Kelahiran Kembali Kaisar Legenda

Kelahiran Kembali Kaisar Legenda
BAB 301. Formasi Naga Api


__ADS_3

Li Yuchen yang melihat Ye Zhin telah berhasil menyelamatkan Putri Su Qingqing pun dengan cepat mengaktifkan sebuah Segel Formasi.


“Segel Formasi! Formasi Naga Api!” teriak Ye Zhin dengan suara yang sangat keras dengan ekspresi wajah yang serius.


Li Yuchen yang mengerahkan setengah Energi yang dimilikinya saat itu pun tersenyum senang saat melihat tiga buah cahaya berwarna merah darah pun muncul ke langit lalu dengan cepat mengelilingi seluruh Akademi Yunlong.


Cahaya itu pun perlahan menjadi sangat pekat dan membuat pemandangan di atas Akademi Yunlong seperti Peristiwa Bulan Darah.


Cahaya itu pun membentuk sebuah perisai yang sangat koko dengan sebuah Naga berwarna merah muncul di atas Akademi Yunlong.


Ketua Lu Changlin dan Walikota Yun Zheheng yang melihat pemandangan yang tak pernah dilihatnya seumur hidupnya pun menjadi sangat terkejut sehingga tanpa sadar kehilangan konsentrasinya.


Namun sebelum serangan Hewan Buas mengenai dirinya Ketua Lu Changlin dan Walikota Yun Zheheng telah dengan cepat membunuh Hewan-Hewan Buas itu.


Ketua Lu Changlin dan Walikota Yun Zheheng yang ingat pesan yang disampaikan oleh Li Yuchen pada mereka sebelum Formasi ini dibuat pun tidak ingin diam saja.


Ketua Lu Changlin yang dengan cepat memberi perintah kepada Seluruh Master dan Murid Akademi Yunlong serta orang-orang yang ada di sekitarnya untuk maju menghabisi sisanya.


Walikota Yun Zheheng yang tak ingin kalah pun memberika perintah kepada Kepala Keluarga dari Kota Kunlun serta Ketua dan Tetua dari dua kekuatan terbesar di Kota Yunlong dan Kota Kunlun untuk maju menyerang.


“Semuanya! Kemenangan telah ada di depan kita. Maju! Bunuh semua Hewan Buas itu!” teriak Yun Zheheng dan Ketua Kunlun secara bersamaan dengan suara yang sangat keras dengan semangat yang berapi-api dengan tatapan mata yang tajam.


Semua orang yang mendengar perintah dari Ketua Lu Changlin dan Walikota Yun Zheheng pun dengan cepat bergerak dan menyerang semua Hewan Buas dengan seluruh kekuatan mereka.


Rowie yang merasakan Hewan Buas yang dikendalikannya telah semakin berkurang pun menjadi sangat curiga tapi berpikir jika hal itu adalah hal yang wajar untuk sebuah Pertempuran.


Namun saat Naga Hitam memanggil Rowie dan mengatakan yang dialaminya pun membuat Rowie menyadari bahwa memang sesuatu yang mengganjal.


“Rowie!” panggil Naga Hitam dengan suara yang keras dengan ekspresi wajah yang marah dengan tatapan mata yang tajam.

__ADS_1


“Ada apa Rajaku? Apakah kau memanggilku?” tanya Rowie dengan senyum yang lebar dengan ekspresi wajah yang bahagia.


“Jangan berpura-pura bodoh. Apa yang telah terjadi? Kenapa korban nyawa untuk memulihkan kekuatan terhenti?” tanya Naga Hitam dengan ekpsresi wajah yang serius.


Rowie yang mendengar perkataan Naga Hitam pun menjadi sangat terjatuh dan menundukkan kepala karena sebenarnya Rowie tidak mengetahui alasannya.


Raja Naga yang tidak senang dengan sikap diam Rowie pun menjadi sangat marah dan tanpa sadar memukul Rowie ke tembok dengan ekornya.


Rowie yang tidak bisa menahan pukulan itu pun terbatuk dengan sangat keras hingga memuntahkan darah yang sangat segar.


Naga Hitam yang tidak peduli dengan Rowie karena hanya menganggap Rowie sebagai Pionnya saja pun tidak memandang Rowie dan hanya memberikan perintah lain untuk dikerjakannya.


“Pergi! Cari tau sumber masalahnya dan selesaikan!” teriak Naga Hitam dengan suara yang keras dengan nada suara yang terdengar sangat marah.


“Baik, Rajaku!” ucap Rowie dengan ekspresi wajah yang patuh dengan sikap yang sangat sopan lalu menundukkan kepala kemudian meninggalkan tempat Naga Hitam bersembunyi.


“Sekarang giliranmu! Tunjukkan padaku bahwa kau mampu!” ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang serius dengan tatapan mata yang penuh dengan pengharapan yang tinggi.


Ye Zhin yang tidak ingin membuat Li Yuchen kecewa pun memejamkan matanya lalu memfokuskan pikirannya lalu menerima Segel Formasi yang telah dibuat oleh Li Yuchen.


Ye Zhin yang tidak menyangka jika Li Yuchen langsung menyerahkannya Segel Formasi Bintang Lima membuat Ye Zhin kehabisan banyak tangan Energi.


“Sial! Bos! Kau sangat kejam! Kau adalah Bos yang sangat kejam di seluruh Daratan Danzong!” teriak Ye Zhin dengan suara yang sangat keras dengan ekspresi wajah yang kesal sambil terus berusaha melindungi Formasi dari Serangan Hewan Buas yang mencoba menerobos.


Ye Zhin yang kehabisan banyak Energi untuk mempertahankan Segel Formasi Bintang Lima membuatnya terpaksa harus menelan semua Pil Penyembuh yang disimpannya sebagai cadangan.


Putri Su Qingqing yang merasa berhutang nyawa tidak menyangka bahwa Pria yang menolongnya adalah Sahabat Li Yuchen.


Li Yuchen yang terus memandang Ye Zhin pun merasakan ada hal yang tidak beres hingga akhirnya Putri Su Qingqing melihat Ye Zhin melemparkan sebuah botol kecil.

__ADS_1


“Botol apa itu?” tanya Putri Su Qingqing dengan suara yang rendah dengan ekspresi wajah yang penasaran sehingga dengan cepat bergerak mengambil botol tersebut.


Putri Su Qingqing yang tidak tau pil yang diminum oleh Ye Zhin segera menemui Ketua Ming yang ternyata berada di dekatnya.


“Maafkan saya, Ketua Ming, bisakah kau mencium Aroma Pil yang ada di botol ini?” tanya Putri Su Qingqing dengan ekpsresi wajah yang setengah memohon.


Ketua Ming yang merupakan Ketua Paviliun Huanfu dari Kota Yunlong yang tidak tega menolak permintaan Putri Su Qingqing pun dengan senang hati mengambil botol tersebut dan mengidentfikasinya.


“I-Ini... Ini adalah aroma Pil Penyembuh tingkat Tiga dan jika melihat ukuran botol maka di dalam botol ini bisa jadi ada sepuluh Pil Penyembuh tingkat Tiga!” ucap Ketua Ming dengan ekspresi wajah yang terkejut sambil menatap Putri Su Qingqing dengan nada suara yang terdengar sangat yakin.


Putri Su Qingqing yang mendengar penjelasan Ketua Ming pun menyadari situasi yang dialami oleh Ye Zhin saat ini.


Putri Su Qingqing yang tidak ingin orang yang menyelamatkan nyawanya meninggal begitu saja tanpa membuatnya bisa membayar budi pun membuat Putri Su Qingqing memutuskan untuk memberikan Pil Penyembuh miliknya.


Sementara itu, Li Yuchen yang telah berada di luar Segel Formasi pun tanpa ragu mengeluarkan Api Berapi Hitam miliknya yang kemudian melemparkannya ke Hewan-Hewan Buas yang ada depan Segel Formasi buatannya.


Hewan Buas yang tidak tahan dengan Api Berapi Hitam milik Li Yuchen pun berteriak dengan sangat kencang hingga memekakkan telinga orang-orang yang mendengarnya hingga dalam waktu hitungan menit Hewan Buas yang terkena Api Berapi Hitam berubah menjadi abu karena hangus terbakar.


Lalu saat keadaan berbalik dimana kemenangan ada di tangan Manusia tiba-tiba Rowie yang telah berubah wujud menjadi setengah Naga pun muncul di hadapan Li Yuchen.


Li Yuchen yang mengenal perubahan bentuk setengah Naga pada tubuh wanita muda yang ada di depannya itu pun menjadi bingung.


“Siapa kau? Apa kau yang membuat semua Hewan Buas ini menyerang Kota?” tanya Li Yuchen dengan suara yang keras dengan ekspresi wajah yang waspada.


“Siapa aku? Hmmmm, kau tidak layak untuk mengetahuinya. Bukankah ada pepatah yang mengatakan bahwa orang yang akan segera mati tidak perlu mengetahui apapun!” ucap Rowie dengan senyum lebar yang terlihat sangat jahat sambil memainkann pedangnya di hadapan Li Yuchen.


#Bersambung#


Apaka Rowie datang ingin mengganggu Li Yuchen? apa yang akan dilakukan Li Yuchen selanjutnya? Tunggu jawabannya di BAB selanjutnya ya...

__ADS_1


__ADS_2