Kelahiran Kembali Kaisar Legenda

Kelahiran Kembali Kaisar Legenda
BAB 348. Mu Gecheng


__ADS_3

Li Yuchen yang yang telah memasuki sebuah ruangan dengan ratusan batu yang terpajang pada setiap rak yang ada di dalam Ruangan tersebut pun ikut memilih sepuluh batu dari semua batu telah disediakan oleh Panitia.


Li Yuchen yang menggunakan Keterampilan Mata yang dimilikinya saat menjadi Kaisar Legenda ternyata dapat memilih sepuluh batu dalam waktu sepuluh menit dan hal itu sangat berbeda dengan peserta lain yang bahkan belum memilih satu pun batu.


“Aku sudah memilih. Tolong potong semua batu ini!” ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah dan nada suara yang datar.


Nanluo yang ikut penasaran dengan Kristal yang akan di dapatkan Li Yuchen pun ikut melihat proses pemotongan tersebut.


Nanluo yang sudah berpikir jika Li Yuchen bukanlah orang biasa pun menjadi sangat tertarik dengan latar belakang Li Yuchen setelah melihat semua batu yang dipilih oleh Li Yuchen.


“Tuan Muda Li berhasil lolos! Tuan Muda Li berhasil mendapatkan lima Kristal Biru, dua Kristal Kaca, dua kristal Giok Hijau dan satu Kristal Es! Teriak Nanluo dengan sangat keras hingga semua orang yang menonton pertandingan tersebut mendengarnya.


Semua orang yang mendengarnya pun bersorak gembira dan mulai menawarkan Kristal yang didapatkan oleh Li Yuchen.


“Tuan, berikanlah padaku smeua Kristal Biru itu. aku akan membayarmu dengan Satu Juta Tael Emas!”


“Tidak! Jual padaku saja, Tuan. Aku akan membelinya dengan Satu Setengah Juta Tael Emas!”


“Aku Dua Juta Tae Emas untuk lima Kristal Biru!”


“Aku akan membeli dua Kristal Kaca tersebut dengan Lima Juta Tael Emas!”


Li Yuchen yang mendengarkan banyak sekali teriakan orang-orang yang ingin membeli Kristal miliknya pun memberikan pengumuman.


“Aku akan menjual semua Kristal yang aku dapatkan kecuali Kristal Es ini!” ucap Li Yuchen dengan nada suara yang tegas.


“Aku akan membuatkan Qier kalung yang indah dari Kristal Es ini jadi aku tidak akan menjualnya kepada siapapun!” ucap Li Yuchen dengan senyum yang lembut yang membuat Nanluo yang melihat senyum Li Yuchen menjadi jatuh hati.


Namun tepat setelah pengumuman itu disampaikan Mu Gecheng yang tidak peduli dengan yang dikatakan oleh Li Yuchen pun menyatakan tawarannya di hadapan semua orang.


“Berikan padaku Kristal Es itu dan aku akan membayarmu dengan Dua Puluh Juta Tael Emas!” ucap Mu Gecheng dengan senyum yang lebar dengan tekad yang kuat.

__ADS_1


Li Yuchen yang mengetahui Nama dan Marga dari pria yang berdiri di hadapannya itu pun tersenyum sinis.


“Orang ini memiliki Marga yang sama dengan Ibu Mertua. Mungkin saja dia adalah kerabat dekat dari Qier!” ucap Li Yuchen dalam hati dengan ekspresi wajah yang datar.


“Maafkan saya Tuan tapi Kristal Es ini tidak dijual tapi Kristal yang lain tentu saja boleh anda tawar.” Ucap Li Yuchen dengan nada suara yang sedikit ramah.


“Saya hanya menginginkan Kristal Es itu dan tidak menginginkan yang lain. Jika Tuan Muda Li mau menjualnya aku akan memberikan Tiga Puluh Juta Tael Emas untuk ditukar dengan Kristal Es yang ada di tangan Tuan sekarang!” ucap Mu Gecheng dengan ekspresi wajah yang serius.


“Jika seperti itu maka saya dapat dengan yakin mengatakan bahwa Tuan harus kecewa karena Kristal ini tidak akan dijual karena Kristal ini telah memiliki Tuannya!” ucap Li Yuchen dengan tatapan mata yang tajam.


Nanluo yang mendengar Li Yuchen mengatakan hal seperti itu pun menjadi kecewa dan menjadi sangat penasaran dengan wanita yang sangat beruntung bisa mendapatkan hadiah dengan harga yang begitu mahal.


Mu Gecheng yang mendengar pernyataan Li Yuchen pun mengkerutkan alisnya dan menatap Li Yuchen dengan curiga.


“Kristal Es itu telah memiliki Tuannya? Apakah Tuan ini memiliki hubungan dengan salah satu Keluarga Mu? Jika seperti itu maka aku tidak akan pernah mengambil yang telah menjadi milik Keluargaku!” ucap Mu Gecheng dalam hati dengan ekspresi wajah yang menyerah.


“Aku mengerti. Pemilik Kristal Es itu pasti memiliki arti yang spesial bagi Tuan dan karenanya aku tidak akan merebutnya!” ucap Mu Gecheng dengan nada suara yang mulai melembut.


Mu Gecheng yang sangat penasaran dengan kemampuan yang dimiliki Li Yuchen pun tetap berdiri di tempatnya dan melihat kelanjutan Pertandingan Judi Batu yang akan berlangsung.


“Kristal Es adalah Kristal yang sangat spesial karena hanya Keturuna Klan Mu yang memiliki garis Keturunan Klan Dewi Es yang bisa meningkatkan kekuatannya dengan menggunakan Kristal Es tersebut!” ucap Mu Gecheng dalam hati dengan tatapan mata yang tajam.


“Jika Kristal Es dalam jumlah yang sangat banyak itu diberikan kepada orang yang memiliki darah Keluarga Mu maka orang itu pasti dapat meningkatkan kekuatan esnya berkali-kali lipat!” ucap Mu Gecheng dalam hati dengan ekspresi wajah yang serius.


Nanluo yang masih menjadi pemandu dari Pertandingan Judi Batu pun dengan suara yang lantang mengumumkan bahwa Pertandingan terakhir akan segera dimulai.


“Dari semua peserta yang mengikuti Pertandingan Judi Batu ini hanya tinggal tersisa lima peserta!” teriak Nanluo dengan suara yang sangat keras sambil menunjuk ke arah lima orang peserta yang telah berhasil lolos.


“Pertandingan terakhir ini akan menentukan pemenangnya. Semua peserta hanya diminta mengambil satu buah batu dari semua batu yang telah dipajang dan kualitas batu terbaik yang akan menjadi pemenangnya!” ucap Nanluo dengan penuh semangat.


Li Yuchen yang merupakan orang asing tidak mengenal siapapun yang menjadi finalis dalam Pertandingan Judi Batu tersebut namun tingkah laku Li Yuchen ternyata telah diawasi oleh keempat peserta yang lain.

__ADS_1


“Aku tidak akan pernah kalah. Aku adalah Yuodao dan keluaraku memiliki Tekhnik Keterampilan Mata yang terbaik secara turun-temurun!” ucap Zhong Yuodao dengan suara yang keras dengan tekad yang kuat.


Lalu saat Li Yuchen sedang berjalan untuk melihat Batu yang akan dipilihnya tiba-tiba ada seseorang yang dengan cepat merebut Batu yang akan disentuh oleh Li Yuchen pun membuat Li Yuchen mengkerutkan alisnya.


Li Yuchen yang tidak perduli dengan yang dilakukan oleh orang-orang itu pun melanjutkan langkahnya dan berhenti di sebuah tempat lalu saat Li Yuchen ingin menyentuh Sebuah Batu lagi-lagi seseorang mencoba mengambil batu miliknya.


Li Yuchen yang sudah merasakan kecurigaan dari tatapan dan pandangan peserta lain yang ada di belakangnya pun menjadi sangat yakin setelah salah satu dari mereka bertindak.


“Hmmm, apakah mereka mencoba mengambil batu yang aku pilih?”tanya Li Yuchen dalam hati dengan senyum kecil.


“Aku tau semua batu ini memiliki Kristal di dalamnya tapi Kristal ini memiliki kualitas yang berbeda. Apakah mereka pikir semua batu itu bernilai tinggi?” tanya Li Yuchen dengan tatapan mata yang tajam.


“Jika kalian ingin bermain maka aku akan bermain dengan kalian tapi jika kalah jangan pernah menangis mengadu!” sindir Li Yuchen dengan suara yang rendah sambil terus berjalan dan memilih batu.


Orang-orang yang melihat sikap dari tiga peserta yang lain pun mulai mengeluh tapi Panitia tidak melakukan apapun karena semua yang tejadi tidak melanggar aturan.


Nanluo yang juga ikut kesal pun tidak bisa melakukan apapun karena tugasnya hanyalah menjadi Pemandu untuk Acara Pertandingan Judi Batu tersebut.


Lalu saat waktu pemilihan batu hampir berakhir, Li Yuchen dan satu peserta lainnya yang belum memilih batu pun tanpa sengaja menyentuh batu yang sama.


Nanluo yang tak ingin membiarkan batu yang dipilih oleh Li Yuchen diambil kembali pun berniat untuk berpihak pada Li Yuchen tapi Li Yuchen yang tiba-tiba melihat sebuah batu yang sangat berbeda.


Li Yuchen yang tidak tertarik lagi dengan batu yang dipegangnya sebelumnya pun melepaskan batu tersebut begitu saja kepada peserta lain yaitu Tianping.


Li Yuchen yang menjadi peserta terakhir belum memiliki batu untuk ditunjukkan pun dengan cepat mengambil sebuah batu yang sangat besar yang ada di depannya.


“Aku akan mengambil batu ini!” ucap Li Yuchen dengan senyum yang puas dengan ekspresi wajah yang gembira.


#Bersambung#


Batu apa yang sebenarnya dipilih oleh Li Yuchen? Kristal apa yang akan ditemukan di dalam Batu tersebut? Tunggu jawabannya di BAB selanjutnya ya...

__ADS_1


__ADS_2