Kelahiran Kembali Kaisar Legenda

Kelahiran Kembali Kaisar Legenda
BAB 56. Hutang Seo Xiqin


__ADS_3

Seo Xiqin yang tidak ingin bersaing dengan Li Yuchen pun bertanya tujuan sebenarnya Li Yuchen bertanya.


"Benar sekali Tuan Muda Yu. Apakah Tuan Muda Yu juga menginginkan Tripod Dewa Petir itu?" tanya Seo Xiqin dengan nada bicara yang sinis dan ekspresi wajah yang menyelidik.


"Aku tidak akan berbohong pada Nona Seo. Sebenarnya aku juga menginginkannya tapi jika Nona Seo menginginkannya maka aku tidak akan ikut menawar. Nona Seo dapat memiliki Tripod Dewa Petir itu dengan tenang." ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang serius dan nada bicara yang terdengar sangat jujur sambil menatap mata Seo Xiqin.


Seo Xiqin yang telah khawatir jika Li Yuchen juga menginginkan Tripod Dewa Petir dan tidak ingin mengalah padanya akhirnya dapat bernafas lega setelah mendapatkan keyakinan jika Li Yuchen tidak akan menawar Tripod Dewa Petir itu.


"Syukurlah Tuan Muda Yu tidak ikut menawar karena aku sendiri tidak ingin menyinggungnya karena sebuah Tripod. Aku tidak mau menjadi musuh Seorang Master Alkemia dan Seorang Master Formasi secara bersamaan." ucap Seo Xiqin dalam hati sambil menatap mata Li Yuchen sambil menghembuskan nafas lega secara perlahan dari balik cadarnya.


Li Yuchen yang sangat penasaran dengan alasan Seo Xiqin sangat menginginkan Tripod Dewa Petir dan membeli banyak sekali Tanaman Obat darinya beberapa hari yang lalu pun tidak bisa menahan rasa ingin taunya untuk bertanya.


"Tapi jika aku boleh tau apakah Nona Seo sedang belajar Alkemia sehingga membutuhkan Tripod Dewa Petir ini?" tanya Li Yuchen dengan rasa ingin tau yang sangat tinggi dan ekspresi wajah yang sangat penasaran.


Seo Xiqin yang mendengar pertanyaan Li Yuchen pun menjawabnya dengan sangat jujur karena khawatir Li Yuchen akan berubah fikiran jika tau dirinya berbohong.


"Sebenarnya Tripod itu bukan untukku tapi untuk Pelayan Pribadiku, Luo'er. Dia memiliki bakat untuk menjadi Seorang Tabib dan Seorang Alkemia. Oleh karena itu, aku memutuskan untuk mendukung bakatnya itu." ucap Seo Xiqin dengan tatapan mata yang senduh dan senyum yang lembut ke arah Luo'er.

__ADS_1


"Dia sebenarnya telah aku anggap seperti Keluarga bagiku karena Luo'er dan Sui'er lah yang selama ini menjaga dan merawatku setelah kepergian Ibuku secara mendadak. Luo'er dan Sui'er adalah orang yang sangat loyal dan juga orang yang dipilih Ibuku untuk terus bersamaku." ucap Seo Xiqin dengan nada bicara yang pilu dan ekspresi wajah yang sedih.


Li Yuchen baru bertemu Seo Xiqin beberapa kali tidak mengerti dengan dirinya sendiri dan saat Li Yuchen mendengar pernyataan jujur dari Seo Xiqin membuat Li Yuchen merasakan sakit yang tidak berdarah di dadanya.


"Sakit? Kenapa rasanya sakit sekali disini?" tanya Li Yuchen dalam hati pada dirinya sendiri sambil menyentuh dadanya yang terasa sangat sesak dengan ekspresi wajah yang susah untuk dijelaskan.


"Aku mengerti. Jika itu yang Nona Seo inginkan maka aku akan membantu mewujudkannya." ucap Li Yuchen dengan senyum lembut dan penuh percaya diri.


"Nona Ji'er. Aku menginginkan Tripod Dewa Petir ini. Berapapun harganya kau harus mendapatkannya." perintah Li Yuchen dengan nada bicara yang tinggi disertai dengan tekanan gravitasi yang membuat Ji'er merasakan ancaman yang dapat membahayakan nyawanya.


"Saya mengerti Tuan Muda Yu." ucap Ji'er dengan buru-buru yang langsung membuka tirai dan memberikan kode khusus kepada Wu Ruxin untuk menyerahkan Tripod Dewa Petir itu kepada Li Yuchen.


"Tuan Muda Yu! Apa maksud semua ini? Kau bilang kalau ..." ucap Seo Xiqin yang terhenti sejenak saat ucapannya di potong Li Yuchen sambil berbicara dengan nada bicara yang sedikit dinaikkan dengan ekspresi wajah marah yang tertutup di balik cadar dengan alis yang terangkat karena sangat emosi.


"Nona Seo, jangan salah paham. Saya tidak bermaksud mengambil Tripod Dewa Petir itu. Saya akan memberikan Tripod Dewa Petir itu kepada anda dan juga ini." ucap Li Yuchen dengan penuh kesabaran sambil mengeluarkan sebuah buku dengan tinta yang terlihat baru saja ditulis dengan tangan dan memberikannya kepada Seo Xiqin.


"Hah!" ucap Seo Xiqin dengan ekspresi wajah yang bingung karena tidak mengerti sama sekali maksud Li Yuchen yang sebenarnya tapi Sui'er yang menyimak semuanya dari awal dapat memahami niat Li Yuchen.

__ADS_1


"Nona, Tuan Muda Yu ingin memberikan Tripod Dewa Petir kepada anda dan Buku yang ada di tangan Tuan Muda Yu juga ingin diberikannya kepada Nona dan sepertinya buku itu ada hubungannya dengan Alkemia." ucap Sui'er dengan ekspresi wajah yang serius sambil memandang sebuah buku yang ada di tangan Li Yuchen.


"Yang dikatakan oleh Pelayan anda sangat benar. Saya ingin memberikan Tripod dan Buku Dasar Alkemia kepada Nona Seo." ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang serius dan nada bicara yang tidak bertele-tele.


"Tripod Dewa Petir itu jika Nona Seo mencoba menawar sendiri, Nona Seo pasti akan merasa sedikit kesulitan karena harus melawan Kepala Keluarga Ye dan Kepala Keluarga Wu serta Orang suruhan Walikota Jinlin tapi jika aku yang menginginkannya maka dapat dipastikan Tripod Dewa Petir akan menjadi milik kita." ucap Li Yuchen yang mengutarakan pendapatnya dengan ekspresi wajah yang serius sambil melihat Pelelangann Tripod Dewa Petir yang telah selesai setelah Li Yuchen mengatakan keinginannya.


Seo Xiqin yang mendengar pernyataan Li Yuchen pun memalingkan wajahnya ke Acara Pelelangan yang sedang berlansung. Seo Xiqin yang baru menyadari panasnya persaingan mendapatkan Tripod Dewa Petir pun merasa ragu dengan kemampuannya untuk memiliki Tripod tersebut tanpa bantuan Li Yuchen.


"Situasinya sungguh di luar kendali. Kepala Keluarga Wu, Kepala Keluarga Ye dan Perwakilan Keluarga Walikota sedang menawar Tripod Dewa Petir dengan kenaikkan harga yang cukup signifikan. Apakah aku benar-benar tidak punya pilihan lain selain menerima uluran tangan dari Tuan Muda Yu? Tapi jika kau menerimanya maka harus ada harga yang harus dibayar untuk semua bantuannya." ucap Seo Xiqin dalam hati dengan ekspresi wajah yang kebingungan dan dilema yang berkepanjangan.


Li Yuchen yang melihat raut wajah kebingungan di setiap lekukan garis wajah Seo Xiqin pun meneruskan kalimatnya dan tidak memberika Seo Xiqin kesempatan untuk menolak tawarannya.


"Lalu buku ini adalah Buku Dasar Alkemia dan saya akan memberikannya kepada Nona Seo." ucap Li Yuchen dengan senyum lembut sambil menyodorkan Buku tersebut ke arah Seo Xiqin yang masih ragu-ragu untuk mengambilnya.


"Saya tidak memiliki niat yang buruk. Saya hanya merasa jika sepertinya saya dan Nona Seo memiliki takdir yang unik karena itulah saya harap Nona Seo tidak menolak kebaikan hati saya. Saya tulus memberikannya dan saya tidak memiliki niat buruk atau meminta balasan." ucap Li Yuchen dengan penuh percaya diri dengan ekspresi wajah yang serius.


Seo Xiqin yang melihat ekspresi wajah dan nada bicara yang diucapkan Li Yuchen membuat Seo Xiqin tidak memiliki alasan untuk menolak kebaikan orang lain.

__ADS_1


"Baiklah. Terima kasih banyak Tuan Muda Yu. Jika Tuan Muda Yu membutuhkan bantuan saya, maka Tuan Muda Yu tidak perlu sungkan untuk mengatakannya." ucap Seo Xiqin dengan nada dan ekspresi wajah yang serius serta sorot mata yang tajam.


#Bersambung#


__ADS_2