Kelahiran Kembali Kaisar Legenda

Kelahiran Kembali Kaisar Legenda
BAB 428. Formasi Kurungan


__ADS_3

Master Dumpoo yang telah mengetahui keberadaan Seo Xiqin pun bergerak cepat menyelamatkannya bersama orang-orangnya dan Mu Gecheng yang telah bergabung.


Namun di dalam perjalanan keduanya bertemu dengan Hua Fan yang bergerak cepat menuju Istana Kerajaan untuk membantu menghadapi musuh.


"Kakak Cheng, Apa yang kau lakukan? Kenapa kau kemari?" tanya Hua Fan dengan ekspresi wajah yang bingung dengan tatapan mata yang tajam.


Kau bisa menebaknya sendiri, Hua Fan!" jawab Mu Gecheng dengan ekspresi wajah yang dingin dan tatapan mata yang tajam.


Hua Fan yang tidak terima diperlakukan sangat dingin oleh Mu Gecheng pun menjadi sangat kesal dan marah.


"Jadi Kakak Cheng adalah salah satu dari orang-orang ini yang berniat melepaskan Permaisuri baru Kakakku. Aku bisa membantumu tapi sikapmu padaku tak pernah berubah dan itu menjadi kecewa." ucap Hua Fan dengan kepala tertunduk dengan ekspresi wajah yang kesal.


"Karenanya aku tidak akan membiarkan Kakak Cheng melakukan yang Kakak Cheng inginkan!" jawab Hua Fan lagi sambil mengangkat kepalanya dengan senyum yang


lembut.


"Kesatria Keluarga Hua! Maju dan tangkap pemberontak ini!" ucap Hua Fan dengan tekad yang kuat dengan tatapan mata yang tajam dan dingin.


Setelah Hua Fan memberikan perintah semua Kesatria yang datang bersamanya pun bergerak bersama dan menyerang Mu Gecheng dan Master Dumpoo.


Hua Fan yang telah mempersiapkan dirinya pun maju bertarung melawan Mu Gecheng meskipun Hua Fan sudah tau akhir dari pertarungan mereka.


"Kau tak akan bisa menang melawanku Hua Fan! Jadi lebih baik kau bawa pasukanmu mundur!" ucap Mu Gecheng dengan nada suara yang datar dengan ekspresi wajah yang dingin.


"Tidak! Aku tidak akan menyerah! Kami akan bertarung hingga akhir!" ucap Hua Fan dengan tekad yang kuat dan tatapan mata yang tajam.


Mu Gecheng yang sadar jika pertarungan ini akan memakan waktu yang lama pun tanpa ada belas kasihan memukul Hua Fan bagian perut sangat keras lalu memukul punggung Hua Fan dan akhirnya Hua Fan pun terjatuh ke tanah.


"Menyerahlah! Nona kalian telah kalah atau kalian ingin kehilangan nyawa kalian!" ancam Mu Gecheng dengan ekspresi wajah yang dingin dan suara yang lantang.


Master Dumpoo yang memiliki prioritas lain pun menyerahkan kesatria dan Hua Fan yang telah kalah kepada Ming Yan lalu pergi bersama Mu Gecheng ke Istana Seo Xiqin.

__ADS_1


Hingga akhirnya keduanya sampai di Istana tempat tinggal Seo Xiqin tapi keduanya berhenti di tempat setelah melihat sebuah Formasi tingkat tinggi yang mengelilingi Istana.


"Sial! Bagaimana ini? Ini adalah Formasi Kurungan Tujuh Lapis yang dibuat oleh Master Formasi tingkat Delapan!" ucap Master Dumpoo dengan ekspresi wajah yang terkejut.


"Kita tidak akan bisa masuk dan Nyonya Li pun tak akan bisa keluar dari Istana ini dengan mudah!" ucap Master Dumpoo kembali dengan wajah yang bingung.


"Kita tak punya pilihan lain selain menghancurkan Formasi ini dengan mengeluarkan semua Kekuatan kita!" ucap Mu Gecheng dengan wajah seperti orang yang telah menentukan pilihan.


Sementara itu, Seo Xiqin yang terkurung sendirian di dalam Istana yang besar itu menolak untuk ditemani siapapun dan hanya duduk merajut pakaian untuk bayi yang ada dalam kandungannya.


"Chen gege!" gumam Seo Xiqin dengan ekspresi wajah yang cemas dan khawatir di saat bersamaan sambil menatap langit biru.


Seo Xiqin yang terkurung di dalam Istana tidak mengetahui apapun yang terjadi di luar Istananya karena Formasi yang dibuat Hua Ping untuknya.


Namun saat Formasi itu diserang dari luar, Seo Xiqin dapat melihat bahwa langit yang cerah seolah bergetar dan membuat Seo Xiqin yakin ada orang yang sedang mencoba menyelamatkannya.


"I-ini... Langitnya bergetar!" ucap Seo Xiqin dengan nada suara yang gagap dengan ekspresi wajah terkejut dan penuh harap di saat bersamaan.


Di saat Seo Xiqin ingin keluar tiba-tiba beberapa Pelayan yang melayaninya pun muncul dan menghalanginya tapi Seo Xiqin yang telah membuat keputusan tak ingin digoyahkan lalu tanpa pikir panjang mengeluarkan Kekuatan Esnya dan membekukan semua Pelayan yang menghalangi jalannya.


"Aku harus keluar dari sini dan menemui Chen gege. Aku mungkin gagal menghancurkan Formasi ini sendirian dari dalam tapi jika ada orang yang juga berniat menghancurkan Formasi ini dari luar mungkin saja berhasil!" ucap Seo Xiqin sambil berlari dengan hati-hati menuju keluar.


Lalu saat dirinya sampai Seo Xiqin melihat wajah yang tak asing mencoba menghancurkan Formasi yang mengurungnya.


"Master Dumpoo! Kak Gecheng!" teriak Seo Xiqin dengan suara yang lantang dengan ekspresi wajah terkejut dan bahagia di saat bersamaan.


"Nyonya Li! Kami datang untuk menyelamatkanmu. Kami akan menghancurkan Formasi ini dari luar karena itu harap Nyonya mundur ke belakang!" ucap Master Dumpoo sambil berteriak.


"Aku tidak akan mundur. Aku akan membantu kalian. Aku akan menyerang Formasi ini di titik yang sama dari dalam!" ucap Seo Xiqin sambil mengeluarkan Kekuatan Es miliknya.


"Baiklah! Kita serang Formasi ini secara bersamaan dalam hitungan ketiga!" ucap Mu Gecheng yang menyetujui saran Seo Xiqin karena dirinya telah dua kali gagal menghancurkan Formasi tersebut bersama Master Dumpoo padahal telah mengerahkan semua kekuatannya.

__ADS_1


"Satu.... Dua.... Tiga....!" teriak Mu Gecheng dengan suara yang lantang sambil mengeluarkan Energi miliknya ke arah Formasi diikuti Master Dumpoo dari luar dan Seo Xiqin dari dalam.


Serangan itupun akhirnya membuahkan hasil perlahan tapi pasti Formasi itu pun retak dan akhirnya hancur berkeping-keping.


Di saat yang bersamaan, Li Yuchen yang tak ingin melayani pertarungan dengan Hua Ping lebih lama lagi pun mengubah wujudnya menjadi setengah Naga.


"Kita hentikan pertarungan yang tak akan ada akhirnya ini. Mari kita akhiri saja pertandingan ini!" ucap Li Yuchen dengan senyum licik sambil menatap tajam ke arah Hua Ping.


Li Yuchen yang tak hanya mengubah wujudnya tapi juga mengeluarkan Pedang miliknya di Kehidupan sebelumnya


Hua Ping yang sangat mengenali Pedang yang ada di tangan Li Yuchen pun mendebatkan identitas Li Yuchen sebenarnya.


"Pe-Pedang itu... Ju-Jurus itu... Siapa kau sebenarnya?" tanya Hua Ping dengan ekspresi wajah yang penasaran dengan tatapan mata yang menunjukkan rasa ingin tau yang tinggi.


"Kenapa? Apakah Pedang dan jurus ini mengingatkanmu akan sahabat yang telah kau hianati bersama ketiga selirnya yang telah kau goda!" sindir Li Yuchen dengan senyum kecil di sudut bibirnya.


"Kau! Aku tak tau bagaimana kau bisa mengetahui semua itu tapi aku tak akan membiarkanmu memberitau rahasia ini kepada orang lain karena kau akan mati disini!" ucap Hua Ping dengan tatapan mata yang tajam.


Hua Ping yang tak ingin Li Yuchen menyebarkan kebenaran itu pun menyerang Li Yuchen hingga akhirnya kedua Energi itu pun saling bertabrakan dan menyebabkan ledakan yang sangat kuat.


Namun ledakan itu tidak memiliki efek yang berarti bagi Li Yuchen sehingga memungkinkan Li Yuchen mengeluarkan serangan kedua dalam waktu yang bersamaan.


Hua Ping yang tak bisa menghindari serangan kedua itu pun terpental ke belakang hingga menabrak dinding Istana dengan sangat keras.


"Aargghh! Uhuk!" ucap Hua Ping dengan suara yang keras sambil memuntahkan darah segar dari dalam mulutnya.


"Kau tak akan pernah bisa melebihiku baik di kehidupan yang lalu maupun kehidupan yang sekarang!" ucap Li Yuchen yang telah bergerak cepat meletakkan pedangnya ke leher Hua Ping.


#Bersambung#


Apakah Hua Ping akan kalah dan Li Yuchen menang? Apakah Seo Xiqin bisa bertemu dan berkumpul kembali dengan Li Yuchen? Tebak jawabannya di BAB selanjutnya ya..

__ADS_1


__ADS_2