
Li Zui yang tidak percaya dengan perkataan Li Yuchen pun mencoba mengelak dan mengatakan kata-kata yang akhirnya membuatnya harus menutup mulutnya.
“Tidak! Itu tidak mungkin! Bagaimana mungkin Seorang Sampah sepertimu bisa menjadi Tetua Kehormatan di Paviliun Huanfu dan Menara Formasi Shinzu!” ucap Li Zui dengan nada suara yang merendahkan dan ekspresi wajah yang tidak percaya.
“Lencana itu pasti palsu dan tidak mungkin asli! Seorang Sampah akan selamanya menjadi sampah!” teriak Li Zui dengan nada suara yang keras dengan ekspresi wajah yang meremehkan.
“Cukup Kepala Keluarga Li!” teriak Ketua Xingchen dengan nada suara yang tinggi dan ekspresi wajah yang marah dengan tatapan mata yang tajam.
“Apakah kau pikir Menara Formasi Shinzu tidak bisa mengenali Tetuanya?” tanya Ketua Xingchen dengan nada suara yang sinis dan ekspresi wajah yang dingin.
“Aku hanya diam saja tapi melihat Kepala Keluarga Li dengan mudahnya merendahkan posisi Tetua di Paviliun Huanfu. Aku jadi bertanya apakah Kepala Keluarga Li ingin menjadi musuh Paviliun Huanfu?” tanya Ketua Mo Lei yang melompat turun dari atas podium menuju ke atas Arena pertarungan.
“Ti-tidak! Aku tidak bermaksud seperti itu. Aku hanya...” ucap Li Zui dengan ekspresi wajah yang kebingungan dengan suara yang gagap.
“Jika tidak bukankah Kepala Keluarga Li harus langsung mengemumkan hasil dari Pertandingan Generasi muda ini!” ucap Ketua Mo Lei dengan senyum liciknya yang membuat Li Zui menggeretakkan giginya karena kesal.
Li Yuchen melihat Ketua Xingchen dan Ketua Mo Lei bekerja sangat keras untuk membantunya menjadi Pewaris Keluarga Li pun merasa sangat senang.
“Agh! Kenapa penglihatanku mengkabur?” tanya Li Yuchen dengan suara yang sedikit tinggi sambil bergerak dengan tidak beraturan.
“Tetua Li!” teriak Ketua Xingchen dan Ketua Mo Lei secara bersamaan dengan ekspresi wajah yang terkejut dan mata yang terbuka lebar.
Li Zui yang melihat Li Yuchen menjadi sangat lemas dan tidak berdaya pun tersenyum lebar dengan ekspresi wajah yang senang.
“Tetua Li, apakah anda baik-baik saja?” tanya Ketua Xingchen dengan ekspresi wajah yang cemas dan nada suara yang khawatir.
“Sepertinya racun yang ada di dalam tubuh keponakanku telah menyebar jadi lebih baik saat ini membawanya ke Tabib Chao dan memintanya mengobatinya!” ucap Li Zui dengan senyum licik dan kilatan kejahatan yang ada di ujung matanya.
“Dan mengenai hasil pertandingan ini lebih baik kita tunda saja karena nyawa keponakanku lebih penting!” ucap Li Zui yang mencoba berakting menjadi Paman yang baik hati dan perhatian.
Namun hal itu tidak berlangsung lama, Seo Xiqin yang datang bersama yang lainnya pun dengan muda menghancurkan topeng malaikat di wajah Li Zui.
“Apakah Tabib Chao ataukah pembunuh ini yang anda maksud Kepala Keluarga Li?” tanya Seo Xiqin dengan ekspresi wajah yang penuh amarah dengan tangan yang terkepal dengan sangat erat.
__ADS_1
“Arrgghhh!” teriak Tabib Chao yang ditendang oleh Bibi Yi dengan sangat keras hingga berada tepat di depan Arena Pertandingan dengan tangan yang terikat.
Semua orang yang melihat Seo Xiqin datang pun tidak bisa menundukkan pandangannya karena kecantikan Seo Xiqin dapat terlihat dengan jelas meskipun tertutup dengan selembar cadar putih.
Penonton yang juga melihat Li Chuan yang pernah dikalahkan dalam Duel beberapa bulan yang lalu pun menjadi ikut terkejut karena mengingat kondisi Li Chuan yang dikabarkan sedang kritis dan menunggu ajalnya.
Sementara itu, Tabib Chao yang tidak ingin hancur sendiri pun mencoba menyelamatkan nyawanya dan juga reputasinya dengan bantuan Li Zui.
“Tidak! Tolong! Tolong aku! Aku tidak melakukan apapun!” ucap Tabib Chao dengan ekspresi wajah yang ketakutan dengan tubuh yang bergetar.
“Tuan Besar Li! Tolong selamatkan aku!” ucap Tabib Chao menatap Li Zui yang berdiri tegap di hadapannya dengan ekspresi wajah yang memelas.
Li Zui yang melihat Tabib Chao terikat pun merasakan firasat yang buruk terutama saat Li Chuan telah sadar dan dapat berjalan kembali dengan normal.
“Tabib Chao! Apa maksud anda? Apa yang bisa aku lakukan padamu sementara aku sendiri tidak tau apa yang dimaksud oleh Nona Muda ini?” tanya Li Zui sambil menatap Seo Xiqin dengan sinis.
Li Yuchen yang berpura-pura terkena racun pun akhirnya kehilangan kesabarannya sehingga memutuskan untuk membongkar semuanya.
“Hahaha... Paman! Kenapa kau sangat mudah sekali memutuskan hubungan yang telah terjalin sangat erat dengan Tabibi Chao selama ini? Hmmm, apa benar Paman benar-benar tidak mengetahui yang dimaksu oleh Qier?” tanya Li Yuchen dengan nada suara yang sinis dan tajam dengan ekspresi wajah yang merendahkan.
“Kenapa apa, Paman? Kenapa kau terkejut sekali? Apakah karena aku tidak terlihat seperti keracunan lagi? Apakah Paman tidak senang jika aku baik-baik saja?” tanya Li Yuchen dengan senyum yang licik.
“Ti-Tidak... Bukan itu maksud Paman. Tentu saja Paman sangat senang melihatmu sehat kembali!” ucap Li Zui dengan tawa yang hambar dan ekspresi wajah yang canggung.
Li Chuan yang sangat marah melihat sikap Li Zui yang sangat tidak tau malu pun memutuskan untuk membongkar semuanya.
“Hentikan kebohonganmu Li Zui! Siapa yang ingin kau bodohi saat ini! Jangan berbohong lagi dan mengakulah bahwa kau telah berlaku curang saat Duel dan dengan sengaja mematahkan kakiku lalu membuatnya lumpuh!” teriak Li Chuan dengan ekspresi wajah yang marah dan kesal di saat bersamaan.
“Kau yang tidak puas dengan hal itu pun bekerjasama dengan Tabib Chao untuk meracuniku hingga membuatku kehilangan kesadaran dan perlahan membuatku seperti mayat hidup!” teriak Li Chuan dengan nada yang tinggi sambil menatap Li Zui dan Tabib Chao secara bergantian.
“Lalu kau mengambil kesempatan itu untuk mengambil posisiku sebagai Kepala Keluarga Li dan mengusir Keluargaku keluar dari Kediaman Utama!” teriak Li Chuan yang menumpahkan semua kemarahan, kekesalan dan kekecewaannya selama ini.
Semua orang yang mendengar pernyataan Li Zui pun menjadi sangat terkejut dan mengubah pandangannya pada Li Zui lalu berbalik mempercayai perkataan Li Chuan.
__ADS_1
“Dasar penipu! Beraninya kau berbuat curang dan melakukan hal yang kotor!”
“Kau bahkan dengan teganya ingin mencelakai saudara kandungmu sendiri! Dasar tidak tau malu!”
“Li Zui! Kau tidak pantas menjadi Kepala Keluarga Li!”
“Benar! Kau harus meninggalkan posisi itu!”
Semua orang yang tidak senang dengan perbuatan Li Zui pun mendesak agar Li Zui diturunkan posisinya tapi Li Zui yang tidak ingin meninggalkan posisi yang selama ini diidamkannya sejak kecil itu pun menunjukkan kekuatannya.
Energi yang ada di sekitar Li Zui pun berkumpul dan perlahan tapi pasti menunjukkan Level dan tingkat kekuatan Li Zui sebenarnya.
“Mustahil! Bagaimana bisa dia telah berada di Level Surgawi tingkat Lima?”
“Tidak disangka Li Zui telah menerobos ke Level Surgawi!”
“Sial! Aku tidak bisa bergerak ataupun bernafas!
Li Zui yang tidak ingin menunjukkan simpatinya kepada orang-orang yang tidak mendukungnya pun memutuskan untuk menunjukkan kekuasaannya.
“Siapa yang ingin aku turun dari Kepala Keluarga Li? Silahkan maju dan hadapi aku!” teriak Li Zui dengan suara yang sangat keras dan sikap yang sangat sombong.
Li Yuchen yang hanya berada di Level Langit tidak akan bisa menghadapi Li Chuan meskipun dengan menggunakan Segel Formasi tingkat Tiga pun menjadi sangat kesal.
“Sial! Tinggal sedikit lagi! Apakah aku tidak bisa menepati janjiku?” tanya Li Yuchen pada dirinya sendiri dengan suara yang rendah.
“Hah! Jika aku menyimpan cadangan Batu Energi, maka sekarang tidak akan menghadapi situasi ini karena aku bisa menggunakan Pola Bintang Brahma dan melawannya dengan Formasi tingkat Lima!” ucap Li Yuchen dalam hati sambil menggigit bibirnya dengan wajah yang kesal.
Tidak hanya Li Yuchen bahkan Ketua dan Tetua dari Menara Formasi Shinzu dan Paviliun Huanfu pun tidak bisa mengalahkan Li Zui karena tingkat Kultivasi mereka yang berada jauh dibawahnya.
Namun, saat semuanya merasa tidak akan ada kesempatan untuk membuat Li Zui turun dari Posisinya tiba-tiba Seorang Pria Tua dengan jenggot yang panjang datang dan berdiri Arena Pertandingan lalu membuat semua orang yang melihatnya terkejut tak terkecuali Mo Yunhe.
#Bersambung#
__ADS_1
Apakah ada yang bisa menebak apa hubungannya Pria Tua itu dengan Mo Yunhe? Apakah Pria Tua yang baru datang bisa mengalahkan Li Zui? Jangan lewatkan BAB selanjutnya ya...