Kelahiran Kembali Kaisar Legenda

Kelahiran Kembali Kaisar Legenda
BAB 420. Menemukan Kristal Pelangi


__ADS_3

Griffin yang tau jika ini adalah kesempatan terakhirnya untuk bisa membalas budi meminta kepada Li Yuchen untuk ikut dengannya.


"Maafkan aku yang tak bisa membantumu saat kau jatuh ke dalam Jurang Kematian Tuan tapi aku sungguh telah berusaha untuk bisa menggapaimu secepat mungkin!" ucap Griffin dengan ekspresi wajah yang menyesal.


"Namun sayang sebuah cahaya dari dalam Giok yang kau sembunyikan telah membantumu duluan! Maafkan aku Tuan!" ucap Griffin dengan ekspresi wajah yang sangat menyesal dengan nada suara yang terdengar sangat sedih.


"Aku mengerti. Kau tidak perlu meminta maaf dan sejujurnya aku pun telah lupa kapan aku pernah membantumu. Kita telah bertemu sekarang jadi aku rasa itu sudah cukup!" ucap Li Yuchen yang tidak berniat bicara terlalu lama dengan Griffin dan berniat segera menemukan Mu Hanqin.


"Tidak! Tolong jangan pergi. Tuan, ikutlah denganku dan terimalah balas budiku!" ucap Griffin dengan nada suara yang terdengar memelas.


Li Yuchen yang tak punya pilihan lain selain mengikuti Griffin pun naik ke atas pundaknya dan terbang ke atas langit.


Li Yuchen yang mengetahui bahwa Gunung Ming Hao mengandung banyak sekali Energi Surga dan Neraka pun sangat sadar bahwa Gunung Ming Hao pasti memiliki alasan untuk itu.


Li Yuchen yang tak berpikir jika dia akan menguak fakta tersebut menjadi sangat terkejut saat Griffin membawanya menuju Jurang Kematian.


"Apakah kita akan pergi ke Jurang Kematian?" tanya Li Yuchen yang melihat sebuah tebing yang sangat tinggi di depannya dengan air sungai di bawahnya.


"Benar, Tuan. Aku akan menyerahkan hartaku kepadamu sebagai rasa terima kasihku!" ucap Griffin dengan penuh semangat.


Li Yuchen yang tak ingin menjawab Griffin hanya diam dan mengamati keadaan yang ada di sekitar Jurang Kematian.


Li Yuchen yang terbang di tengah-tengah Jurang Kematian mengetahui bahwa di dalam Jurang Kematian cahaya sangatlah minim tapi bukan berarti tak bisa melihat apapun.


Lalu saat Li Yuchen mulai memasuki Jurang Kematian, Energi Surga dan Neraka terasa lebih kuat saat di dalam Jurang Kematian.


"I-ini.. Energi ini..." ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang terkejut dengan nada suara gagap.

__ADS_1


"Tuan sudah merasakannya bukan? Tenanglah Tuan ini belum seberapa karena kita akan pergi ke pusatnya!" ucap Griffin dengan ekspresi wajah yang bahagia.


Griffin yang berhenti di sebuah Goa di tengah Jurang Kematian pun menurunkan Li Yuchen yang ada di atas punggungnya.


"Apakah hadiah yang kau katakan ada di dalam Goa ini?" tanya Li Yuchen yang ingin menghentikan rasa penasarannya.


"Benar, Tuan. Di dalam sini ada sesuatu yang bisa membantu anda untuk menjadi lebih kuat dalam waktu singkat!" ucap Griffin dengan percaya diri.


Li Yuchen yang yakin dengan intuisi memutuskan masuk dengan panduan petujunjuk dari Griffin yang berjalan di depannya.


Li Yuchen yang berjalan masuk ke dalam goa lebih dalam merasa jika Goa tersebut semakin tidak biasa terutama dengan Energi Surga dan Neraka yang dihasilkannya.


"Energi ini tiga kali lipat dirasakan saat aku mulai melakukan Latihan Tertutup sebelum penghianatan itu terjadi! Sebenarnya apa yang tersembunyi di dalam sini?" tanya Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang bingung di dalam hatinya.


Griffin yang telah menemukan tujuannya berhenti di jalan dan membuat Li Yuchen mempercepat langkahnya.


"Lava Gunung Berapi?" teriak Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang terkejut dengan mata yang terbuka lebar meminta penjelasan.


Li Yuchen yang penasaran pun melihat sebuah cahaya berwarna-warni di tengah Gunung Berapi.


"Cahaya itu adalah sumber dari Energi Surga dan Neraka! Jika Tuan bisa mendapatkannya maka Tuan dapat memiliki Energi Surga dan Neraka di Gunung ini sendiri!" ucap Griffin dengan percaya diri.


"Jika aku bisa mendapatkannya? Tapi sayangnya hal itu tidak akan mungkin. Panas Api yang ada pada Lava yang mendidih itu sudah cukup membuatku meleleh!" ucap Li Yuchen dengan nada suara yang terdengar menyerah sebelum berperang.


"Tuan, apakah kau menyerah sekarang padahal hanya tinggal sedikit lagi kau akan mendapatkan Harta Karun yang tak ternilai harganya itu?" tanya Griffin dengan tatapan yang kecewa.


"Aku tidak menyerah karena aku hanya mengatakan kejujuran tapi bukan berarti aku tidak punya cara!" ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang serius.

__ADS_1


Li Yuchen yang bergerak mendekati Lava yang panas itu menyadari bahwa panas yang dikeluarkan tak sepanas Api Burung Phoenix dan Api Berapi Hitam miliknya.


Li Yuchen yang membutuhkan kekuatan Burung Phoenix pun meminjam kekuatannya dengan Segel Kontrak yang telah ada di antara keduanya.


"Api Berapi Hitam!" teriak Li Yuchen yang dengan cepat mengeluarkan Api Berapi Hitam dari tangannya dan dengan kecepatan yang tak terduga Api Berapi Hitam menelan Lava Panas tersebut.


"Api Phoenix!" teria Li Yuchen yang mengeluarkan Api Phoenix milik Que dengan menarik paksa Api tersebut ke arah lain dari Api Berapi Hitam.


Api Berapi Hitam dan Api Phoenix yang berada di dalam Kolam Lava Panas menghabisi semuanya hingga membuat keduanya menggantikan posisi Lava Panas untuk menjaga Cahaya warna-warni yang ada di tengahnya


Li Yuchen yang familiar dengan Api Berapi Hitam serta Api Phoenix dari Hewan Kontraknya dapat menuju ke arah cahaya warna-warni dengan mudah.


Namun saat Li Yuchen sampai, tidak melihat cahaya warna-warni melainkan Kristal Pelangi dengan kandungan Energi Surga dan Neraka yang sangat kuat.


"Hmmm, jika aku membawa pergi Kekuatan ini dan meletakkannya ke dalam Giok Naga Hijau Emas maka aku akan bisa merasakan Energi ini kapanpun tapi aku tak yakin bisa menjaganya seumur hidupku!" ucap Li Yuchen yang mengingat kematian yang didapatkannya karena keserakan orang-orang.


Li Yuchen yang tak ingin serakah dan membahayakan dirinya dan orang terdekatnya memutuskan untuk duduk di tempat Kristal Pelangi berada lalu menghisap kekuatan itu untuk meningkatkan Kuktivasinya.


Li Yuchen yang sadar jika itu akan memakan waktu lama telah membuat keputusan untuk tidak akan melepaskan kesempatan emas yang ada di depan matanya.


"Aku yakin Qier dan anakku yang ada di dalam kandungannya akan baik-baik saja karena telah ada Ye Zhin dan kedua Hewan Suci itu menjaganya!" ucap Li Yuchen dengan suara rendah mencoba meyakinkan dirinya bahwa semua baik-baik saja.


"Aku tidak boleh terlalu cemas dan aku harus percaya kepada mereka karena itu aku harus menjadi semakin kuat agar tak ada seorangpun yang bisa mengganggu orang terdekatku!" ucap Li Yuchen dengan tekad yang kuat.


Li Yuchen yang telah membuat keputusan pun duduk dalam posisi bersilah lalu memulai Latihan Tertutupnya.


Li Yuchen yang merasakan Energi Surga dan Neraka mengalir tanpa hambatan di dalam tubuhnya merasakan setiap Meridiannya dapat terisi penuh dengan sangat cepat hingga akhirnya waktu berlalu tanpa di sadari Li Yuchen.

__ADS_1


#Bersambung#


Berapa tingkatan Li Yuchen akan naik tingkat kali ini? Apakah ada yang bisa menebanya? Tulis di kolom komentar ya..


__ADS_2