
Nona Shu yang telah terkena efek samping obat Perangsang itu pun tidak memiliki perasaan takut ataupun khawatir akan nyawanya pun dengan berani semakin bersemangat menggoda Li Yuchen yang telah kembali ke tubuhnya.
"Tuan Muda Li! Atau mau aku sebut Tetua Yu!" gumam Nona Shu dengan senyum dan tawa yang centil dan menggoda sambil menyentu dada bidang Li Yuchen dengan tangannya dengan gerakan yang lembut dan penuh godaan.
Li Yuchen yang telah sadar dan kembali ke tubuhnya akhirnya menyadari ada sesuatu yang tidak benar dengan tubuhnya terutama kepala bagian bawahnya dan mencoba mencari sumbernya.
Nona Shu yang menyadari jika Li Yuchen juga telah terpengaruh dengan Obat Perangsang yang telah dibakarnya pun semakin bersemangat untuk untuk menggoda Li Yuchen.
"Jangan dilawan Tuan Muda. Lepaskan saja! Malam ini, aku akan melayani Tuan Muda dengan sepenuh hati dan segenap jiwa dan ragaku. Jadi Tuan Muda, jangan ragu-ragu. Shu'er sangat menantikan belaian kehangatan dari Tuan Muda!" ucap Nona Shu yang telah berganti posisi dengan duduk tegap di atas tubuh Li Yuchen dengan nada suara yang lembut dan seksi dan wajah yang memerah karena efek obat dan malu serta ekspresi wajah dan gerakan tubuh yang dibuat seakan dapat terlihat sangat cantik dan menggoda.
Li Yuchen yang melihat sikap Nona Shu yang sangat agresif dan caranya menggoda sangatlah seksi dan menggoda membuat jiwa Seorang Pria Jantan yang ada di dalam tubuh Li Yuchen tergerak hingga membuat Li Yuchen memutar posisinya.
"Jangan pernah bermain api jika tidak ingin terbakar! Dan Jangan pernah membangunkan Seekor Singa Sang Raja Hutan yang sedang tertidur! Jika tidak ingin menanggung akibatnya." ucap Li Yuchen dengan sorot mata yang tajam yang telah berganti posisi di atas tubuh Nona Shu dengan dua tangan tegak di samping kepala Nona Shu
Nona Shu yang terbaring dengan tangan ke atas dan salah satu tangan diletakkan di dekat mata mendengar ucapan Li Yuchen pun memasang wajah seolah pasrah dengan senyum yang malu-malu dengan wajah yang memerah berkata, "Apapun akibatnya akan Shu'er terima asalkan bisa selalu bersama dengan Tuan Muda."
Li Yuchen yang mendengar perkataan Nona Shu pun tertawa dengan sangat keras hingga memegang dahinya yang akhirnya membuat Nona Shu yang masih terbaring di tempat tidur menjadi bingung.
Li Yuchen yang pernah dikhianati oleh tiga orang wanitanya di masa lalu bahkan hampir mati di tangan mereka membuat hati Li Yuchen menjadi mati rasa.
Li Yuchen yang telah berhasil mengontrol tubuhnya sendiri pun menarik lengan Nona Shu dengan sangat keras dan melemparkan tubuhnya ke dinding dengan sangat keras.
__ADS_1
"Aarrgghh!" teriak Nona Shu dengan sangat keras sambil menuntahkan darah segar dari dalam mulutnya dengan ekspresi wajah kesakitan dan ketakutan di saat bersamaan.
Nona Shu yang merasakan lengannya tidak memiliki rasa apapun pun menyadari jika lengannya telah patah dan rasa sakit yang di alaminya saat ini membuat otak dan tubuh Nona Shu sadar kembali.
Li Yuchen yang merasa sangat marah karena telah gagal dua kali pun langsung mengeluarkan aura membunuh yang sangat kuat hingga membuat Nona Shu yang berencana melarikan diri tidak bisa bergerak dan kesulitan bernafas.
"Wanita rendah sepertimu ingin menjadi salah satu dari wanitaku. Apakah otakmu sudah rusak?" tanya Li Yuchen yang telah turun dari atas tempat tidurnya dan berjalan menuju ke arah Nona Shu dengan senyum mengerikan dan tatapan mata membunuh.
Nona Shu yang menyadari kesalahannya karena berfikir semua pria yang dikenalinya itu sama menjadi sangat menyesal dan mengutuk dirinya sendiri karena telah bermain api dengan orang yang salah.
"Sial! Apa yang harus aku lakukan? Aku tidak mau mati di sini!" ucap Nona Shu dalam hati dengan mulut yang terkunci rapat tidak bisa bicara dan tubuh yang terasa sangat berat hingga rasa sakit yang menyerang seluruh tubuhnya.
Nona Shu yang tidak bisa melakukan apapun untuk meminta maaf dan ampunan dari Li Yuchen hanya bisa mengeluarkan air mata dan menatap ke arah Li Yuchen dengan tatapan ketakutan dan penyesalan di saat bersamaan.
"Apakah kau fikir aku akan tergoda dengan tubuhmu ini? Apakah kau merasa sangat bangga dengan kecantikan dan kemolekan tubuhmu? Apa kau sangat percaya diri dengan setiap lekukan indah pada tubuhmu?" tanya Li Yuchen dengan tatapan merendahkan dan menjijikkan ke arah Nona Shu.
Nona Shu yang mendengar semua hinaan yang keluar dari mulut Li Yuchen merasa mentalnya dan kepercayaan dirinya telah hancur.
Li Yuchen yang malas meladeni Nona Shu pun mencabut dupa Obat Perangsang itu dari Potnya lalu melemparkannya ke titik ke sadaran di tubuh Nona Shu hingga membuat Nona Shu terjatuh dan pingsan.
Li Yuchen yang merasakan asap dupa dari Obat Perangsang itu telah memenuhi kamarnya pun menarik kembali semua asap itu dan memasukkannya ke dalam sebuah botol.
__ADS_1
"Meskipun ini hanyalah asap tapi efeknya juga sangat kuat. Sebaiknya aku simpan saja ke dalam Giok Naga Hijau Emas mungkin saja akan ada gunanya nanti." ucap Li Yuchen sambil memasukkan botol tersebut ke dalam tubuhnya dengan ekspresi wajah yang datar.
Li Yuchen yang tidak ingin melupakan dan melepaskan Nona Shu begitu saja pun memasukkan sebuah Pil berwarna ungu pekat ke dalam mulut Nona Shu dan memberikannya air membuat Nona Shu secara tidak sadar menelan Pil itu.
Li Yuchen yang berpura-pura kuat di hadapan Nona Shu akhirnya bisa melepaskan topeng kepalsuan itu dan mengambil Pil Penyembuh bintang Tiga miliknya dan menelannya dalam hitungan detik.
"Tubuh ini sangat tidak bisa diandalkan! Tidak hanya aku masih bisa merasakan lapar dan kantuk tapi aku juga tidak bisa mengendalikan kepala bagian bawahku sepenuhnya sehingga membuat kepala atasku cenat cenut merasakan frustasi karena tidak bisa menuntaskan nafsu ini!" gumam Li Yuchen dengan nada yang rendah dengan ekspresi wajah yang kesal sambil kembali duduk di tempat tidurnya dan duduk dalam posisi bersilah dan mata tertutup.
Li Yuchen yang telah menelan Pil Penyembuh pun mulai menetralkan racun yang berasal dari Obat Perangsang yang ada di dalam tubuhnya dengan sangat cepat.
"Syukurlah semua racunku telah hilang dan kedua kepalaku tidak terasa cenat cenut lagi!" ucap Li Yuchen sambil memijat leher kepalanya yang terasa sedikit sakit karena efek samping dari nafsu yang tidak tersalurkan.
Li Yuchen pun mengganti pakaiannya dan memakai topeng naga hijaunya kembali lalu berubah menjadi Tetua Yu yang dikenal hebat dan kuat tapi sangat dingin dan kejam.
Li Yuchen yang melihat pakaian Nona Shu berserakan di dalam kamarnya pun merasa sangat jijik sehingga Li Yuchen mengambil sapu yang ada di ujung koridor kamarnya dan menataskan bagian sapunya hingga berbentuk tongkat.
"Untung saja aku tidak menjadi binatang buas jika tidak maka sekarang aku tidak akan bisa menjaga keperjakaan tubuhku untuk Gadis Bakpau!" gumam Li Yuchen sambil menatap tempat tidurnya yang sangat berantakan.
Li Yuchen yang merasa jijik jika menyentuh pakaian Nona Shu pun memilih menggeser pakaian itu menggunakan batang sapu hingga mengubah warna pakaian yang awalnya putih bersih menjadi coklat penuh dengan debu.
" Sekarang apa yang akan aku lakukan pada wanita ini?" tanya Li Yuchen pada dirinya sendiri dengan ekspresi wajah yang bingung.
__ADS_1
#Bersambung#
Nah enaknya kita beri hukuman apa ya pada Nona Shu ini? Jawab di kolom komentar ya..