
Jenderal Istana dan Kasim Istana yang datang dengan perintah dari Hua Ping membuat semua orang yang ada di Keluarga Mu terkejut.
Mu Hunyuan yang menjadi Kepala Keluarga pun duduk dalam posisi berlutut bersama Tetua dan Anggota Keluarga Mu yang lain.
“Dimana Putri Keluarga Mu? Segera ke depan dan menerima Titah dari Kaisar!” ucap Kasim dengan suara yang lantang dengan sikap yang angkuh dengan Jenderal Istana yang berdiri dengan gagah di belakangnya.
Mu Shushu yang merupakan Putri Keluarga Mu yang berasal dari Gars Keturunan Langsung dan masih perawan pun berdiri di hadapan Kasim sendiri sambil berlutut.
“Titah Kaisar Hua Ping. Putri Keluarga Mu memiliki kepribadian yang baik dan budi pekerti yang luhur akan memasuki Istana Kekaisaran lalu diberikan posisi sebagai Selir Kekaisaran Kehormatan!” ucap Kasim dengan suara yang lantang.
Mu Shushu yang merasa jika ini adalah takdirnya yang sesungguhnya pun menerima Titah dari Kaisar Hua Ping dengan hati yang pasrah.
Setelah Pengumuman Titah dari Hua Ping diucapkan rombongan dari Istana Kekaisaran bergegas meninggalkan Kediaman Keluarga Mu.
Para Tamu Undangan yang menghadiri Pernikahan Li Yuchen dan Seo Xiqin pun ikut terlarut dalam kebahagiaan dengan Keluarga Mu.
__ADS_1
Keluarga Mu yang mendapatkan dua Lamaran Pernikahan yang tak terduga dari Kaisar Hua Ping dan Li Yuchen yang muncul tak tau darimana asalnya dengan semua Hadiah Pernikahan yang sangat spektakuler menjadi perbincangan seluruh orang di Daratan Wuzhou.
“Selamat kepada Kepala Keluarga Mu! Keluarga Mu akhirnya bisa berjaya kembali!”
“Selamat Kepada Tetua Xu! Putrimu sangat cantik dan juga memiliki kepribadian yang sangat luar biasa maka sangat pantas dengan posisinya saat ini!”
Pujian demi pujian diucapkan oleh orang-orang untuk menjilat Keluarga Mu yang sedang berada di atas awan.
Namun, Mu Shushu yang sebenarnya hanya menginginkan Pernikahan yang sederhana seperti Seo Xiqin yang bisa menemukan Pria yang akan mencintainya seumur hidupnya tanpa ada wanita lain di sisi Prianya.
“Aku sudah sangat lelah dengan pertengkaran, perdebatan dan trik untuk menjatuhkan sesama wanita hanya demi mendapatkan perhatian seorang pria!” gumam Mu Shushu sambil menarik nafas yang panjang.
Li Yuchen yang ada di dalam Kamar Pengantin ternyata tidak diam saja ternyata mengirim Zuchen yang telah bisa berubah wujud menjadi kucing manis agar bisa berkeliaran bebas di Kediaman Keluarga Mu untuk bisa mengetahui yang terjadi kapanpun.
Li Yuchen yang tidak menyangka jika Zuchen kembali sepuluh menit setelah dirinya berada di dalam Kamar Pengantin pun menjadi curiga.
__ADS_1
“Ada apa Zuchen? Apakah telah terjadi sesuatu?” tanya Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang penasaran dengan tatapan mata yang menunjukkan rasa ingin tau yang tinggi.
“Aku ingin memberitau bahwa orang-oranng Hua Ping baru saja pergi dari Kediaman Keluarga Mu. Mereka semua datang menyampaikan Titah bahwa Putri Keluarga Mu harus memasuki Istana Kekaisaran untuk menjadi Selir!” ucap Zuchen dengan suara yang tegas yang membuat Li Yuchen berhenti bergerak.
“Apa maksudmu dengan menjadikan Putri Keluarga Mu sebagai Selir Kekaisaran Kehormatan, Zuchen?” ucap Li Yuchen dengan kata-kata yang penuh penekanan di setiap katanya.
“Maksudku adalah Hua Ping sepertinya telah mendapatkan yang diinginkannya. Sepertinya dia telah berhasil membaca Buku Keabadian yang selama ini dijaga oleh Leluhurku!” ucap Zuchen dengan telepatinya sambil bertingkah seperti kucing lucu di hadapan Seo Xiqin.
“S**lan! Dasar Hua Ping b*****sek! Beraninya dia mengeluarkan dekrit yang sangat ambigu seperti itu!” ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang kesal.
“Apakah dia berencana mengambil Seo Xiqin juga dariku? Tapi sayang hal itu tidak akan terjadi karena Seo Xiqin telah menjadi Istriku baik di Daratan Danzong maupun Daratan Wuzhou!” ucap Li Yuchen lagi dengan senyum penuh kemenangan.
“Aku tidak akan membiarakanmu mengambil yang menjadi milikku lagi. Aku pasti akan bisa membalas semuanya!” ucap Li Yuchen algi dengan tekad yang kuat.
#Beersambung#
__ADS_1
Maafkan author yang sudah 2 hari libur tidak menulis karena kesibukan yang sangat padat di Dunia Nyata. Author pada Reader tersayang mau memaafkan dan tetap mendukung Author.. Terima kasih