Kelahiran Kembali Kaisar Legenda

Kelahiran Kembali Kaisar Legenda
BAB 373. Babak Kedua, Pertandingan Pertama


__ADS_3

Keesokan paginya, Luenli yang telah berhasil membuka beberapa Meridiannya yang tertutup langsung pergi menemu Li Yuchen.


“Master! Master! Master! Aku telah berhasil membuka beberapa Meridianku yang tertutup!” teriak Luenli di balik pintu kamar Li Yuchen dengan semangat yang membara.


Li Yuchen yang mendengar perkataan Luenli pun tersenyum puas dan membiarkan Ye Zhin yang ada di dalam ruangannya untuk membuka pintu.


“Selamat! Selamat karena telah berhasil melakukan tugas pertama!” ucap Ye Zhin dengan senyum yang lebar dan kata-kata yang menyenangkan.


“Terima kasih, Tuan!” ucap Luenli dengan senyum yang lebar dan ekspresi wajah yang bahagia dan ceria.


“Masuklah! Tidak perlu berdiri di luar terlalu lama!” ucap Li Yuchen dengan nada suara yang datar dan tatapan mata yang tajam.


Luenli yang mendengar perintah dari Li Yuchen pun masuk ke dalam dan duduk di hadapan Li Yuchen sementara Ye Zhin menutup pintu dan duduk di samping Li Yuchen.


“Ye Zhin bukanlah orang lain. Dia adalah orang kepercayaan Master jadi kau panggil di dengan Paman Master!” ucap Li Yuchen dengan nada suara yang tegas.


Luenli yang mengerti maksud tujuan dari perkataan Li Yuchen pun langsung membungkukkan tubuhnya dan memberikan hormat kepada Ye Zhin.


“Murid memberi hormat kepada Paman Master!” ucap Luenli dengan ekspresi wajah yang ceria dan senyum yang tulus.


“Kau telah berhasil melaksanakan langkah pertama jadi yang harus kau lakukan sekarang adalah kembali ke Ibumu dan gunakan uang yang aku berikan untuk menemukan tempat yang layak untuk dirimu dan Ibumu tinggal dan juga berlatih!” ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang serius.


“Kau harus berusaha keras untuk meningkatkan Kultivasimu dengan semua yang telah aku berikan! Aku akan datang kembali menemui jika saatnya tiba!” ucap Li Yuchen dengan nada suara yang terdengar serius.


Luenli yang tau tujuan hidupnya yang baru pun berdiri dari tempat duduknya lalu membungkukkan tubuhnya di hadapan Li Yuchen.


“Murid tidak akan pernah mengecewakan Master. Murid akan berlatih dengan sangat keras agar tida menyia-nyiakan semua usaha yang diberikan Master kepada Murid!” ucap Luenli dengan tekad yang kuat di dalam setiap kata yang diucapakannya.


Li Yuchen dan Ye Zhin yang tau jika hari ini adalah hari dimana Pertandingan Persahabatan Tiga Daratan pada Babak selanjutnya akan segera di laksanakan pun bergerak meninggalkan kamar Li Yuchen dan berkumpul bersama yang lain.


“Kalian semua sudah berkumpul di sini! Kita yang berasal dari Daratan Danzong tahun ini membawa sebuah harapan yang besar kepada seluruh Rakyat Daratan Danzong!” ucap Master Qiang yang mencoba membangkitkan semangat Peserta.


“Kita sebagai Perwakilan dari Daratan Danzong dengan jumlah Peserta terbanyak setelah Babak Penyisihan harus memanfaatkan kesempatan ini! Kita harus berusaha semakin keras untuk bisa maju ke Babak Final!” teriak Master Qiang dengan nada suara yang penuh semangat dan ekspresi wajah yang membara.

__ADS_1


“Demi Daratan Danzong!” teriak Master Qiang dengan suara yang sangat keras sambil mengangkat satu tinjunya ke atas dengan ekspresi wajah yang serius.


“Demi Daratan Danzong!” teriak kelima Peserta yang lainnya yang menjadi Perwakilan Pertandingan dengan semangat yang membara tidak terkecuali Li Yuchen.


Li Yuchen dan yang lainnya yang menjadi Perwakilan dari Daratan Danzong pun pergi ke Stadion tempat Pertandingan Kedua dilanjutkan dan menjadi semakin takjud dengan jumlah penonton yang sangat banyak.


“Wah! Aku tidak menyangka jika Pertandingan Kedua ini akan sangat meriah!” ucap Ye Zhin dengan mata yang terbuka lebar dengan wajah yang terkejut.


“Hasil Pertandingan Pertama yang tidak sesuai harapan orang-orang telah membuat semua orang jadi semakin penasaran dan ingin menonton Pertandingan ini secara langsung!” ucap Yun Tianxing dengan nada suara yang terdengar sangat dingin.


“Sepertinya Pertandingan Kedua ini akan menjadi semakin menegangkan dan seru!” ucap Han Mouyun dengan ekspresi yang penuh semangat dan senyum yang lebar.


Nanggong Ruan yang telah sehat kembali meski telah menjadi cacat memutuskan untuk tetap datang melihat pertandingan dan mengikuti Anggota Timnya yang lain.


“Meskipun aku kalah. Kalian tidak boleh menyerah. Kalian harus menang dan membalaskan dendamku ini!” ucap Nanggong Ruan dengan tatapan mata yang menunjukkan kebencian dan dendam yang masih membara.


Yun Tianxing dan Han Mouyun yang mengerti perasaan Nanggong Ruan pun menepuk pundak Nanggong Ruan secara bersamaan dan mengucapkan sumpah kemenangan.


“Jangan khawatir. Kita pasti akan menang dan mengalahkan mereka dan kami akan membalaskan dendammu Tuan Muda Nanggong!” ucap Yun Tianxing dan Han Mouyun dengan senyum percaya diri.


Li Yuchen yang berdiri di tempatnya pun menatap Seo Xiqin yang sedang duduk di salah satu tempat di Podium atas.


“Qier! Jangan khawatir! Cepat atau lambat kita bertiga pasti akan berkumpul lagi! Hingga saat itu tiba, Chen gege mohon bersabarlah!” ucap Li Yuchen dalam hati dengan tatapan mata yang menahan kerinduann dengan ekspresi wajah yang sedih.


Li Yuchen yang mengalihkan pandangannya ke arah Keluarga Kekaisaran Qi pun melihat Putra Mahkota Qi Haoran yang tidak berkedip menatap Seo Xiqin dari jauh.


“Hah! Kau telah menjadi Seorang Kasim tapi masih berani menatap Istri orang lain! Pendapatku sungguh tidak salah. Hukuman itu memang hukuman yang paling ringan untukmu!” ucap Li Yuchen dengan senyum yang jahat.


Tepat setelah Li Yuchen menunjukkan niat buruknya, Nan Luo yang menjadi Pembawa Acara Pertandingan Babak Pertama ternyata melanjutkan tugasnya menjadi Pembawa Acara dalam Pertandingan di Babak Kedua.


“Selamat pagi semuanya! Bertemu kembali denganku. Peri Nan Luo. Hari ini Pertandingan Kedua dalam Pertandingan Persahabatan Tiga Daratan akan segera dimulai!” teriak Nan Luo dengan suara yang sangat keras dengan semangat yang membara.


“Pertandingan Kedua tidak akan ditentukan dengan nomor urut tapi dengan pemilihan nama di dalam kotak kosong kayu ini!” ucap Nan Luo dengan senyum yang lebar sambil menunjuk ke arah Kotak Kayu yang dibawa oleh Seorang Wanita cantik ke arahnya.

__ADS_1


“Baiklah. Aku yakin semua Penonton di sini pasti sangat tidak sabar ingin melihat Pertandingan Pertama dalam Babak Kedua ini maka aku akan mengambil nama Peserta yang akan bertanding!” ucap Nan Luo dengan ekspresi wajah yang sangat bersemangat.


“Pertandingan Pertama adalah Pertandingan antara... Ye Zhin dari Daratan Danzong melawan... Liao Hunyuan dari Daratan Yunzan!” teriak Nan Luo dengan suara yang sangat keras dengan wajah yang ceria.


Penonton yang rata-rata berasal dari Daratan Yunzan pun menjadi sangat bersemangat setelah mendengar nama Perwakilan dari Daratannya akan segera bertanding.


“Tuan Muda Liao! Semangat!”


“Kalahkan orang dari Daratan Rendah itu, Tuan Muda Liao!”


“Tuan Muda Liao! Kau yang terhebat dan terkuat! Kau pasti akan bisa menang!”


Sorak-sorai penuh semangat di wajah orang-orang dari Daratan Yunzan ternyata sangat bertolak belakang dengan orang yang mendukung kemenangan untuk Daratan Danzong.


Bahkan semua Anggota yang mewakili Pertandingan Persahabatan Tiga Daratan pun menatap cemas dan khawatir pada Ye Zhin kecuali Li Yuchen.


Li Yuchen yang tidak ingin menghancurkan semangat Ye Zhin dan membuat Ye Zhin kehilangan kepercayaan dirinya pun berjalan ke hadapan Ye Zhin.


“Kau harus berusaha keras untuk bisa menang dan tidak boleh menyerah tapi jika kondisi terlihat semakin tidak menguntungkan maka menyerah bukanlah pilihan yang salah! Apa kau mengerti maksud ucapanku?” tanya Li Yuchen dengan tatapan mata yang tajam dan ekspresi wajah yang serius.


“Tentu saja, Bos. Aku akan berusaha dengan semaksimal mungkin. Aku akan menggunakan semua yang aku miliki untuk menang dan aku pun aku melakukan langkah yang besar jika situasi menjadi buruk!” ucap Ye Zhin dengan tekad yang kuat.


Ye Zhin yang tau jika namanya telah dipanggil pun naik ke atas Arena Pertandingan dan berdiri berhadapan dengan Liao Hunyuan.


Liao Hunyuan yang melihat Ye Zhin berdiri di hadapannya pun tersenyum dengan senyum yang jahat dan ekspresi wajah yang sangat bersemangat.


“Aku tidak akan melepaskanmu dan semua orang yang berasal dari Daratan Danzong! Kalian semua akan kembali dengan tubuh yang cacat!” ucap Liao Hunyuan dengan senyum yang lebar dengan tatapan mata merendahkan.


Ye Zhin yang mendengar perkataan Liao Hunyuan pun menarik nafas yang sangat panjang lalu mengubah wajahnya menjadi serius.


“Aku tidak akan pernah terpancing dengan ucapanmu! Aku tidak akan membuat emosiku menguasai diriku dan membuatku kehilangann fokus! Aku pasti akan mengalahkanmu!” ucap Ye Zhin dalam hati dengan tatapan mata yang tajam.


#Bersambung#

__ADS_1


Apakah Ye Zhin akan menang dalam Pertandingann Pertama ini dan membalaskan dendam Nanggong Ruan? Tunggu jawabannya di BAB selanjutnya ya...


__ADS_2