
Paman Ong yang datang dengan terburu-buru pun mengetuk pintu untuk meminta izin bertemu karena memiliki berita yang sangat mengejutkan.
“Masuklah!” ucap Li Yuchen dengan nada suara yang datar dan dingin sambil berjalan kembali ke kursinya.
“Tuan Besar, Kepala Keluarga Seo meminta untuk bertemu.” Ucap Paman Ong dengan nada suara yang rendah dengan kepala tertunduk ke bawah.
“Apakah yang dilakukan Tua Bangka itu kemari? Apakah dia ingin bertemu dengan Qier?” tanya Li Yuchen dalam hati dengan ekspresi wajah yang dingin tatapan mata yang bingung.
“Hah! Apakah dia ingin bertemu dengan Qier?” tanya Li Yuchen dengan nada suara yang penasaran dengan ekspresi wajah yang datar.
“Kusir yang datang membawa Lencana ini mengatakan jika Kepala Keluarga Seo ingin bertemu dengan Nyonya tapi sepertinya itu hanya alasan karena tidak ada seorangpun bisa masuk ke Kediaman ini saat ini. Jadi Kepala Keluarga Seo menggunakan cara ini agar bisa masuk dan bertemu dengan Tuan Besar!” ucap Paman Ong sambil menundukkan kepala.
“Analisismu sangat bagus. Tentu saja rubah tua licik itu pasti akan menggunakan cara licik ini untuk bisa masuk tapi aku tidak bisa mengusirnya pergi karena aku tidak tau apa yang diinginkan Qier!” ucap Li Yuchen dengan nada suara yang rendah dengan tatapan mata yang cemas.
“Aku tidak ingin membuat Qier sedih dan kecewa karena aku memutuskan untuk mengusir Ayahnya pergi. Aku akan mengikuti permainan Tua Bangka itu tapi jika dia berani memaksa ataupun menyakiti Qier maka aku adalah orang pertama yang akan menghancurkannya!” ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang marah dengan tangan yang terkepal sangat erat.
“Hah! Setelah berminggu-minggu baru sekarang dia menemui Qier! Jika identitasku yang asli tidak ketahuan maka tidak akan ada pikiran di dalam otaknya untuk sama sekali mencari tau keadaan dan kabar Putrinya itu! Semua orang sama yang kuat yang dihormati dan yang lemah dicampakkan!” sindir Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang dingin dengan nada suara yang sinis dan kasar.
Li Yuchen yang telah meluruskan pikirannya pun berbalik arah dan melihat ke arah Paman Ong dan mengatakan jawabannya.
“Baiklah! Antar Kepala Keluarga Seo ke ruang tamu dan jangan lupa kabarkan berita ini kepada Qier lalu minta dia untuk bersiap.” Ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang datar dengan senyum sinis di bibirnya.
“Baik, Tuan Besar!” ucap Paman Ong dengan sangat sopan sambil berjalan mundur menuju pintu keluar dan menutup pintu dengan perlahan.
Li Yuchen yang melihat pemandangan di luar jendela yang sangat indah teringat akan pesan dari Pemilik Tubuh yang telah meninggal.
“Jangan khawatir. Aku sudah memiliki cukup kekuatan untuk membantumu sekarang. Aku akan kembali dan menghancurkan orang-orang yang telah membuatmu dan orangtuamu sengsara.” Ucap Li Yuchen dengan nada suara yang rendah sambil berjalan ke pintu keluar.
__ADS_1
Sementara itu, Seo Hong yang telah melihat Kusirnya telah kembali pun bersama dengan pria tua dengan pakaian yang rapi dan juga mahal pun menjadi sangat percaya diri jika dirinya dapat masuk dengan mudah ke Kediaman Li Yuchen.
“Kepala Keluarga Seo, Tuan Besar telah memberikan izin kepada anda untuk masuk tapi dikarenakan kereta kuda anda tidak bisa bergerak maka ...” ucap Paman Ong dengan nada suara yang rendah dengan kepala yang terangkat tanpa menunjukkan penghormatan sama sekali dihentikan oleh Seo Hong.
“Tidak masalah! Aku dapat berjalan menuju ke dalam.” Ucap Seo Hong dengan percaya diri dengan nada suara yang ceria.
Paman Ong yang mengerti maksud dari Seo Hong pun tersenyum sinis sekilas dan mengeluarkan sesuatu dari dalam kantongnya lalu menyerahkannya kepada Kusir agar bisa diberikan kepada Seo Hong.
Seo Hong yang melihat Kertas Kuning yang ada di tangannya pun menjadi sangat terkejut dan langsung membuka tirai pintu keretanya dengan mata yang terbuka lebar.
“Tuan Besar mengatakan jika Kepala Keluarga Seo ingin masuk ke dalam tanpa perlu mengantri dengan banyaknya kereta kuda yang menunggu. Anda bisa menggunakan Kertas Segel Formasi Teleportasi tingkat Dua itu untuk teleportasi masuk ke dalam Kediaman!” ucap Paman Ong dengan senyum yang lembut sambil menunjuk ke Kertas Kuning yang ada di tangan Seo Hong.
“Tuan Besar juga mengatakan jika Kertas Segel Formasi itu dapat membaw Kepala Keluarga Seo beserta Kereta Kuda ini masuk dalam sekejap mata!” ucap Paman Ong lagi dengan nada suara yang datar dengan senyum lembut yang tak lepas dari wajahnya.
Seo Hong yang mendengar perkataan Paman Ong pun tertawa dengan sangat keras hingga membuat semua orang yang melihat interaksi keduanya menoleh dan menjadi semakin penasaran.
Seo Hong yang semakin bersemangat pun tersenyum dengan senyum yang penuh dengan rencana licik dan menatap Paman Ong dengan kepala yang terangkat sangat tinggi.
“Sekarang katakan padaku! Bagaimana menggunakan Segel Formasi ini?” tanya Seo Hong dengan ekspresi wajah yang bahagia dengan senyum ceria yang terus melekat di bibirnya.
“Anda hanya perlu menyalurkan Energi Langit dan Bumi ke dalam Kertas Segel tersebut dan mengatakan kata aktif dan Kepala Keluarga Seo akan segera berpindah tempat dalam sekejap mata!” ucap Paman Ong dengan ekspresi wajah yang datar dengan senyum campah dan ramah di bibinya.
Seo Hong yang tidak sabar untuk menggunakan Kertas Segel Formasi yang ada di tangannya pun langsung melakukan seperti yang dikatakan Paman Ong.
Paman Ong yang tidak ingin tertinggal dari Segel Formasi itu pun langsung melompat dan duduk di kursi kasir sambil menarik kerah baju Kusir lalu mendudukkannya di samping.
Seo Hong yang telah mengaktifkan Segel Formasi yang diberikan padanya tiba-tiba merasakan adanya Formasi yang muncul di bawah kereta kudanya yang memancarkan warna ungu lalu dalam hitungan detik Kerta Kuda yang mengangkut Seo Hong di dalamnya telah berpindah tempat.
__ADS_1
Paman Ong yang melihat jika mereka telah berada di belakang pintu gerbang pun melompat turun dan berdiri kembali di depan pintu kereta kuda.
“Kepala Keluarga Seo, kita sudah ada di dalam Kediaman Tuan Besar. Silahkan turun dan ikuti saya!” ucap Paman Ong dengan nada suara yang datar dengan kepala yang masih terangkat ke atas.
Seo Hong yang turun dari kereta kudanya menjadi sangat terkejut saat melihat pemandangan yang ada di balik tembok yang terlihat sangat usang.
“I-ini...” ucap Seo Hong yang terkejut dengan mata yang terbuka lebar.
“Benar sekali! Seharusnya ini adalah penampakan asli dari Kediaman Seorang Master Formasi dan Master Alkemia. Ternyata anak itu menyembunyikannya dengan sangat rapat dan menipu semua orang!” gumam Seo Hong yang masih berdiri di tempatnya dengan senyum yang licik.
“Kepala Keluarga Seo, silahkan ikuti saya!” ucap Paman Ong yang tidak memiliki kesabaran yang banyak untuk menghadapi orang-orang yang serakah.
Sementara itu, Li Yuchen yang pergi menemui Seo Xiqin pun tersenyum dengan ceria saat melihat Seo Xiqin yang berdiri di depan cermin besar berputar-putar memakai gaun yang indah.
“Ehem! Qier terlihat sangat cantik dengan pakaian itu!” puji Li Yuchen yang wajahnya langsung memerah karena terpesona dengan kecantikan Seo Xiqin.
“Chen gege! Kau sudah datang!” ucap Seo Xiqin dengan senyum yang ceria dengan pipi yang memerah karena malu.
“Kenapa denganku? Kenapa aku menjadi seperti ini? Kenapa aku pagi ini sangat ingin memakai pakaian yang indah dan cerah dan hati juga sangat bahagia? Apakah ini karena Chen gege tidak tergoda dengan Nona Wu dan Nona Ye?” tanya Seo Xiqin dalam hati yang tiba-tiba terhanyut dalam pikirannya di hadapan Li Yuchen.
“Agh! Tidak! Tidak! Tidak! Aku tidak mungkin cemburu lalu bahagia setelah Chen gege menolak wanita lain, kan?” ucap Seo Xiqin dalam hati yang mencoba menyangkal hatinya lagi.
“Apakah aku telah benar-benar telah jatuh cinta pada Chen gege? Kalau begitu bagaimana dengan Tuan Putri yang akan menjadi Pasangan Chen gege di masa depan?” tanya Seo Xiqin dalam hati yang tiba-tiba dilema dengan hatinya tapi meskipun begitu baik tubuh maupun wajahnya tidak bisa berbohong dengan perasaan bahagia karena Li Yuchen lebih memilih dirinya daripada wanita lain.
#Bersambung#
Hmmm, Apakah rencana Seo Hong akan berhasil? tebak di kolom komentar ya..
__ADS_1