangnya.
“Chen gege mencarimu kemana-mana tapi ternyata Qier ada di sini.” Ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang lembut dengan tatapan penuh kasih yang membuat perasaan cemburu di wajah Wu Ruxin dan Ye Rui bergejolak.
“Apakah dua orang ini membuatmu susah?” tanya Li Yuchen yang langsung mengubah sikapnya menjadi dingin saat melihat Wu Ruxin dan Ye Rui sambil mengeluakan hawa membunuh yang sangat kuat hingga membuat keduanya merasakan ancaman.
“Apakah orang-orang ini masih menganggap rendah dirimu? Apakah orang ini masih merasa jika mereka adalah wanita yang sangat cantik dan lebih pantas darimu?” tanya Li Yuchen kepada Seo Xiqin dengan ekspresi wajah yang terlihat jahat yang sama sekali tidak membuat Seo Xiqin takut tapi justru terpesona dengan karisma lain yang ada pada Li Yuchen.
Wu Ruxin dan Ye Rui yang menyadari kesalahannya pun langsung bersujud semakin rendah dengan tubuh yang bergetar ketakutan.
“Maafkan kami Nyonya Li! Kami sungguh tidak bermaksud mengganggu! Mohon Nyonya Li berbesar hati!” ucap Wu ruxin dan Ye Rui secara bergantian dengan suara yang sangat keras.
Li Yuchen yang mendengar perkataan keduanya pun tersenyum puas lalu melepaskan rangkulannya di tubuh Seo Xiqin dan berjalan mendekat ke arah Wu Ruxin dan Ye Rui.
“Jangan pernah lupakan statusmu dan juga Istriku!” ucap Li Yuchen dengan nada suara yang mengancam dengan penekanan di setiap katanya dengan tatapan mata yang dingin dan ekspresi wajah yang tidak bersahabat.
Li Yuchen yang ingin bersama dengan Seo Xiqin lebih lama pun pergi meninggalkan keduanya yang masih berlutut dengan ekspresi wajah yang tidak bisa dijelaskan.
Wu Ruxin dan Ye Rui yang diantar keluar dari Kediaman Li Yuchen tiba-tiba merasakan pandangan orang-orang pada mereka semakin buruk sehingga membuat keduanya memutuskan untuk kembali dengan cepat.
__ADS_1
Keesokan harinya, berita tentang perbuatan Wu Ruxin dan Ye Rui telah menyebar sangat cepat sehingga menghancurkan reputasi keduanya dalam sekejap mata.
Seo Wan’er yang mendengar semuanya pun tertawa dengan sangat keras melihat kehancuran saingannya untuk merebut Li Yuchen dari Seo Xiqin.
“Hmmm! Dasar wanita bodoh!” gumam Seo Wan’er dengan ekspresi wajah yang merendahkan dengan senyum yang sangat lebar.
“Siapkan keretaku! Aku ingin pergi sekarang!” ucap Seo Wan’er yang telah berdandan sejak pagi dan berpakaian dengan sangat indah pun berjalan keluar dari Keluarga Seo dengan sangat anggun.
Di saat bersamaan, Seo Xiqin yang tau jika mereka akan segera menuju ke Kota Kunlun dalam waktu dekat pun memutuskan keluar untuk berbelanja.
Li Yuchen yang tidak ingin meninggalkan Seo Xiqin sendiri pun pergi menemaninya yang akhirnya membuat mata semua orang tertuju pada keduanya.
Li Yuchen yang memiliki kekayaan yang tidak terbatas pun membuat Seo Xiqin merasa cemas saat Li Yuchen mulai ingin mengatakan sesuatu.
“Hmmm! Chen gege, tolong hentikan ini! Kita tidak perlu membeli pakaian dan perhiasan sebanyak itu!” ucap Seo Xiqin yang mulai protes dengan sikap Li Yuchen yang membeli apapun yang disentuh olehnya dalam jumlah yang tak terkira.
“Kenapa? Apakah semuanya jelek?” tanya Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang pura-pura polos dengan tatapan mata yang bingung.
“Kalau begitu, aku akan membeli semua yang ada di Toko ini!” ucap Li Yuchen dengan penuh percaya diri dengan nada suara yang sedikit keras.
Seo Xiqin yang tidak ingin mendapatkan perhatian yang semakin berlebihan pun menutup mulut Li Yuchen dengan tangannya dan memerintahkan Sui’er dan Luo’er membeli barang yang dibutuhkannya saja.
“Chen gege, aku sangat lelah. Bisakah kita beristirahat sambil bersantai?” tanya Seo Xiqin yang sudah kehabisan tenaga menghadapi sikap Li Yuchen yang sangat superior.
“Baiklah!” ucap Li Yuchen dengan senyum lembut sambil menggandeng tangan Seo Xiqin masuk ke dalam kereta kuda dan menuju ke sebuah Restoran.
Li Yuchen yang duduk di kursi bundar di depan Seo Xiqin tidak menyangka jika keberadaannya di sana telah mengundang Nona Muda di beberapa Keluarga Bangsawan dan Keluarga Kaya datang menggodanya.
Seo Wan’er yang mengetahui bahwa Seo Xiqin akan keluar dari Kediaman bersama Li Yuchen pun telah mengirim orang untuk mematai-matai keduanya hingga akhirnya mendapatkan informasi yang sangat berharga.
“Saudari! Tidak disangka jika kita dapat bertemu di sini!” ucap Seo Wan’er dengan senyum yang ramah sambil menyapa Seo Xiqin.
__ADS_1
“Agh! Kakak Ipar ternyata ada di sini. Sudah lama kita berkumpul dan makan bersama. Apakah Wan’er boleh makan bersama Kakak Ipar?” tanya Seo Wan’er dengan wajah yang tak tau malu bahkan telah duduk terlebih dahulu sebelum mendapatkan jawaban.
Seo Wan’er yang tidak perduli dengan keberadaan Seo Xiqin pun terus mencoba untuk mendekati dan menggoda Li Yuchen.
“Kakak Ipar, makanlah daging ayam ini. Daging ini terkenal sangat enak di Restoran ini!” ucap Seo Wan’er dengan nada suara yang lembut sambil tersenyum malu-malu sambil meletakkan sepotong daging ayam di mangkok Li Yuchen.
Wu Ruxin dan Ye Rui yang juga mendengar hal itu tidak ingin melewatkan kesempatan berharga itu dan berdiri di belakang Seo Xiqin.
“Agh, Nyonya Li! Tuan Muda Li! Tidak disangka kita bertemu di sini!” ucap Ye Rui dengan senyum yang cantik dengan wajah yang tidak tau malu.
“Sepertinya ini adalah takdir Dewa yang tidak terencana!” gumam Wu ruxin dengan nada suara yang sedikit tinggi sambil tertawa kecil di balik kipasnya.
“Hmmm, kebetulan kami juga belum makan bagaimana kalau kita makan bersama untuk mengatasi masalah yang terjadi beberapa hari ini?” tanya Ye Rui dengan wajah yang tidak tau malu sambil tersenyum lembut.
Wu Ruxin dan Ye Rui yang mencoba untuk mendapatkan perhatian Li Yuchen pun langsung mengambil kursi dan duduk di dekat Li Yuchen yang membuat Seo Xiqin berada di meja yang jauh.
Li Yuchen yang melihat situasi yang terjadi hanya diam dan melanjutkan makannya dan membiarkan Seo Xiqin tertaut dengan perasaannya.
“Hmm! Aku akan memanfaatkan wanita-wanita ini untuk membuat Qier jujur dan sadar akan perasaannya karena aku tidak ingin menunggu lebih lama lagi!” ucap Li Yuchen dalam hati dengan ekspresi wajah yang dingin.
Seo Xiqin yang tidak mengetahui yang ada di dalam pikiran Li Yuchen tanpa sadar telah masuk ke dalam perangkap sehingga membuat Seo Xiqin pergi meninggalkan meja itu dengan dalih pergi ke kamar mandi.
Li Yuchen yang melihat Seo Xiqin menaiki kereta kuda dan pergi meninggalkan dirinya sendiri dari jendela lantai atas pun tersenyum puas.
“Hmmm, jaring telah disebar! Waktunya panen malam ini!” gumam Li Yuchen dengan nada suara yang rendah yang membuat tiga wanita yang sedang duduk di hadapan Li Yuchen bingung.
Li Yuchen yang tidak memiliki selera untuk makan pun berdiri dari tempatnya dan mengeluarkan sekantong uang dari dalam Tas Qiankunnya lalu berjalan menjauh.
Seo Wan’er dan dua lainnya yang tidak ingin kehilangan Li Yuchen pun mencoba mengejar tapi tidak bisa karena Li Yuchen telah menghilang terlebih dahulu dengan menggunkaan Segel Formasi Teleportasi.
#Bersambung#
__ADS_1
Hmmmm, Li Yuchen kuat juga ya imannya saat digoda oleh tiga wanita yang cantik di saat bersamaan! Apakah Seo Xiqin akan benar-benar menyadari perasaannya? Apakah yang akan terjadi pada hubungan Li Yuchen dan Seo Xiqin selanjutnya ya? Tebak di kolom komentar...