
“Kematian adalah hukuman yang sangat mudah bagi orang-orang jahat itu. Aku ingin mereka merasakan hal yang lebih menyakitkan dari ini!” ucap Li Yuchen dalam hati sambil bergerak menuju Penginapan.
Li Yuchen yang telah sampai di Penginapan pun menutup pintu dan masuk ke dalam Giok Naga Hijau Emas lalu membuat Pil yang dapat menetralisir semua racun yang ada di dalam tubuh Li Chuan.
“Pil Penyembuh tidak akan bisa menyembuhkan penyakit Ayah sepenuhnya karena Pil Penyembuh hanya akan bisa menyembuhkan kakinya yang sudah mati rasa!” ucap Li Yuchen dengan nada suara yang rendah dan ekspresi wajah yang bingung.
“Satu-satunya cara adalah membuat obat penawar racun yang disebabkan oleh Daun Hanchu.” Ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang serius.
“Daun Hanchu bersifat dingin jadi untuk menawarkan racunnya aku harus membuat Pil yang memiliki efek panas lalu memberikan Pil Penyembuh tingkat Tiga kepada Ayah dan melakukan akupuntur untuk merangsang kakinya agar dapat bergerak lebih cepat!” ucap Li Yuchen dengan wajah yang tega.
Li Yuchen yang telah menemukan cara untuk menyembuhkan Li Chuan pun mengeluarkan Tripod miliknya dan memulai melakukan Alkemia.
Li Yuchen yang harus menjaga suhu di dalam Tripod agar tetap stabil karena pembuatan Pil Panas sangatlah sulit karena membutuhkan Api yang besar dan juga Api yang kecil di saat tertentu.
Namun di saat Pil yang dibuat Li Yuchen hampir selesai tiba-tiba Pil tersebut tidak mau memadat dengan sempurna dan membuat Li Yuchen merasakan firasat buruk.
“Gawat! Pil ini akan gagal jika terus seperti ini. Apa yang harus aku lakukan?” tanya Li Yuchen pada dirinya sendiri dengan ekspresi wajah yang bingung.
Lalu tiba-tiba Burung Phoenix miliknya yang telah menetas ternyata tiba-tiba muncul dan menembakkan Api Phoenix miliknya ke dalam Tripod milik Li Yuchen lalu membuat Pil yang tidak mau memadat tiba-tiba menjadi sempurna.
“Terima kasih, Phoenix!” ucap Li Yuchen dengan nada suara yang ceria dengan ekspresi wajah yang bahagia dengan senyum yang lebar.
Li Yuchen yang melihat titik terang dari Pil yang dibuatnya itu pun mengalirkan Energinya memadatkan Pil sehingga dalam waktu setengah jam akhirnya Tripod Surga Neraka pun mengeluarkan wangi obat yang sangat harus.
“Inilah saatnya! Pil Energi Api Phoenix keluarlah!” teriak Li Yuchen dengan sangat keras sambil berdiri menangkap Pil berwarna hitam pekat dengan lambang burung phoenix.
Li Yuchen yang melihat Pil yang dihasilkannya pun merasa sangat puas dan melihat ke arah Burung Phoenix yang telah menjadi hewan kontraknya yang telah terbang di atas kepalanya kesana kemari.
__ADS_1
“Tidak disangka ternyata Api Panasmu dapat membantuku menyempurnakan Pil ini. Sebagai balasannya Pil Terobosan ini untukmu!” ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang senang sambil mengeluarkan Pil Terobosan dari dalam botol dan meletakkannya di tangan.
Li Yuchen yang melihat Burung Phoenix miliknya itu pun akhirnya menyadari akan sesuatu setelah memeriksanya dengan teliti.
“Ternyata tingkatanmu telah naik lagi! Jika terus seperti ini maka dalam waktu singkat kau pasti akan bisa mencapai bentuk dewasamu!” ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang bahagia.
“Hah! Tapi kau juga akan membuatku bangkrut jika terus seperti ini. Bagaimana bisa kau menghabiskan dua puluh butir Pil Terobosan selama satu hari!” teriak Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang frustasi.
Li Yuchen yang menyadari pengeluaran terbesarnya adalah membesarkan Burung Phoenixnya pun menghela nafas panjang dan memutuskan untuk menjual beberapa harta yang tidak berguna baginya untuk ditukar dengan Tanaman Obat.
Li Yuchen yang sudah berhasil membuat Pil yang dibutuhkannya pun kembali ke dunia nyata dan memutuskan untuk kembali ke Rumah Orangtuanya tapi tiba-tiba Bibi Yi datang memberika laporan.
“Tuan Besar! Saya mendapatkan kabar bahwa Kediaman Keluarga Li saat ini menjadi sangat heboh setelah Li Ouyang dan Li Fan terkena Segel Formasi Kutukan Kematian!” ucap Bibi Yi yang tidak mengetahui keseluruhan cerita pun memasang wajah yang serius.
“Lalu, apakah mereka semua memutuskan untuk memberikan Harta Karun yang diinginkan oleh Master Formasi tersebut?” tanya Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang datar.
“Tu-Tuan Besar! Bagaimana anda bisa tau jika Master Formasi tersebut menginginkan sesuatu?” tanya Bibi Yi dengan ekspresi wajah yang bingung dengan tatapan mata yang penasaran.
Li Yuchen yang mendengar perkataan Bibi Yi pun tersenyum dan menatap Bibi Yi dengan ekspresi wajah yang ambigu.
Bibi Yi yang melihatnya pun menjadi sangat bingung dan memutuskan untuk tidak melanjutkan untuk bertanya dan menjawab pertanyaan Li Yuchen.
“Menurut mata-mata yang telah kita kirim, Kepala Keluarga Li sangat marah dan tidak ingin memberikan Harta Karun tersebut awalnya tapi Kepala Keluarga Li yang tidak punya pilihan lain pun memutuskan untuk memberikannya keesokan harinya!” ucap Bibi Yi dengan nada suara yang datar.
“Hmm, Tuan Besar. Harta Karun tersebut akan diberikan langsung oleh Kepala Keluarga Li kepada Tuan Besar jadi sepertinya akan ada hal yang buruk yang terjadi nanti setelah Segel Formasi Kutukan itu terlepas dari Li Ouyang dan Li Fan!” ucap Bibi Yi dengan nada suara yang khawatir.
“Jangan cemaskan hal itu. Aku akan mengurusnya nanti masalah itu. Teruskan pekerjaanmu dan kirimkan merpati pesan jika ada informasi darurat!” ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang dingin.
__ADS_1
Li Yuchen yang telah menyampaikan pesannya pada Bibi Yi pun memakai jubah hitamnya kembali dan pergi meninggalkan Penginapan.
Sementara itu, Bibi Bai dan kedua pelayan setia Seo Xiqin ternyata telah kembali lebih awal dan menceritakan semua yang terjadi pada mereka kepada Mo Yunce dan Seo Xiqin.
“A-apa yang kau katakan itu benar Bibi Bai?” tanya Mo Yunhe dengan ekspresi wajah yang terkejut dengan tatapan mata yang tidak percaya.
“Tentu saja, Madam!” ucap Bibi Bai yang menjawab dengan ekspresi wajah yang percaya diri dan nada suara yang tegas.
Seo Xiqin yang mendengar penjelasan Bibi Bai pun menjadi sangat yakin jika Master Formasi yang memberikan pelajaran kepada Li Fan adalah Li Yuchen.
Seo Xiqin yang tidak melihat Li Yuchen kembali pun menjadi sangat khawatir dan tetap berdiri di depan pintu menunggu Li Yuchen kembali sementara yang lain telah masuk semua.
“Chen gege!” panggil Seo Xiqin dengan nada suara yang rendah dan ekspresi wajah yang cemas dan khawatir.
Di sisi lain, Li Ouyang yang mendapatkan tamparan pertama dari Li Zui pun menjadi sangat kesal sehingga menghancurkan semua barang yang ada di dalam kamarnya.
“Sial! Ini semua karena Li Yuchen! Bagaimana bisa sampah tidak berguna itu bisa mengenal Master Formasi yang hebat itu!” ucap Li Ouyang dengan ekspresi yang kesal dan wajah yang memerah karena menahan amarah.
Li Zui yang harus memberikan Harta Karun berharga milik Keluarganya kepada kepada sampah tidak berguna seperti Li Yuchen pun menjadi sangat kesal.
“Aku akan mengalah nanti dan memberikan Harta Karun itu di depan Master Formasi tapi saat Master Formasi itu menghilang. Aku akan mengirimkan pembunuh bayaran untuk membunuh mereka semua!” ucap Li Zui dengan nada suara yang terdengar sangat seram dengan ekspresi wajah yang kejam.
“Saat mereka semua mati! Maka Perisai Dewa Matahari itu akan kembali padaku!” ucap Li Zui dengan senyum jahatnya.
#Bersambung#
Apakah Li Zui akan berhasil dengan rencananya? Apakah Li Yuchen dan yang lain akan selamat dari rencana jahat Li Zui dan keluarganya? Jangan lupa baca BAB selanjutnya ya...
__ADS_1