Kelahiran Kembali Kaisar Legenda

Kelahiran Kembali Kaisar Legenda
BAB 290. Serangan Kota Jinlin


__ADS_3

Rowie yang mendapatkan perintah dari Naga Hitam pun memberikan perintah kepda semua Hewan Buas yang sudah berada di dalam kendalinya untuk menyerang Kota-kota yang ada di dekat mereka.


Kota Jinlin yang tidak pernah mendapatkan Serangan Hewan Buas selama berpuluh-puluha menjadi Kota yang sangat tidak siap saat Gelombang Hewan Buas datang menyerbu Kota.


Gerbang Kota yang hanya dijaga oleh beberapa Penjaga pun menjadi sangat terkejut saat melihat ada ratusan Hewan Buas yang datang menuju ke Kota.


“Gawat! Ada Serangan Hewan Buas!” teriak salah seorang Penjaga dengan suara yang sangat keras dengan ekspresi wajah yang terkejut.


“Cepat bunyikan alarm bahaya ke seluruh Kota!” teriak Penjaga yang berdiri di atas tembok dengan nada suara yang terburu-buru.


Penjaga yang mendapatkan tugas penting itu pun tidak ingin membuang waktu dan langsung membunyikan lonceng besar yang ada di dekat tembok.


Lonceng yang dibunyikan berulang-ulang pun membuat semua rakyat yang sedang beraktivitas seperti biasa menjadi sangat panik.


Walikota Jinlin yang mendengar bunyi lonceng tanda bahaya pun segera keluar dan bertemu dengan seorang penjaga yang datang untuk menyampaikan informasi.


“Walikota! Gawat! Kota Jinlin sedang diserang!” teriak Penjaga itu dengan suara yang keras dengan nada suara yang terburu-buru dengan ekpsresi wajah yang cemas dan khawatir serta tatapan mata yang panik.


“Serangan? Serangan darimana? Apakah ada Perampok yang datang?” tanya Jin Xiping dengan ekspresi wajah yang penasaran.


“Tidak! Tidak ad Perampok! Kota Jinlin diserang oleh Ratusan Hewan Buas! Saat ini Hewan Buas itu pasti telah sampai di Gerbang Kota!” teriak Penjaga dengan suara yang panik.


“Sial! Kenapa bisa ada Gelombang Hewan Buas secara mendadak di saat seperti ini?” tanya Jin Xiping pada dirinya sendiri dengan ekspresi wajah yang kesal dengan tatapan yang tajam.


Jin Xiping yang mendengar informasi yang sudah sangat terlambat menurutnya pun langsung memanggil Jenderal yang menjadi Pelindung Kota Jinlin datang menemuinya lalu memberikannya perinta khusus.


“Jenderal! Segera bagi Penjaga kita menjadi dua kelompok. Kelompok pertama bergerak ke pintu Gerbang untuk mempertahankan Gerbang Kota Jinlin dan Kelompok kedua segera bergerak ungsikan rakyat ke tempat yang aman!” ucap Jin Xiping dengan suara yang keras dengan nada suara yang tegas.


Tepat setelah Jin Xiping memberikan perintah, Jin Ling yang juga mendengar hal itu langsung meminta izin untuk membantu.


“Ini adalah kesempatanku untuk mengembalikan nama baikku! Aku harus bisa memberikan kontribusi yang besar untuk melindungi Kota dari Serangan Hewan Buas agar tidak ada lagi orang yang akan membandingkan diriku dengan Jin Li Yan!” ucap Jin Ling dalam hati dengan senyum yang jahat.


“Ayah! Izinkan aku ikut membantu. Aku ingin ikut ke Gerbang Kota dan melindungi Kota kita dari Serangan Hewan Buas!” ucap Jin Ling dengan ekpsresi wajah yang serius dengan tekad yang kuat.

__ADS_1


Jin Xiping yang mendengar perkataan Jin Ling pun menjadi sangat senang dan memberikan izinnya tanpa berpikir panjang.


“Pergilah, Nak! Kau pasti bisa membantu melindungi Kota kita!” ucap Jin Xiping dengan senyum yang lebar sambil menepuk pundak Jin Ling dengan sangat keras dengan ekspresi wajah yang bahagia.


Di saat semua orang sedang panik mendengar ada Serangan Gelombang Hewan Buas, Penjaga Gerbang Kota yang kalah jumlah pun menyerah sebelum berperang sehingga membuat Gerbang Kota kosong tanpa ada penjagaan.


Hewan Buas yang datang menyerang Kota Jinlin pun akhirnya berhasil menghancurkan Gerbang Kota menjadi reruntuhan hingga tidak berbentuk.


Hewan Buas yang berhasil memasuki Kota pun menghancurkan semua yang ada di hadapan mereka dan bahkan tidak pandang bulu menyerang setiap manusia yang dijumpainya.


“Aaarrggghhhh! Tidak!”


“Tolong! Tolong aku!”


“Tidak! Jangan bunuh aku! Jangan mendekat!”


“Aaaarrgghhhhh!”


Tidak hanya Kediaman Walikota yang menjadi sangat sibuk setelah mendengar Lonceng tanda bahaya di bunyikan, semua Kediaman Bangsawan di Keluarga Jinlin serta dua Kekuatan terbesar di Kota Jinlin pun ikut bergerak melindungi Kota.


Seo Hong yang baru menyadari jika dirinya memiliki Seorang Putra dari surat yang ditinggalkan Seo Xiqin padanya sesaat sebelum dirinya meninggalkan Kota Jinlin pun langsung memberikan Perintah Khusus kepada Kepala Penjaga Keluarga Seo.


“Segera jemput Putraku dan Ibunya kemari! Lindungi dia dan Ibunya dengan seluruh kemampuanmu dan jangan biarkan Hun Yin ataupun Seo Wan’er mendekati keduanya apapun yang terjadi atau nyawa kalian yang akan menjadi taruhannya!” ancam Seo Hong dengan suara yang keras dengan ekspresi wajah yang serius sambil bergerak menuju Gerbang Kota.


Kepala Penjaga yang mendapatkan perintah khusus pun langsung bergerak bersama beberapa Penjaga menuju tempat tinggal Seo Dooku dan Ziyuen dan membawanya ke Kediaman Keluarga Seo.


Wu Zhong yang tidak memiliki Putra lain pun menyerahkan Kediaman Keluarga Wu kepada Wu Ruxin lalu pergi menuju ke Gerbang Kota menyusul Wu Peng yang pasti telah pergi terlebih dulu mewakili Menara Formasi Shinzu menjaga Gerbang Kota.


Wu Ruxin yang mendengar perkataan Wu Zhong pun sangat ingin membantah tapi tidak bisa melakukan apapun jadi hanya bisa mengepalkan kedua tangannya dan mengigit bibir bawahnya.


“Kenapa aku tidak diizinkan keluar? Aku juga ingin membantu melindungi Kota? Tidak! Aku tidak akan hanya diam saja disini! Aku harus keluar dan membantu orang-orang!” teriak Wu Ruxin dalam hati dengan ekspresi wajah yang serius dengan tekad yang kuat.


Wu Ruxin yang telah membuat keputusan pun pergi meninggalkan Kediaman Keluarga Wu dan pergi ke luar dan membantu Rakyat melarikan diri.

__ADS_1


Ye Han yang tidak memiliki siapapun untuk membantunya melindungi Kota Jinlin pun terpaksa mengandalkan dirinya sendiri karena kedua Putra dan Putrinya sedang berada di Akademi Yunlong.


Ye Han yang membawa Pasukan Keluarga Ye untuk maju mempertahankan Kota Jinlin pun bergerak dengan cepat.


“Untuk Kota Jinlin! Maju!” teriak Ye Han dengan suara yang sangat keras dengan ekspresi wajah yang dingin dengan sorot mata yang tajam dengan pandang lurus ke depan.


Sementara itu, Walikota Jinlin, Jin Xiping yang telah sampai di Gerbang Kota Jinlin menjadi sangat sedih saat melihat Gerbang Kota Jinlin yang awalnya kokoh ternyata telah berubah menjadi puing-puing.


Jin Xiping yang melihat Hewan Buas yang telah memasuki Kota Jinlin dengan bebas dan menghancurkann rumah-rumah rakyat dan tak jarang membunuh manusia yang ada di depannya pun menjadi sangat marah.


“Dasar Hewan Buas sialan! Beraninya kalian mengacau di Kotaku! Jangan harap kalian bisa pergi dari sini dengan mudah atau jangan panggil aku Walikota Jinlin!” teriak Jin Xiping dengan suara yang lantang dengan amarah yang sangat besar terlihat jelas dari ekspresi dan sorot matanya.


Jin Ling yang juga ada di sana pun tidak ingin kehilangan momennya dan bergerak dengan cepat menarik pedangnya lalu menghajar Hewan Buas yang ditemuinya.


Jin Xiping yang terus menyerang Hewan Buas bersama Jin Ling dan juga Penjaga Kota tidak pun akhirnya menjadi sangat kerepotan karena jumlah Hewan Buas yang menyerang Kota Jinlin ternyata tidak terlihat tanda-tanda akan berkurang sama sekali.


Jin Xiping yang melihat Kepala Keluarga Bangsawan Kota Jinlin telah datang ke Gerbang Kota pun membuat Jin Xiping menurunkan Egonya dan memohon kepada semuanya untuk mengulurkan tangan dalam masalah ini.


“Kepala Keluarga Seo, Ye dan Wu! Aku senang karena kalian telah ada di sini. Tolong! Tolong pinjamkan kekuatan kalian untuk melindungi Kota Jinlin!” ucap Jin Xiping dengan ekspesi wajah yang tulus sambil menundukkan kepalanya.


Jin Ling yang melihat yang dilakukan oleh Ayahnya pun menjadi sangat kesal dan menatap dengan ekspresi wajah yang marah tapi tidak bisa melakukan apapun hingga akhirnya memutuskan untuk membunuh Hewan Buas sebanyak-banyaknya.


Ketiga Kepala Keluarga yang melihat permintaan yang tulus dari Jin Xiping pun tersentuh hingga akhirnya membuat ketiganya mengeluarkan semua kemampuan mereka untuk menghabisi semua Hewan Buas dan melindungi Kota Jinlin.


Sementara itu, Paviliun Huanfu yang juga mendengar berita tentang penyerangan oleh Hewan Buas ke Kota Jinlin pun segera mengeluarkan perintah untuk Semua Master untuk turun membantu mengungsikan Rakyat Kota Jinlin sedang Ketua dan Tetuanya ikut membantu melindungi Kota Jinlin di baris depan.


Menara Formasi Shinzu yang mendengar berita yang sama juga tidak hanya diam saja ternyata juga melakukan seperti yang dilakukan oleh Paviliun Huanfu.


Namun saat Wu Peng sedang menghajar Hewan Buas yang menghalangi Jalur Evakuasi Rakyat tiba-tiba melihat Wu Ruxin datang menemuinya sambil membawa berita yang sangat mengejutkan.


#Bersambung#


Beita apa yang dibawa oleh Wu Ruxin? Apakah Kota Jinlin yang diserang akan selamat? Tebak di kolom komentar ya..

__ADS_1


__ADS_2