Kelahiran Kembali Kaisar Legenda

Kelahiran Kembali Kaisar Legenda
BAB 425. Kembali dengan Tujuan Penyelamatan


__ADS_3

Que yang merupakan Burung Phoenix yang telah menjadi Hewan Kontrak Li Yuchen semenjak dirinya masih berada di dalam telur dapat menggunakan insting dan juga ikatannya untuk mencari keberadaan Li Yuchen selama Li Yuchen masih hidup.


Que yang terbang dengan sangat cepat akhirnya sampai di bawah Gunung Ming Hao dan menemukan sebuah rumah kecil dengan Seekor Griffin berjaga di depan rumah.


Que yang menyadari bahwa Griffin yang menjaga rumah kecil itu tidak menerima keberadaannya dan berniat bertarung dengannya membuat Que tidak ingin mengalah.


Que yang ingin melemparkan bola api dari mulutnya untuk membakar Griffin menjadi abu tiba-tiba mendengar suara yang sangat familiar baginya.


“Phoenix! Hentikan!” teriak Li Yuchen dengan suara yang lantang dengan ekspresi wajah yang datar dengan tatapan mata yang tajam.


“Bos! Apakah itu kau? Akhirnya aku bisa menemukanmu, Bos!” teriak Que yang telah mengubah wujudnya menjadi Burung Phoenix kecil dan terbang ke pelukan Li Yuchen.


Li Yuchen yang merasa heran dengan Burung Phoenix yang menjadi Hewan Kontraknya berada di hadapannya itu pun dengan cepat bertanya yang telah terjadi.


“Apa yang telah terjadi? Katakan padaku yang sebenarnya! Kenapa kau bisa ada di sini? Bukankah aku sudah memberikan perintah kepadamu dan Zuchen untuk menjada Qier dan Anakku?” tanya Li Yuchen dengan nada suara yang tinggi dengan kilatan mata kekhawatiran.


“Nyo-Nyonya Bos dibawa pergi oleh Kaisar Daratan Wuzhou. Tuan Muda Ye terluka parah dan hewan kontraknya, Shen, pun menghilang, dan Zuchen diracuni olehnya!” ucap Que dengan ekspresi wajah yang sedih dan menyesal sambil mengubah kembali wujudnya menjadi manusia lalu berlutut di hadapan Li Yuchen meminta maaf.


“Kaisar Daratan Wuzhou?” ucap Li Yuchen dengan alis yang mengkerut dan mengingat kembali ingatannya tentang Hua Ping di masa lalu.


“Hua Ping! Beraninya kau menculik Istri dan Anakku! Aku tidak akan pernah memaafkanmu!” ucap Li Yuchen dalam hati dengan tangan yang terkepal sangat erat.


Li Yuchen yang melihat Burung Phoenix miliknya mendapatkan luka yang serius di belakang punggungnya tapi masih memaksakan diri terbang mencari keberadaannya untuk meminta bantuan menyelamatkan Seo Xiqin pun menarik kembali amarahnya.


Namun pengendalian kemarahan itu tidak berlangsung lama saat Que mengeluarkan Tas Qiankun yang diselipkan Seo Xiqin di bulu sayapnya.

__ADS_1


“Bos! Ini adalah pesan terakhir dari Nyonya Bos untuk anda!” ucap Que dengan suara yang hati-hati karena khawatir Li Yuchen akan mengamuk dan menjadikannya samsak hidup.


Li Yuchen yang mengambil Tas Qiankun itu pun membukanya dan menemukan sebuah Kepingan Es di dalamnya.


Li Yuchen yang tidak mengerti maksud dari Kepingan Es itu tiba-tiba mendapatkan bantuan dari Mu Hanqin.


“Ini bukanlah Kepingan Es biasa. Ini adalah pesan khusus yang diberikan oleh Keturunan Keluarga Mu!” ucap Mu Hanqin yang tiba-tiba bicara di belakang Li Yuchen.


Que yang melihat Seo Xiqin di tubuh yang sudah tua menjadi sangat terkejut dan tanpa sadar mengagetkan semua orang.


“Nyonya Bos versi tua!” ucap Que dengan suara yang keras yang dengan cepat dijitak kepalanya oleh Li Yuchen.


“Siapa yang kau panggil itu adalah Ibu Mertuaku! Kau telah gagal dalam tugasmu dan kau belum mendapatkan hukumanmu. Jika kau ingin aku hukum dua kali lipat lebih baik diam sekarang!” ucap Li Yuchen dengan suara yang tegas yang membuat Que langsung berubah murung.


Mu Hanqin yang melihat interaksi Li Yuchen dan Burung Phoenix yang telah berevolusi itu pun tertawa kecil dan sangat senang tapi tak ingin terlena lalu melanjutkan penjelasannya.


“Aku akan membantumu membuka isi dari pesan rahasia yang diberikan oleh Xiqin untukmu Menantuku!” ucap Mu Hanqin yang secara tidak langsung telah mengakui Pernikahan Li Yuchen dan Seo Xiqin.


Mu Hanqin yang mengalirkan Energi Es yang ada di dalam tubuhnya ke Kepingan Es yang ada di tangan Li Yuchen pun memejamkan matanya lalu secara perlahan kepingan Es itu pun berubah menjadi butiran salju di udara.


Butiran Salju itu pun membentuk beberapa huruf hingga menjadi kata-kata demi kata yang dapat dibaca oleh Li Yuchen dan yang lainnya.


*Jangan khawatirkan aku dan anak kita. Kami berdua baik-baik saja dan aku tidak akan membiarkan hal buruk terjadi pada anak kita. Tolong, kembalilah dan selamatkan Master Ye dan Zuchen yang terluka parah demi melindungiku dan anak kita. Jangan terlalu marah kepada Que, dia telah berusaha sangat keras untuk melindungiku.*


Que yang membaca pesan yang ditinggalkan Seo Xiqin kepadanya itu pun menangis dengan sangat keras dan membuat Li Yuchen menepuk pundaknya lalu mengingatkannya satu misi terakhirnya yang belum selesai.

__ADS_1


“Jangan menangis! Tugas yang aku berikan padamu masih belum selesai! Bukankah kau masih memiliki tanggung jawab untuk melindungi Istri dan Anakku Phoenix? Kalau begitu berdirilah dan kepakkan sayapmu. Kita pergi ke Istana Kerajaan dan ayo membuat kekacauan yang besar!” ucap Li Yuchen dengan senyum yang jahat.


Que yang mendengar perkataan Li Yuchen pun berdiri dan menghapus air matanya lalu mengubah wujudnya menjadi Burung Phoenix yang besar.


Li Yuchen yang menyadari bahwa dirinya tidak bisa meninggalkan Mu Hanqin di tempat itu dan juga Li Yuchen yang memegang janjinya pun tak bisa meninggalkan Xi Feng tanpa membalas semua kebaikannya.


“Ibu! Apakah kau akan ikut denganku kembali?” tanya Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang serius dengan tatapan mata yang tajam.


“Aku telah meninggalkan Putriku sejak umurnya lima tahun dan sekarang saat Putriku dalam ancaman yang besar, bagaimana mungkin aku sebagai Ibunya tidak ikut? Aku pasti iku!” ucap Mu Hanqin dengan tekad yang kuat.


“Xi Feng! Aku tidak akan melupakan janjiku kepadamu. Aku akan mengajarimu cara menjadi Kultivator dan aku tidak akan memaksamu untuk ikut denganku!” ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang serius.


“Jika kau ingin tetap tinggal di sini bersama Nenekmu maka aku akan membantu membuka Meridianmu yang tertutup dan memberikanmu dua buku jurus ini kepadamu untuk berlatih tapi jika kau ingin ikut bersamaku maka kau bisa naik ke tubuh Phoenix seperti Ibu Mertuaku!” ucap Li Yuchen dengan nada suara yang tegas.


“Jika kau ikut denganku, kau boleh membawa Nenekmu bersamamu atau meninggalkannya di sini dengan penjagaan Griffin!” ucap Li Yuchen sambil membelai bulu Kepala Rajawali Griffin yang ada di sampingnya.


Xi Feng yang merasa berat meninggalkan Neneknya pun menatap Neneknya dengan tatapan mata yang pilu lalu mengalihkan kembali tatapan matanya kepada Li Yuchen.


“Maafkan aku Tuan Muda Li. Aku tidak bisa ikut denganmu. Aku akan tetap tinggal di sini bersama nenekku! Aku tidak bisa meninggalkannya sendirian di sini. Nenek pasti akan sangat kesepian dan jika aku membawanya itu pun pasti akan memberatkan tubuhnya yang telah rentah!” ucap Xi Feng dengan tekad yang kuat.


“Aku mengerti. Aku tidak akan memaksamu. Ambillah ini dan tolong tahan rasa sakit ini!” ucap Li Yuchen yang mengeluarkan Api Berapi Hitam miliknya dalam rasio yang kecil di ujung jari-jari tangannya lalu membakar perut Xi Feng sambi membuat Segel Formasi yang mengikat Meridian Xi Feng.


“Aku tidak tau orang yang telah membuat Segel Formasi pada Meridianmu hingga membuatmu tidak bisa berkultivasi tapi satu hal yang pasti bahwa saat ini kau telah berhasil berkultivasi kembali dan gunakan kesempatan ini sebaik mungkin!” ucap Li Yuchen sambil memukul pundak Xi Feng dengan perlahan memberikan saran terakhirnya.


Li Yuchen yang tak bisa menunda kepergiannya lebih lama lagi pun menaiki tubuhku dan terbang ke atas langit meninggalkan Xi Feng dan Neneknya bersam Griffin yang akan segera kembali ke Jurang Kematian setelah memberikan token identitasnya kepada Xi Feng jika suatu saat nanti Xi Feng berubah pikiran untuk melihat dunia luar.

__ADS_1


#Bersambung#


Bagaimana kelanjutan kisahnya? Apakah Li Yuchen akan langsung menyerbu Istana Kerajaan bersama Burung Phoenix dan Mu Hanqin atau memilih menyelamatkan Ye Zhin dan Zuchen yang terluka? Tebak di kolom komentar ya...


__ADS_2