Kelahiran Kembali Kaisar Legenda

Kelahiran Kembali Kaisar Legenda
BAB 334. Kelompok Pemburu Harta


__ADS_3

Li Yuchen yang keluar dari Portal tidak menyangka akan bertemu dengan semuanya secara bersamaan.


"Apa yang terjadi? Kenapa kita semua dikeluarkan dari dalam Reruntuhan Kuno itu?" teriak Liao Fengyu dengan ekspresi wajah yang kesal dengan nada suara yang tinggi.


"Aku tidak tau tapi sepertinya telah ada seseorang yang mengambil warisan yang ditinggalkan oleh Pemilik Reruntuhan Kuno ini!" ucap Bai Hongyu dengan ekspresi wajah yang serius.


Li Yuchen yang mendengar perkataan Bai Hongyu berpura-pura tidak mendengar dan bersikap cuek.


Sementara itu, Nanggong Ruan yang membutuhkan Obat Penawar Kalajengking karena Chen Zishan terkena Racun Kalajengking Raksasa pun langsung pergi menenui Shanyuan.


"Tuan Shanyuan, saya mohon berikanlah Obat Penawar dari Racun Kalajengking Raksasa itu padaku. Aku akan memberikan apapun sebagai balasannya!" ucap Nanggong Ruan dengan ekspresi wajah yang sangat serius.


Shanyuan yang tidak bisa membuat keputusan dalam situasi itu pun menoleh ke arah Li Yuchen.


Nanggong Ruan yang menyadari bahwa Shanyuan tidak akan memberikannya Obat Penawar itu jika Li Yuchen tidak memberi izin itu mengganti strateginya.


Nanggong Ruan yang langsung berlari ke arah Li Yuchen pun mencoba untuk membujuk Li Yuchen dengan membuat Li Yuchen simpati serta perhatian pada nasibnya.


"Tuan Muda Li, aku mohon kepadamu tolonglah saya satu kali ini saja. Saya mohon berikanlah Obat Penawar tersebut untuk Shan'er! Aku akan menberikan apapun sebagai balasannya!" ucap Nanggong Ruan dengan nada suara yang meyakinkan.


Li Yuchen yang sejak awal tidak ingin memberikan Kristal Darah kepada Nanggong Ruan pun menggunakan cara itu untuk mengambil semua yang diberikannya.


"Tuan Muda Nanggong tidak perlu khawatir. Obat Penawar itu pasti akan diberikan asalkan Tuan Muda Nanggong bersedia memberikan Harta yang kita temukan di dalam Goa!" ucap Li Yuchen dengan senyum yang licik.


.


Nanggong Ruan yang mendengarkan ucapan Li Yuchen pun menjadi sangat terkejut dan marah tapi tidak bisa melakukan apapun mengingat nyawa Chen Zishan sedang dalam bahaya.


Nanggong Ruan yang tak bisa kehilangan Chen Zishan pun tak punya pilihan lain selain setuju dengan permintaa Li Yuchen.


Nanggong Ruan yang melemparkan sebuah Tas Penyimpanan ke arah Li Yuchen pun melihat isinya dan saat Li Yuchen telah yakin, Li Yuchen pun memberikan kode kepada Shanyuan untuk memberikan Obat Penawar tersebut.


Nanggong Ruan yang mendapatkan Obat Penawar itu pun langsung meminumkan Obat tersebut ke mulut Chen Zishan.

__ADS_1


Di saat bersamaan, Reruntuhan Kuno yang akan segera hancur tiba-tiba lenyap dan hancur tak bersisa.


Li Yuchen yang merasakan akan ada masalah yang sangat banyak jika ketiganya tetap di tempat itu pun membuat Li Yuchen memberikan perintah khusus.


"Ye Zhin! Shanyuan! Minumlah Obat Penawar dari Kabut Asap Beracun ini lalu segera pergi dari tempat ini dengan kecepatan tertinggi kalian dan jangan coba-coba untuk menoleh ke belakang!" ucap Li Yuchen dengan nada suara yang tegas.


Ye Zhin dan Shanyuan yang mendengar perkataan Li Yuchen pun menganggukkan kepalanya sebagai tanda persetujuan.


"Satu! Dua! Tiga!" ucap Li Yuchen dengan suara yang lantang dengan ekspresi wajah yang dingin.


Tepat saat hitungan ketiga, Liao Hunyuan yang tidak ingin membiarkan Li Yuchen dan kelompoknya pergi meninggalkan tempat itu pun mengeluarkan serangan untuk menghentikan kepergian ketiganya.


"Jangan kabur kalian! Rasakan seranganku ini! Tombak bayangan!" ucap Liao Hunyuan dengan ekspresi wajah yang serius dengan suara yang lantang.


Li Yuchen yang tak ingin menghabiskan tenaganya menghadapi Liao Hunyuan dan kelompoknya pun membuat Segel Formasi Perlindungan dengan cepat lalu mengeluarkan Racun Kalajengking Raksasa yang disimpan Shanyuan.


Liao Hunyuan yang menyadari Racun itu pun langsung mundur bersama beberapa orang kelompoknya secara bersamaan.


Tepat setelah kepergian Li Yuchen, He Qingyu yang mendapatkan serangan di titik meridiannya tiba-tiba berteriak sangat keras dan sesuatu terjadi.


Liao Hunyuan yang mencoba memeriksa He Qingyu langsung dikejutkan dengan Liao Fengyu yang tiba-tiba berteriak.


"Aaarrgghhh! Gatal! Kakak tolong!" teriak Liao Fengyu dengan sangat keras sambil menggaruk kedua wajahnya dengan kukunya yang tajam.


Liao Hunyuan yang melihat Liao Fengyu telah bersikap berlebihan hingga melukai dirinya pun memukul tengkuk leher Liao Fengyu dengan sangat keras hingga akhirnya tak sadarkan diri.


"Apa yang terjadi sebenarnya? Kenapa mereka berdua menjadi seperti ini?" tanya Liao Hunyuan dengan ekspresi wajah yang bingung.


"Aku pun tidak tau. Sebaiknya kita segera kembali ke Daratan Yunzan dan melaporkan semua yang terjadi pada Kepala Akademi Lieri!" ucap Bai Hongyu dengan ekspresi wajah yang serius.


"Kita juga harus membawa mayat Ji Shang kembali ke Kediaman Keluarga Ji. Kita katakan saja bahwa orang dari Daratan Danzong yang telah membunuhnya!" ucap Bai Hongyu dengan ekspresi wajah yang dingin.


"Aku mengerti. Sepertinya itu adalah cara yang terbaik untuk menyelesaikan masalah ini." ucap Liao Hunyuan dengan ekspresi wajah khawatir.

__ADS_1


Tepat sebelum Kabut Asap Beracun menghilang sepenuhnya, Mayat Ji Shang telah berpindah ke atas pedang milik Bai Hongyu dan tubuh He Qingyu di letakkan di atas pedang milik Liao Hunyuan sementara Liao Fengyu digendong oleh Liao Hunyuan kembali ke Daratan Yunzan.


Sementara itu, Ye Zhin dan Shanyuan yang telah pergi meninggalkan Reruntuhan Kuno dengan kecepatan tinggi lebih dulu daripada Li Yuchen tiba-tiba berhenti di tengah hutan.


"Ada apa? Kenapa kalian berdua berhenti disini?" tanya Li Yuchen yang bingung dengan alis yang mengkerut.


"Bos! Kita sudah cukup jauh dari lokasi Retuntuhan Kuno! Aku juga tak merasakan ada orang yang mengikuti kita." ucap Ye Zhin dengan nada suara yang santai karena tidak menyadari ada beberapa orang yang mengikuti dirnya dari belakang.


"Benar, Tuan Muda. Sebaiknya kita istirahat disini!" ucap Shanyuan yang ikut membela Ye Zhin dengan wajah yang polos.


Li Yuchen yang dapat merasakan ada tiga orang yang mengikuti mereka dengan kecepatan yang tinggi sejak ketiganya keluar dari Kabut Asap Beracun pun hanya bisa menghela nafas panjang.


"Jangan bergerak maju dan mundurlah bersama!" ucap Li Yuchen dengan tatapan mata yang waspada sambil menoleh ke belakang.


Li Yuchen yang menyadari bahwa orang-orang yang mengikuti mereka juga telah berhenti dan bersembunyi di balik pohon-pohon yang tinggi pun berbalik arah.


"Keluarlah. Jangan bersembunyi seperti Seorang Pengecut!" ucap Li Yuchen dengan suara yang lantang dengan ekspresi wajah yang serius.


Ketiga Pria yang mengikuti Li Yuchen dan yang lainnya ternyata adalah Kelompok Pemburu Harta Karun yang sangat terkenal akan kejahatannya.


Kelompok ini selalu mengincar orang-orang yang keluar dari Makam Kuno ataupun Retuntuhan Kuno yang kelelahan karena ekspedisi untuk diserang dan diambil Hartanya.


Li Yuchen yang sudah mendapatkan informasi ini dari Bibi Yi tidak menyangka jika dirinya akan bertemu dengan Kelompok yang dirumorkan.


"Ternyata nasibku tidak terlalu bagus karena aku msih harus bertarung padahal aku sangat menghindari ini sejak awal!" ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang malas sambil menarik nafas panjang.


"Kau tidak akan bisa melarikan diri lagi jadi serahkan saja semua Harta Karun yang kalian dapatkan di dalam Reruntuhan Kuno itu dan kami berjanji akan mengampuni nyawa kalian bertiga!" ucap Ketua dari ketiga Perampok Harta dengan suara yang lantang dengan tawa yang sangat keras.


Li Yuchen yang tidak taku sama sekali dengan ketiga orang yang ada di depannya meskipun ketiganya berada di Level Surgawi tingkat Empat.


"Hmmm, apakah dia menganggap kami ini pengecut dan lemah makanya mereka berani mengatakan hal itu?" tanya Li Yuchen dengan senyum kecil dan tatapan mata yang menyipit tajam.


#Bersambung#

__ADS_1


Siapakah yang akan menang dalam pertarungan nanti Kelompok Li Yuchen ataukah Kelompok Pemburu Harta? Tebak di kolom komentar ya..


__ADS_2