
Di saat kelima peserta terakhir telah mendapatkan batu yang akan dipotong pun dengan cepat menyerahkannya kepada Tukang potong dan Nanluo yang bertugas mengumumkan hasilnya pun merasa sangat puas dengan hasil yang didapatkan oleh Peserta yang bertindak curang.
“Batu Pertama yang dipotong berasal dari Peserta Zhong Youdao ternyata mengandung Kristal Biru kualitas menengah!”
“Batu Kedua mengandung Kristal Giok Kaca yang tak memiliki nilai apapun karena meskipun ini temasuk ke dalam Kristal Giok tapi ini hanyalah imitasi!”
“Batu Ketiga adalah Kristal Hijau kualitas rendah!” teriak Nanluo dengan suara yang sangat keras dengan ekspresi wajah yang sangat bersemangat.
Li Yuchen yang sengaja memilih Batu yang memiliki Kristal kualitas terendah dari semua Batu yang ada pun menjadi sangat puas.
“Orang yang tidak percaya diri memang pantas mendapatkan semua ini!” ucap Li Yuchen dengan senyum yang licik.
Mu Gecheng yang melihat cara Li Yuchen membalas orang-orang tersebut pun merasa sangat puas dan senang.
“Aku tidak salah dalam menilai orang. Orang ini tidak bisa dijadikan musuh!” ucap Mu Gecheng dengan tatapan mata yang tajam.
Lalu saat Tukang potong ingin membuka Batu keempat, ketiga peserta yang memilih Batu dengan kualitas rendah pun menjadi sangat marah dan membuat keributan.
“Ini pasti curang! Kau pasti sengaja melakukan ini bukan?”
“Benar! Aku pun sangat yakin kau pasti sengaja bersikap seolah-olah sedang mencari batu dengan hati-hati tapi nyatanya ingin memberikan kami batu yang memiliki kualitas rendah!”
“Apa maksud ucapan kalian? Aku belum memilih batu manapun dan aku hanya berniat ingin menyentuh batu tersebut lalu mencaritau jenis kristal yang ada di dalamnya tapi...” ucap Li Yuchen yang tiba-tiba menghentikan ucapannya.
“Tapi kalian bertiga dengan sangat cepat mengambil batu tersebut dan mengatakan bahwa kalian akan menjadikan batu tersebut milik kalian!” ucap Li Yuchen dengan tatapan mata yang dingin dan wajah tanpa ekspresi.
“Apa maksud ucapanmu? Apa kau menyalahkan kami karena telah mengambil batumu?” teriak ketiga peserta itu secara bergantian dengan suara yang lantang dengan wajah yang memerah karena marah lalu dengan cepat melancarkan serangan ke arah Li Yuchen.
Li Yuchen yang dapat menghentikan ketiga serangan itu dengann mudah dengan menggunakan Segel Formasi ternyata tidak perlu melakukannya karena Pemilik dari Rumah Batu Judi tiba-tiba keluar.
Yan Zhugo adalah Pemilik dari Rumah Batu Judi dan merupakan salah satu Pelindung dari Pusat Kota Daratan Yunzan dan memiliki Kultivasi Level Legenda tingkat Dua.
Yan Zhugo yang sangat marah saat ada orang yang mengacau di tempatnya pun tanpa ragu memukul ketiga peserta hingga terpental ke dinding hanya dengan sapuan Energinya.
“Usir ketiganya dari sini! Jangan biarkan ketiganya berjudi di tempat ini dan aku nyatakan ketiganya didiskualifikasi karena telah melakukan kecurangan!” teriak Yan Zhugo dengan suara yang lantang dengan ekspresi wajah yang serius.
Li Yuchen yang merasakan Kekuatan orang yang berada di Level Legenda pun segera mengalihkan pandangannya dan menatap Yan Zhugo dengan seksama.
“Level Legenda tingkat Satu. Agh! Tidak! Pria tua ini sebenarnya ada di tingkat Tiga dan penyebab Kekuatannya berkurang pasti karena gagal dalam melakukan Terobosan!” ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang serius.
__ADS_1
Yan Zhugo yang menyadari bahwa Li Yuchen menatapnya dengan sangat serius dan mengawasi masalah pada Kultivasinya pun tersenyum senang.
“Anak muda, jika kau punya waktu datanglah ke lantai dua dan minum teh lah denganku!” ajak Yan Zhugo dengan ekspresi wajah yang bersahabat dan senyum yang lembut.
“Terima kasih untuk ajakan Senior. Junior pasti akan memenuhi ajakan Senior!” ucap Li Yuchen sambil menangkupkan kepalanya sebagai etika untuk mengucapkan terima kasih.
Yan Zhugo yang telah keluar dari tempatnya pun memutuskan untuk duduk di kursi Juri dan menjadi Penilai untuk hasil dari dua Peserta terakhir.
Nanluo yang sangat senang dengan hukuman untuk orang yang tidak jujur pun memberikan instruksi kepada Tukang Potong untuk melanjutkan tugasnya untuk memotong batu keempat.
“Batu Keempat milik Tuan Tianping mengandung Kristal Kaca Empat Warna!” teriak Nanluo dengan sangat keras setelah cahaya yang sangat menyilaukan dari Batu yang terbelah itu memudar.
“Aku akan memberikanmu Seratus Juta Tael Emas jika kau mau menjual Kristal ini kepadaku!” ucap Yan Zhugo yang langsung berdiri sesaat pengumuman diucapkan.
“Jika Tuan menginginkannya maka Kristal Kaca Empat Warna ini menjadi milik anda!” ucap Tianping dengan ekspresi wajah yang sangat gembira.
Li Yuchen yang sebenarnya juga ingin menawar Kristal itu untuk meningkatkan Kekuatannya pun langsung mengurungkan niatnya saat mengetahui Yan Zhugo telah menjadi Pemilik Sah Kristal tersebut.
“Aku tidak perlu terburu-buru. Aku yakin pasti akan ada kesempatan bagiku untuk mendapatkan Kristal tersebut!” ucap Li yuchen dengan senyum misterius dengan ekspresi wajah yang bahagia.
Nanluo yang sangat penasaran dengan Batu yang dipilih oleh Li Yuchen setelah melepaskan sebuah batu yang ternyata memiliki nilai yang sangat tinggi.
Li Yuchen yang tidak ingin Batu yang dipilihnya hancur dan kehilangan kualitanya pun memberikan arahan kepada Pemotong Batu.
“Maaf, Nona Nanluo. Apakah saya boleh memberikan arahan kepada Tukan Potong Batu cara untuk memotong batu tersebut?” tanya Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang dingin.
Nanluo yang tidak bisa memberikan keputusan pun menatap Yan Zhugo untuk memberikan keputusan dan saat Yan Zhugo menganggukkan kepalanya Nanluo pun memberikan izin kepada Li Yuchen.
Li Yuchen yang mengaktifkan Penglihatan Khususnya pun memberikan arahan kepada Pemotong Batu secara perlahan hingga akhirnya Batu yang sangat besar berubah ukuran menjadi sebesar telapak tangan orang dewasa.
“Sekarang Tuan Potong lurus dari sini!” ucap Li Yuchen dengan nada suara yang tegas dengan ekspresi wajah percaya diri.
Tukang Potong Batu yang akhirnya bisa melihat Kristal yang terkandung di dalam Batu tersebut pun menunjukkannya kepada Nanluo.
Nanluo yang merasa sedikit kecewa dengan hasilnya tetap mengumumkan hasilnya kepada semua orang.
“Batu Kelima mengandung Kristal Hijau Giok dengan kualitas tinggi!” teriak Nanluo dengan suara yang sangat lantang.
Semua penonton yang telah mengharapkan hal lebih pun menjadi sangat kecewa dengan hasil yang ditunjukkan Li Yuchen.
__ADS_1
“Apa itu? Apakah itu benar Kristal Hijau Giok?”
“Nona Nanluo tidak akan mungkin salah dalam menilai dan itu pasti benar Kristal Hijau Giok!”
Namun saat Nanluo ingin mengumumkan pemenang dalam Pertandingan Judi Batu itu, Li Yuchen menghentikannya.
“Pemenang dari Pertandingan Judi Batu pada hari ini adalah ....” ucap Nanluo dengan suara yang sangat keras dan penuh semangat.
“Tunggu! Aku masih belum selesai!” ucap Li Yuchen sambil mengangkat tangannya dengan ekspresi wajah yang datar dan ternyata telah berganti posisi dengan Tukang Potong Batu.
“Batu yang aku pilih belum selesai dipotong. Aku akan melajutkan sisa pemotongannya!” ucap Li Yuchen dengan penuh keyakinan.
Penonton yang sudah sangat kecewa tidak ingin lagi berharap sehingga meminta kepada Nanluo dan Yan Zhugo untuk tidak memberikan Li Yuchen kesempatan.
Namun Yan Zhugo yang penasaran dengan Kristal yang ingin ditunjukkan oleh Li Yuchen pun memberikan izinnya.
“Tunggu! Biarkan Tuan Muda Li menyelesaikan yang dimulainya!” ucap Yan Zhugo dengan senyum yang lembut dan tatapan mata yang penuh harap.
Li Yuchen yang sangat berterima kasih dengan kesempatan yang diberikan kepadanya pun memfokuskan dirinya ke alat pemotong batu dan saat batu tersebut selesai dibuka belahannya menunjukkan Kristal Hijau Giok tingkat Sempurna.
Namun saat Nanluo ingin menyatakan hasilnya, Yan Zhugo yang berdiri dari tempatnya pun berjalan ke arah Li Yuchen dan mengambil belahan batu yang belum ditunjukkan.
“Batu Kristal Hitam tingkat Sempuran!” ucap Yan Zhugo dengan suara yang lantang dengan ekspresi wajah yang bahagia.
“Pemenang dari Pertandingan Judi Batu adalah Tuan Li Yuchen yang memiliki dua Kristal tingkat sempurna dalam satu tempat!” teriak Yan Zhugo dengan suara yang lantang dan langsung disambut dengan sorak-sorai dari Penonton yang ada.
Li Yuchen yang menjadi Pemenang dalam Pertandingan Judi Batu tersebut dengan mudah mendapatkan uang yang sangat banyak dalam waktu singkat.
“Tuan Muda Li, ini adalah hadiah ini dan anda berhak membawa pulang semua batu yang telah anda pilih!” ucap Nanluo dengan senyum yang lembut dengan ekspresi wajah yang bersahabat.
“Terima kasih!” jawab Li Yuchen dengan singkat dengan wajah tanpa ekspresi dan nada suara yang datar.
Tak lama setelah Li Yuchen menerima hadiahnya, seorang wanita muda datang menemui Li Yuchen dan mengatakan tujuan kedatangannya.
“Tuan Muda Li, silahkan ikuti saya. Tuanku sudah menunggu anda di lantai dua!” ucap wanita muda dengan sikap yang sopan.
#Bersambung#
Siapa orang yang akan ditemui Li Yuchen? apa yang akan dibicarakan Li Yuchen dengan orang tersebut? Tunggu jawabannya di BAB selanjutnya ya...
__ADS_1