Kelahiran Kembali Kaisar Legenda

Kelahiran Kembali Kaisar Legenda
BAB 55. Triood Dewa Petir


__ADS_3

Seo Xiqin yang melihat Ye Zhin pergi dengan teburu-buru dengan ekspresi wajah yang terlihat ketakutan membuat Seo Xiqin menjadi sangat geli sehingga tidak bisa menahan dirinya untuk tidak tertawa.


"Hahaha.. Sepertinya Tuan Muda Yu dan Master Ye sangat cocok bersama buktinya kalian dapat dengan mudahnya akrab padahal baru bertemu." ucap Seo Xiqin sambil tertawa dengan nada suara yang tedengar sangat merdu di telinga Li Yuchen.


Li Yuchen yang melihat tawa di wajah Seo Xiqin pun memutuskan untuk melepaskan Ye Zhin.


"Karena kau telah membuat Nona Seo tertawa dengan sangat lepas, aku akan memaafkan kelancanganmu tapi jika kau mengulanginya lagi. Aku pasti akan memberimu pelajaran." ucap Li Yuchen dalam hati dengan senyum yang teduh menatap Seo Xiqin yang masih tertawa.


Ji'er yang hanya diam seperti patung di dalam Ruang VVIP itu hanya bisa berpura-pura tidak melihat dan tidak mendengar yang telah terjadi.


Sementara itu, Acara Pelelangan telah berlangsung cukup lama akhirnya dapat membuat Seo Xiqin tertawa dengan sangat lepas pun menghentikan tawanya dan mulai memperhatikan Pelelangan saat Harta Karun yang menjadi incarannya telah muncul.


"Harta Karun selanjutnya yang akan dilelang adalah Tripod Dewa Petir, salah satu dari sepuluh Tripod terbaik di Daratan Danzong. Tripod ini berasal dari Makam salah Seorang Alkemis yang tersembunyi di Kota Yunlong. Penawaran dibuka dengan harga Seratus Juta Tael Perak dan kenaikkannya tidak kurang dari Sepuluh Ribu Tael Perak!" teriak Wu Ruxin dengan penuh antusias sambil menunjukkan Tripod Dewa Petir kepada semua orang yang hadir di Pelelangan.


Semua orang yang melihat Tripod itu dari jauh dapat dengan mudah menyadari jika Tripod itu bukanlah Tripod biasa dan jika Seorang Alkemia memiliki Tripod itu maka itu akan membantunya menaikkan tingkat Pil yang dibuatnya dan jika Tripod itu dimiliki oleh orang yang sedang belajar Alkemia maka Tripod itu dapat membantu mengurangi resiko kegagalan dalam pembuatan Pil.


Semua orang yang memiliki tujuan yang berbeda tentang kegunaan Tripod Dewa Petir itu pun mulai menawar satu per satu dengan kenaikkan harga yang stabil.


"Seratus Sepuluh Juta Tael Perak!"


"Seratus Dua Puluh Juta Tael Perak!"

__ADS_1


"Seratus Empat Puluh Juta Tael Perak!"


Sementara itu, Seo Xiqin yang telah menunggu untuk memiliki Tripod Dewa Petir itu pun memutuskan harus mendapatkannya berapapun harga yang harus dibayar.


"Luo'er!" panggil Seo Xiqin dengan ekspresi wajah yang serius dan nada bicara yang datar sambil menatap mata Luo'er dengan penuh perhatian.


"Ya, Nona." ucap Luo'er dengan patuh sambil berjalan maju ke depan Seo Xiqin.


"Lakukan seperti yang telah aku katakan padamu." ucap Seo Xiqin dengan ekspresi wajah yang serius dengan nada bicara yang juga serius dengan tatapan mata yang tajam.


"Saya mengerti Nona." ucap Luo'er dengan nada yang patuh sambil menganggukkan kepalanya dan berjalan ke arah Ji'er yang telah bersiap sejak Seo Xiqin memanggil Luo'er dengan nada yang serius.


Di tempat yang berbeda, Ketiga Keluarga Besar di Kota Jinllin yang mengetahui Acara Lelang kali ini melelang Tripod Dewa Petir pun menjadi sangat tertarik dan mulai menawar dengan harga yang tinggi dengan tujuan masing-masing kecuali Keluarga Seo.


"Dua Ratus Juta Tael Perak!" teriak Wu Zhong dengan sangat keras sambil memberikan tatapan tajam kepada Peserta lain yang ada di depan panggung Pelelangan.


Kepala Keluarga Ye dan Jin Lin Yan yang mendengar Kepala Keluarga Wu telah mengambil langkah untuk menawar Harta Karun yang juga mereka incar pun menimbulkan perasaan persaingan yang tidak mau kalah di dalam hati keduanya.


"Kepala Keluarga Wu telah menawar Tripod Dewa Peti. Aku tidak boleh melepaskan Tripod itu, Tripod itu harus menjadi milik Putriku, Ye Rui." ucap Ye Han yang tidak ingin kalah sambil mengeluarkan aura persaingan yang sengit.


"Dua Ratus Dua Puluh Juta Tael Perak!" teriak Ye Han dengan suara yang tak kalah keras sambil mengeluarkan ekspresi wajah yang sinis ke arah Wu Zhong yang berada di ruangannya.

__ADS_1


"Aku tidak memiliki bakat untuk menjadi Seorang Master Alkemia ataupun seorang Master Formasi tapi aku dapat menggunakan Tripod Dewa Petir ini untuk mengambil hati Seorang Master Alkemia agar mau bekerjasama denganku." ucap Jin Lin Yan dengan suara yang rendah sambil tersenyum penuh dengan rencana-rencana yang tersusun rapi di otaknya.


"Tiga Ratus Juta Tael Perak!" teriak Jin Lin Yan dengan suara yang keras dengan penuh percaya diri sambil memberikan tatapan mata yang tajam kepada dua orang lawannya yang lain.


"Sial! Aku hanya memiliki dua orang Putri dan tidak berhasil memiliki seorang Putra padahal aku telah memiliki banyak selir selain Istriku ini tapi tidak ada satu pun yang hamil dan hal itu membuatku menjadi sangat frustasi." ucap Seo Hong dengan suara yang keras dengan ekspresi wajah yang marah sambil menggenggam erat cangkir yang ada di tangannya lalu melemparkannya ke lantai sehingga membuat Hun Yin yang ada di dekatnya menjadi sangat terkejut.


"Tuan, anda tidak boleh seperti ini. Anda harus tenang." ucap Hun Yin dengan ekspresi wajah yang takut sambil mempertahankan nada bicaranya agar dapat terus terdengar tenang.


Seo Hong yang tidak bisa melakukan apapun di Menara Formasi Shinzu karena khawatir akan menyinggung Kekuatan di balik Menara Formasi Shinzu pun hanya dapat diam menahan kekesalannya.


Sedangkan, Hun Yin yang melihat Seo Hong yang menjadi sangat kesal karena tidak dapat memiliki Seorang Putra padahal dirinya telah mengambil banyak sekali wanita untuk dijadikan selir menjadi sangat senang.


"Jika aku tidak dapat melahirkan lagi maka tidak akan ada seorang pun wanita yang kau bawakan akan dapat melahirkan anakmu juga. Kau hanya akan memiliki Seo Wan'erku sebagai Penerusmu karena aku telah meracunimu selama beberapa tahun ini agar kau menjadi mandul." ucap Hun Yin dalam hati dengan tawa kemenangan di balik kipas yang menutupi mulutnya dengan sorot mata yang sangat tajam.


Di dalam Ruang VVIP, Ji'er yang mendapatkan tugas menawarkan barang yang diinginkan Tuan dan Nona yang ada di dalam Ruang VVIP pun bergegas membuka tirai dan mencoba memulai menawar harga tapi lagi-lagi sebelum tirai itu terangkat sepenuhnya Li Yuchen menghentikannya.


Di sisi lain, Li Yuchen yang merasakan perubahan suhu disekitar Seo Xiqin yang menjadi sangat serius pun tidak bisa menghentikan pandangannya untuk menatap.


"Sepertinya Nona Seo menginginkan Tripod Dewa Petir ini. Sebenarnya aku juga membutuhkannya untuk membuat Pil agar aku tidak harus menggunakan Tekhnik yang sangat menguras Energi itu tapi jika Nona Seo sangat menginginkannya maka aku akan mengalah padanya." ucap Li Yuchen dalam hati sambil terus melihat pergerakan Seo Xiqin dengan pelayannya.


"Tunggu! Apakah Nona Seo menginginkan Tripod Dewa Petir itu?" tanya Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang serius dengan pandangan yang tajam ke arah Seo Xiqin yang sedang duduk melihat Pelelangan.

__ADS_1


#Bersambung#


__ADS_2