
Beberapa hari yang lalu, Ketua Du Lang yang telah mendapatkan yang diinginkan Seo Xiqin dengan cepat kembali tapi tiba-tiba bertemu dengan Mu Gecheng.
Mu Gecheng yang ingin bertemu dengan Seo Xiqin pun harus melalui Ketua Du Lang. Ketua Du Lang yang akhirnya mengetahui semuanya setelah mencocokkan dengan informasi yang didapatkannya dari Mu Hanyuan.
“Jika yang dikatakan Tuan Muda Mu Gecheng benar maka sangat benar jika pria yang sedang bertaruh dan bertanding dnegan Tuan Muda Mu Gecheng adalah Suami Nona Seo Xiqin!” ucap Ketua Du Lang dalam hati dengan ekspresi wajah yang dingin.
Ketua Du Lang yang datang mengantar Mu Gecheng untuk bertemu dengan Seo Xiqin pun akhirnya menyadari bahwa Li Yuchen adalah orang yang akan bertanding dengan Mu Gecheng dan salah satu Peserta yang lolos dalam Pertandingan Babak Ketiga!” ucap Ketua Du Lang dalam hati sambil berdiri di depan pintu.
Setelah kepergian Mu Gecheng, Ketua Du Lang yang telah menganggap Seo Xiqin sebagai Putrinya sendiri karena berusia yang sama dengan Putrinya dan juga karena loyalitasnya kepada Keluarga Mu membuat Ketua Du Lang tidak bisa diam saja.
“Nona, apakah benar pria yang bernama Li Yuchen yang akan bertaruh dengan Tuan Muda Mu Gecheng adalah Suamimu?” tanya Ketua Du Lang tanpa berkedip.
“Maafkan kelancangan hamba, Nona, tapi jujur saya merasakan ada yang berbeda semenjak Nona menghilang di Pasar di Daratan Wuzhou. Apakah Nona sedang mengandung sekarang? Karena aku bisa merasakan Energi Surgawi dan Neraka yang ada di tubuh Nona terasa sangat berbeda!” ucap Ketua Du Lang dengan tatapan mata yang penasaran.
“Hmmm, Pelayan Pribadi Nona, Anping, awalnya hanyalah manusia biasa dan sekarang secara tiba-tiba berubah menjadi Seorang Kultivator dengan Bakat yang tidak bisa diremehkan!” ucap Ketua Du Lang dengan ekspresi wajah yang serius.
“Satu hal terakhir, Burung Pipit itu, aku merasa jika Burung Pipit itu bukanlah Burung biasa. Aku merasa Burung Pipit itu sedang menyembunyikan wujudnya yang sebenarnya! Meskipun aku tidak tau wujudnya yang sebenarnya tapi aku sangat yakin pasti bukanlah Hewan biasa!” ucap Ketua Du Lang dengann mata yang tajam.
Seo Xiqin yang tidak ingin rahasia terbesarnya diketahui oleh Mu Hanyuan pun memohon bantuan kepada Ketua Du Lang.
“Paman Du adalah Kultivator Level Legenda dan aku sangat mengerti bahwa kekuatan yang dimiliki oleh Paman Du sangatlah kuat. Aku sepertinya tidak bisa menyembunyikan ini semua dari Paman Du!” ucap Seo Xiqin yang akhirnya menyerah dengan nada suara yang pasrah.
“Tapi aku mohon Paman Du. Tolong jangan katakan ini kepada Bibiku. Aku tidak ingin membuatnya cemas dan biarkan aku yang mengatakan semuanya padanya!” ucap Seo Xiqin yang dengan cepat memasang topeng sedih.
“Lalu, bisakah Paman Du memberiku izin untuk bertemu dengan suamiku? Aku tidak tau yang terjadi tapi sepertinya anak yang ada di dalam kandunganku ini sangat ingin bertemu dengan ayahnya lagi!” ucap Seo Xiqin yang telah memahami karakter Ketua Du Lang yang ternyata lemah pada anak kecil dan wanita yang menangis.
Ketua Du Lang yang tidak tega melihat hal itu pun akhirnya menyerah dan menuruti permintaan Seo Xiqin hingga akhirnya Seo Xiqin bisa berdiri di hadapan Li Yuchen.
Seo Xiqin yang sangat khawatir dengan Li Yuchen yang akan bertanding dengan Mu Gecheng sengaja datang menemui Li Yuchen.
__ADS_1
“Chen gege, apakah kau akan tetap bertanding melawan sepupuku, Mu Gecheng?” tanya Seo Xiqin dengan kepala tertunduk dengan ekspresi wajah yang sedikit khawatir.
“Maafkan Chen gege yang tidak mengatakan apapun tapi percayalah Chen gege pasti tidak akan kalah!" ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang percaya diri.
"Aku bukan mengkhawatirkan itu! Aku yakin Chen gege pasti menang karena Chen gege adalah orang yang hebat hanya saja aku harap Chen gege tidak melukai Mu Gecheng terlalu parah!" ucap Seo Xiqin dengan ekspresi wajah yang penuh harap.
"Aku melakukan ini demi kebaikan kita. Aku tidak ingin Chen gege mendapatkan masalah nantinya!" ucap Seo Xiqin dengan terburu-buru karena melihat ekspresi wajah yang murung.
Li Yuchen yang menyadari maksud Seo Xiqin pun tersenyum lembut lalu menepuk pelan pucuk kepala Seo Xiqin.
"Chen gege mengerti. Chen gege akan bertanding dengan mengerahkan semua kemampuan yanh Chen gege miliki untuk bisa menang dan Chen gege tidak akan bertindak terlalu jauh seperti yang dilakukan Liao Hunyuan!" ucap Li Yuchen dengan nada suara yang tegas.
Seo Xiqin yang merasa lega mendengar ucapan Li Yuchen pun tersenyum bahagia dan memeluk Li Yuchen dengan sangat erat.
“Qier akan selalu mendukung Cheng gege! Qier akan menyaksikan Pertandingan Chen gege jadi berusahalah!” ucap Seo Xiqin dengan senyum yang lembut dari balik cadarnya.
Ketua Du Lang yang menunggu di pintu luar bersama Anping pun akhirnya merasa lega setelah Seo Xiqin keluar.
“Nona, anda harus segera mengambil posisi. Anda tidak boleh membuat orang lain menyadari sesuatu dan membuat Keluarga Mu dalam keadaan sulit.” Ucap Ketua Du Lang dengan ekspresi wajah yang cemas.
“Aku mengerti. Kita pergi sekarang!” ucap Seo Xiqin dengan nada suara yang datar dan ekspresi wajah yang dingin lalu bergerak menuju ke Podium tempat dirinya seharusnya menonton Pertandingan.
Sementara itu, Nan Luo yang menjadi Pembawa Acara dalam Pertandingan Persahabatan Tiga Daratan ternyata telah berdiri di tengah Arena untuk mengambil bola yang akan menjadi urutan Pertandingan.
“Selamat pagi kepada semua Peserta. Hari ini adalah hari dimana Pertandingan Terakhir untuk menentukan Pemenang dalam Pertandingan Persahabatan Tiga Daratan.” Ucap Nan Luo dengan suara yang lantang dengan ekspresi wajah yang gembira.
“Tanpa menunda lagi, Pertandingan Pertama pada Babak Ketiga akan segera dimulai. Peserta Pertama adalah Li Yuchen dari Daratan Danzong dan Liao Hunyuan dari Daratan Yunzan!” teriak Nan Luo dengan suara yang keras dengan ekspresi wajah yang gembira.
Semua Peserta yang mendengar nama Liao Hunyuan dipanggil ke atas Arena langsung bersorak-sorai gembira menyebut nama Liao Hunyuan.
__ADS_1
“Tuan Muda Liao, semangat! Kau pasti bisa!”
“Kalahkan dia! Jangan biarkan dia bisa bergerak lagi, Tuan Muda Li!”
Namun meskipun begitu, Li Yuchen yang tidak perduli dengan perkataan orang-orang hanya berdiri di atas Arena pertandingann dengan tubuh yang tegap menatap Liao Hunyuan.
Liao Hunyuan yang merasa sangat bangga akan dirinya dan percaya dirinya akan menang karena telah meningkat dengan sangat cepat ternyata tetap menggunakan cara yang sama agar bisa menang.
“Hmmm, tidak disangka ternyata aku akan bertanding denganmu! Salah satu orang yang berasal dari Daratan Rendah! Kali ini aku akan membermu pelajaran yang berharga dan aku tidak akan berbaik hati!” ucap Liao Hunyuan dengan senyum yang lebar dengan tatapan mata merendahkan mencoba membuat Li Yuchen marah.
“Kau akan akan kalah dan kembali dengan tangan kosong! Pemenang dalam Pertandingan Persahabatan Tiga Daratan ini adalah aku!” ucap Liao Hunyuan dengan nada suara yang percaya diri.
Li Yuchen yang mendengar perkataan Liao Hunyuan pun menyadari yang dikatakan Ye Zhin padanya tepat sebelum pertandingan dimulai.
“Sungguh orang yang licik. Dia sengaja menghina Daratan Danzong yang memiliki Energi Langit dan Bumi paling sedikit di antara tiga Daratan untuk bisa membuat Peserta dari Daratan Danzong!” ucap Li Yuchen dalam hati dengan tatapan mata yang tajam.
“Sungguh cara yang sangat kekanak-kanakan tapi ini akan berhasil jika digunakan kepada orang yang memiliki tempramen yang tinggi seperti Nanggong Ruan jadi wajar saja jika Nanggong Ruan kalah karena dia telah terpancing terlebih dahulu dengan kata-kata yang diucapkan oleh Liao Hunyuan!” ucap Li Yuchen dengan tatapan mata mengamati.
Liao Hunyuan yang melihat Li Yuchen tidak mengatakan apapun tentang semua yang dikatakannya membuat Liao Hunyuan menjadi kesal terlebih saat melihat wajah cuek dan tatapan mata merendahkan pada wajah Li Yuchen.
“Sial! Apakah dia sedang meremehkanku? Aku tau jika dia adalah Seorang Master Formasi yang hebat dan juga pemilik Api Nomor Satu di Tiga Daratan tapi jika dia bersikap seperti itu di hadapanku sungguh membuatku sangat ingin membuatnya berlutut dan memohon ampun di bawah kakiku!” gumam Liao Hunyuan dengan suara yang rendah dengan ekspresi wajah yang kesal.
Di saat kedua Peserta telah berdiri di atas Arena Pertandingan, Nan Luo yang menjadi Pemandu Acara dengan cepat mengambil Perannya.
“Dengan ini aku umumkan, Pertandingan di Babak Terakhir di mulai!” teriak Nan Luo dengan suara yang sangat ceria dan lantang dengan senyum yang lebar.
#Bersambung#
Bagaimana hasil dari Pertandingan ini? Siapakah yang akan menang? Li Yuchen atau Liao Hunyuan? Tebak di kolom komentar ya...
__ADS_1