Kelahiran Kembali Kaisar Legenda

Kelahiran Kembali Kaisar Legenda
BAB 184. Pengabaian


__ADS_3

Li Yuchen yang memasuki kamarnya melihat Seo Xiqin sedang duduk di atas dengan tatapan mata yang kosong sambil meminu tehnya pun memberikan kode kepada Sui’er dan Luo’er untuk meninggalkan mereka berdua.


Seo Xiqin yang melihat Li Yuchen yang berjalan mendekatinya pun memulai pembicaraannya.


“Chen gege, aku...” ucap Seo Xiqin yang menatap Li Yuchen dengan nada suara yang rendah dan dengan tatapan mata yang bingung.


“Chen gege mengerti. Chen gege akan selalu mendukung semua keputusan yang dibuat oleh Qier!” ucap Li Yuchen sambil menarik Seo Xiqin ke dalam pelukannya dengan nada suara yang lembut.


“Terima kasih Chen gege!” ucap Seo Xiqin yang membalas pelukan Li Yuchen dengan membenamkan kepalanya ke dada Li Yuchen.


Sementara itu, Ye Rui yang selalu bersama dengan Tetua Han saat dirinya sadarkan diri langsung merasa sangat bahagia saat melihat Tetua Han sadarkan diri tapi hal itu ternyata tidak membuat Tetua Han lebih baik.


Tetua Han yang sadarkan diri langsung memanggil meminta pertemuan dadakan dengan seluruh Master Alkemia yanga da di Paviliun Huanfu dan menolak bertemu dengan Ye Rui.


Di saat Pertemuan dadakan itu terjadi, Tetua Han pun berdiri dengan kondisi yang sangat lemah dan tatapan mata yang sedih.


“Maafkan saya yang telah memanggil semua Master kemari secara mendadak. Saya ingin menyampaikan dua hal yang sangat penting. Yang pertama adalah mulai saat ini, Saya mengundurkan diri sebagai Tetua Paviliun Huanfu.” Ucap Tetua Han dengan ekspresi wajah yang serius dengan tatapan mata yang tajam seolah telah membuat keputusan yang tidak dapat diubah lagi.


Semua orang yang mendengar perkataan Tetua Han pun menjadi sangat terkejut dan menolak keputusan yang dibuat oleh Tetua Han. Hal itu bukan karena alesan yang pasti tapi karena tidak ada Master Alkemia Bintang Tiga saat ini di Paviliun Huanfu selain Tetua Han.


Meskipun mendengar banyak sekali penolakan Tetua Han tidak bergeming sama sekali dan tetap pada keputusannya sedang Ye Rui yang menyadari jika dirinya adalah penyebab utama dari keputusan yang dibuat oleh Tetua Han pun hanya menundukkan kepalanya.


Tetua Han yang melihat wajah sedih dan bersalah milik Ye Rui tidak membuat Tetua Han mengubah keputusannya dan hal itu membuat Tetua Han semakin yakin akan keputusannya.

__ADS_1


“Lalu hal penting yang kedua yang ingin aku sampaikan adalah bahwa mulai saat ini Tetua Tetua Kehormatan Yu tidak akan berada di Paviliun Huanfu lagi. Tetua Kehormatan Yu telah mengundurkan diri sebagai Tetua di Paviliun Huanfu!” ucap Tetua Han sambil melemparkan barang-barang yang diberikannya kepada Li Yuchen di atas meja di depan semua orang.


Ye Rui yang sangat terkejut dengan perkataan Tetua Han tidak bisa menerima dengan mudah kenyataan yang ada di depan matanya.


“Tidak! Tidak mungkin! Tetua Yu tidak boleh mengundurkan diri! Bagaimana bisa Tetua Yu mengundurkan diri begitu saja?” ucap Ye Rui dengan ekspresi wajah yang tidak terima dengan mata yang terbuka lebar.


Master Sun yang mengetahui semua yang telah terjadi pun melihat sikap Ye Rui pun tersenyum sinis dan menatap Ye Rui dengan tatapan yang tajam.


“Kenapa tidak mungkin? Bukankah Ketua Ye mengetahui dengan jelas apa yang menyebabkan Tetua Yu memutuskan hal ini?” sindir Master Sun dengan nada suara yang sinis dan tatapan mata yang menahan kemarahannya.


Semua Master Alkemia yang mendengar perkataan Master Sun pun langsung memasang wajah bingung dan menatap ke arah Ye Rui dan Master Sun dengan tatapan mata menuntut penjelasan.


“A-apa maksud Master Sun?”


“Benar! Apa hubungannya Pengunduran diri Tetua Han dan Tetua Yu dengan Ketua Ye?”


Ye Rui yang tidak bisa mangendalikan emosinya pun akhirnya kehilangan kendali akan dirinya yang menyebabkan Master Sun menampar Wu Ruxin untuk menyadarkannya.


“Apa maksud perkataan Master Sun? Apakah kau menyalahkanku sekarang? Aku tau jika aku salah karena telah menerobos masuk ke Kediaman Tetua Yu tapi Tetua Yu tidak bisa melakukan hal ini. Dia tidak bisa mengundurkan diri dari Paviliun Huanfu begitu saja! Apakah dia pikir Paviliun Huanfu dapat diperlakukan seperti itu?” teriak Ye Rui dengan ekspresi wajah yang kesal dengan mata yang terbuka lebar.


“Plak!” suara tamparan mendarat tepat di pipi kiri Ye Rui.


“Apanya yang tidak bisa dilakukan oleh Tetua Yu? Tetua Yu bukan hanya Master Alkemia bintang Tiga tapi juga Master Formasi bintang Tiga yang bahkan dapat dengan mudah menggunakan Formasi bintang Lima dengan Metode Kuno. Apakah otak kecilmu itu masih berpikir jika Paviliun Huanfu ini dapat menang dengan mudah jika Tetua Yu memutuskan untuk menjadikan Paviliun Huanfu musuhnya?” teriak Master Sun dengan sangat keras dengan ekspresi wajah yang marah dengan tatapan mata yang sangat emosi.

__ADS_1


Master Sun yang tidak melayani omong kosong Ye Rui pun berjalan keluar meninggalkan ruang rapat itu dengan diikuti Tetua Han dan Master Alkemia yang lain sehingga meninggalkan Ye Rui sendiri di ruangan tersebut.


Di sisi lain, Wu Ruxin yang mengikuti Wu Peng kembali ke Kediaman Wu tidak menyangka jika Wu Peng memperlakukannya dengan sangat dingin dengan kata-kata yang kasar menusuk hati.


"Kakak! Ma-maafkan aku! A-aku..." ucap Wu Ruxin dengan ekspresi wajah yang bersalah sambil berjalan mendekati Wu Peng yang langsung dihadang oleh Yuo.


"Kau! Menyingkirlah! Aku ingin berbicara dengan kakakku!" ucap Wu Ruxin dengan nada suara yang tinggi dan dengan sikap yang sombong dengan tatapan mata yang merendahkan.


"Maafkan saya Nona tapi ini adalah perintah Tuan Muda." ucap Yuo dengan ekspresi wajah yang serius dan tubuh yang tegap menghadang Wu Ruxin menjangkau Wu Peng.


"Kau tidak perlu meminta maaf padaku dan juga tidak perlu memanggilku Kakak lagi karena kau tidak membutuhkanku sama sekali! Kau sudah menjadi wanita yang sangat hebat dan mandiri sehingga tidak membutuhkan nasehatku lagi jadi pergilah! Kembalilah ke kamarmu!” ucap Wu Peng dengann ekspresi wajah yang kecewa sambil berjalan membelakangi Wu Ruxin.


“Tidak kak! Jangan katakan itu kak! Ini salahku, aku mohon maafkan aku kak! Aku tidak bermaksud mengabaikan nasehat kakak tapi aku...” ucap Wu Ruxin yang kesulitan melanjutkan kata-katanya dengan ekspresi wajah yang bingung.


“Tapi kau sudah terjerat dengan perasaanmu dan tidak bisa mengendalikannya sehingga dengan berani menerobos masuk Kediaman Tetua Yu di malam hari dan bahkan kau dengan tidak tau malunya menghina Istrinya, Nyonya Li!” teriak Wu Peng dengan ekspresi wajah yang marah dan tatapan mata yang kecewa dengan nada suara yang tinggi.


“Kau masih berpikir jika ini hanya kesalahan kecil karena Tetua Yu dan Nyonya Li tidak mengatakan apapun atas semua kesalahanmu tapi apa kau tau perubahan besar yang akan terjadi di Menara Formasi Shinzu?” teriak Wu Peng dengan tatapan mata yang tajam dan mengintimidasi.


“Ka-kakak!” ucap Wu Ruxin dengan tubuh yang bergetar dengan ekspresi wajah yang takut dengan air mata yang mengalir ke pipinya.


“Aku sudah salah karena terlalu memanjakanmu sejak kecil sehingga membuatmu menjadi wanita yang sombong dan keras kepala serta tidak bisa menilai apapun dengan benar! Kau mengecewakanku, Xin’er!” ucap Wu Peng dengan ekspresi wajah yang sedih sambil menutup pintu ruangannya dengan sangat rapat.


Wu Ruxin dan Ye Rui yang tidak menyangka jika sikap mereka yang gegabah membuat perubahan besar di Kota Jinlin keesokan harinya.

__ADS_1


#Bersambung#


Apakah yang akan terjadi selanjutnya? Tunggu Bab selanjutnya ya...


__ADS_2