Kelahiran Kembali Kaisar Legenda

Kelahiran Kembali Kaisar Legenda
BAB 132. Kejujuran


__ADS_3

Di malam hari, Seo Xiqin yang telah bersiap menunggu kedatangan Li Yuchen menjadi sangat gugup.


“Hah! Kenapa aku menjadi sangat gugup? Aku harus tenang. Aku tidak boleh terlihat sedang menunggunya!” ucap Seo Xiqin dengan ekspresi wajah yang cemas sambil bejalan bolak-balik di dalam kamarnya.


Li Yuchen yang mengintip di atas pohon dari jendela pintu kamar yang terbuka pun tersenyum senang melihat sikap Seo Xiqin yang canggung.


“Sebaiknya aku segera pergi sekarang jika tidak maka Istriku akan marah nantinya karena menunggu terlalu lama.” Gumam Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang tersenyum jahil.


Li Yuchen pun melompat dari atas pohon dan berdiri di depan pintu lalu masuk ke dalam dengan perlahan.


“Apakah Istriku sedang menunggu kedatanganku?” tanya Li Yuchen yang telah masuk dengan senyum yang lembut.


“A-aku...” ucap Seo Xiqin yang gugup dengan wajah yang memerah karena malu sambil membuang wajahnya ke arah lain.


“Baiklah. Kemarilah! Duduk di sini.” Ucap Li Yuchen sambil tersenyum dengan lembut dengan tatapan mata yang penuh dengan kasih sayang.


Seo Xiqin yang mendengar perkataan Li Yuchen menurutinya dan berjalan menuju ke tempat yang ditunjuk Li Yuchen.


“Apakah aku boleh bertanya?” tanya Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang serius sambil menatap tajam ke arah Seo Xiqin.


“Kenapa aku menjadi gugup? Chen gege hanya bertanya” tanya Seo Xiqin dalam hati dengan ekspresi wajah yang terkejut.


“Apa yang ingin ditanyakan Chen gege?” tanya Seo Xiqin dengan ekspresi wajah yang bingung dengan tatapan mata yang bertanya-tanya.


“Apakah Qier telah menderita Aura Dingin sejak lama?” tanya Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang serius dengan tatapan mata yang penuh perhatian.

__ADS_1


“Degh! A-aku...” ucap Seo Xiqin yang gugup dengan detak jantung yang berdetak sangat cepat saat mendengar pertanyaan Li Yuchen.


“Qier tidak perlu gugup Chen Gege tidak bermaksud buruk. Chen Gege ingin membantu Qier. Chen Gege hanya bisa menekan Penyakit Qier sementara waktu tapi Penyakit itu akan kambuh lagi dalam waktu dekat.” Ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang serius sambil melihat ke arah Seo Xiqin dengan tatapan mata yang tajam.


“Jika Qier bersedia, Chen Gege ingin membantu Qier mengatasi Penyakit yang diderita Qier selama ini.” Ucap Li Yuchen lagi dengan ekspresi wajah yang tersenyum lembut.


“A-apakah penyakitku benar-benar bisa disembuhkan?” tanya Seo Xiqin dengan ekspresi wajah yang penuh dengan perhatian ekstra dengan tatapan mata yang tidak percaya dan penuh harapan.


“Aku tidak bisa menyembuhkannya saat ini tapi aku akan berusaha keras untuk menyembuhkannya karena itulah aku bertanya. Aku perlu meminta persetujuanmu karena ada sesuatu yang perlu aku cari tau.” Ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang serius dengan tatapan mata yang tajam.


Seo Xiqin yang mendengar perkataan Li Yuchen menjadi sangat bingung dengan banyaknya pertanyaan di dalam pikirannya serta harapan untuk terbebas dari Penyakit yang pada akhirnya merebut nyawanya.


“Di kehidupan sebulumnya, saat aku di siksa oleh Walikota karena tidak bisa memberikannya kepuasan yang diinginkannya, Penyakit ini datang menyerangku hingga membuat lukaku semakin parah dan tubuhku semakin lemah hingga akhirnya aku meninggal dalam penuh penyesalan.” Ucap Seo Xiqin dalam hati yang terdiam menatap ke bawah dengan ekspresi wajah yang bimbang.


“Jika aku memiliki kesempatan untuk sembuh mungkin saja kematian yang ada di depanku dapat berubah.” Ucap Seo Xiqin lagi dalam hati sambil mengangkat kepalanya menatap Li Yuchen yang juga sedang menunggu jawaban darinya.


“Aku senang mendengarnya. Sekarang lepaskan pakaianmu.” Ucap Li Yuchen dengan terburu-buru yang akhirnya membuat Seo Xiqin salah paham.


“Tu-tunggu! Ja-jangan salah paham. A-aku tidak bermaksud untuk melakukan hal yang aneh. Aku hanya ingin melakukan akupuntur dan masuk ke dalam alam bawah sadarmu.” Ucap Li Yuchen yang menyadari keambiguan dari ucapannya dengan ekspresi wajah yang memerah karena malu dengan nada suara yang gagap.


Seo Xiqin yang melihat sikap Li Yuchen yang menjadi gugup karena khawatir dirinya menjadi marah pun tertawa kecil.


“Hahaha... Aku percaya pada Chen Gege.” Ucap Seo Xiqin dengan tawa kecil dan senyum lembutnya dengan nada suara yang lembut.


Li Yuchen yang mendengar perkataan Seo Xiqin pun merasa sangat lega dan menghembuskan nafas panjang tapi Seo Xiqin yang memiliki banyak pertanyaan di dalam pikirannya pun tidak ingin kehilangan kesempatan untuk mengetahui semuanyi.

__ADS_1


“Tapi... Sebelum itu... Chen gege ada yang ingin Qier tanyakan.” Ucap Seo Xiqin dengan nada suara yang gugup dengan tatapan mata yang bingung dan ekspresi wajah yang terlihat sangat gelisah.


“Apa yang ingin Qier tanyakan? Qier bisa bertanya pada Chen gege. Chen gege akan menjawab semuanya.” Ucap Li Yuchen sambil tersenyum lembut dan menatap mata Seo Xiqin dengan penuh percaya diri.


“Apa Chen gege serius akan menjawab semuanya? Meskipun pertanyaan itu adalah pertanyaan yang sulit untuk dijawab.” Ucap Seo Xiqin yang sedang menunggu kepastian dari Li Yuchen dengan detak jantung yang berdetak sangat cepat.


Seo Xiqin yang melihat Li Yuchen menganggukkan kepala sebagai tanda persetujuannya pun tidak menyia-nyiakan kesempatan itu.


“Apakah Chen gege dapat memberitau Qier identitas Chen gege lainnya? Qier tau ini adalah pertanyaan yang sangat sulit dijawab tapi... tapi...” ucap Seo Xiqin yang terhenti karena Li Yuchen menutup mulut Seo Xiqin dengan satu jarinya dan tangan lainnya menggenggam tangan Seo Xiqin yang sedang bergetar karena gugup.


“Qier tidak perlu mengatakan alasannya, Chen gege mengerti. Chen gege tidak memiliki niat menyembunyikan semua ini dan juga telah berencana untuk memberitau Qier meski waktunya lebih cepat dari perkiraanku tapi itu bukan masalah.” Ucap Li Yuchen sambil tersenyum lembut dengan penuh perhatian.


Li Yuchen yang menunjukkan identitasnya kepada Seo Xiqin pun mengeluarkan Topeng Naga Hijau Emas yang tersimpan di dalam Giok Naga Hijau Emas dan memakainya di depan Seo Xiqin.


Seo Xiqin yang sangat mengenal topeng yang dipakai Li Yuchen pun menjadi sangat terkejut hingga membuat matanya terbuka lebar dengan satu tangan menutupi setengah wajahnya yang terkjut.


“Kau pasti sangat terkejut tapi ini adalah kenyataannya. Sejujurnya saat kita bertemu aku masih belum mengetahui jika laki-laki yang katakan sebagai Calon Suamimu adalah diriku, aku pasti sudah sangat senang tapi kenyataannya saat itu aku masih belum mengetahuinya.” Ucap Li Yuchen dengan nada suara yang jujur sambil mengambil kembali Topeng itu dan menyimpannya di tempat yang sangat baik.


“Setelah hari pernikahan hingga detik ini, aku tidak ingin membohongimu tapi aku harus menutupi identitasku untuk mendapatkan kekuatan untuk mengambil semua yang harusnya menjadi milikku.” Ucap Li Yuchen lagi yang menjelaskan semuanya kepada Seo Xiqin sambil bergerak duduk dengan satu kaki di depan Seo Xiqin.


“Inilah kenyataannya. Suamimu ini adalah Tetua Yu dari Paviliun Huanfu dan Menara Formasi Shinzu, Master Alkemia dan Master Formasi. Apakah ini sudah menjawab semuanya pertanyaan yang ada dipikiran Qier?” tanya Li Yuchen dengan senyum yang tulus sambil menggenggam tangan Seo Xiqin.


Seo Xiqin yang mendengar pernyataan dan juga kejujuran serta bukti yang ditunjukkan Li Yuchen membuat Seo Xiqin mengenai kebenaran identitas Li Yuchen.


“Berdasarkan kejujuran dari jawaban Chen gege maka dapat dipastikan kebenarannya.” Ucap Seo Xiqin dalam hati.

__ADS_1


Li Yuchen yang telah memberitau Seo Xiqin identitasnya pun mencoba memberikan keyakinan kepada Seo Xiqin untuk menuruti perkataannya.


#Bersanbung#


__ADS_2