
Ye Zhin yang mendapatkan Pil Penyembuh tingkat tinggi dan Daun Niomying akhirnya sadar dengan tubuh yang lemah.
Meskipun begitu Ye Zhin yang telah menderita karena cedera berat yang aku sebabkan hanya pasrah.
ak dapat kembali pulih tanpa Tabib, Seo Xiqin yang melihat Ye Zhin sadarkan diri sudah lebih dari cukup.
"Master Ye, syukurlah kau telah sadar! Aku sangat khawatir padamu!" ucap Laura dengan ekspresi wajah yang lega dan senyum bahagia.
Seo Xiqin yang tak bisa diam saja melihat orang lain terluka demi melindunginya dan bayi yang ada dalam kandungannya memilih untuk berjuang sehingga membuat Seo Xiqin memutuskan untuk meminta tolong kepada Mu Gecheng.
"Kakam Cheng, bisakah aku meminta tolong untuk menjaga Master Ye?" tanya Seo Xiqin dengan suara yang lembut.
"Jangan khawatir. Tuan Muda Ye akan aman di sini dan tak akan ada yang akan mengganggunya!" ucap Mu Gecheng dengan suara yang tegas dan ekspresi wajah yang percaya diri.
Tetua Xu dan Tetua Lei yang juga ada di tempat itu melihat Seo Xiqin yang masih berniat melawan Hua Ping memberikan saran yang sangat egois.
"Seo Xiqin! Kau adalah Nona Muda Keluarga Mu jadi berhentilah melawan dan pergilah ke Istana Kerajaan lalu terimalah takdirmu untuk menjadi Permaisuri Kerajaan!" ucap Tetua Lei dengan ekspresi wajah yang percaya diri.
"Benar sekali! Bibimu telah dikurung di Penjara Keluarga Mu karena memilih untuk menyelamatkanmu daripada semua orang di Keluargamu jadi jika kau ingin dia bebas maka kau harus menyerah!" ucap Tetua Xu yang telah melepaskan niatnya menjadikan Putrinya Selir Kerajaan asalkan Putrinya masih hidup dan selamat.
"Hmmm, Kedua Tetua sangat ingin aku menyerahkan diri kepada b***ngan yang b****sek ini. Apakah mata kedua Tetua sudah buta?" sindir Seo Xiqin dengan kata-kata yang tajam.
"Kedua Tetua pasti telah lupa jadi aku akan mengingatkan kalian berdua lagi sekarang. Aku bukanlah Nona Muda Keluarga Mu karena aku tak memiliki nama Mu di dalam kehidupan ini!" ucap Seo Xiqin yang perlahan berdiri.
"Namaku Seo Xiqin dan aku adalah Nona Pertama Keluarga Seo dari Daratan Danzong lalu kalian yang menculikku dan membawaku kemari!" ucap Seo Xiqin dengan suara yang lantang.
"Aku pun telah menikah dua kali dengan Pria yang sama yang telah mendapatkan restu dari Kelurga Ayah dan Keluarga Ibuku. Hmmm, saat ini pun telah ada sebuah nyawa di dalam rahimku ini!" ucap Seo Xiqin dengan percaya diri.
__ADS_1
"Sekarang aku bukanlah Nona Muda Keluarga Mu ataupun Nona Muda Keluarga Seo tapi Nyonya Muda dari Keluarga Li!" ucap Seo Xiqin dengan suara yang tegas.
"Sejak pernikahan kedua itu dilaksanakan dengan restu dari kalian semua, aku telah melupakan hubunganku dengan kalian jadi jangan bersikap seolah seperti orangtua yang baik yang memberi saran kepada anaknya karena Keluarga Mu tak memiliki hak itu seja awal!" ucap Seo Xiqin dengan tatapan mata yang menjadi tajam.
"Aku bertahan di Keluarga Mu hanya ingin menemukan keberadaan Ibuku yang ternyata tak tau hidup atau mati setelah jatuh dari Jurang Kematian yang disebabkan keserakahan orang-orang dari Keluarga Mu!" ucap Seo Xiqin dengan ekspresi wajah yang marah.
Seo Xiqin tak senang dengan Kedua Tetua yang berdiri di depannya itu sejak dirinya ingin dijual ke Keluarga Kerajaan demi keuntungan pribadi pun mengeluarkan Kekuatan Esnya lalu membekukan kedua Tetua dan menjadikannya fosil es hidup.
"Aku tak mau mendengar omong kosong dari orang yang tidak penting jadi lebih Kedua Tetua diam di sini saja dulu karena saat ini masih ada seseorang yang harus ditangani!" ucap yang telah berbalik arah menatap Hua Ping dengan tatapan benci dan marah.
Hua Ping yang melihat Seo Xiqin menatapnya marah, benci dan kesal menjadi sangat marah terutama saat menyadari bahwa wanita yang seharusnya menjadi wanitanya telah disentuh pria lain bahkan telah mengandung.
"Hmmm, sepertinya aku telah benar-benar datang terlambat karena tak disangka ternyata wanita yang aku inginkan telah menjadi milik orang lain seutuhnya!" gumam Hua Ping dengan ekspresi wajah yang telihat kejam.
"Namun aku tidak peduli karena tak ada satupun yang aku inginkan tak bisa aku dapatkan. Aku akan menjadikanmu Permaisuriku dan menghilangkan keberadaan anak itu!" ucap Hua Ping dengan senyum yang licik.
Anping yang tak terima jika ada orang yang ingin melenyapkan Tuan Muda Kecilnya dan memaksakan keinginannya pada Nyonya-nya pun menjadi marah.
"Dasar manusia sampah! Kau mengatakan dirimu Kaisar tapi kau tak lebih dari Seorang B*natan yang ingin mengambil milik orang lain!" teriak Anping dengan suara yang lantang dengan ekspresi wajah yang marah.
Hua Ping yang tak terima dirinya disamakan dengan hewan pun menatap tajam ke arah Anping lalu mengarahkan puluhan pedang dari pinggang Kesatria yang datang bersamanya ke leher Anping.
Anping yang tak siap bereaksi hanya memejamkan matanya dan berharap jika rasa sakit saat semua Pedang itu menyentuh kulitnya itu tidak terlalu menyakitkan.
Namun rasa sakit yang ada dipikiran Anping tak pernah datang hingga membuat Anping perlahan membuka matanya.
Lalu saat Anping membuka mata sebuah tembok besar muncul mengelilingi dirinya menahan semua pedang ke arahnya.
__ADS_1
Anping yang masih bingung, terkejut dan termenung akhirnya sadar setelah mendengar perintah dari Seo Xiqin.
"Anping! Mundurlah! Kau bukan lawannya!" ucap Seo Xiqin dengan suara yang tegas dengan ekspresi wajah yang dingin.
Anping yang menyadari bahwa dirinya hanya akan menjadi beban jika tetap memilih maju melawan pun mundur ke arah Ye Zhin dan memutuskan untuk membantu Ye Zhin saat Seo Xiqin dan ketiga Hewan itu bertarung.
Hua Ping yang melihat Seo Xiqin maju dengan Aura Es yang sangat kuat keluar dari dalam tubuhnya menatap tajam dengan ekspresi wajah yang merendahkan.
"Hmmm, apakah kau akan melawanku sendiri? Kau hanya berada di Level Surgawi dengan tubuh yang tak normal karena mengandung. Apakah kau telah memutuskan untuk menjadi Permaisuriku seutuhnya dengan dalih berjuang melawanku lalu gagal?" sindir Hua Ping dengan ekspresi wajah percaya diri.
"Itu semua hanya akan ada di dalam mimpimu! Aku tidak sudi menjadi Permaisurimu ataupun wanitamu karena apapun yang terjadi padaku Chen gege pasti akan datang kembali dan menyelamatkanku!" ucap Seo Xiqin dengan percaya diri.
"Hmmm, kata siapa aku akan melawanmu sendirian? Aku masih memiliki tiga penjaga terkuat yang ditinggalkan oleh Suamiku Tersayang!" ucap Seo Xiqin dengan senyum yang licik.
Tepat saat Seo Xiqin mengatakan Tiga Penjaga terkuat tiga hewan yang berkamuflase dengan menyembunyikan wujud aslinya berdiri di hadapan Seo Xiqin.
Hua Ping yang tak bisa merasakan apapun pada ketiga hewan itu karena ketiganya telah terlindungi dengan Formasi Kuno Khusus menjadi bingung.
Namun kebingungan di wajah Hua Ping tak bertahan lama, Que yang berwujud Burung Pipit berubah menjadi Burung Phoenix yang besar, Zuchen yang berwujud kucing kecil yang manis berubah menjadi Hewan Suci Qilin yang telah bermutasi dan Shen yang berwujud Ular kecil tak berbahaya menjadi Ular Phiton Raksasa.
Tak hanya Hua Ping tapi semua orang yang ada di sekitar ikut terkejut dan Mu Gecheng yang tak mengetahui wujud asli Burung Pipit yang selama ini bersama Seo Xiqin adalah Burung Phoenix tak bisa menguasai ekspresi wajahnya yang ikut tak percaya.
"Aku akan melindungi diriku bersama mereka bertiga, dua Hewan Suci dalam Legenda dan satu Hewan Buas, yang telah ditinggalkan suamiku untuk bersamaku saat tak ada dirinya!" ucap Seo Xiqin dengan suara yang lantang dan tegas serta ekspresi wajah yang percaya diri.
Que, Zuchen dan Shen yang telah kembali ke wujud aslinya pun menjadi sangat bahagia dan bersemangat memutuskan untuk melindungi Seo Xiqin hingga detik terakhir dengan tatapan mata yang tajam berdiri tegap di dekat Seo Xiqin.
#Bersambung#
__ADS_1
Apakah Seo Xiqin akan berhasil mengalahkan Hua Ping? Apakah Ketiga Hewan itu bisa melindungi Seo Xiqin? Tebak jawabannya di kolom komentar ya..