
Pertandingan Kedua yang dilaksanakan tepat setelah Kemenangan Li Yuchen melawana Liao Hunyuan ternyata tidak berjalan dengan seperti yang diharapkan orang-orang dari Daratan Yunzan.
Setelah kekalahan yang berakhir dengan sangat tragis untuk masa depan Liao Hunyuan, kekalahan yang dialami Bai Hongyu karena perbedaan Kekuatan yang lebih tinggi dua tingkat darinya pun membuat semua Penonton menyerah.
Bai Hongyu yang menjadi harapan terakhir Daratan Yunzan ternyata kalah melawan Mu Gecheng dalam lima gerakan dan itu menyebabkan Pertandingan antara Bai Hongyu dan Mu Gecheng sebagai Pertandingan tersingkat.
Nan Luo yang menyadari tugasnya pun dengan cepat berdiri di tengah Arena Pertandingan dan mengumumkan hasilnya setelah melihat Bai Hongyu mengaku kalah.
“Aku mengaku kalah!” ucap Bai Hongyu yang mengangkat tangan dalam posisi terduduk dengan pedang Mu Gecheng hampir sampai di tubuh Bai Hongyu.
“Karena Peserta bernama Bai Hongyu dari Daratan Yunzan mengaku kalah maka Pemenangnya adalah Mu Gecheng dari Daratan Wuzhou!” teriak Nan Luo dengan suara yang keras dengan senyum yang lebar.
Mu Gecheng yang memperlakukan wanita dengan baik pun mengulurkan tangan ke arah Bai Hongyu dan berniat menolongnya berdiri.
Hua Fan yang melihat Mu Gecheng memperhatikan wanita lain dan selalu saja mengabaikannya pun menjadi sangat kesal.
“Sial! Apa bagusnya wanita itu? Beraninya dia menggoda Kakak Gecheng! Aku akan memberiny pelajaran setelah Pertandingan ini selesai!” ucap Hua Fan dengan mata yang tajam dan nada suara yang menunjukkan kemarahan yang besar.
Li Yuchen yang berdiri tempatnya pun dengan cepat melompat ke atas Arena Pertandingan dan berdiri di hadapan Mu Gecheng.
“Selamat kepada Tuan Muda Mu yang telah memenangkan pertandingan ini!” ucap Li Yuchen dengan senyum yang tulus.
“Terima kasih, Tuan Muda Li. Itu semua karena taruhan yang telah ditetapkan harus berlanjut, bukankah begitu?” tanya Mu Gecheng dengan senyum yang lebar.
“Tentu saja. Oleh karena itulah, aku berdiri di sini dan berniat memulai Pertandingan ini!” ucap Li Yuchen dengan senyum yang lembut.
Nan Luo yang masih berdiri di tengah Arena mendengar percakapan dua orang Finalis dari Pertandingan Persahabatan Tiga Daratan tersebut bicara pun akhirnya berhasil menarik kesimpulan.
“Apakah kedua Tuan Muda ingin segera melanjutkan Pertandingan ini tanpa beristirahat terlebih dahulu?” tanya Nan Luo dengan nada suara yang terdengar hati-hati dengan ekspresi wajah yang canggung.
__ADS_1
“Tentu saja. Bukankah semakin cepat Pertandingan ini dimulai maka semakin cepat juga Pertandingan ini berakhir dan menemukan Pemenangnya?” tanya Mu Gecheng dengan ekspresi wajah yang tidak sabaran.
“Jangan khawatir Nona Nan, ini tidak akan menjadi Pertandingan yang tidak adil untuk Tuan Muda Mu!” ucap Li Yuchen dengan senyum kecil.
Li Yuchen yang telah berlatih Alkemia juga ternyata telah berhasil menjadi Master Alkemia tingkat Enam dan dengan bantuan Pola Bintang Brahma dirinya dapat dengan mudah membuat Pil Penyembuhan tingkat Enam .
Li yuchen yang mengeluarkan sebuah botol dari dalam Giok Naga Hijau Emas pun melemparkannya ke arah Mu Gecheng.
“Tuan Muda Mu, anda tidak curiga kepada saya akan berbuat curang, bukan? Itu adalah Pil Penyembuh bintang Tujuh yang telah aku buat. Anda bisa menelannya untuk memulihkan Kekuatan anda hingga seratus persen setelah bertandingan dengan Nona Bai!” ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang serius.
“Tentu saja, tidak! tapi bukankah anda telah melewatkan kesempatan yang berharga untuk bisa menang karena memberiku Pil ini untuk memulihkan Kekuatanku hingga seratus persen?” tanya Mu Gecheng dengan ekspresi wajah yang penasaran.
“Apa yang aku lewatkan? Bukankah bertanding dengan lawan yang kuat akan membuatmu menjadi orang lebih kuat juga?” ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang percaya diri.
“Lagipula bertanding melawan musuh yang tidak sepenuhnya mengeluarkan kekuatannya membuat Kemenangan yang didapatkan terasa hambar!” ucap Li Yuchen dengan nada suara yang tegas.
Semua orang yang melihat Pil yang ada di tangan Mu Gecheng pun akhirnya tak bisa menahan diri untuk berkomentar.
“Apakah itu Pil tingkat Tujuh? Apakah aku tidak salah lihat?”
“Kau tidak salah lihat! Itu benar Pil tingkat tujuh. Lihatlah garis yang ada pada Pil tersebut menunjukkannya dengan sangat jelas!”
“Siapakah orang itu sebenarnya? Apakah dia juga Master Alkemia?”
“Tidak mungkin! Bagaimana bisa satu orang dengan usia semuda itu memiliki bakat yang sangat luar biasa?”
Ucapan dan nada suara ketidakpercayaan menggema di seluruh Stadion. Tidak hanya Penonton bahkan semua Kepala Keluarga dan Perwakilan setiap Keluarga yang melihat Pertandingan itu ikut terkejut kecuali Seo Xiqin dan Kaisar Qi.
“Chen gege, kemampuanmu yang sangat luar biasa yang selalu kau sembunyikan itu ternyata telah membuat semua orang-orang ini menjadi penasaran dan haus akan informasi tentangmu!” gumam Seo Xiqin dengan ekspresi wajah yang datar.
__ADS_1
“Anak ini sungguh luar biasa. Tidak perlu merasa rugi untuk menurunkan Posisi Putra Mahkota untuk sementara waktu asalkan bisa menjadikannya orang dari Daratan Yunzan jika dia tidak berhasil membawa Putraku yang lain karena orang yang berbakat seperti ini sungguh sangat langka!” ucap Kaisar Qi dalam hati dengan senyum yang lebar.
Salah satu orang yang terkejut tentang talenta lain yang dimiliki Li Yuchen adalah Putri Pertama Qi Shuwen.
“Apakah aku tidak salah lihat? Bibi Asuh, apakah benar dia juga Seorang Ahli Pengobatan oleh karena itu dia diundang oleh Ayahanda ke Istana Kekaisaran beberapa hari yang lalu?” tanya Putri Pertama Qi Shuwen dengan ekspresi wajah yang tidak percaya dengan mata yang terbuka lebar.
“Tentu saja, Yang Mulia. Itu lah informasi yang aku dapatkan setelah bertanya dengan beberapa Pelayan!” jawab Ibu Asuh Nam dengan nada suara yang tegas dan ekspresi wajah yang percaya diri.
“Jika yang kau katakan itu benar maka pantas saja Ayahanda menginginkannya menikahiku. Itu semua karena bakat dan talenta yang dimilikinya melebihi orang-orang biasanya!” ucap Putri Pertama Qi Shuwen dengan senyum yang licik.
“Tidak disangka ternyata dia bisa mengalahkan Tuan Muda Liao dan bahkan membuatnya terluka sangat parah seperti itu dengan sangat muda!” gumam Putri Pertama Qi Shuwen dengan ekspresi wajah yang berubah menjadi kagum.
“Jika seperti ini maka aku tidak akan pernah bisa mengatakan apapun dengan keputusan yang dibuat oleh Ayahanda. Aku pasti akan menerima Pernikahan ini dengan baik.” Ucap Putri Pertama Qi Shuwen ekspresi wajah yang bahagia dengan wajah yang tiba-tiba berubah menjadi memerah karena malu sesaat bayangan antara dirinya dan Li Yuchen berdiri di Altar Pernikahan dengan Guan Berwarna Merah muncul di dalam pikirannya.
“Pria dengan Kekuatan Level Surgawi tingkat Delapan dengann talenta sebagai Master Formasi, Master Alkemia, dan Ahli Pengobatan sangat pantas mendapatkanku yang Seorang Putri dari Kekaisaran Qi dari Daratan Yunzan!” ucap Putri Pertama Qi Shuwen dengan ekspresi wajah yang percaya diri dengan kepala terangkat ke atas dengan senyum bangga pada latar belakangnya.
Sementara itu, di atas Arena Pertandingan dimana Mu Gecheng yang telah menelan Pil yang diberikan Li Yuchen pun merasakan Energi yang sangat banyak memasuki Meridiannya dan mengisi ulang Energinya yang berkurang karena Pertandingan sebelumnya.
Mu Gecheng yang berhasil kembali ke Kekuatannya yang semula pun memancarkan Kekuatan Level Surgawi tingkat Delapan tahap Akhir.
Semua Penonton yang melihat Kekuatan yang besar itu pun bersorak gembira menantikan Pertandingan yang sangat seru akan segera terjadi.
Nan Luo yang ternyata ikut tidak sabar pun dengan cepat memberikan tempat untuk keduanya memulai pertandingan.
“Pertandingan Final di Babak Terakhir dalam Pertandingan Pesahabatan Tiga Daratan dimulai!” teriak Nan Luo dengan suara yang lantang dengan ekpresi wajah yang bahagia dan nada suara yang terdengar ceria.
#Bersambung#
Waw, Pertandingan dimulai. Siapakah yang akan menang? Li Yuchen atau Mu Gecheng? Apakah Putri Pertama Qi Shuwen akan berhasil menjadi Istri Li Yuchen? tunggu jawabannya di BAB-BAB selanjutnya ya...
__ADS_1