Kelahiran Kembali Kaisar Legenda

Kelahiran Kembali Kaisar Legenda
BAB 221. DIRACUNI


__ADS_3

Li Yuchen yang memeriksa kondisi Li Chuan pun memasang wajah yang frustasi sambil menatap Mo Yunhe dengan ekspresi wajah yang serius.


“Apakah Ibu pernah membawa Tabib untuk memeriksa kondisi Ayah dan memberikannya obat untuk mengobati penyakitnya?” tanya Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang penasaran dengan alis yang mengkerut.


“Iya, Ibu pernah mengundang Tabib Chao untuk mengobati Ayahmu dan Ayahmu kalah dalam duel dengan Paman dan kita diusir dari Kediaman Utama Keluarga Li!” ucap Mo Yunhe dengan ekspresi wajah yang bingung.


Li Yuchen yang mendengar perkataan Mo Yunhe pun mengingat kembali informasi yang didapatkannya Asosiasi Kesatria Bayangan.


“Hmmm, sepertinya, saat kedua orangtuaku diusir dari Kediaman Keluarga Li, pemilik tubuh ini sedang berada di luar. Meskipun pemilik tubuh ini ada saat itu pun tidak akan memberikan perbedaan yang berarti dengan Meridian yang rusak! ” Ucap Li Yuchen dalam hati sambil berdesah panjang dengan ekpsresi wajah yang jelas.


“Apakah Tabib Chao membeikan resep obat? Apakah masih ada resepnya?” tanya Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang penasaran dan nada suara yang curiga dengan tatapan mata yang tajam.


“Agh! Ada. Ibu akan mengambilkannya.” Ucap Mo Yunhe dengan ekspresi wajah yang khawatir dengan nada suara yang cemas.


Mo Yunhe yang penasaran dengan apa yang telah terjadi pada suaminya pun melakukan seperti yang dikatakan Li Yuchen sehingga dalam waktu singkat resep obat yang diberikan oleh Tabib Chao pun telah berada di tangan Li Yuchen.


Li Yuchen yang melihat isi resep obat dan mendengar perkataan Mo Yunhe pun akhirnya mendapatkan kesimpulan dari analisanya mengenai kesehatan Li Chuan.


“Sekarang aku tau darimana semua ini terjadi?” ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang serius dan tatapan mata yang tajam sambil menatap mata Mo Yunhe.


“Apa maksudmu?” tanya Mo Yunhe dengan ekspresi wajah yang bingung dan nada suara yang penasaran tatapan mata yang cemas dan khawatir.


“Sanga benar jika Ayah mengalami cedera kaki setelah Duel dengan Paman tapi yang membuatnya kehilangan kesadarannya bukanlah cedera kakinya tapi karena racun!” ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang serius dan tatapan mata yang sangat tajam.


“Racun!” teriak Seo Xiqin dan Mo Yunhe secara bersamaan dengan ekspresi wajah yang terkejut dan nada suara yang tinggi serta mata yang terbuka lebar.


“Benar! Racun! Obat yang diberikan oleh Tabib Chao adalah penyebab sebenarnya!” ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang yakin dan percaya diri.


“Daun Hanchu yang ada di dalam resep ini merupakan obat yang sangat bagus untuk tulang dan bisa menyembuhkan patah pada tulang kaki tapi jika obat ini tidak bisa dicampur dengan obat lain karena akan membuat Daun Hanchu menjadi racun yang akan menyerang kesadaran seseorang!” ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang serius.

__ADS_1


“A-apa? La-lau apa yang harus kita lakukan? Ayahmu sudah kehilangan kesadarannya selama berbulan-bulan!” ucap Mo Yunhe dengan nada suara yang terdengar sangat cemas dengan ekspresi wajah yang khawatir.


“Jika yang dikatakan Ibu Mertua itu benar maka Ayah Mertua sudah keracunan selama beberapa bulan dan itu artinya racun tersebut telah menyebar ke tubuh Ayah Mertua!” ucap Seo Xiqin dengan ekspresi wajah yang serius.


Mo Yunhe yang mendengar perkataan Seo Xiqin pun menjadi semakin panik dan langsung berlari ke arah Li Chuan yang sedang terbaring tidak sadarkan diri.


Li Yuchen yang telah berjanji akan membantu orangtua dari pemilik tubuhnya pun memutuskan untuk mengembalikan kesadaran Li Chuan dan menyembuhkan cedera yang dideritanya.


“Jangan cemas! Ini masih belum berakhir. Ayah masih bisa diselamatkan.!” Ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang serius dan nada suara yang penuh percaya diri.


Mo Yunhe dan Seo Xiqin yang mendengar perkataan Li Yuchen pun menjadi cerah kembali dan menjadi semakin bersemangat.


“Benarkan? Kalau begitu lakukanlah sekarang! Ayahmu sudah terbaring tidak sadarkan diri atas tempat tidur dalam waktu yang sangat lama!” ucap Mo Yunhe dengan ekspresi wajah yang bersemangat sambil mendesak Li Yuchen untuk segera menyembuhkan Li Chuan.


“Tidak! Aku tidak bisa melakukannya sekarang!” ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang bersalah dengan tatapan mata yang sedih.


Seo Xiqin yang mendengar perkataan Mo Yunhe yang sangat kasar pun tidak bisa menyembunyikan perasaan kecewa dan kesalnya.


“Bukankah Ibu Mertua adalah Ibu yang melahiran Chen gege tapi kenapa Ibu Mertua mengatakan hal itu pada Putranya sendiri.” Ucap Seo Xiqin dalam hati setelah mendengar perkataan Mo Yunhe kepada Li Yuchen.


“Kenapa Ibu Mertua hanya memikirkan Ayah Mertua saja dan mengesampingkan perasaan Chen egege? Aku tau jika Ayah Mertua sudah menderita cukup lama dan Ibu Mertua sangat cemas dan sangat ingin Ayah Mertua sehat kembali tapi bukankah ini bukanlah cara yang tepat untuk memperlakukan orang yang akan membantumu dalam kesulitan?” ucap Li Yuchen lagi dalam hati sambil menatap Li Yuchen dengan tatapan mata yang cemas.


Di saat Seo Xiqin berniat melakukan tindakan yang bijaksana pun memutuskan untuk menenangkan Mo Yunhe dan menyelesaikan kesalahpahaman.


Namun, Li Yuchen yang membuat pandangan antara dirinya dan Seo Xiqin bertemu pun menggelengkan kepala pelan sebagai tanda tindakan yang harus dilakukan Seo Xiqin.


Seo Xiqin yang tidak bisa melakukan apapun hanya menggigit bibirnya sambil mengepal kedua tangannya dengan sangat keras dengan perasaan yang campur aduk.


Li Yuchen yang tidak mempermasalahkan sikap Mo Yunhe yang dingin padanya di saat mereka pertama kali bertemu pun tidak memberikan Li Yuchen harapan untuk menerima perlakuan yang lebih baik.

__ADS_1


“Hah! Aku bilang tidak bisa menyembuhkannya sekarang bukan tidak bisa menyembuhkannya karena aku membutuhkan waktu untuk membuat Pil untuk menetralisir semua racun yang ada di tubuh Ayah.” Ucap Li Yuchen dengan wajah dan nada suara yang datar tanpa ekspresi.


“Aku pun harus ke Paviliun Huanfu untuk mendapatkan satu tanaman obat untuk membuat Pil tersebut!” ucap Li Yuchen dengan ekpsresi wajah yang serius.


Mo Yunhe yang mendengar perkataan Li Yuchen pun menjadi sangat terkejut dan tidak percaya dengan pekataan Li Yuchen tapi saat Mo Yunhe mengalihkannya pada Seo Xiqin yang berada di dekatnya menganggukkan kepala pun membuat Mo Yunhe menjadi sangat senang.


“Apakah kau sekarang juga Seorang Master Alkemia, chen’er?” tanya Mo Yunhe dengan wajah yang terkejut dan nada suara yang penasaran dan ekspresi yang bahagia.


“Benar!” ucap Li Yuchen yang singkat karena tidak ingin menjelaskan apapun lebih rinci kepada Mo Yunhe.


Meskipun begitu, Mo Yunhe yang berpikir jika Li Yuchen hanyalah Seorang Master Alkemia bintang Satu tidak memiliki harapan yang tinggi padanya.


“Hmmm, Chen’er sekarang tidak hanya bisa berkultivasi juga sudah menjadi Seorang Master Alkemia meskipun bintang Satu. Aku rasa ini adalah berita yang cukup bagus meskipun tidak bisa melebihi Li Ouyang!” ucap Mo Yunhe dalam hatinya dengan ekspresi wajah yang sedikit lega.


Li Yuchen yang tidak ingin mempermasalahkan sikap dan jalan pikiran Mo Yunhe padanya pun mengajak Seo Xiqin keluar dan meninggalkan Mo Yunhe dengan perasaan gembira duduk menemui Li Chuan.


“Chen gege... apakah kau baik-baik saja?” tanya Seo Xiqin dengan ekspresi wajah yang cemas dan nada suara yang khawatir serta tatapan mata kebingungan.


Li Yuchen yag melihat kepedulian dan kekhawatiran Seo Xiqin pun menjadi sangat senang karena hubungan mereka sudah sampai dimana mengerti dan memahami penderitaan satu sama lain.


“Jangan mengkhawatirkan, Chen gege! Chen gege baik-baik saja!” ucap Li Yuchen dengan senyum yang menyejukkan dengan nada suara yang rendah dengan tatapan mata yang penuh kasih.


Li Yuchen yang mash memiliki sesuatu untuk dilakukan pun menyerahkan tas qiankun miliknya pada Seo Xiqin.


“Ambil ini! Kau bisa menggunakan yang ada di dalam sana sesukamu!” ucap Li Yuchen dengan ekspresi wajah yang serius dan bergerak pergi meninggalkan Seo Xiqin yang berdiri sendiri di ruang tamu.


Bersambung


Apakah Li Yuchen akan mendapatkan tanaman obat yang dibutuhkannya? Aakah Li Yuchen berhasil menyembuhkan Li Chuan? Tebak di kolom komentar ya...

__ADS_1


__ADS_2