
*Note* BAB sebelumnya yang Author salah update sudah diperbaiki jadi silahkan di baca ulang.. 😞
Nanggong Ruan yang melihat ada dua buah Telur Ular Phiton di dalam Goa tersebut pun dengan cepat menyimpan semuanya ke dalam Tas Penyimpanannya tapi sebelum Telur Ular Phiton terakhir tersimpan Nanggong Ruan diserang dari belakang.
“Sialan! Dasar manusia rendah! Beraninya kau menyelinap masuk dan mencoba mengambil Telur Ular Phiton ini dari kami!” teriak He Qingyu dengan suara yang lantang dengan ekspresi wajah yang kesal dengan mata yang melotot tajam.
Liao Hunyuan yang langsung mengambil Telur Ular Phiton yang tersisa pun mengeluarkan Energi dari tangannya lalu mengarahkannya ke arah Nanggong Ruan.
Li Yuchen yang bisa merasakan ada yang aneh pun memutuskan untuk melindungi Nanggong Ruan dengan membuatkan Segel Formasi Perlindungan.
He Qingyu yang berpikir jika Nanggong Ruan akan meninggal di tempat itu pun menjadi sangat terkejut saat melihat Li Yuchen membantunya.
“Hah! Ternyata hubungan antar orang dari Daratan Rendah sangat kuat bahkan kalian saling tolong-menolong di saat seperti ini!” sindir He Qingyu dengan kata-kata yang tajam dengan tatapan mata yang sinis.
“Bukankah itu lebih baik daripada harus seperti kalian yang rela membunuh sesama hanya karena tidak bisa membantu lagi!” sindir Ye Zhin dengan kata-kata yang tidak kalah pedas dengan tatapan mata yang tajam.
He Qingyu yang sangat marah pun melompat dengan cepat dan berniat untuk menghajar Ye Zhin dengan kedua tangannya tapi malah ditarik dengan selendang oleh Bai Hongyu.
“Tuan Muda He tidak perlu terlalu terpancing emosi jika tidak maka nyawa anda yang akan melayang selanjutnya setelah Tuan Muda Ji Shanng!” ucap Bai Hongyu dengan nada suara dan ekspresi wajah yang dingin.
He Qingyu yang akhirnya menyadari maksud ucapan Bai Hongyu setelah melihat Shanyuan diam-diam mengeluarkan botol cairan yang tentunya berisi racun yang sangat mematikan pun hanya bisa mengepalkan tangannya menahan amarah.
“Kita tidak punya alasan untuk disini lagi! kita pergi dari sini!” ucap Liao Hunyuan dengan nada suara yang tegas dengan ekspresi wajah yang datar.
Liao Hunyuan yang telah kehabisan tenaga melawan Ular Phiton Raksasa tingkat Surgawai itu pun memutuskan untuk pergi bersama Kelompoknya yang lain.
Nanggong Ruan yang sangat bersyukur atas bantuan Li Yuchen dan kelompoknya pun mencoba mengucapkan terima kasih tapi sesuatu terjadi.
“Tuan Muda Li! Terima kasih untuk bantuannya! Jika bukan karenamu mungkin saat ini aku pasti telah terluka parah ataupun kehilangan nyawaku dan aku tidak bisa menepati janjiku kepada Shan’er!” ucap Nanggong Ruan dengan ekspresi wajah yang tulus sambil menangkupkan tangannya ke depan.
“Tuan Muda Nanggong tidak perlu sungkan. Aku melakukan ini karena aku tidak ingin orang-orang dari Daratan Yunzan itu mendapatkan semua Telur Ular Phiton Raksasa tersebut!” sindir Li Yuchen dengan senyum yang ramah.
__ADS_1
Nanggong Ruan yang menyadari maksud dari ucapan Li Yuchen pun dengan cepat mengeluarkan dua buah Telur Ular Phiton Raksasa yang disimpannya.
“Aku hanya membutuhkan satu buah Telur Ular Phiton Raksasa ini. Jika Tuan Muda Li mau maka saya akan memberikan satu padamu!” ucap Nanggong Ruan dengan ekspresi wajah yang bersahabat sambil tersenyum.
“Jika seperti itu maka terima kasih!” ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang bahagia sambil mengalihkan pandangannya ke arah Shanyuan.
Shanyuan yang mengerti maksud Li Yuchen pun dengan cepat mengambil Telur tersebut dan menyimpannya.
“Tuan Muda Li, kita berasal dari Daratan yang sama. Bagaimana kalau kita bekerjasama dalam Ekspedisi ini?” tanya Nanggong Ruan sambil mengulurkan tangannya menunjukkan persahabatan.
Li Yuchen yang sulit mempercayai orang lain setelah penghianatan yang dialaminya sebelumnya pun menatap sedikit ragu.
“Aku tau jika Nanggong Ruan mau bergabung karena tak memiliki teman lain untuk menolongnya saat dalam masalah tapi aku juga tidak bisa menolaknya karena Telur Ular Phiton Raksasa ini!” ucap Li Yuchen dalam hati dengan ekspresi wajah yang datar.
“Aku mengerti. Mohon bantuannya!” ucap Li Yuchen yang langsung mengubah ekspresi wajahnya dengan senyum yang ramah.
Namun di saat keempatnya ingin pergi keluar mengikuti Liao Hunyuan dan yang lain. Goa tersebut pun bergetar dan membuat keempatnya terkurung di dalam Goa.
“Kita terkurung disini tapi kita akan segera keluar dari sini!” ucap Li Yuchen dengan ekpsresi wajah yang serius dengan pandangan mata mengedar kesekeliling.
Li Yuchen dan yang lainnya yang melihat ada lorong di depan matanya pun berjalan masuk ke dalam dengan hati-hati.
“Tuan Muda Li, apakah gempa bumi yang terjadi secara tiba-tiba disebkan oleh orang-orang dari Daratan Yunzan itu?” tanya Nanggong Ruan dengan ekspresi wajah yang curiga.
“Aku tidak bisa mengatakannya dengan yakin tapi ada kemungkinan hal itu terjadi dan yang terpenting adalah kita harus menemukan jalan keluar dari sini!” ucap Li Yuchen dengan nada suara yang tegas.
Keempatnya yang terus berjalan akhirnya menemukan jalan buntu dan tak melihat adanya jalan keluar sama sekali.
“Bagaimana ini? Apakah benar-benar tidak ada jalan keluar lagi?” tanya Nanggong Ruan yang sudah tidak bisa berpikir jernih karena memikirkan Chen Zishan yang menunggunya di luaran sana.
Ye Zhin yang merasakan adanya Formasi yang menutupi tempat itu pun melakukan seperti yang diajarkan Li Yuchen untuk membuka Segel Formasi yang tersembunyi.
__ADS_1
“Bagus! Kau sudah bisa melakukannya dengan sangat baik!” puji Li Yuchen sambil menepuk pundak Ye Zhin dengan ekspresi wajah yang bangga.
Li Yuchen yang tau jika Segel Formasi itu akan sangat sulit untuk dipecahkan oleh Master Formasi tingkat Dua seperti Ye Zhin pun maju ke depan.
“Kali ini serahkan padaku untuk menghancurkan Segel Formasi ini!” ucap Li Yuchen dengan nada suara yang tegas dengan ekspresi wajah yang serius.
Li Yuchen yang telah mengalirkan Energinya dengan sangat banyak ke telapak tangannya pun menghancurkan titik pusat Segel Formasi tersebut dalam sekali pukulan.
Lalu di saat yang sama tanah yang menutupi jalan keluar pun hancur dan mengeluarkan cahaya yang sangat silau sehingga membuat yang lain harus menutup matanya.
Saat cahaya tersebut telah mulai memudar, Li Yuchen dan yang lainnya pun masuk ke dalam sumber cahaya tersebut dan menemukan sesuatu yang sangat mengejutkan.
“A-apa ini sebenarnya? Kri-kristal ini seperti mengandung banyak sekali Energi Surga dan Neraka!” ucap Shanyuan dengan ekspresi wajah yang terkejut dengan tatapan mata yang penasaran.
Li Yuchen yang dapat melihat Kristal yang sangat besar di depan matanya dapat mengetahui dengan jelas Kristal tersebut.
“Jika aku bisa mendapatkan Kristal itu maka aku dapat meningkatkan kekuatanku menjadi tingkat Enam atau Tujuah dalam waktu dekat!” ucap Li Yuchen dalam hati dengan ekspresi wajah yang datar.
Li Yuchen yang melihat tatapan mata keserakahan pada Nanggong Ruan pun tersenyum kecil dengan tatapan mata yang tajam.
“Kau bisa mendapatkan bagianmu sekarang tapi aku akan membuat situasi dimana kau tidak punya pilihan lain selain memberikan Kristal itu padaku!” ucap Li Yuchen dalam hati dengan ekspresi wajah yang bahagia.
Di saat Kelompok Li Yuchen sedang memikirkan Harta Karun yang ada di depannya, orang-orang dari Daratan Yunzan menemukan Sebuah Pagoda yang sangat tinggi.
Namun disaat keempatnya ingin masuk tiba-tiba mendapatkan serangan dari puluhan Kalajengking Beracun.
“Sial! Dari mana Kalajengking Beracun ini berasal?” teriak Liao Fengyu dengan suara yang lantang dengan ekspresi wajah yang sangat kesal.
#Bersambung#
Kristal apa yang ditemukan oleh Kelompok Li Yuchen sebenarnya? Apa yang akan dilakukan Li Yuchen pada Nanggong Ruan? Tunggu jawabannya di BAB selanjutnya ya..
__ADS_1