Kelahiran Kembali Kaisar Legenda

Kelahiran Kembali Kaisar Legenda
BAB 399. Lolos Tes


__ADS_3

Ye Zhin yang melihat awan hitam berkumpul di atas Penginapan selama lebih dari setengah hari membuat Ye Zhin menjadi sangat khawatir.


“Apa yang dilakukan Bos? Kenapa Bos tidak keluar dari dalam kamar semenjak kepulangannya dari bejalan-jalan?” tanya Ye Zhin dengan ekspresi wajah yang penasaran dengan mata yang tak berhenti menatap keluar jendela.


“Apakah Bos melakukan terobosan lagi dan mencapai Level Legenda sekarang? Oleh sebab itu lah awan-awan gelap ini berkumpul di atas Penginapan ini.” Ucap Li yuchen dengan ekspresi wajah yang penasaran.


Lalu saat Ye Zhin berniat untuk mengetuk pintu kamar Li Yuchen tiba-tiba pintu kamar itu pun terbuka dan semua awan hitam yang ada di atas Penginapan menghilang.


“Bo-Bos, apakah kau telah menerobos lagi dan mencapai Level Legenda sekarang?” tanya Ye Zhin dengan ekspresi wajah yang penasaran.


“Benar. Aku telah mencapai Level Legenda tingkat Satu.” Ucap Li Yuchen dengan nada suara yang santai dengan ekspresi wajah yang cuek.


“Hah, jadi awan-awan yang berada di atas Penginapan ini karena Bos menerobos lagi. wajar saja Petir Malapetaka itu menampakkan diri karena semua yang dilakukan Bos sungguh tidak masuk akal. Bagaimana bisa ada orang yang bisa menerobos dalam waktu beberapa hari saja!” gumam Ye Zhin yang menangis di dalam hati karena meratapi nasibnya yang kesulitan naik tingkat.


Li Yuchen yang penasaran alasan Ye Zhin berdiri di depan pintu kamarnya pun bertanya dan hal itu membuat Li Yuchen menjadi bingung.


“Hah, kenapa kau berdiri di depan kamarku? Apakah kau memiliki informasi mengenai Perlombaan Judi Batu yang akan segera dilaksanakan?” tanya Li Yuchen dengan nada suara yang terdengar penasaran.


“Agh, aku tidak memiliki informasi apapun, Bos. Aku hanya merasa penasaran apakah Bos memiliki hubungannya dengan Awan hitam dengan petir-petir di atas Penginapan ini dan setelah aku memastikannya ternyata semua itu adalah benar!” ucap Ye Zhin sambil menarik nafas panjang dengan ekspresi wajah yang pasrah.


Li Yuchen yang tidak tau alasan Ye Zhin bersikap aneh seperti itu pun berdiri dan memutuskan untuk segera ke tempat Perlombaan Judi Batu untuk mendaftar.


“Aku akan pergi ke tempat Perlombaan Judi Batu dimulai. Apakah kau ingin ikut pergi denganku?” tanya Li Yuchen dengan ekspresi wajah dan nada suara yang datar.


“Tentu saja aku ikut, Bos!” ucap Ye Zhin dengan ekspresi wajah yang bahagia dengan senyum yang ceria dengan nada suara yang sanga bersemangat.


Li Yuchen dan Ye Zhin yang berjalan di jalanan Kota Wang akhirnya tiba di tempat Perlombaan. Li Yuchen yang datang untuk ikut bertanding pun mulai mendaftar tapi saat mendaftar Ye Zhin menyadari sesuatu hal yang aneh.


“Bos, apa yang terjadi? Bukankah itu sama-sama tempat antrian? Kenapa semua orang mengantri di baris ini?” tanya Ye Zhin dengan ekspresi wajah yang penasaran dengan tatapan mata yang bingung.


“Aku pun tidak tau. Bagaimana kalau kita pergi dan melihatnya?” tanya Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang ikut penasaran.

__ADS_1


Li Yuchen dan Ye Zhin yang menyadari adanya sesuatu hal yang aneh pun mulai memberanikan diri untuk bertanya.


“Aku adalah Li Yuchen. Aku mewakili Rumah Judi Yan untuk mengikuti Perlombaan ini.” Ucap Li Yuchen sambil menyerahkan sebuah surat yang terdapat cap resmi dari Rumah Judi Yan untuk membuktikan perkataan Li Yuchen.


Li Yuchen yang berpikir bahwa dirinya akan dipersulit utnuk mendaftar dalam Perlombaan ini tidak menyangka jika semuanya berjalan dengan sangat mudah dan lancar.


“Baiklah. Aku mengerti. Kalau begitu isi formulir ini dan cap di bagian bawahnya!” ucap Penjaga tempat Pendaftaran itu dengan santai.


“Ada apa? Apakah kau ada pertanyaan?” tanya Penjaga itu dengan ekspresi wajah yang datar dan sikap yang cuek.


“Tidak ada. Ini adalah Formulir Pendaftarannya!” ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang datar.


Penjaga yang sangat yakin jika Li yuchen adalah orang baru yang tidak mengetahui apapun pun menunjuk ke arah Batu yang ada di sebelahnya.


“Ambil tiga batu dari semua batu yang ada di kananku ini. Jika kau behasil mendapatkan tiga batu yang isinya adalah Kristal maka kau akan lolos dalam tes ini dan akan mengikuti Perlombaannya keesokan harinya!” ucap Penjaga batu dengan ekspresi wajah yang serius dan tatapan mata yang tajam.


Li Yuchen yang mengetahui maksud dan tujuan dari Penjaga itu pun berjalan dengan santai ke sisi kanan Penjaga.


Li Yuchen yang tidak memerlukan waktu lama untuk mendapatkan Kristal di dalam Batu yang ada dengan cepat membawa ketiga batu yang dipilihnya berdiri di atas meja pendaftaram.


“Aku telah selesai memilih. Sekarang kau boleh membuka isinya.” Ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang serius dan nada suara yang tegas.


“Apakah kau yakin ingin membelah batu-batu ini? Apakah kau tidak berniat untuk menggantikanya dengan Batu yang lain? Karena jika kau salah maka kau tidak akan bisa mendaftar dalam Perlombaan ini.” Ucap Penjaga dengan ekspresi wajah yang serius.


“Aku tidak akan menukarnya dengan yang lain karena aku sangat yakin bahwa isinya adalah Kristal semua jadi tolong silahkan dibuka!” ucap Li Yuchen dengan percaya diri.


Semua orang yang mengantri di tempat yang berbeda ikut mengomentari sikap percaya diri yang dimiliki oleh Li Yuchen bahkan tak jarang mendoakan agar Li Yuchen gagal.


“Hmmm, dia itu orang baru. Apakah dia tidak tau bahwa kesulitan memilih tiga batu yang pasti harus Kristal dari semua batu yang tersebut adalah tes yang sangat sulit!”


“Benar sekali. Aku pun tau aturannya jika gagal maka kita tidak boleh mengikuti Perlombaan ini untuk tahun depan!”

__ADS_1


“Hmmm, orang yang sombong seperti itu tidak akan berhasil mendapatkan yang diinginkannya!”


Li Yuchen yang tidak peduli dengan perkataan orang lain yang tidak penting menurutnya pun meminta kepda Penjaga untuk terus membuka ketiga batu tersebut tanpa berhenti.


“Batu Pertama memiliki Kristal Giok Hijau!”


“Batu Kedua memiliki Kristal Giok Hijau!”


“Batu Ketiga memliki Kristal Hijau Es!”


Penjaga yang awalnya pesimis jika Li Yuchen akan menang pun menjadi sangat senang setelah mengetahui hasilnya.


“Selamat. Kau lulus tesnya dan besok silahkan datang kembali karena Perlombaannya akan diadakan sangat pagi!” ucap Penjaga dengan ekspresi wajah yang bahagia dan senyum yang tulus.


Ye Zhin yang terus berdiri di belakang Li Yuchen akhirnya bicara dan membuat Li Yuchen sadar jika Ye Zhin ada di tempat itu.


“Bos, kau hebat sekali! Kau berhasil melewati tes tersebut dengan sangat mudah!” ucap Ye Zhin sambil mengangkat dua jempolnya ke arah Li Yuchen.


“Agh, kau masih disini. Aku kira kau sudah pergi ke tempat lain karena kau bosan dengan Batu-Batu ini seperti yang kau katakan saat kita di Penginapan!” ucap Li Yuchen nada suara yang sangat santai.


“Hmmm, Bos, kau sangat kejam. Bagaimana bisa kau tidak menyadari keberadaanku yang selalu berdiri di dekatmu dan jika kau membutuhkan bantuan apapun aku pasti akan turun dan membantumu Bos!” ucap Ye Zhin dengan ekspresi wajah yang kecewa dengan sorot mata yang siap menangis kapanpun.


“Hentikan! Apakah kau tidak malu menangis disini? Apakah kau ingin memberitau Putri Su Qingqing dengan yang kau lakukan sekarang?” tanya Li Yuchen yang mencoba mempermainkan Ye Zhin.


“Ja-jangan, Bos! Jika kau lakukan itu maka martabatku sebagai laki-laki yang kuat akan hancur bergitu saja!” ucap Ye Zhin dengan ekspresi wajah yang serius.


“Baiklah. Aku tidak akan mengatakan apapun karenanya kita harus pergi sekarang! Aku merasa sangat lelah!:” ucao Li Yuchen dengna nada suara yang berubah melunak sambil bergerak memberikan perintah kepada Ye Zhin untuk berhenti bergerak.


#Bersambung#


Bagaimana jalannya Pertandingan Persahabatan Tiga Daratan? Siapa yang menjadi pemenangnya? Tebak jawaban di kolom komentar ya.

__ADS_1


__ADS_2